Kisah petualangan seorang pemuda yang dipilih semesta untuk pergi bersama para roh pendampingnya ke dunia lain. Disana mereka akan membantu membereskan semua kekacauan yang di sebabkan oleh para pasukan Iblis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ya'purmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Buah Keramat & Gelang Universal
Di tengah kebuntuan nya, ia pun berhenti sejenak untuk makan bersama Ipul. Alangkah terkejutnya App0 melihat yang ada di dalam bungkusan yang di bawa Ipul itu.
Dengan mata yang berkaca-kaca dan tangan gemetar, ia meraih benda yang ada di dalam bungkus itu dan langsung memeluknya. Lalu seketika itu juga, ia pun terduduk lemas karna teringat masa lalunya.
Dan karena benda itu juga lah, ia mengingat kembali sebuah benda pemberian kedua orang tuanya yang di buat khusus untuknya di sana. Ia pun mencoba mengingat lagi dimana terakhir ia menyimpan, dan sambil memeluk makanan yang di ambilnya dari dalam bungkusan tadi. Ia pun bangun dan berjalan menuju ruang tidurnya.
Dimana di ruangan tersebut, terdapat tempat penyimpanan otomatis semua benda yang sudah di buatkan khusus untuknya. Ia pun membuka kotak yang ada di samping tempat tidurnya, dan mencari benda tersebut di situ.
“Ternyata di sini rupanya kau.!” Gumamnya dalam hati yang lega telah menemukan kembali gelang pemberian orang tuanya.
Merasa ada yang aneh dengan App0, Ipul pun menahan diri untuk tidak mengganggunya. Sembari makan dengan tenang, ia pun menunggunya untuk kembali duduk makan lagi bersamanya.
Tak lama setelah dia pergi, App0 pun kembali dengan masih memeluk makannya menggunakan tangan kanan dan menggenggam sebuah benda di tangan kirinya. lalu ia pun kembali duduk dengan tenang sambil meletakan kedua benda yang ia pegang tadi di atas meja di mana tempat mereka makan.
Sembari tersenyum bahagia ia berkata,
“Akhirnya aku mendapatkan nya.!” Secara tak sadar ia mengucapkan itu.
Sentak Ipul pun terkejut, lalu bertanya
“Benda apa yang kau maksud Po.?” Tanyanya heran.
“Ini dia harta karun yang selalu di dambakan oleh bangsa kami. Harta yang hanya bisa dilihat namun tidak bisa di miliki maupun di rasakan.!” Jawab App0 seraya mengangkat sesisir pisang bermaksud menunjukan kepada Ipul dengan wajah penuh kebanggaan.
Sentak saja Ipul pun ingin tertawa melihat kelakuan temannya itu, namun ia tahan. karna melihat senyum dan mata temannya yang seolah mengatakan sebuah kebenaran.
Setelah ia dapat menahan tawanya, Ipul pun berkata.
“Itukan cuma pisang Po, apa istimewanya.? Kata Ipul sembari bertanya kepada App0.
“Bagi kalian ini makan biasa, tapi bagi bangsa kami ini adalah harta karun yang sangat berharga dan bernilai.!” Jawab App0 sembari menjelaskan secara detail nilai-nilai yang terkandung dari benda itu.
Mendengar penjelasan dari App0 tadi, Ipul mulai paham. Ternyata hanya dengan memakan benda itu, bangsa mereka bisa sehebat ini.
Dengan rasa penasaran Ipul mulai melakukan tanya jawab, dan sedikit mulai memahami tentang bagaimana struktur individual ras dari temannya tersebut.
Setelah mereka selesai makan dan berbincang, App0 pun mulai mengambil satu pisang dan membukanya. Dengan perlahan-lahan ia memasukannya ke mulut, lalu mengunyah dan kemudian menelannya sampai yang tersisa hanya kulitnya saja.
Setelah memakan pisang tersebut, ia pun merasakan sensasi kenikmatan makan yang tak dapat di bandingkan dengan makanan yang selama ini pernah ia makan.
Karna sebelumnya ia belum pernah sama sekali memakan buah tersebut, dan ini kali pertamanya ia makan buah yang di anggap keramat oleh bangsanya.
Terasa di dalam badannya mengalir energi hebat dari perut perlahan menuju pusat syaraf yang membuat otaknya secara otomatis mengupgrade dirinya sendiri ke tingkat yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Tidak cuma itu saja, terlihat secara fisik tubuhnya pun mengalami perubahan. Yang pada awalnya tidak memiliki otot, kini terlihat sedikit lebih berotot.
Melihat kejadian itu Ipul pun terkejut takjub, ia tidak menyangka hanya dengan memakan buah yang di anggapnya biasa saja bisa berpengaruh besar pada teman barunya ini.
Setelah mereka selesai makan, Ipul dan App0 pun mulai duduk di depan monitor untuk bersegera menyelesaikan alat yang ingin mereka buat tadi.
Dengan mengacu pada gelang buatan orang tuanya itu lah, App0 mulai mencoba meneliti satu persatu mekanisme di dalam gelang tersebut
Menjadi sebuah kumpulan data yang dapat ia uraikan dan terjemahkan agar mudah di mengerti.
Di situ Ipul hanya bisa melihat dan menyaksikan kehebatan temannya dalam membedah suatu alat yang canggih. Dan tidak perlu waktu yang lama, App0 telah bisa memahami tentang bagaimana mekanisme kerja sirkuit penghubung di gelang yang terhubung pada sistem perangkat lunak sehingga bisa di gunakan untuk menarik paksa suatu objek ke tempat yang sudah di tetapkan oleh sistem perangkat lunak itu sendiri. Serta bagaimana cara menghubungkan mekanisme kerja alat yang nanti akan ia buat ke dalam sistem perangkat lunak yang ada di monitor.
Dan bukan cuma itu saja hasil dari pembedahan gelang tersebut, di jelaskan juga bahwa gelang tersebut dapat menciptakan berbagai macam benda yang di inginkan si pemakai menggunakan imajiner nya. Namun tetap di batasi oleh ruang lingkup keadaan yang ada pada saat itu.
Serta dapat di program untuk melindungi pengguna dan menyelesaikan tugas yang telah di berikan. Jika tugasnya selesai maka gelang tersebut akan lepas secara otomatis dari tangan penggunanya.
Gelang tersebut diberi nama Gelang Universal, dan gelang tersebut dapat di tambahkan fungsinya tanpa batas apa pun. Semua tergantung pada data yang ingin di masukan kepadanya sebagai program.
Begitu selesai menganalisa serta memprogram ulang gelang tersebut, saatnya mereka membuat suatu alat yang di inginkan untuk nantinya di pasang ke media ujicoba berikutnya. Tak perlu waktu lama alat yang mereka buat pun selesai, dan segera di pasangkan kepada media uji coba terakhir.
Karna media yang di gunakan untuk uji coba kali ini adalah seekor kucing, jadi alat yang buat mereka berbentuk kalung. Nantinya alat tersebut akan di pasangkan ke leher sang kucing.
Kalung yang sudah mereka buat itu memiliki berbagai fungsi dan kegunaan. Antara lain, sebagai kamera pemantau sekitar, sistem pemetaan cerdas, dan sirkuit titik koordinat lokasi yang terhubung dengan sistem perangkat yang dapat di tarik paksa kembali ke tempat yang di inginkan oleh pengendali sistem.
“Setelah kucing ini kita kirim mengunakan penerobos semesta ke tempat yang kita mau, nanti kita biarkan saja sehari dia di sana. lalu setelah itu kita kembalikan lagi kemari.! Gimana Empul.?” Jelas App0 sembari bertanya.
“Setuju Empo.!” Jawab Ipul sembari mengacungkan jempol.
Setelah memasangkan kalung ke kucing tersebut, mereka pun langsung melakukan percobaannya Yang terakhir.
Dalam sekejap kucing tersebut pun menghilang dan langsung terkonfirmasi keberadaannya di sistem monitor yang berupa data kemudian dikonversikan menjadi gambar visual lengkap dengan titik koordinat lokasi di mana ia berada saat ini.
Lalu kemudian sistem mengaktifkan camera pengintai yang ada kalung itu berfungsi untuk merekam serta melihat keadaan di sekitar kucing.
Tidak lupa pula mengaktifkan mode tanggap darurat jika terjadi bahaya pada kucing tersebut, maka ia akan segera di tarik paksa oleh sistem.
Setelah semua mode yang ada di kalung tadi sudah di aktifkan tugas mereka hanya menunggu hasilnya besok.
Karna saking asyiknya melihat monitor, mereka sampai lupa kalau ini sudah saatnya makan malam. Ipul pun keluar dari ruangan itu, berhubung App0 tidak ingin makan lagi akibat efek buah keramat tadi, jadinya Ipul makan sendirian di dapur.
Dan setelah makan malam Ipul tidak kembali lagi ke ruangan tadi, dan ia langsung bersiap untuk segera tidur.
Di dalam ruangan tadi terlihat App0 masih asyik mengerjakan persiapkan untuk besok, Setelah selesai ia pun langsung menuju kamarnya dan bersiap tidur.