NovelToon NovelToon
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Penyelamat / Cintamanis / Fantasi / Time Travel / Romansa
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Putryy01

karya Pertama Author 😊

Reynard Aethelred adalah pewaris tunggal Aethelred Group, raksasa bisnis energi. Reynard, yang selalu memberontak, menolak pernikahan perjodohan dengan Annelise Vanya, seorang gadis yatim-piatu yang dibesarkan di panti, pilihan terakhir almarhum ayahnya. Ia justru memilih Seraphina Valerius, tunangannya, yang ia yakini adalah cinta sejatinya. Selama pernikahan yang dingin, Reynard acap kali meremehkan Annelise, memprioritaskan Seraphina yang ambisius dan haus harta.
Pada hari ulang tahun Annelise yang ke-25, di tengah sebuah pesta, Reynard baru menyadari kebenaran pahit. Seraphina adalah mata-mata yang bekerja sama dengan kekasih rahasianya untuk merebut seluruh aset Aethelred Group dan menghabisinya. Annelise, yang diam-diam telah mengandung anak mereka, mengetahui rencana itu dan bergegas menyelamatkan Reynard. Dalam kekacauan, Annelise dan bayi dalam kandungannya tewas setelah melindungi Reynard dari tembakan mematikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putryy01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hujan di Taman Kota

__________________________________

Pukul 1 siang , Annelise menatap layar ponselnya, sedikit ragu. Ia sudah siap dengan kaus katun polos dan celana kulot, pakaian yang jarang ia kenakan, ditemani Meca yang sudah bersemangat dengan tas selempang kecilnya. saat ini mereka di mansion, setelah memutuskan untuk pulang lebih cepat dari jadwal biasanya. Semua pesanan kue dan pastry sudah terselesaikan dengan sempurna, memberikan mereka waktu luang di tengah hari.

"Apa benar aku harus mengirim pesan, Meca? Tadi Reynard bilang dia ada rapat penting?" tanya Annelise, suaranya sedikit cemas. Ia khawatir mengganggu suaminya yang sangat sibuk.

Meca, yang menjadi sahabat sekaligus asisten pribadinya, mengangguk yakin. "Tentu saja, Annelise. Bukankah dia suami yang sangat protektif? Lagipula, ini adalah kesempatan kita untuk menikmati waktu luang setelah semua pekerjaan kita selesai!" Meca tersenyum menggoda.

Annelise tersenyum kecil. Ia pun memutuskan untuk mengirim pesan dari pada menelpon.

‘‘sayang, aku izin pergi ke mall sebentar dengan Meca. Aku akan pulang agak sore dan tidak usah menjemput ku karena aku akan pulang bersamanya.’’

Setelah mengirimnya, Annelise segera meletakkan ponsel itu dan bergegas pergi. “Ayo, Meca, sebelum Reynard membalas takutnya ia tidak mengizinkan ku!”

Di lantai teratas gedung Aethelred Group, Reynard sedang memimpin rapat dengan suasana tegang dan mencekam. Namun, di tengah-tengah pembahasan akuisisi perusahaan minyak baru, ponsel Reynard yang diletakkan di samping dokumen bergetar pelan.

Ia meraihnya, dan mata hazel-nya melunak saat membaca pesan dari Annelise. Panggilan yang Annelise gunakan, Izin pergi ke mall, dan janji pulang dengan Meca.

Senyum tipis yang hangat merekah di wajah Reynard Aethelred. Senyum itu terlalu murni. asisten Leonard dan Haris seorang staf senior yang sedang presentasi, langsung menghentikan kalimatnya, terkejut melihat transformasi singkat pada wajah dingin bos mereka.

‘’lanjutkan presentasinya," ucap Reynard, nadanya kembali datar, namun sorot matanya masih memancarkan sisa-sisa kebahagiaan.

Dalam hati, ia merasa bersalah karena tidak bisa menemani Annelise. Ia segera mengetik balasan

‘‘Pergilah, Sayang. Maaf aku tidak bisa menemanimu. Hati-hati. Tapi, kenapa harus pulang dengan Meca? Aku bisa menjemputmu atau mengirim sopir pribadi.’’

Annelise membalasnya dengan cepat ‘‘Tidak perlu Reynard .’’

" baiklah, sayang " jawab Reynard

Reynard segera membuka aplikasi mobile banking-nya. Ia mentransfer sejumlah dana yang sangat besar cukup untuk membeli sebuah apartemen mewah ke rekening pribadi Annelise.

‘‘Aku baru saja mengirimkan uang ke rekeningmu. Habiskan semua bersama Meca. Belanja apa pun yang kalian inginkan.’’

Di ujung lain, Annelise mengerutkan dahi saat notifikasi transfer masuk berbunyi. Nominalnya membuat matanya membulat.

‘‘Ini berlebihan, Reynard. Aku punya kartu hitam yang kamu berikan. Itu sudah lebih dari cukup.’’

Reynard mengetik balasannya, penuh ketegasan dan perhatian. ‘‘Tidak masalah, Sayang. Uang di kartu itu bisa kamu gunakan untuk keperluan belanja panti asuhan, atau apa pun yang kamu anggap penting. Itu adalah dana operasional. Tapi yang baru saja aku transfer, itu khusus untukmu. Untuk kesenanganmu bersama Meca. Belilah baju, perhiasan, sepatu, tas. Apa pun yang membuatmu tersenyum hari ini. Jangan pernah ragu untuk meminta uang padaku, karena seluruh kekayaanku adalah milikmu," tutup Reynard, mengakhiri perdebatan.

Annelise merasakan kehangatan yang menjalar ke hatinya. Reynard selalu bersikeras memberinya yang terbaik. Ia menghela napas, menyerah pada kemurahan hati suaminya.

‘‘Baiklah. Terima kasih, Reynard. Aku mencintaimu.’’

‘‘Aku lebih mencintaimu. Sekarang, pergilah bersenang-senang.’’

Annelise menyimpan ponselnya. "Tampaknya kita harus memulai petualangan belanja gila-gilaan, Meca," ujarnya.

Tiga jam dihabiskan di dalam kemewahan mall. Meca berhasil membujuk Annelise membeli beberapa pasang sepatu bermerek.gaun yang elegan dan tak lupa juga lingerie . Namun, separuh dari sisa uang yang ditransfer Reynard justru digunakan Annelise untuk membeli beberapa setelan jas terbaik untuk Reynard.

Karena kelelahan, mereka memutuskan mampir ke Taman Kota, yang terletak tidak jauh dari mall. Mereka duduk di kursi kayu di bawah pohon rindang, melihat anak-anak berlarian. Annelise meminta Meca membeli jajanan yang dijual pedagang keliling, dan beberapa kue pasar.

"Sudah lama sekali aku tidak makan jajanan seperti ini," kata Annelise. Meca hanya tersenyum.

Mereka menikmati keheningan sore itu. Namun, langit yang awalnya cerah tiba-tiba berubah gelap. Angin kencang bertiup, dan beberapa detik kemudian, tetesan air besar mulai membasahi bumi.

"Aduh, Annelise, kita harus segera mencari taksi," kata Meca, bergegas mengumpulkan tas belanjaan.

Annelise menahan tangan Meca. Ia mendongak, merasakan rintik hujan membasahi wajahnya. Matanya berbinar penuh kejutan dan keinginan yang sudah lama tertahan.

"Tunggu, Meca. Sudah lama sekali... Aku ingin main hujan-hujanan."

"Tapi, Annelise! Kamu bisa sakit! Tuan Reynard akan membunuhku jika tahu," protes Meca dengan panik. Ia ingat betul kondisi fisik Annelise yang memang tidak sekuat orang lain.

"Aku tidak peduli," Annelise tertawa, lalu ia melepas sandalnya dan berlari ke tengah taman yang sudah mulai sepi. Ia berputar-putar di bawah guyuran hujan lebat, tertawa lepas.

Meca, melihat sahabatnya yang terlihat sangat lepas dan bahagia, tidak tega menghentikannya. Ia akhirnya menitipkan tas belanjaan itu di salah satu pedagang taman dan lalu ikut berlari, dan bermain.

Sementara itu, Reynard baru saja tiba di mansion. Bibi Rose menyambutnya, namun ia segera menyadari keheningan yang menyesakkan.

"Di mana Annelise?" tanya Reynard, nada suaranya sedikit mendesak.

"Nyonya Annelise belum kembali, Tuan. Dia bilang akan pulang bersama nona Meca," jawab Bibi Rose.

1
partini
harus standby dong dulu kamu sangat jahat sekali di kasih kesempatan ke dua harus extra lovely doply ❤️
partini
❤️❤️❤️❤️👍👍👍👍👍
partini
posesifnya,,kalau kembar ok ga Thor anaknya
partini
dih di cintai PD banggt
partini
good job 👍👍👍👍 Ray
orang kaya mereka harus membusuk
aku
definisi anelise tuh gimana ya.... 😖
partini
kalau ga balik ya aneh udah di kasih kesempatan kedua masa methong lagi ya percumah dong
partini
wah tegang ini thor
partini
😭😭😭😭 so sad
love you
semangat update ny thor, cepet sehat thor😍❤
partini
belum juga beraksi udah tepar duluan 🤦🤦🤦
love you
next thor suka sama kebucinan reynard ditunggu update ny thor😍😍
partini
ayo Yo kenapa ga fokus itu bisa bikin bahaya semuanya ,, protektif boleh tapi Jagan over musuh bisa ambil kesempatan untuk menghancurkan
love you
next thor cerita ny bagus suka banget😍😍
love you
next thor, bagus ceritanya😍
partini
so sweet banget,,tapi tetap hati" musuh mu itu loh kamu harus waspada
partini
aihhh ane bikin spot jantung suami mu aja
partini
ikuti saja permainan mereka kamu cukup siapkan boom nuklir untuk mereka berdua,, istri pantau lewat bodyguard bayang biar ada apa" SATSET kamu di kasih kesempatan ke dua use your brain
partini
good story
Putry: trimakasih kak untuk bintang nya 😊🥰
total 1 replies
partini
sudah tau kan nah waktu nya pegang permainan be smart dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!