NovelToon NovelToon
Reborn As A Rich Villain: Why Should I Work?

Reborn As A Rich Villain: Why Should I Work?

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Transmigrasi ke Dalam Novel / Antagonis
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Futami Rizuryu

Rizky Adhitya adalah seorang penulis novel miskin yang hidupnya penuh kegagalan karena karyanya selalu ditolak. Namun, takdir berubah saat ia terbangun di dalam tubuh seorang Antagonis kaya raya dengan nama yang sama di dunia novel buatannya sendiri. Alih-alih mengikuti alur asli yang menakdirkannya mati mengenaskan di tangan sang protagonis, Rama Wijaya, Rizky memilih untuk menikmati kehidupan mewahnya dengan santai.
Berbekal "System Menghamburkan Uang" dan Kartu Hitam Tanpa Batas, Rizky yang kini berkepribadian periang mulai melakukan aksi gila. Ia membeli perusahaan penerbitan hanya untuk mencetak novel-novel lamanya yang dulu ditolak, hingga menggunakan artefak legendaris seharga triliunan hanya sebagai pengganjal pintu kantor asistennya, Rafa Ariyanto.
Aksi "trolling" finansial ini menghancurkan reputasi Rama, sang hero munafik yang kehilangan semua panggungnya. Sementara itu, tunangannya, Aprillia Rahma, yang semula sangat membencinya, mulai jatuh hati pada sosok Rizky yang baru

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Futami Rizuryu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jamuan Makan Malam Triliunan dan Boikot Santai untuk sang Protagonis

Sinar matahari sore menembus jendela kaca setinggi langit-langit di kantor pribadi Rizky Adhitya, memantul pada permukaan meja kerja yang kini beralih fungsi menjadi tempat meletakkan berbagai katalog barang mewah dari seluruh dunia. Rizky, dengan gaya periang khasnya, sedang bersandar santai sambil memutar-mutar Kartu Hitam Tanpa Batas di antara jemarinya. Pria yang dulunya adalah penulis novel miskin yang harus berhemat untuk membeli satu cup kopi instan itu kini merasa hidupnya benar-benar seperti mimpi yang menjadi kenyataan.

Tiba-tiba, layar holografis biru muncul di hadapannya.

[Ding! Misi Hedonisme Keluarga: Rayakan kekayaan Anda bersama orang-orang terdekat.] [Tujuan: Adakan makan malam keluarga paling mewah dalam sejarah Adhitya Group. Habiskan minimal 200 Miliar Rupiah untuk satu kali jamuan!] [Hadiah: Poin Hedon +20.000 dan Skill Pasif 'Otoritas Absolut' (Membuat kata-kata Anda sulit dibantah oleh bawahan atau keluarga).]

Rizky menyeringai lebar. Misi ini datang di saat yang tepat. Sebagai mantan penulis yang tahu betul seluk-beluk alur novel aslinya, ia teringat bahwa pada titik ini, Rama Wijaya—si hero munafik—sedang gencar mencari cara untuk mendekati ayahnya, Rizal Adhitya, demi mendapatkan dukungan bisnis untuk proyek teknologinya.

"Rafa!" panggil Rizky dengan suara lantang yang penuh kegembiraan.

Rafa Ariyanto, asisten setianya yang selalu tampak seperti orang yang baru saja melarikan diri dari kejaran penagih hutang karena kelelahan mengurus keuangan bosnya, masuk dengan langkah gontai. "Iya, Tuan Muda? Tolong jangan bilang Anda ingin membeli bulan untuk dijadikan lampu tidur."

"Hahaha! Ide bagus, Rafa, tapi simpan itu untuk minggu depan," Rizky bangkit dari kursinya dan merangkul bahu Rafa. "Aku ingin mengadakan makan malam keluarga besok malam. Di rumah utama. Aku ingin Ayah, Ibu, dan tentu saja... tunanganku yang cantik, Aprillia Rahma, hadir di sana."

Rafa menelan ludah. "Makan malam biasa, Tuan Muda?"

"Tentu saja tidak! Aku ingin kamu menerbangkan koki bintang tiga Michelin dari Prancis malam ini juga. Pesan bahan-bahan makanan paling langka: daging wagyu A5 berlapis emas, kaviar Almas, dan anggur dari tahun 1945. Oh, dan satu lagi," Rizky mengedipkan mata. "Ganti semua peralatan makan di ruang makan utama dengan set emas murni 24 karat. Aku ingin makan malam ini terasa seperti sedang mengunyah uang."

"Tuan Muda! Itu akan memakan biaya ratusan miliar!" Rafa hampir menjatuhkan tabletnya. "Tuan Besar Rizal akan berpikir Anda sedang merencanakan kudeta perusahaan jika melihat pemborosan seperti itu!"

"Biarkan saja dia berpikir begitu, Rafa. Gunakan Kartu Hitamku. Jangan sentuh kas perusahaan sedikit pun," Rizky melambai santai sambil berjalan keluar kantor.

Keesokan malamnya, kediaman utama keluarga Adhitya tampak seperti istana yang sedang mengadakan pesta penobatan raja. Lampu kristal raksasa memancarkan cahaya yang menyilaukan, dan aroma masakan kelas dunia memenuhi udara.

Rizal Adhitya, sang Chairman yang dikenal tegas, dingin, dan berwibawa, berdiri di balkon sambil menatap dekorasi ruang makan dengan dahi berkerut. Di sampingnya, Yeti Adhitya, sang CEO Media yang selalu elegan, hanya bisa menggelengkan kepala sambil memegang segelas sampanye.

"Apa yang terjadi dengan putra kita, Yeti?" suara Rizal terdengar berat. "Dulu dia sangat disiplin dan dingin. Sekarang dia menghabiskan lima puluh miliar hanya untuk mengganti karpet ruang makan menjadi bulu domba kutub?".

"Dia terlihat lebih... bahagia, Rizal," Yeti menyesap minumannya. "Meskipun aku bingung dari mana dia mendapatkan semua uang tunai itu tanpa menyentuh anggaran bulanan yang kita berikan.".

Tak lama kemudian, Aprillia Rahma tiba. Ia mengenakan gaun malam berwarna biru tua yang elegan, namun wajahnya memancarkan kebingungan dan kebimbangan. Sejak Rizky melunasi utang perusahaannya dan memberinya bros berlian triliunan, April tidak bisa lagi melihat Rizky dengan cara yang sama. Rasa benci yang dulu membara kini tertutup oleh rasa penasaran yang luar biasa.

"Selamat malam, Ayah, Ibu, April!" Rizky muncul dengan setelan jas putih yang sangat mencolok, wajahnya berseri-seri. Ia tidak lagi menatap April dengan tatapan obsesif yang gelap, melainkan dengan senyum ramah seorang teman lama. "Ayo duduk! Makanannya akan segera dingin, dan aku tidak ingin uang ratusan miliar ini terbuang sia-sia hanya karena suhunya turun."

Makan malam berlangsung dengan suasana yang sangat aneh. Rizal dan Yeti terus menatap putra mereka yang kini sangat humoris, menceritakan lelucon tentang betapa susahnya menjadi penulis—yang tentu saja dianggap mereka sebagai sekadar banyolan absurd Rizky.

Di tengah hidangan utama, Rizky menyesap anggur mahalnya dan menatap ayahnya. "Ayah, aku dengar ada seorang pemuda bernama Rama Wijaya yang mencoba mengirimkan proposal bisnis ke kantormu?"

Rizal meletakkan garpu emasnya. "Benar. Dia tampak seperti pemuda yang menjanjikan. Sopan, visioner, dan memiliki rekam jejak yang bersih. Aku sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi di startup-nya.".

Rizky tertawa kecil, suara tawanya terdengar merdu namun memiliki nada peringatan. "Ayah, sebagai anakmu yang paling tampan dan sekarang paling kaya, saranku adalah: jangan."

"Kenapa?" tanya Rizal tajam.

"Dia hanyalah seorang hero munafik," kata Rizky dengan santai sambil menyuapkan kaviar ke mulutnya. "Dia bicara soal visi masa depan, tapi di belakang Ayah, dia mencoba mendekati para pemegang saham kita untuk mencari celah. Dia bukan mitra, Ayah. Dia adalah parasit yang ingin menggunakan nama Adhitya Group untuk menutupi kebusukan rencananya sendiri.".

Yeti menaikkan alisnya. "Kamu punya bukti, Rizky?"

"Aku punya insting penulis, Ibu," jawab Rizky sambil mengedipkan mata pada Yeti. Sebagai mantan penulis yang tahu alur asli novel ini, ia tahu bahwa Rama memang berniat mengkhianati Rizal di babak tengah cerita. "Tapi jika Ayah butuh bukti fisik, besok pagi Rafa akan mengirimkan laporan lengkap tentang 'investasi bodoh' yang pernah Rama lakukan di masa lalu."

Rizal terdiam. Ia melihat keyakinan yang luar biasa di mata putranya. Sifat Rizky mungkin berubah menjadi periang, namun ketajaman analisisnya—yang sebenarnya berasal dari pengetahuan meta sebagai penulis—terasa jauh lebih mengerikan dari sebelumnya.

April, yang sejak tadi diam, menatap Rizky dengan pandangan yang dalam. Ia tahu Rama adalah orang baik dalam pikirannya selama ini, tapi mengapa kata-kata Rizky terdengar begitu meyakinkan? Ia mulai merasa bahwa Rizky sedang melakukan sabotase yang sangat halus namun mematikan terhadap Rama.

"Rizky, kenapa kamu begitu peduli dengan urusan bisnis Ayah sekarang?" tanya April pelan.

Rizky menoleh pada April dan tersenyum sangat manis. "Karena jika perusahaan Ayah tetap kuat, aku bisa terus menghamburkan uang tanpa harus bekerja keras, April. Aku hanya ingin menikmati kehidupan mewah ini dengan tenang tanpa ada pengganggu seperti Rama.".

[Ding! Misi Berhasil!] [Anda telah menghamburkan 210 Miliar untuk jamuan makan malam dan berhasil memblokir jalur investasi Rama Wijaya!] [Hadiah: Skill 'Otoritas Absolut' Aktif! Rizal Adhitya mulai meragukan Rama!] [Poin Hedon: +20.000!]

Setelah makan malam selesai, Rizky mengantar April ke mobilnya. Suasana malam itu sangat tenang.

"April," panggil Rizky saat April hendak masuk ke mobil.

April menoleh. "Iya?"

"Jangan terlalu banyak berpikir. Cukup nikmati saja peranmu sebagai tunangan orang terkaya di dunia ini," Rizky memberikan sebuah kartu kecil. "Itu adalah kunci akses ke apartemen baruku yang kubeli di puncak gedung tertinggi di kota ini. Jika kamu bosan dengan dunia yang penuh kemunafikan, datanglah ke sana. Kita bisa menonton film sambil makan mi instan berlapis emas bersama.".

April tertegun, mengambil kartu itu dengan tangan yang sedikit gemetar. Rizky melambaikan tangan dan kembali masuk ke rumahnya sambil bersiul, meninggalkan April dalam pusaran emosi yang semakin sulit ia kendalikan.

Rizky masuk kembali ke dalam dan mendapati Rafa sedang menangis di pojok ruang makan sambil memegangi tagihan dari koki Prancis.

"Tuan Muda... tagihan ini... lebih mahal daripada harga diri saya..." tangis Rafa.

Rizky tertawa terbahak-bahak dan menepuk punggung Rafa. "Sudahlah, Rafa! Besok kita akan membeli dealer jet pribadi. Aku butuh kendaraan baru agar jerapahku di kebun binatang bisa mendapatkan kiriman daun segar dari Afrika tepat waktu!".

Rafa pingsan di tempat, sementara Rizky terus tertawa, merasa bahwa hidup sebagai Antagonis Sultan adalah pekerjaan terbaik yang pernah ia miliki.

1
Acretia Soldier
🤣🤣
Acretia Soldier
yang ini lucu sih 🤣🤣
Acretia Soldier
tor kasih nafas rafa bentar tor kasian dia 🤣🤣
Acretia Soldier
ngakak aku bacanya ,apalagi saat rafa pingsan 🤣🤣
Acretia Soldier
semangat tor
Acretia Soldier
bikin ngakak
Acretia Soldier
ini seru sih , aku banyak baca novel china yang serupa tapi monoton tapi ini beda bikin ngakak 🤣🤣
Kasma Wati
👍👍👍👍👍👍👍
Fajar Fathur rizky
thor cepat bikin Rizky beli negara habis itu bikin rakyatnya kaya
BaekTae Byun
masih tunangan kirain udh mantan tunangan
BaekTae Byun
perasaan ini orang ada mulu sih katanya mau batalin pertunangan sma si Rizky tapi muncul mulu kek jalangkung
Fajar Fathur rizky
thor ko belum update bab 13 dan bab selanjutnya thor
Fajar Fathur rizky
update yang banyak Thor
Fajar Fathur rizky
bikin Rizky beli negara dan sejahterakan rakyatnya bikin rakyatnya tidak ada yang miskin
Moch Rizki Adhitya A: nanti ada bang, tunggu aja moment dia beli negara
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
bikin rizky membeli negara thor
Fajar Fathur rizky
bikin rizky beli peswat tempur untuk negara thor bikin nama keluarganya di hormati
Fajar Fathur rizky
update yang banyak thor bab 10 dan bab selanjutnya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!