NovelToon NovelToon
Putra Putri Sang Penguasa

Putra Putri Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:21.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Eli

Ini season ke 2 dari Istri manja tuan Kusuma. Menceritakan anak kembar mereka, Biru dan Jingga yang telah dewasa.

Biru adalah pengusaha muda berbakat yang bersifat dingin. Tapi dia sangat hangat dan baik kepada saudara kembarnya, Jingga.

Jingga adalah gadis muda yang berusaha mewujudkan mimpinya menjadi model terkenal. Dia terlihat dingin dan acuh tak acuh, tapi sangat manja terhadap sang kakak, Biru.

Mereka selalu saling melindungi tanpa menyebar luaskan identitas mereka sebagai anak dari konglomerat.

Akankah mereka menemukan cinta yang membuat mereka menunjukkan sikap hangatnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Biru dan Emili (II)

Setelah beberapa lama, Biru akhirnya tersadar dari lamunannya

" Ya, mobilnya mogok dan saya sama sekali tidak mengerti mesin mobil "

Biru menjelaskan dengan sedikit gugup sambil melihat mobilnya.

" Boleh aku melihatnya? Aku sedikit mengerti mesin mobil " Emili pernah beberapa kali mengalami yang namanya mobil mogok, jadi dia bertekad untuk belajar mesin tanpa sepengetahuan ibu Sandra. Hanya untuk antisipasi kalau dia mengalami kesulitan lagi.

" Tentu, silakan! " Biru mengizinkan dan dia bergeser ke samping.

Biru terus memperhatikan Emili yang sedang fokus mencari kesalahan pada mobilnya.

" Dia begitu cantik dan terlihat elegan, tapi tidak disangka dia mengerti mesin mobil "

Biru berkata dalam hati dan sedikit menaikkan ujung bibirnya keatas, membentuk sebuah senyuman yang sangat mempesona.

Setelah beberapa lama akhirnya Emili menemukan akar masalahnya

" Ah ini dia. Alternator mobil mu rusak, karena itu tidak bisa dinyalakan. Ini hanya bisa dibawa ke bengkel. Sebaiknya segera hubungi bengkel, agar mobilmu bisa di derek kesana " Emili menjelaskan dengan begitu tenang

"Sepertinya kamu termasuk orang yang malas merawat mobil ya? " Katanya lagi sambil tersenyum ramah. Senyumnya terlihat begitu cantik, hingga Biru semakin terpesona dibuatnya

" Ini mobil temanku. Aku hanya meminjamnya saja " Kata Biru berusaha berdalih

" Owh,, Rupanya begitu. Kalau begitu aku permisi dulu. Sampai jumpa lagi "

Emili berbalikan hendak peehi meninggalkan Biru

"Tunggu, ada kotoran di wajahmu "

Biru mengambil sapu tangan di sakunya dan memberikannya pada Emili

" Benarkah? Terimakasih "

Emili mengambilnya dan mendekati mobil untuk berkaca dan membersihkan kotoran di wajahnya.

" Maaf. Sapu tanganmu jadi kotor "

Emili melihat sapu tangan yang dipegangnya dan berkata dengan wajah yang tertunduk

" Tidak masalah. Hanya sebuah sapu tangan saja "

" Kalau begitu terimakasih. Akan ku cuci terlebih dahulu dan ku kembalikan jika kita bertemu lagi "

Emili berjalan meninggalkan Biru

" Tunggu, siapa nama kamu? " Biru berteriak karena Emili mulai berjalan menjauh

" Aku Emili " Emili menjawab dengan tersenyum tanpa menghentikan langkahnya

" Emili,,, nama yang cantik.

Apa aku bisa bertemu dengannya lagi? "

Gumam Biru sambil menatap kepergian Emili

Emili yang berjalan menjauh terus tersenyum..

" Ini menyenangkan, akhirnya aku bisa merasakan seperti orang biasa. Memeriksa mobil, tidak sia - sia aku sedikit belajar mesin secara sembunyi - sembunyi. Meskipun tidak bisa memperbaikinya, tapi aku bisa sedikit memberitahukan masalah pada mobilnya.. Aku harus lebih sering menghabiskan waktu luang ku seperti orang biasa "

" Sekarang aku harus segera pergi ke salon, mama pasti akan menghubungi salon untuk mengecek keberadaan ku "

Wajahnya yang ceria tiba - tiba berubah murung saat harus kembali menjalani kehidupan bak seorang putri. Diapun mempercepat langkahnya menuju mobil dan mengendarainya menuju salon yang sudah di aturkan oleh sang mama.

Biru tidak menghubungi bengkel, tapi dia malah menghubungi Alex asistennya

" Halo, Alex. Mobilku mogok di dekat pusat pertokoan kota. Tolong panggilkan derek, untuk membawa mobilku ke bengkel "

Biru langsung berbicara ketika panggilannya tersambung pada Alex

" Kenapa tidak kamu saja yang langsung hubungi bengkelnya? Kenapa malah menghubungi ku? "

" Untuk apa aku mempekerjakan mu jika harus menghubungi bengkel sendiri? "

Biru berkata dengan nada dinginnya

" Kamu ini ya. Aku ini temanmu bukan hanya asisten mu. Bisakah kamu sedikit saja bersikap lebih baik kepadaku? "

" Kamu mau aku pecat? Atau aku kirim ke negara lain untuk proyek baru, hah? "

" Baiklah, akan ku urus mobilmu. Dimana kamu sekarang? Ada beberapa dokumen yang harus kamu periksa dan tandatangani dengan segera! "

" Baiklah, aku mengerti. Aku akan segera kesana! "

Biru mengakhiri panggilan teleponnya

Emili,,, bagaimana aku bisa bertemu dengannya lagi? Aku tidak tahu nama lengkapnya.. Semoga kita bisa segera bertemu lagi.

Biru memanggil taksi dan berkendara menuju ke kantornya

\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Jingga telah selesai syuting dan akan pergi menemui perwakilan dari merek kosmetik seperti yang diaturkan manajernya.

"Kenapa harus bertemu di hotel? " Nada bicara Ji dingin seperti biasanya

" Kalau kalian bertemu di restoran itu akan memancing banyak mata untuk memperhatikan kalian " Asisten bicara dengan tenang sambil tersenyum

"Tentu saja agar kamu bisa mendapatkan posisi yang aman, harus ditukar dengan yang berharga juga. Aku harus memberimu pelajaran supaya kamu tidak bisa bersikap sombong lagi! "

Gumam sang manajer sambil menyeringai

" Akan lebih memancing perhatian jika aku harus bertemu di hotel? "

" Kamu tenang saja Ji, aku akan mengantarkan mu dan pasti tidak akan ada gosip yang macam - macam selama aku mengawasinya "

" Manajer ku ini benar - benar licik. Dia pikir aku adalah wanita bodoh yang akan mengikuti pengaturannya. Akan ku berikan apa yang harusnya kamu dapatkan! "

Tanpa diketahui manajernya Ji sedikit tersenyum. Senyum yang begitu sinis dan juga sulit diartikan

" Baiklah, kita menuju hotel sekarang. Di hotel mana kamu membuat janji? "

" Hotel XX, dia sudah menunggu disana! "

1
Yunaidah Samsung
Kecewa
Yunaidah Samsung
Buruk
Zuny Achmad
terlalu bodoh terlalu polos leo kmu itu ihhh greget q nya
Zuny Achmad
akhirnya dnger kbar juga dri nenek gadis tpi kakek buyut pasti udh pada ninggal ya kak
Atiah arini
good suka
Harni Suleman
Kecewa
Harni Suleman
Buruk
aphrodite
para kary tidak punya attitude..masa bergunjing didepan muka boss
aphrodite
percuma menyesal juga kamu membunuh orang yg meyelamatkanmu dari jalanan dasar gila..bunuh diri sana sebagai rasa bersalahmu
aphrodite
iya terlalu mudah
aphrodite
atuh kamu turun tangan Bi kan itu perusahaan kamu juga..jangan apa apa Ji..bantulah sodaramu
aphrodite
loba nanya ..kirimkan!!!..sudah tau lagi buat permainan..kenapa Vio Leo jadi terkesan bego sih
aphrodite
Ji gadis cerdas...kamu Leo kamu pernah jadi assisten harusnya kamu lebih bisa mengenal karakter orang dan lebih sigap..bukan cuma diam terima nasib atau nunggu pertolongan..kamu sendiri harus punya tindakan
aphrodite
egois kalo begitu tidak kasian sama Vio
aphrodite
kalo kamu mencurigai pamanmu harusnya kamu mulai dg menyelidiki Pamanmu..sewa detektif..kirim orang untuk menjadi mata2..pamanmu saja memata mataimu masa kamu engga..pasang alat penyadap ..seperti yg dilakukan Vio
aphrodite
pasti bogoh nya..siapa sih yg tidak terpesona sama Ed..Laura aja sampe gila..Kalina sampe melakukan tanding untuk menyingkirkan Ji
aphrodite
sedih ih😭😭
aphrodite
nya kerja nu bener atuh hayang kaya meunang maling..aneh aneh bae jama teh
aphrodite
otw jadi gembel sokoorr..tapi kasian Bapaknya dia yg lelah berjuang dihancurkan anaknya sendiri
aphrodite
ngapain dimaafin..udah paling bagus gak angkat telp dia..mau main apalagi sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!