NovelToon NovelToon
Locked Away

Locked Away

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:765
Nilai: 5
Nama Author: okolele

Alba lopez di dijodohkan keluarganya dengan pria yang tidak ia kenali,awalnya ia kesal dan ingin memberontak tapi di pikir-pikir tidak ada gunanya toh antek-antek ayahnya bisa dengan mudah menemuinya akhirnya ia ubah rencana dengan bersikap seolah menerima perjodohan itu setelah pernikahannya dengan pria asing dari keluarga mempuni itu terjalankan akan ia buat pria itu kesal dan illfeel agar cepat di ceraikan. Dan yang tak ia ketahui pria itu tak sesederhana yang ia pikirkan, dan tepat di saat ia mengetahui rahasia tergelap pria itu namun mulai sedikit luluh akankah ia tetap bertahan atau melanjutkan rencananya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon okolele, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ijin kerja

⚠️ WARNING — FICTIONAL CONTENT ⚠️

Seluruh karakter, tempat, adegan, dan peristiwa dalam cerita ini merupakan bagian dari imajinasi penulis dan dibuat semata-mata untuk kepentingan cerita.

Cerita ini adalah fiksi. Harap membaca dengan bijak.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Lazarus duduk di kursi dengan sikap bossy, menyalakan ujung cerutunya di bibir.

Di ruangan itu penuh akan bau alkohol dan asap cerutu yang mengudara.

Di depanya duduk pria setengah baya, di temani dua wanita panggilan di setiap sisinya.

Pria yang diketahui bernama Jacob itu menyesap dalam cerutunya lalu mengeluarkan asapnya tepat di depan wajah salah satu wanita panggilan yang ada di sebelah kirinya.

"Aku akan berbisnis dengan kalian, namun sebenarnya aku benci penyamaran kalian. "Ia berucap santai seolah-olah Lazarus itu bukan ancaman berbahaya. "Cara tak jujur kalian dan seluruh keluarga kalian. " Sambungnya lagi sembari tersenyum kaku meremehkan.

Satu alis Lazarus terangkat. "Benarkah?. "

"Kalian suka menggunakan caro kotor, dan jika aku bekerja sama dengan kalian. Sudah di pastikan reward yang akan kami dapat hanya kitaran 38%, benar begitu?. " Jacob mematikan cerutunya dengan menekannya ke asbak, lalu meraih rum merah dan meneguknya hingga tandas.

Jacob memperhatikan Lazarus yang memiringkan kepalanya, memperhatikan bagaimana sudut bibir Lazarus terangkat ke atas membentuk seringai.

"Jacob." Ujarnya sembari menaikan satu alisnya apatis. "Kita berdua merupakan bagian dari kekemunafikan yang sama. " Akunya sembari melepas kepulan asap cerutu dari hidung dan mulutnya.

"Baiklah." Jacob berdiri dari kursinya si susul dua wanita panggilannya

"Membuang waktu ku. "Lazarus berujar dingin nan datar, sembari mematikan cerutunya.

Jacob berbalik hendak keluar meninggalkan Lazarus di selangi tawa remeh, itu penghinaan bagi Lazarus. Dari balik saku jasnya ia mengelurkan Glock 17 yang sudah ia pasangkan peredam di laras berulir.

Ia arahkan pistol ite ke kaki setiap kroco-kroco Jacob dan juga jacobnya sendiri.

Teriakan ke dua wanita panggilan memenuhi ruangan, untungnya ruangan itu kedap suara.

Lazarus memberi kode pada Oscar lewat ekor matanya.

Lazarus meniup ujung moncong pistolnya. "Kroco yang tak akan membari keuntungan. "Berujar sembari melihat antek-antek Jacob sudah di ringkus anak buahnya. " Bawakan mereka ke Solviet. "

"Baik boss!."Oscar menunduk hormat.

...****************...

Lazarus melepas coat hitamnya dan meletakannya di kepala sofa.

"Alba." Ujarnya sembari menggulung lengan kemejanya.

"Yes darling?. "Alba menjawab dengan tampang innocent nya.

"Pergi ke kamar mu!. " Itu peringatan mutlak yang tak menerima bantahan dari Alba.

Gemeltuk gigi Alba terdengar, mencoba meredam emosinya, sudah menghabisi berjam-jam waktu menunggu dia pulang, setelah pulang ia di suruh pria itu langsung tidur, sialan memang.

"Sayang."Alba mendekat dan menyatukan tanganya dengan tangan Lazarus, lalu menuntunnya untuk duduk di sofa.

Lazarus diam saja membiarkan Alba melakukan apa yang dia mau.

Alba mengerucutkan bibirnya, lalu merapat pada Lazarus. Dia mengusap lengan Lazarus dengan lembut. Reaksi yang membuatnya berharap bisa merayu Lazarus tipis-tipis.

"Gua mau kerja, boleh?. "Dia memohon dengan puppy eyesnya.

" Tidak. "

"Boleh ya sayang, gue bosen. Lo gak ada di rumah mulu ya, ya. " Alba menautkan tangan di dada dan menatap Lazarus dengan puppy eyesnya.

Lazarus membuang muka, lalu mulai beranjak dari sana.

Alba dengan cepat menarik tangan Lazarus membuatnya kembali terduduk di sofa. Lalu dengan berani Alba naik ke pangkuan Lazarus.

"Pleaseee."

Lazarus menekan ujung telunjuknya tepat di tengah kening gadis itu, lembut, tapi tegas.

"Jangan maju!. " Kata Lazarus tanpa emosi dan wajah datarnya. "No stealing kiss!. "

Alba berhenti. "Makanya ijinin, kalau gak gue cium. " Ancam Alba pada lazarus sembari terus memajukan mukanya.

"Akan saya pertimbangkan, menyingkirlah!!. " Ujarnya galak.

"Emang gak boleh manja-manja gini sama suami sendiri?. " Alba memainkan dasi Lazarus sembari dengan sengaja menggesek bokongnya di pangkuan Lazarus.

"Jika kamu terus-terusan binal seperti ini saya tak akan mengizinkan kamu bekerja!. " Itu ancaman mutlak yang ia layangkan pada Alba yang kepala batu.

"Ck, lo itu boring amat, curiga gue lo gay masa sentuh dikit aja gak boleh. "Jujur Alba dengan julid.

Lazarus menatap mati Alba, lekat tanpa berkedip. Lalu ia tersenyum kaku, meremehkan.

" Kamu tidak akan kuat. "

"Lo pelit banget. "

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...THANK YOU FOR READING 🌸...

...Terima kasih sudah membaca sampai akhir....

...Semoga ceritanya meninggalkan sedikit kesan untuk kalian....

...For u, a dahlia. 🌺...

...— Author...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!