Hay readers....Assalamualaikum ketemu lagi di karya Author yang terbaru, cerita ini sequel dari karya Author yang berjudul PESONA PENJUAL KERIPIK PISANG.
JUDUL awal aku ganti ya readers katanya terlalu panjang. dari PUTRA MAHKOTA YANG HILANG VS PUTRI MAHKOTA YANG TERSINGKIRKAN.
sekarang menjadi GADIS CANTIK ISTRI DOKTER DESA.
GALAKSI ALFARISKI MANGGALA putra Zayyandra Manggala yang hilang saat masih kecil, kini gala sudah tumbuh besar dengan nama GALA RESPATI, Kini ia menjadi seorang dokter di sebuah desa yang terpencil.
ZOYA ZALENA DEWANTARA putri seorang pengusaha besar si ibu kota, harus meregang nyawa di tangan calon suaminya di saat hari pernikahannya.
ikuti kisah keduanya yang penuh haru ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
GALA RESPATI
Gala Respati seorang dokter muda yang berusia 26 tahun putra dari bapak Hasani seorang petani dan ibu Wiwit seorang bidan desa, mereka tinggal di sebuah desa yang sangat terpencil jauh dari keramaian.
Gala seorang dokter handal, kecerdasannya membuat ia lulus hanya dalam waktu 3 tahun dan kemudian Gala melanjutkan S2 spesial penyakit dalam, dan kini Gala sudah bisa menjadi seorang dokter yang handal, banyak rumah sakit yang memintanya untuk bekerja di rumah sakit mereka termasuk rumah sakit insan mulia yang ada di ibu kota.
Gala menolak semua tawaran itu, ia lebih memilih menerima tawaran dari rumah sakit kabupaten di mana ia tinggal itupun Gala hanya buka praktek selama tiga hari saja dalam seminggu, selanjutnya ia akan membuka praktik di kampungnya.
Kenapa Gala mengambil hanya 3 hari bekerja di rumah sakit, itu karena jarak rumah gala dan rumah sakit sangat jauh, Gala harus menempuh 3 jam perjalanan untuk bisa sampai di rumah sakit kabupaten, ia dan Emir sebagai perawat yang mendampinginya selalu berangkat dan pulang bersama karena Emir juga berasal dari desa yang sama dengan gala, Gala hanya mengambil praktik di rumah sakit hari kamis, Jumat dan Sabtu, selanjutnya ia buka di desanya.
Gala menghela nafas panjang saat melihat layar laptopnya.
" Ternyata ia putri seorang pengusaha besar di bidang ekspor impor dan perdagangan internasional" gumam Gala.
" PT. Dewantara jaya "
Gala kembali memainkan jarinya di atas laptopnya.
Gala mengeryitkan dahi nya saat membaca beberapa informasi tentang keluarga Dewantara, gala menatap seorang pria yang ada di layar laptopnya.
" Devano, apa ini calon suami Zoya "
Gala mengulir kursornya lagi dan menatap seorang wanita yang terlihat glamor dengan pakaian dan perhiasan yang melekat di tubuhnya.
" Dan ini pasti ibu tirinya "
" Aku rasa mereka ada hubungan dan ingin melenyapkan Zoya agar semua harta keluarga Dewantara jatuh pada keduanya "
" Sungguh jahat sekali mereka, baiklah aku akan mencoba membantu Gadis itu " gumam Gala.
Gala menghentikan tangannya yang berada di atas keyboard saat mendengar suara sepeda motor masuk ke dalam pekarangan kliniknya.
" Itu pasti Ayah sama ibu " gumam Gala dan langsung mematikan laptopnya.
Gala melihat jam yang ada di pergelangan tangannya, jam sudah menunjukkan jam 7 malam, tapi di desa jam segitu sudah terlihat sepi dan hanya terlihat gelapnya malam, apalagi di desa Gala masih banyak rerimbunan pohon,
Gala bergegas ke pintu depan dan kemudian membuka pintu itu lebar-lebar.
" Ayah, ibu kenapa malam-malam begini ke sini, tadi aku sudah titip pesan pada Emir kalau aku akan tidur di klinik " kata Gala saat orang tuanya sudah ada di depannya.
" Ibu hanya mau mengantar makan malam dan baju ganti untuk gadis bule itu, apa dia sudah tidur ? " tanya Bu Wiwit.
" Tidak tahu Bu aku belum melihatnya, tadi aku sedang bekerja ke ruanganku "
" kamu itu, kenapa kamu tinggalkan dia sendiri, kalau dia ketakutan gimana " kata Bu Wiwit.
" Masak ya aku nungguin terus Bu, lagian dia dari luar negeri dia tidak akan takut dengan hal-hal mistis " ucap gala.
" Ya setidaknya kamu temanin dia sampai dia tidur, ah tidak kamu juga harus menemaninya terus, kasihan dia, dia pasti ketakutan karena ia berada di tempat yang asing " kata Wiwit sambil melangkah ke arah kamar Zoya.
Hasani ayahnya Gala hanya tersenyum dan menepuk bahu putranya itu.
Wiwit membuka perlahan pintu kamar Zoya dan Zoya yang masih belum tidur langsung menoleh kearah pintu saat mendengar suara pintunya terbuka.
Zoya mengeryitkan dahinya saat melihat seorang wanita setengah baya yang belum ia kenal masuk ke dalam kamarnya.
" kamu belum tidur nak cantik" kata Bu Wiwit sambil membuka lebar pintunya dan kemudian masuk ke dalam kamar Zoya.
Zoya hanya diam, Zoya melihat di belakang wanita itu ada Gala dan seorang pria setengah baya.
" Mereka orang tuaku, ini ibuku yang membantuku mengobati mu semalam " kata Gala memperkenal kedua orang tua nya.
Zoya langsung mencoba duduk untuk menyapa mereka, tapi tiba-tiba ia meringis kesakitan.
" sudah nggak usah bangun nak, ibu kesini hanya ingin mengantarkan ini " kata Bu Wiwit yang meletakkan dua bungkusan plastik.
" Ini baju dan perhiasan yang kemarin kamu pakai dan ini makan malam buat kamu, ibu membuat botok kutuk atau ikan gabus untukmu, agar luka jahitanmu cepat kering " ucap Bu Wiwit.
" Oh iya ibu juga membawakan baju ganti untukmu, ini bukan baju baru, tapi ini baju ibu saat masih muda dulu, tidak usah khawatir ini masih bagus dan tadi sudah ibu cuci kembali sampai bersih, di sini jauh dari pasar jadi ibu tidak bisa membelikan mu baju baru, tidak apa-apa kan " ucap Bu Wiwit sambil membuka tas plastik yang di bawanya.
Zoya tersenyum tipis dan mengangguk.
" Thanks unty " jawab Zoya.
" Sudah makan apa belum tadi, kalau belum ayo makan ini, ini bagus untuk lukamu " ucap Bu Wiwit sambil membuka rantangnya.
Zoya menatap ke arah Gala yang sedari tadi diam menatapnya, Gala mengangguk saat kedua mata mereka bertemu.
" Ayo aku suapi " kata Bu Wiwit.
" I can eat by myself, auntie !(saya bisa makan sendiri tante) "
" Aku suapin saja, ini ada durinya " kata Bu Wiwit sambil menyodorkan Sendok ke arah Zoya.
" Makanlah dulu, aku akan bicara sama ayah sebentar " ucap Gala.
" Yah ayo keluar sebentar, ada yang ingin aku bicarakan" ucap Gala pada Ayahnya.
***
Hasani ayah Gala nampak terkejut saat mendengar cerita Gala dan mendengar Gala berniat untuk membantu gadis bule itu.
" Jadi kamu akan ke ibukota "
" Tidak sekarang Yah, nunggu Zoya benar-benar pulih "
Hasani nampak gelisah melihat putranya yang akan pergi ke ibukota.
" Apa itu tidak berbahaya Gal, mereka bukan orang biasa Lo Gal " ucap Hasani.
" Ayah tenang saja, kami akan kesana setelah kami memiliki rencana yang matang "
Hasani menatap mata Gala dalam-dalam, sebenarnya bukan hal tentang Zoya yang membuat Hasani khawatir tapi ada suatu hal yang lebih ia cemaskan.
" Kenapa kamu ingin membantunya Gala, kamu tahu itu sangat berbahaya dan kamu juga belum mengenal baik gadis itu "
" Aku hanya kasihan yah, ia sendirian " kata Gala.
Hasani nampak heran melihat sikap putranya itu, dia memang selalu perduli dengan kesehatan orang lain, tapi ia akan melakukan sebatas profesi dia, tapi kenapa saat ini ia ingin membantu gadis baru ia temui semalam.
" Gala ! "
" Iya Yah !"
" apa kamu masih sering mimpi buruk tentang kecelakaan itu "
Gala menghela nafas berat dan kemudian mengangguk, Hasani pun ikut menghela nafas berat karena merasa bersalah pada putranya itu.
" Apa kamu menyukai gadis bule itu ?"
########
naaah Loch .... pak Hasani ketar ketir kn kalau tamu nya Gala mirip semua wajah nya dg Gala 🤣🤣
aku lg serius baca STP Bab nya. 🤭🤭🤭
hadeeeeww .... si Ghina mmg sllu bikin masalah ,, niat mengintai tp mlh blak-blakan bgni dN akhir nya mlh ngompol Krn nahan pipis terlalu lama. 🤣🤣🤣🤣
Benar2 tidak adil kalau Gala masih trmerpisah dengan keluarga besarnya padahal sudah di smdepan mata...
Semoga Bapak Hasani mau menceritakan semua kisah masa lalu Gala hingga terdampar di pelosok terpencil... 😥😥😥
saatnya Gala dan keluarga beamsarnya berkumpul dan menikmati kebahagiaan yang sesungguhnya... 😥😥😥💙💛💙😘😘😘
Dasar keturunan keluarga Manggala emang benar² Random... 😍😍😍😍
Semoga dengan kelonyolan Ghina si Bocah Gemblung semua bisa terungkap dan Gala bisa berkumpul dengan keluarga besarnya... 💙💛💙😘😘😘
the real gen Zayn ini...
konyol 🤣🤣🤣🤣
Karena Zayn adalah ayah kandung yang perlu Gala ketahui. Tak mungkin juga Gala tidak mengingat orang tua angkatnya nanti karena telah bertemu orang tua kandung nya...
jadi penasaran.....kenapa ga bisa terpisah dari keluarga kandung nya....