NovelToon NovelToon
How Can I Run Away From That Obsessive Man

How Can I Run Away From That Obsessive Man

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kensujishisu

#timetravel
Sebenarnya aku seharusnya sudah mati kan? kenapa tiba tiba aku berada di dunia seperti manhwa... aku baru aja selesai baca ini novel? loh kok bisa masuk?
dan lagi kenapa aku jadi villainess kejam yang akan mengganggu tokoh utama cowok dan cewek yang ada di dunia ini! Elisia Verderick salah satu anak marquiss ternama di dunia novel itu, aku tidak mau berususan dengan pria pria obsesif di dunia ini.. bahkan sampai dikurung!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kensujishisu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8

Sudah 7 Bulan berlalu semenjak aku menjadi teman Edwin di dunia ini dan hanya tersisa 5 bulan lagi agar aku bisa bebas dari dirinya.

Tapi firasatku mengatakan aku tidak bisa pergi darinya selepas setahun ini, sikap Edwin terhadapku sangat aneh.

****

2 bulan sebelumnya

"Yang mulia, Saya akan keluar pergi ke ibukota untuk melihat beberapa barang."

"Dengan siapa?beli apa? apakah kamu tidak berencana pergi bersamaku Lisia? "

sudah sering sekali jika aku ingin keluar sendirian dia selalu ingin ikut seperti anak angsa.

"Tidak apa apa yang mulia, saya akan pergi sendiri.. anda ada pelajaran hari ini jadi harus segera masuk kelas. "

"Tidak aku akan mengatakan kepada Afren aku akan membatalkannya dan ikut denganmu. "

"Yang mulia bisakah anda menyetujui ucapan saya ini sekali saja. "

"Elisia.... aku hanya khawatir denganmu, aku tidak ingin kamu kenapa napa...setidaknya aku tempatkan pengawal disampingmu...jika kau begitu memaksa. "

Edwin mencengkram bahu kananku, itu sedikit sakit apa maksudnya itu, aku berfikir hal itu tidak akan berlangsung lama.. tapi seperti nya lebih baik ada penjaga prajurit saja daripada harus ditemani olehnya.

tapi sampai sekarang sudah berturut turut sikap Edwin kepadaku seperti sikap dia saat bersama dengan Ela di permulaan episode.

Tidak mungkinkan Edwin jadi terobsesi denganku dan bukan Ela.. aku harus yakin bahwa masa depan akan tetap sama tapi aku sendiri ingin mengubah masa depan itu untuk tidak berakhir mengenaskan di tangan Edwin, apakah aku bisa melakukannya.

Ini... membuatku frustasi..

"Andai saja sikap Edwin bisa dirubah secepat kucing mengajarkan anaknya cara bertahan hidup. "

"Hm? Apa yang ingin kau rubah dariku Li-Si-A?.. "

"AAAAAKH."

Aku sangat terkejut melihat Edwin sudah berada di belakangku seperti hantu..

orang ini membuat jantung ku hampir copot saja.

"A tidak yang mulia.. saya memikirkan betapa baiknya anda kepada saya dan kemungkinan apakah jika sudah dewasa apakah anda akan berubah hahahaha.. "

"hmm? berubah seperti apa? jahat padamu? itu tidak mungkin, aku sangat menyukaimu sekarang bagaimana aku bisa jahat padamu dimasa depan. "

"Bukankah yang mulia pikir saya ini menyebalkan. "

"Apa pikiran dari mana itu.. aku tidak berpikir seperti itu.. aku malah suka terus bersamamu selama 7 bulan ini merupakan waktu yang aku harap bisa bertahan lama. "

Aku tertegun menatap Edwin berbicara seperti itu, apa aku tidak salah dengar Edwin kau akan membunuh ku seperti di novel mengatakan kepada Elisia palsu ini.

Apakah karena sikapku tidak seperti Elisia di novel dan tidak akan berbuat jahat terhadap pemeran wanita nasib ku akan berubah.

Jika itu benar, tidak ada salahnya aku mencoba untuk berperilaku baik terhadapmu Edwin.

Setelah dipikir pikir memang Edwin jahat karena lingkungannya juga sikap ayahandanya, dia masih belum terlalu kuat sekarang dan masih bisa dirubah jika aku mencoba.

Aku berpikir seperti itu tapi, sikapnya makin lama terhadapku menjadi sangat ketat, bahkan Ayah Elisia saja tidak seperti ini.

Edwin, aku... bingung denganmu, apakah kau menempatkan ku sebagai alat mu yang berguna untuk kau pergunakan saat kau butuh nanti.. atau firasat yang mungkin tidak pernah kupikirkan.. kalau kau..

"Yang mulia,anda tidak mungkin menyukai saya dalam hal lawan jenis kan."

Apa ini mengapa aku menanyakan hal seperti ini, tiba tiba saja mulutku berkata dengan sendirinya,Lihat tatapannya itu.

Edwin menatapku dengan bola matanya yang membesar.. dia pasti terkejut aku bertanya hal ini, tapi ini hanya firasat ku saja dan aku yakin itu tidak mungkin benar

100 persen ...

"Kalau memang iya?apakah kau akan menjauh? "

Ujarnya, membuat kedua kelopak mataku membesar juga, seketika nafasku sesak dan detak jantungku tidak terkontrol..

tidak mungkin.......... Edwin tidak mungkin menyukaiku sebagai lawan jenis, bagaimana dengan Lea, tidak perubahan cerita novel ini terlalu cepat..... tapi jika memang bisa berubah apakah nyawaku akan aman? tapi.. jika benar bukan nyawaku yang akan melainkan orang orang disekitarku yang akan tidak aman, aku sejujurnya menyukai kebersamaan kita dengan nya cara dia memperhatikanku dan mencoba bertanya hal hal apapun walaupun aku masih waspada terhadapnya.. tapi jika dia masih menjadi pria obsesif dimasa depan dan mengorbankan nyawa seseorang, aku pasti tidak bisa hidup dengan orang ini.

"Lisia, aku hanya bercanda... haha kenapa kamu menganggap itu serius, aku hanya ingin membuatmu malu dan itu sangat lucu. "

Mukaku memerah seperti tomat.

kurang ajar bisa bisanya dia becanda saat aku sedang serius........

Aku kemudian berdiri tanpa sekata apapun dan meninggalkan Edwin, aku tidak senang dengan bercandanya itu karena itu bukanlah sesuatu yang terlalu mudah karena Edwin pasti akan mencintai Lea dimasa depan.

"Hey, lisia apakah kau marah.. maaf kan aku,kamu mau pergi kemana, boleh kemanapun asal jangan ke ibukota atau keluar. "

"Kenapa!? Saya ingin bertanya kepada yang mulia, jika yang mulia tidak memiliki perasaan seperti itu mengapa yang mulia sangat tidak menyukai ku pergi keluar tanpa anda.. itu sangat aneh hanya untuk disebut teman saja. "

Aku tidak mendapatkan jawaban apapun darinya tidak peduli mau kemana langkah kakiku tidak bisa dihentikan, Aku berpapasan dengan Afren yang melihatku kebingungan dengan wajahku yang kelihatan marah.

Afren tidak bertanya apapun padaku dia langsung menghampiri Edwin, aku tidak peduli mereka membicarakan tentangku atau bagaimana.

Aku hanya akan keperpustakaan untuk saat ini... aku masih belum menemukan buku sihir dan bola sihir itu, semenjak saat keperpustakaan ketiga kalinya, Edwin mengikutiku dan selalu bertanya apa yang kucari tapi aku membuatnya menumpuk banyak buku agar dia tidak bisa menggangguku

Tentu saja aku tidak bisa memberitahu buku apa yang kuinginkan, jika tidak dia akan curiga.

"Ah kunci perpustakaan kan sama dia.... bagaimana ini."

Semenjak bulan kemarin Edwin menyimpan kunci perpustakaan disakunya.. aku tidak tau mengapa dia memutuskan seperti itu..

Tapi aku curiga dia tidak ingin aku tau pengertian bola sihir miliknya itu,

Tapi kamu salah Edwin, aku sudah mengetahui semuanya, aku hanya berjaga jaga agar kamu tidak melakukan hal buruk kepadaku dengan bola sihir itu.

"Sekarang bagaimana aku bisa membuka gerbang ini jika sekarang saja aku sedang marah pada Edwin? "

Ah bagaimana jika aku meminta penyihir Kekaisaran untuk membuat kan kuncinya jadi aku mempunyai dual kunci dan tidak perlu memintanya lagi dengan Edwin, tapi aku tidak bisa melakukan itu tanpa persetujuannya, jika aku tidak pergi diam diam ....... ini sesuatu yang sulit.

Apa yang harus kulakukan...

   、ゞヾ∧""'∧;,

  ヾ   ・ω・ 彡

  ミ    o  o  ミ

 ~彡        like and coment nya dong biar author semangat

  /ソ,, ,0; ,;;:、0ヾ`

1
Dania
semangat tor
GACHA LIFE
bagus!!
ygwegtloh
jgn jgn nnti pangeran nya masuk lebih awal juga
araraa
bdh bgt ga si😭 yang buat Vion tanggung jawab woi
KEITH
pintar banget putra mahkotanya keknya ga bisa dikibulin lagian yang malsuin juga tiba tiba bilang tampan kan ngakak🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!