NovelToon NovelToon
Arini, I Love You!

Arini, I Love You!

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: iLmaa_

Arini Aryani Putri
Lulusan tahun lalu dari Universitas Nusa Bangsa. Sudah melamar pekerjaan ke berbagai tempat namun selalu ditolak dengan alasan kualifikasinya yang tidak memenuhi standar. Sehingga mereka menjadi ragu untuk menerimanya bekerja.

Namun suatu hari, ia berhasil diterima bekerja di perusahaan Diamond Grup. Tetapi ini beda jauh dari jurusannya waktu masih kuliah dulu.

Akankah Arini mampu beradaptasi dan mengemban tanggung jawab itu? Bagaimana ia bisa menghadapi bosnya yang dingin dan selalu marah-marah padanya?
.
.
.
Simak ceritanya❤
Selamat membaca❤💋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iLmaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 07

Setelah makian Novi tadi, ia hampir lupa dengan tujuannya yang akan bertanya kepada Reyhan. Apa saja yang harus ia persiapkan.

Tok tok tok

Arini memberanikan diri untuk menemui Reyhan. Setelah mendengar perintah masuk, Arini membuka pintunya dan berjalan mendekati meja Reyhan. Berdiri tepat dihadapan Reyhan yang masih fokus dengan laptopnya. Reyhan melirik Arini sekilas dan menghentikan aktivitasnya. Sedangkan Soni hanya berdiri disamping kursi Reyhan.

"Ada apa?" Tanya Reyhan datar.

"Pak, saya.. Saya kurang tahu apa saja yang harus saya kerjakan. Bisakah pak Reyhan menjelaskan apa saja yang harus saya siapkan pak?" Tanya Arini hati-hati. Ia berusaha mengatur napasnya agar tidak gugup. Reyhan menggebrak meja dengan keras. Membuat nyali Arini semakin menciut. Reyhan memijat pelipisnya dan menghela napasnya dengan kasar. Bagaimana bisa, ia mempunyai sekretaris yang begitu bodohnya. Sampai tugasnya sendiri saja ia tidak tahu.

"Kau pikir aku sesenggang itu? Setiap kali harus memberikan arahan kepadamu tentang apa yang akan kau kerjakan nanti! Jika kau memang cerdas, seharusnya kau tidak berdiri disini dan bertanya hal sepele seperti ini!" Bentak Reyhan yang semakin kesal dengan Arini.

Reyhan berdiri dan menopang tubuhnya dengan kedua telapak tangannya yang ada di meja.

"Kau adalah sekretaris terbodoh yang pernah saya temui." Ucap Reyhan dan dirinya melangkah meninggalkan Arini yang masih berdiri. Tangannya menggenggam erat ujung bajunya.

"Saya yakin, kamu pasti bisa melewati semua ini." Ucap Soni dan menepuk bahu Arini.

"Jangan dimasukkan ke dalam hati apa yang diucapkan pak Reyhan padamu." Ujar Soni lagi sebelum melangkah pergi mengikuti Reyhan. Arini hanya bisa mengangguk.

"Hei, kenapa kamu semarah itu tadi? Apa kamu tahu, itu sedikit keterlaluan." Ujar Soni yang kini sejajar dengan langkah Reyhan.

"Aku tidak peduli. Bagus jika ia bisa intropeksi diri." Balas Reyhan datar.

"Kamu urus semua pekerjaan disini. Aku mau pulang dulu. Aku sudah tidak mood lagi untuk bekerja." Ucap Reyhan dan saat ini mereka berjalan menuju lobby.

"Dasar! Selalu saja seperti ini." Ujar Soni terkekeh.

Reyhan memasuki mobilnya dan sopir mulai menjalankannya. Reyhan tak habis pikir. Kenapa bisa ada orang yang begitu bodohnya. Dan lebih bodoh lagi Reyhan tetap mempekerjakan Arini meskipun ia tahu kemampuan Arini seperti apa.

Reyhan sudah sampai di rumahnya. Ini adalah moment yang paling membahagiakan. Bian, anaknya selalu menyambutnya saat ia pulang. Obat sekaligus pelipur hati dan pikirannya saat kacau seperti ini.

"Daddy.." Ucap Zian dengan senangnya.

Reyhan menciumi pipi Zian dan membawanya ke ruang tengah.

"Dad, tadi mommy datang ke sini membelikan Zian mainan baru loh." Ujar Zian menceritakan apa yang ia lakukan tadi.

"Ada apa lagi dia kemari. Apa dia belum puas menyakiti kami berdua?" Batin Reyhan dengan kesal.

"Lain kali jika mommy datang jangan terlalu dekat dengannya. Kamu ingat satu hal, mommy adalah orang jahat yang tega meninggalkan daddy dan kamu. Apa kamu mau daddy disakiti oleh mommy lagi?" Ucap Reyhan sedikit kesal kepada anaknya. Dirinya tak pernah suka jika Clara kembali berhubungan dengannya ataupun Zian. Meskipun Zian adalah anak kandungnya, Reyhan tak peduli.

"Tapi dad.." Zian ingin protes atas keputusan Reyhan.

"Tidak ada bantahan! Daddy hanya ingin yang terbaik untuk kamu." Ujar Reyhan dan memeluk Zian.

Reyhan tidak akan membiarkan Clara menemui anaknya lagi. Reyhan sudah terlanjur benci dan kecewa kepada Clara. Yang tega meninggalkannya dan anaknya yang masih bayi waktu itu.

1
Enung Samsiah
clara+Novi mau dinikahi rey 11 12
Enung Samsiah
ki sjarini nngk mikir dulu anak d tinggl gitu aja,,, ceroboh
Enung Samsiah
aduuhh sirehan main nyosor wae panas dingin aja awasss jngn smpi kebablasan
Enung Samsiah
ayo siapa yg gercep dia yg dapat,, taapiii kynya hti aini ke Reyhan ya, itu klu d cium lngsung nyaut, klu sm vian blm tentu,,
Enung Samsiah
bukn tipe tapi main cium-cium aja kaauuuu,,,,
Enung Samsiah
rugi arini dong Reyhan seenak jidat Sebellll
Enung Samsiah
jreng jreng jreng,,,
Enung Samsiah
tpi ntar rebutan arini kaka,adik nih kacauuu
Enung Samsiah
waah asyiiik tuh jdi sklian jdi mmhnya,,,, 🥰
Mugiya
mampir
Lena Sari
Novi kek nya cemburu sama Arini,,,memendam rasa ya nov??
lovely
cape2 baca dari awal endingnya gantung
lovely
dasarrr dunia haluuu gak mungkin cewek ma cowok palgi saling cinta satu kamarrr gak ngapa2in 😛🥴
lovely
swetttnya reyhan nah itu donk gentle jangan biasanya nyosor2 😂😂😡
lovely
duda lebih agresif nyosor2 karena dah pengalaman 😂
lovely
klo ada visuonya pasti lebih seruuu
lovely
yg tersakiti disini vian reyhan munafik bilang g suka masih cium2😜
lovely
harusnya Arini ma Vian thour baik ga sombong bukan maa Reyhan duda lagi mimpi apa tuh dapat perawan 🤔
lovely
jangan galak2 tar bucin lo
lovely
dulu dah pernah baca cm blm kelar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!