NovelToon NovelToon
Busway... I'M In Love

Busway... I'M In Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:448.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rifa Mukherjee

Selamat datang di kisah cinta rakyat jelata. Yang di tulis di pinggir kota. Tidak perlu mengkhayalkan yang serba wah. Karena ini hanya tulisan receh dari seorang rakyat jelata. Silahkan di baca dan nikmati! Barangkali nasib kita sama.

Alya Rahmawati (18 tahun) gadis manis, baik hati, dan rajin menabung. Demi cita-citanya yang mulia, dia bekerja sebagai petugas tiket di bus kota milik pemerintah kota Semarang.
Pertemuannya dengan seorang laki-laki bernama Gusti Agung Prasetyo (29 tahun) yaitu laki-laki mapan, salah satu Direktur utama di PT. Asia Maju Abadi membuat gadis itu ragu. Haruskah dia membuka kisah cinta baru atau bertahan terbelenggu dengan kisah masa lalunya bersama Mas Rudi (21 tahun) yang entah tiada ujung dan kejelasannya.

Akan aku buktikan kalau cintaku tidak pernah salah. Aku akan tetap menunggu~Alya Rahmawati

Jika ucapan adalah doa, maka setiap hari aku akan berucap, bahwa kamu adalah jodohku~Gusti Agung Prasetyo

Biarkan aku egois untuk memilikimu. Karena hanya aku yang berhak untuk itu~Rudi Setiawan

Bagaimana kisah mereka bergulir, jatuh bangun Alya mengejar cita-citanya, konflik internal didalam lingkungan kerja, dan perjuangan Gusti mendapatkan cinta Alya.
Mampukah Alya lepas dari belenggu kisah masa lalunya bersama mas Rudi???
.
.
.
.
❤️❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifa Mukherjee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8: Bibit Mucikari

Waktu tidak akan pernah kembali

Menengok untuk mengingat luka

juga percuma,

karena bagaimanapun

hatimu berhak bahagia

maka bahagiakan hatimu

cukup itu saja.

~ Rifa Mukherjee

Sebulan telah berlalu, begitu cepat. Alya bersyukur bisa beradaptasi dengan baik. Menjalin hubungan baik dengan teman kerjanya yang bermacam-macam karakter. Bercanda gurau, berbagi makanan, dan saling tolong menolong. Sesekali pergi bersama, entah sekedar nongkrong di angkringan, ngemall, atau berkunjung kerumah temannya.

Mendapatkan teman baru yang klop dihati. Namanya Vita triastutik. Tetapi karena akun Facebooknya bernama Vita pucuk ajah. Alya lebih suka memanggilnya Vita pucuk. Alya merasa sangat cocok dengannya, karena selain baik mereka juga memilik kegemaran yang sama, yaitu menonton film Bollywood. Mereka adalah fans paman Shahrukh Khan.

Kebetulan jadwal libur mereka sama. Dan hari ini mereka janjian pergi ke pasar Johar. Sekedar cuci mata sehabis gajian.

Lebih dulu sampai di Terminal Mangkang, Vita bertanya pada salah satu petugas timer bis yang bernama Ariyanto.

" Mas lihat Alya Ndak?"

" Ga lihat, bukanya dia libur?"

" Iya makanya ini janjian mau main bareng, ternyata dia belum sampai sini (mengerucutkan bibirnya)"

" Ya ditunggu dulu, paling bentar lagi datang. Maklum rumahe kan jauh di ufuk barat." jawab Ariyanto clegekan.

Duduk di halte Vita mengirimkan pesan:

[ Sampai mana?]

[ sampai hatimu 🥰]

[ amit-amit jabang bayi🤮 cepetan aku udah sampai halte!]

[ Bentar lagi sampe, aku naik angkutan jadi lama]

[ biasanya juga naik motor!]

[ kalo naik motor mana bisa bales Wa mu, Vita pucuk😌]

[ 🐒🐒🐒🙊🙊🙊]

Asyik berbalas pesan dengan Alya. Tiba-tiba Ariyanto menjahili Vita.

" Doooorrrrr!!!!!" dengan menyentak keras bahu Vita.

" eh pucuk, pucuk, pucuk!!!" reflek Vita dengan latah.

" Hahahaha......." tertawa puas.

" Wooo....ngagetin aja awas ya, tunggu pembalasan ku!" teriak Vita.

Ariyanto lari keluar halte dengan tertawa puas.Tingkah mereka memang masih terlihat kekanak-kanakan. Padahal Ariyanto sudah beristri dan memiliki dua anak.

Tidak lama Alya turun dari angkutan. Melihat temanya yang sedang marah-marah. Alya bisa menebak ulah siapa. Ariyanto memang terkenal jahil luar biasa. Jadi tidak kaget.

" Eh...udah kayak kucing sama cicak aja bertengkar terus!" celetuk Alya

" Mana ada kucing cicak bertengkar? yang ada cicaknya langsung dimakan Al, kamu si lama banget ! "

" Hahaha...iya benerkan kamu jadi cicaknya selalu aja jadi mangsa si kucing Ari."

" Ah ayok berangkat keburu siang ntar tambah panas"

" Berangkat cus!"

" Oleh-olehnya jangan lupa, hahaha!" timpal Ariyanto.

" Sori mori stroberi, wek" balas Vita pucuk

Masuk kedalam bis mereka duduk bersebelahan. Bis pun mulai bergerak melaju keluar Terminal dan berpacu membelah kemacetan kota. Dan mereka masih asyik mengobrol sepanjang perjalanan mereka.

" Al, kamu udah nonton film terbarunya paman Khan?"

" Apa judulnya?"

" Judulnya Zindagi main bareng Alia Bhatt dia. Ceweknya masih muda banget, tapi kog ya pantes-pantes aja!"

" Kayak kamu ga tau paman aja, dia kan semakin tua semakin mempesona. Kharismatik. Bikin meleleh. Hehe...."

" Hahaha...betul banget Al. Lagian siapa yang ga mau beradu akting dengan dia. Kayaknya udah jadi impian semua aktris India. Buy the way, kamu udah ketemu sama mas-mas yang uang kembaliannya masih di kamu?"

" Belum, bikin hidup ku ga tenang kan kalau gini."

" Ooooo.....apa dia jarang naik ya."

" Bisa jadi. Kamu nanti mau beli apa?"

" Aku mau beli Ku***g sama ****** *****. Stok ku soalnya sudah habis. Hahaha...."

" Emang setelah di pakai langsung kamu buang? ga kamu cuci? hehe..."

" Yuhu satu kali pakai dong! Hahahaha..."

" Turut prihatin aku sama tukang sampah komplek rumahmu. Apa ga kejang-kejang dia tiap hari mungutin punya mu, buahahahha...."

" Kurang ajar deh!" Memanyunkan bibirnya Vita merasa tidak pernah menang bicara sama Alya.

Karena tujuan mereka ke pasar Johar mereka harus transit di halte Imam Bonjol terlebih dulu. Kemudian ganti bis yang arah pasar Johar. Saat turun Alya sudah tidak enak hati. Di halte ada laki-laki yang selama ini mengejar Alya. Hampir tiap hari laki-laki itu mencari Alya. Sampai Alya merasa risih. Untung laki-laki itu masih asyik ngobrol dengan petugas tiket yang jaga, sehingga tidak menyadari keberadaan Alya.

" Ahh...sial kenapa harus ketemu dia!" Alya berusaha menghindar bersembunyi di balik punggung kerumunan penumpang lain.

" Kekasih kamu itu, mau aku panggilkan?

" Awas aja kalau berani manggil, tak do'akan kamu yang jadi jodohnya. Udah diem!

" Amit amit Al, jaga mulutmu aku mah juga ogah, 81 gitu."

Setelah sepuluh menit menunggu akhirnya bis jurusan Johar pun datang. Mereka berdua langsung naik sebelum laki-laki yang mereka juluki 81 itu memergoki.

...***...

Berencana mencari gadis pujaannya. Hari ini Gusti memutuskan mencari Alya ke Terminal Mangkang. Membawa dua kantong penuh cemilan dan minuman dingin untuk Alya.

" Bos mau apa kita kesini? Itu juga kenapa bawa cemilan banyak banget? Bos ga rencana mau piknik naik bis kan?"

" Berisik ah, diem tunggu sini!" Turun dari mobilnya, Gusti berjalan menuju halte dan berniat menanyakan keberadaan Alya.

" Permisi mas, mau tanya."

" Oh iya mas ada yang bisa di bantu?" Jawab Ariyanto dengan sopan.

" Mas kenal dengan petugas sini yang bernama Alya Rahmawati?"

" Oh Alya iya kenal mas, ada apa ya?"

" Saya ada sedikit keperluan, sekarang dia jaga halte mana ya?"

" Oh kebetulan dia libur hari ini dan tadi baru aja dia dari sini. Sekarang dia lagi pergi sama temennya."

" Oh gitu...boleh minta nomer telpon Alya mas?"

" Oh...maaf kalau itu privasi. Saya ga berani ngasih nomer sembarang." jawab Ariyanto sok bijak. Padahal dari tadi matanya melirik kantong plastik yang di bawa Gusti.

" Hemm...gimana ya mas. Saya beneran butuh menghubunginya." Memelas berharap laki-laki di depannya merasa iba. Bagaimanapun caranya dia harus mendapatkan nomer telfon gadis itu. Memutar otaknya, Gusti tak kehabisan akal.

" Begini mas, ini ada sedikit makanan dan minuman buat mas, tapi saya minta nomer telfon Alya ya , please?" tambah Gusti.

Tawaran yang menggiurkan, lagian kelihatannya laki-laki ini orang baik. Cuman nomer hp kan. Barangkali memang dia ada perlu sama Alya. Aku terima aja kali ya lumayan selain dapat pahala menolong orang juga dapat sekantong jajan.~ batin Ariyanto.

" Baik mas tak kasih nomernya tapi jangan bilang aku yang ngasih!"

" Tentu mas, terimakasih. Ini di makan ya!" Menyerahkan sekantong penuh cemilan dan minuman. Gusti langsung mengetik nomor Alya seperti yang di eja kan Ariyanto

" Ga usah repot-repot mas" Pura-pura menolak padahal mau.

" Ga papa mas santai aja. Sekali lagi terimakasih. Aku pergi dulu mas."

"Terimakasih hlo mas, sering-sering main kesini mas! lumayan dapet rejeki nomplok ini namanya.

Gusti hanya tersenyum dan buru-buru pergi. Dia harus meeting bersama klien baru yang ingin bekerja sama. Cemilan dan minuman yang harusnya dia berikan ke Alya malah dia berikan ke Ariyanto. Tapi tidak masalah yang penting sudah dapet nomer telfon Alya.

" Ayok jalan!"

" Kemana bos?"

" Ke neraka!"

" Bos aja sendiri sana ga usah ajak-ajak!"

" Potong gaji bulan 50%!"

" Ampun bos, maafkan mulut saya yang ga ada filternya ini. Ngeri bos! kucing saya mau makan apa kalau gaji saya di potong."

" Ya udah cepet jalan unta!"

" Siap bos!"

...***...

_

_

_

_

_

_

Note: 81 adalah kode kurang jelas/ putus-putus. Orang 81 berarti kurang waras.

😎😎😎

1
palupi
❤️
palupi
terimakasih🙏
palupi
di part ini ngakak habis thor... segitu randomnya 🤣🤣
palupi
byuuuuhhh.... sampek mbeler...🤣
palupi
👍
palupi
laaaahhh... aku balik enom iki kena critane alya...🤣🤣
zeus
Baru ngeh
Otore kayak e tetangga satu kecamatan..
Krn di bab atas Ada tempat namanya Tlogosari...
zeus
Lagian buat apa sich kerja?
Nuruti ego mulu tuch bocah..
Gedeg juga
zeus
Udh di gitu in msh saja di Terus in??
OH Tuhan, otak itu apkh fungsinya?????
zeus
Udah tahu kyk gini msh mo juga
Tolol
Jangan Berlindung Dari kata anak berbakti klo km sendiri g mo Berjuang... Lemah
zeus
Dasar ga punya otak dan perasaan si alya
Gusti jg msh mau2nya di gituin
zeus
Dah lah gusti tinggalin ja perempuan kyk alya itu
zeus
Klo aku jd gusti Dah tak tinggalin alya
Kyk ga Ada cewex lain saja, Berjuang sudah tp klo sepihak yo bego namanya
zeus
Orang Tua udah sakit msh ja petingkah..
zeus
Bagus... Emg mesti di kasih sock terapy
Berjuang itu mesti 2 belah pihak klo Cmn sepihak yo ajur jum..
zeus
Klo alya msh mo nerusin Sama rudi ya fix goblok
zeus
Heran, rudi yg tingkah ya kyk(babi) gitu msh Ada yg Bela...
zeus
Setelah di gantung 3 tahun ma rudi, justru Aneh klo alya milih rudi
Bkn tdk mgk Dia akan gitu kelak..
Ya meski sdh ketebak klo gusti yg Sama alya, Cmn klo head to head rudi VS alya, kmd alya milih rudi ya jatuhnya oon...
zeus
Pke logika ja dech
Beberapa tahun g ngasih kbr, trs di mna letak tanggung jawabnya? Cowox kyk gini Pantesnya buang ke laut...
zeus
Lagian... Knp nunggu in cowox g jls kyk rudi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!