NovelToon NovelToon
Realita Menikah

Realita Menikah

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cattygril

Menikah muda terdengar indah di mata banyak orang—tentang cinta, perhatian, dan hidup bahagia bersama pasangan. Namun, bagi Elvara Naomi Wijaya, kenyataannya jauh berbeda. Setelah resmi menjadi istri Arsen Rafael Mahardika, pria dingin dan ambisius yang sangat ia cintai, Elvara mulai menyadari bahwa pernikahan bukan hanya soal rasa cinta.

Di balik rumah mewah dan status sebagai pasangan sempurna, mereka perlahan terjebak dalam kesalahpahaman, ego, luka batin, dan rahasia yang tidak pernah terungkap sebelumnya. Arsen yang sulit mengekspresikan perasaan membuat Elvara merasa sendirian di dalam hubungan mereka sendiri.

Saat masalah demi masalah datang menghancurkan ketenangan rumah tangga mereka, Elvara harus memilih—bertahan demi cinta yang masih ia perjuangkan, atau melepaskan semuanya sebelum dirinya hancur lebih dalam.

Karena terkadang, realita menikah tidak seindah janji di hari akad.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cattygril, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 08 (Bimbang, ragu, dan rasa bersalah)

...HAPPY READING...

...🧸💕...

Keesokan paginya, suasana apartemen terlihat tenang seperti biasa. Sinar matahari pagi masuk melalui jendela besar ruang makan, menerangi meja sarapan yang sudah tertata rapi.

Elvara Naomi Wijaya sibuk menuangkan teh hangat ke dalam cangkir sambil sesekali merapikan rambutnya yang masih sedikit berantakan karena baru bangun tidur.

Sedangkan di seberangnya, Arsen Rafael Mahardika duduk sambil membaca berita bisnis di tabletnya.

Sepintas, mereka terlihat seperti pasangan normal pada umumnya.

Namun hanya Arsen yang tahu kalau semalaman ia hampir tidak tidur memikirkan ucapan Vivian: “Aku kasih kamu waktu satu bulan.”

Kalimat itu terus menghantuinya sampai sekarang.

“El?” panggil Arsen tiba-tiba.

“Hm?”

“Kamu masih pusing?”

Elvara menggeleng kecil sambil tersenyum tipis. “Nggak terlalu.”

Arsen mengangguk pelan lalu mengambil roti panggang di depannya, Tatapannya sesekali diam-diam memperhatikan Elvara. Wanita itu terlihat jauh lebih tenang hari ini, bahkan beberapa kali Elvara mencoba membuka percakapan ringan seolah ingin memperbaiki hubungan mereka perlahan, dan itu justru membuat dada Arsen terasa semakin berat.

“Elvara.”

“Iya?”

“Nanti malam aku mungkin pulang telat.”

Tangan Elvara yang sedang memegang sendok berhenti sesaat. “Kerja lagi?”

“Hm.”

Elvara mencoba tersenyum kecil meski ada sedikit rasa kecewa di matanya.

“Jangan lupa makan.”

Jawaban sederhana itu membuat Arsen terdiam beberapa detik, Karena setelah semua kebohongan yang ia simpan. Elvara masih tetap memperhatikannya seperti biasa, dan entah kenapa, itu membuat rasa bersalah dalam dirinya semakin besar.

Namun sebelum suasana berubah aneh, ponsel Arsen tiba-tiba bergetar di atas meja— Nama Vivian muncul di layar. Jantung Arsen langsung menegang, Sementara Elvara yang duduk di depannya perlahan mengangkat pandangan ke arah layar ponsel tersebut.

Untungnya, Elvara tidak sempat melihat jelas nama di layar ponsel Arsen. Karena pria itu dengan cepat langsung mengambil ponselnya dan berdiri dari kursinya. “Aku angkat dulu,” ucapnya tenang.

Elvara hanya mengangguk kecil sambil kembali melanjutkan sarapannya, Arsen berjalan menjauh menuju dekat balkon apartemen sebelum akhirnya menerima panggilan itu.

“Halo.”

Di seberang sana, suara Vivian langsung terdengar pelan. “Jadi malam ini kamu nggak bisa makan malam sama aku?”

Arsen langsung melirik sekilas ke arah ruang makan memastikan Elvara tidak mendengar, Nada suaranya berubah formal.

“Soal proyek Arkantha yang kemarin, nanti saya kirim revisinya lewat email.”

Vivian langsung terdiam beberapa detik sebelum akhirnya sadar Arsen sedang berpura-pura membahas pekerjaan.

“Oh…” Vivian ikut memainkan perannya. “Baik, Pak Arsen.”

Arsen menghela napas tipis. “Malam ini saya ada urusan lain.”

Namun Vivian justru terdengar kecewa. “Padahal aku udah nunggu.”

Tatapan Arsen sedikit berubah rumit. “Minggu depan aja.”

“Kamu janji?”

Arsen menutup matanya sejenak. “Iya.”

Di sisi lain ruang makan, Elvara sempat melirik ke arah Arsen yang masih menelepon sambil mengerutkan kening kecil.

Entah kenapa…

Akhir-akhir ini ia mulai merasa ada sesuatu yang berbeda dari suaminya, Namun beberapa detik kemudian, Arsen kembali masuk sambil mematikan layar ponselnya.

“Masalah kantor?” tanya Elvara pelan.

Arsen langsung duduk kembali seolah tidak terjadi apa-apa. “Hm. Kerja sama proyek baru.”

Elvara mengangguk kecil. “Berat ya jadi kamu.”

Kalimat sederhana itu justru terasa menusuk, Karena wanita di depannya masih mempercayainya sepenuhnya.

Sementara dirinya, sedang menyembunyikan hubungan lain di belakang Elvara.

“Kamu kenapa?” tanya Elvara pelan saat menyadari Arsen tiba-tiba diam.

Arsen buru-buru menggeleng kecil. “Nggak apa-apa.”

Elvara menatapnya beberapa detik sebelum akhirnya tersenyum tipis. “Kalau capek jangan terlalu dipaksa kerja terus.”

Jantung Arsen terasa semakin sesak. Ia bahkan mulai sulit menatap mata istrinya sendiri.

Namun sebelum suasana berubah lebih canggung, Elvara berdiri dari kursinya sambil membawa piring kotor ke dapur. “Nanti malam kamu mau dibikinin apa?” tanyanya dari arah dapur.

Arsen terdiam, wanita itu masih memikirkan makan malamnya.

Masih memperhatikan hal-hal kecil tentang dirinya, dan semua perhatian itu perlahan membuat kebohongan Arsen terasa semakin menjijikkan di matanya sendiri.

“Terserah kamu aja,” jawabnya pelan.

Elvara tersenyum kecil. “Kalau gitu aku masak yang kamu suka.”

Arsen menunduk pelan sambil mengepalkan tangannya di bawah meja, Karena semakin Elvara bersikap baik seperti ini…

Semakin besar rasa bersalah yang menghancurkan dirinya dari dalam, dan Arsen mulai takut kalau suatu hari nanti Elvara mengetahui semuanya.

Setelah sarapan selesai, Elvara mulai membereskan meja makan seperti biasa. Sementara Arsen masih duduk diam beberapa saat sambil menatap kosong cangkir kopinya yang mulai dingin, pikirannya benar-benar berantakan pagi ini.

“El, aku siap-siap dulu ya,” ucap Arsen akhirnya sambil berdiri dari kursinya.

Elvara yang sedang membawa piring hanya mengangguk kecil. “Iya.”

Beberapa menit kemudian, suasana apartemen kembali dipenuhi kesibukan kecil di pagi hari.

Elvara berdiri di depan cermin kamar sambil merapikan blazer cream miliknya. Rambut panjangnya diikat sederhana, membuat penampilannya terlihat elegan namun tetap lembut.

Hari ini ada beberapa jadwal fitting penting di butik.

Sedangkan di sisi lain, Arsen sedang mengenakan jam tangannya sambil sesekali melirik ke arah istrinya.

Dan lagi-lagi…

Rasa bersalah itu muncul.

“Kamu cantik.” Ucapan tiba-tiba dari Arsen membuat Elvara sedikit terkejut.

“Hm?”

Arsen berjalan mendekat sambil membetulkan sedikit rambut yang jatuh di dekat wajah Elvara. “Aku bilang kamu cantik.”

Elvara langsung tersenyum kecil malu. “Tumben banget pagi-pagi muji.”

Arsen ikut tersenyum tipis, Namun senyum itu terasa pahit bagi dirinya sendiri. Karena di saat bersamaan, ia masih menyimpan kebohongan besar dari wanita yang sedang berdiri di depannya sekarang.

“El.”

“Iya?”

“Nanti kalau aku pulang malam… jangan nungguin aku.”

Elvara langsung mengerutkan kening kecil. “Kenapa?”

“Ada meeting tambahan.”

Padahal sebenarnya, Malam ini Arsen sudah berjanji bertemu Vivian.

Namun kebohongan itu keluar begitu mudah dari mulutnya sekarang. Elvara menghela napas kecil sebelum akhirnya mengangguk. “Ya udah. Tapi jangan lupa makan.”

“Iya.”

Beberapa menit kemudian, mereka akhirnya keluar apartemen bersama. Arsen menuju mobil hitam miliknya, sedangkan Elvara berjalan ke mobilnya sendiri, Sebelum masuk ke dalam mobil, Elvara sempat melambaikan tangan kecil sambil tersenyum manis. “Hati-hati di jalan.”

Arsen menatap senyum itu cukup lama. Dan untuk sesaat,  Ia benar-benar merasa dirinya adalah pria paling jahat di dunia.

Bersambung….. 

1
Aquarius1276 Nonamolek
tidak bertele²...bahasa yg mudah dimengerti
Aquarius1276 Nonamolek
kapan thor season 2 nya ...plus judul nya donk😍
Cattygril
okee
mba mawar34
oh noo gw pikir bakalan sama kael
Cattygril: haha, tidak kk
total 1 replies
mba mawar34
Next💪😍
mba mawar34
ceritanya bgus, dan oke di baca
Cattygril: terimakasih☺
total 1 replies
mba mawar34
semangat thir💪😍
Cattygril: iya dongg👌☺
total 1 replies
cynth
Everyone biggest nightmare.
Cattygril: heee☺
total 1 replies
Amelia
Next😍
Amelia
iya Thor gak papa, semangat trus update ya💪😍
Cattygril: terimakasih yaa😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!