**Buat pecinta novel romantis, belum lengkap rasanya kalau belum membaca novel yang satu ini.**
Rianty adalah kembang desa di kampungnya. Oleh karena suatu hal, Rianty harus meninggalkan kampung halamannya dan pergi ke kota.
Dia dibantu pamannya untuk berangkat ke kota, tapi tidak disangka pamannya juga mempunyai niat yang tidak baik.
Seperti lepas dari mulut harimau masuk ke dalam mulut buaya, itulah perumpamaan yang cocok untuk Rianty.
Rianty akhirnya harus kehilangan kesuciannya yang sudah dijaga selama ini. Pria yang merenggut kesucian Rianty juga tidak pernah mengenal Rianty. Bahkan Rianty akhirnya harus mengandung dan membesarkan anaknya seorang diri.Dalam penderitaan Rianty, untungnya Rianty mempunyai seorang anak genius, yang bertekad akan menemukan ayahnya.
Akankah anak genius ini menjembatani hubungan ayah dan ibunya?
Buat yang penasaran, ayo ikuti lebih lanjut ceritanya
Jangan lupa like, comment dan vote untuk author ya🙏🙏🙏 Semoga terhibur selalu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anny Djumadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Persahabatan Aldi dan Angeline
"Al kamu setuju kan dengan usulku?", tampak seorang gadis kecil dengan rambut diikat dua merajuk pada Aldi.
"Aku suka banget sama mami kamu, cantik, baik, keibuan, pintar masak lagi.
Nanti kita berdua juga jadi kakak adik!" sambung anak gadis itu menggandeng tangan Aldi dan menggoyang-goyang lengan Aldi memohon.
"Enggak, aku gak bakal setuju Angel!", sahut Aldi menjawab permintaan gadis kecil yang bernama Angeline itu.
"Kenapa kamu gak setuju, papaku kan keren juga, sudah ganteng, kaya lagi. banyak lho cewek yang suka sama papaku juga, cuman aku gak suka", ujar Angeline menyombongkan kelebihan papanya.
"Aku tahu, tapi tetap saja aku gak bakal setuju", jawab Aldi. Aldi tahu kalau papa Angel adalah CEO Anderson Grup, memang kaya dan sering menyumbang untuk sekolahan mereka.
Tapi Aldi sama sekali tidak setuju dengan permintaan Angeline.
Aldi dan Angel adalah sahabat baik, Angeline suka bernyanyi dan memiliki suara yang merdu, sedangkan Aldi pintar memainkan alat musik, terutama gitar.
Setiap sekolah mereka ada acara , Aldi dan Angel pasti diminta maju di panggung.
Kekompakan mereka juga tidak diragukan lagi, baru kali Ini Aldi menolak dan tidak menyetujui keinginan Angel, biasanya mereka lebih sering satu pendapat.
Aldi tidak mengerti, mengapa tiba-tiba Angel hari ini berencana ingin menjodohkan papanya, Devan dengan maminya, Rianty.
Tentu saja Aldi tidak setuju, karena Aldi memiliki tekad untuk menemukan papanya sendiri.
Walaupun kelihatannya susah bagi Aldi untuk menemukan keberadaan papanya, tapi Aldi tetap yakin suatu hari dia pasti akan berhasil menemukan papanya itu.
Aldi tidak pernah bisa mendapatkan informasi apapun mengenai papanya itu dari maminya, karena setiap kali Aldi bertanya mengenai informasi papanya itu, maminya langsung terdiam dan tidak pernah menjawab apapun.
******
"Papaku juga orangnya baik lho, kamu kan juga menyukai papaku kan? tetapi Mengapa kamu tidak menyetujui usul ku?", tanya Angel lagi dengan penasaran.
"Tentu saja aku tidak setuju, papamu seorang duda, tetapi mamiku bukanlah janda. Papaku masih ada, hanya saat ini dia berada di tempat yang jauh. Suatu hari, papaku pasti akan pulang lagi berkumpul dengan aku dan ibuku. Jadi aku tidak setuju dengan usul kamu itu", sahut Aldi ketus.
"Ah kamu bohong, aku sama sekali tidak pernah melihat foto papamu. masa mami mu tidak pernah menyimpan foto papamu? "
*****
Sebenarnya itu juga menjadi suatu hal yang mencurigakan buat Aldi. Tapi maminya selalu beralasan kalau dulu sewaktu meninggal kan desa, maminya lupa membawa foto-foto tersebut.
Dan seperti biasa, kalau Aldi bertanya lebih banyak lagi, maka mata maminya itu akan berkaca-kaca seperti mau menangis.
Pernah suatu hari maminya mengajak Aldi pulang ke desa, kata maminya ingin menjemput neneknya untuk tinggal bersama di kota, tapi ternyata rumah neneknya di desa sudah dihuni orang lain
Ternyata neneknya sudah meninggal karena wabah penyakit dan kakeknya kata orang di desa itu, sudah menjual rumahnya dan pergi dari desa itu.
Hal tersebutlah yang akhirnya membuat Aldi tidak tega untuk bertanya lebih banyak lagi dan percaya kalau ibunya tidak memiliki foto papanya.
*****
"Kamu jangan ngomong hal itu lagi. Pokoknya aku nggak bakal setuju dengan usul mu itu", sahut Aldi tegas.
"Huh payah kamu, jahat!", sungut Angel kesal, memasang muka cemberut dan melipatkan kedua tangannya di dada.
Tidak lama kemudian tampak sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti di depan kedua anak kecil tersebut.
"Papa!", panggil Angel saat melihat seorang pria turun dari mobil tersebut.
"Sudah tunggu lama belum?"
"Belum lama pa, baru juga keluar" sahut Angel.
"Eh.. Aldi, mami mu belum datang menjemputmu?" tanya Devan, papanya Angel.
"Belum Om", sahut Aldi
"Kita temanin Aldi sebentar ya pa, Angel kangen sama Tante Rianty", sambung Angel pada papanya.
"Baiklah, papa sedang tidak terburu-buru", sahut Devan mengikuti kemauan anaknya.
*****
Devan adalah CEO Anderson Grup. Devan adalah duda beranak satu. Istrinya Tiara adalah seorang foto model.
Sesudah Tiara melahirkan Angel, Tiara mengalami Baby Blues.
Akhirnya Tiara tidak pernah mau merawat Angel sejak kecil, Angel dirawat oleh baby sister. Jadi Tiara tidak pernah dekat dengan Angel.
Bahkan sesudah tubuhnya kembali menjadi normal, Tiara mengejar kembali kariernya sebagai seorang foto model, Sama sekali tidak perduli dengan pertumbuhan Angel anaknya. Devan yang lebih sering merawat Angel.
Karena keinginannya yang ambisius untuk menjadi seorang foto model terkenal, akhirnya Tiara memilih bercerai dari Devan, saat Devan meminta dia untuk memilih keluarga atau karier.
Devan yang sudah sampai ambang batas kesabarannya itu, akhirnya menyetujui untuk bercerai dengan Tiara.
*****
Tidak lama kemudian terlihat Rianty datang dengan motor maticnya. Begitu sampai, Rianty segera membuka helmnya, dan menghampiri Aldi dan berjongkok memegang kedua bahu Aldi, "Sudah lama nungguin mami?" sambil mengecup dahi Aldi.
"Belum mi", sahut Aldi.
Karena Rianty hanya fokus pada Aldi, Rianty tidak sadar kalau ada Angel dan papanya yang melihat tingkah laku Rianty.
Angel memandang iri ke Aldi yang memiliki seorang ibu yang penuh kasih sayang, sedangkan Devan memandang kagum kepada Rianty yang cantik dan keibuan itu.
Rianty menjadi tersipu, saat menyadari ada dua orang yang memperhatikan gerak geriknya.
"Maaf ya Angel, Tante baru melihatmu", sapa Rianty ramah.
"Tante membawakan roti kesukaanmu ", ujar Rianty sambil mengeluarkan kantong dari tasnya dan memberikan kantong itu kepada Angel.
"Terima kasih Tante", ujar Angel senang dengan perhatian Rianty.
Angel lumayan sering bermain ke tempat Rianty, karena sering latihan nyanyi bersama Aldi.
Devan yang sebetulnya tertarik dengan Riyanti, juga sering memesan roti ataupun kue di tempat Rianty untuk acara-acara tertentu, jadi hubungan antara Devan dan Rianty lumayan akrab.
"Gak usah repot-repot Rianty", ujar Devan.
"Enggak koq, pas baru jadi rasanya pasti lebih enak, Angel suka yang ini, jadi saya bawain sekalian buat Angel, mas Devan", sahut Rianty tersenyum.
Rianty memang suka dengan anak kecil, tentu mudah untuk suka pada Angel yang imut dan ceriwis itu.
Devan tertegun melihat senyum tulus Rianty.
Sejak dia bercerai dengan Tiara 3 tahun yang lalu, tidak pernah sekalipun Devan tertarik dengan wanita manapun.
Ada beberapa wanita yang lumayan dekat, tapi itupun hanya sebatas kolega bisnis.
Baru kali ini dia tertarik dengan wanita lagi. Kalau dibilang tertarik karena kecantikannya, sebenarnya banyak juga perempuan di sekitarnya yang cantik.
Hari ini Devan baru sadar ternyata dia tertarik dengan sifat keibuan dan senyum tulusnya Rianty.
Sebetulnya dulu yang sering mengantar jemput Angel adalah sopir pribadinya. Sampai suatu hari Devan menjemput Angel, saat Angel latihan nyanyi bersama Aldi di toko Riyanti, Devan langsung tertarik dengan Rianty saat pertama kali bertemu.
Sejak saat itu setiap ada waktu, Devan selalu meluangkan waktunya untuk menjemput anaknya Angel, dengan tujuan agar bisa bertemu dengan Rianty.
Bahkan Devan sering memesan roti dan kue dari tempat Rianty untuk acara-acara tertentu, hanya karena sekedar ingin bertemu dengan Rianty, dan untungnya saja roti dan kue buatan Rianty rasanya memang enak.
Bersambung.....
Aku sekalian ijin promosi novel ku yang berjudul PEREBUTAN KEKUASAAN by Ira. Yuk mampir kakak di jamin seru jangan lupa like dan commen
Menjadi sosok yang berbeda bukanlah hal yang baik namun tidak juga buruk. namun apa jadinya jika seorang gadis tiba-tiba bertemu dengan keluarga yang terpandang dan kaya. Namun dia harus merelakan identitas aslinya menghilang begitu saja? Aira adalah gadis yang kehilangan namanya semua orang memanggilnya dengan Aurelia sejak hari itu semua berubah, namun itu juga awal pertemuannya dengan Dekarsa bersaudara.
Zidan memiliki cacat di wajahnya hingga membuat orang-orang membencinya dan menyebutnya monster, dia di asingkan oleh orang tuanya sendiri dan karena itu ia memiliki dendam terhadap ibunya. Dia selalu kesepian sampai dia bertemu dengan sosok Aurelia yang selalu menyemangati dan mendukungnya, dia juga yang membatunya untuk tampil Tampa sebuah topeng mengerikan itu lagi.