*PERINGATAN*
~Mengandung kata-kata kasar!. Kalo nggak suka, nggak usah dibaca.
~Di awal emang berantakan karena baru pertama kali nulis. Tapi coba baca dulu, kali aja suka mwehehee.
~Budayalan like, coment and vote setelah membaca.
~ Promosi bebassss, asalkan like and vote dulu:v
Kenzia Nastasya Aleskey, gadis cantik dengan seribu pesona yang ia miliki. Wajah bak dewi dengan mata indahnya membuat dirinya begitu memikat. Namun dibalik itu, ada sikap 'Badgirl' yang tertanam dalam dirinya.
Dipertemukan dengan seorang pemuda tampan membuatnya kembali merasakan apa itu cinta. Bagaimana kelanjutan kisah mereka?, ikuti terus ceritanya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jalan-jalan
Setelah merasa puas dengan penampilannya, Kenzi segera berangkat menyusul teman-temannya yang sudah berada di mall.
"Mom, Kenzi berangkat ya" Ucap Kenzi kepada momynya
"Iya, hati² ya sayang" sahut Allia.
"Siap ibu bos, yaudah Kenzi berangkat sekarang. Dadah momy" Ucap kenzi sambil Mencium pipi kanan sang momy lalu langsung berlari menuju garasi. Sedangkan allia hanya geleng² melihat tingkah putrinya.
Kenzi pun langsung mengendarai mobil sportnya dengan kecepatan penuh membelah jalanan kota J yang renggang.
**************
~Grup chat Reyhan Dkk~
Reza: Oiii pada kemana nih sepi amat 😂
Reyhan: Berisik lo_-
Ariel: @Reza Apaan.
Reza:Jalan² kuyy!!
Vicky: Kemana?
Reza: Ke mall aja. Cari makan. Siapa tau ketemu cewek Yahhaha 😂
Reyhan: Cewek mulu otak lo.😑
Reza: @Reyhan Bodo amat.😝
Gimana, mau gak?@Reyhan @Vicky @Ariel
Reyhan: Ngikut aja gue, suntuk juga dirumah.
Ariel: Kuyy lah
Vicky: Berangkat ayok!
Reza: Oke, gue tunggu di mall XX
Vicky: Sip
Ariel: 2
Reyhan: 3
*****************
Mall XX
"Hay girls" Seru Kenzi
"Widih makin kece ae lu Ken" Celetuk Andien
"Bisa aja lo" Sahut Kenzi sambil tertawa.
"Yaudah yuk masuk, keburu malem ntar" seru Renata.
Mereka pun masuk ke dalam Mall tersebut. Mereka berempat berjalan beriringan memasuki setiap toko yang ada di mall sambil sesekali diselingi candaan. Sepanjang jalan, mereka selalu menjadi sorotan semua orang karena paras cantik mereka.
"Guys liat deh, tuh bapak bapak ngeliatin kita sampek gak kedip. Gak nyadar apa kalo bininya dari tadi udah ngeliatin dia kayak mau dimakan hidup²" Ucap Kenzi sambil cekikikan.
"Iya ya, dasar udah tua bukannya tobat malah menjadi-jadi. " Timpal Tasya yang diikuti tawa teman²nya.
"Guys, cari makan yuk. Laper nih gue"Ucap Kenzi sambil menampilkan muka memelas
"Yaelah maemunah, tuh muka gausah gitu juga kali. Kayak gak makan se abad aja" Hardik Renata.
"Haha sa ae lu tong" Timpal Kenzi sambil tertawa.
"Tong? Lo pikir gue gentong apa" Dengus Renata.
"Iya gentong, Kek otak lo bwahahahaha" Ledek Kenzi.
Pletakkk
Satu jitakan menderat mulus di kening kenzi.
"Aduhhh, sakit bege. Main asal jitak aja lo. Ntar kalo pala gue bocor terus gue gagar otak gimana. Kan kasian para fans gue kalo gak ketemu gue. Sungguh Kejam kau ferguso" Ucap Kenzi mendramatisir.
"Idihh lebay lo. Siapa suruh lo ngeledikin gue. Masih untung cuma gue jitak, kagak gue pelintir tuh kepala" Hardik Renata.
"Ehh busett, ampun mbak jago" Sahut Kenzi sambil cengengesan.
"Udah napa ributnya, gak malu apa siliatin banyak orang. Katanya mau makan. Yaudah ayok!" Ucap Tasya menengahi.
Mereka pun pergi ke salah satu restoran mewah yang ada di dalam mall tersebut. Setelah memesan, mereka menunggu pesanannya datang sambil duduk di tempat yang sudah di sediakan. Saat pesanannya datang, mereka langsung melahap makanannya. Tanpa mereka sadari, Reyhan dkk juga berada di dalam Restoran tersebut.
"Busett, ada para princess disini"Celetuk Reza saat melihat Kenzi dkk tengah makan.
"mana sih?" tanya Reyhan.
"itu lho" Jawab Reza sambil menunjuk kearah Kenzi dkk. Ketiga temannya pun mengikuti arah tangan Reza yang menunjuk Kenzi dkk.
"Gue mau gabung ah"Celetuk Ariel.
"Lo emang gak takut dimakan ama tuh singa betina." Sahut Reyhan.
"Orang cantik gitu lo bilang singa betina,udah ah gue mau nyamperin mereka dulu" Ucap Reza.
Mereka berempat pun menghampiri Kenzi Dkk.
"Hay cantik, boleh gabung gak? semua meja penuh nih" Ucap Reza sambil tersenyum dan langsung mendapat tatapan tajam dari Kenzi dkk. Reza pun menelan ludahnya kasar saat mendapat tatapan membunuh dari para bidadari itu.
"Terserah" Sahut Kenzi singkat, jelas, dan padat
Mendengar jawaban dari Kenzi,membuat para cogan itu tersenyum dan segera duduk berhadapan dengan para gadis itu. Reyhan berhadapan dengan Kenzi, Reza dengan Tasya, Vicky dengan Renata, Ariel dengan Andien.
"Btw, Kalian udah lama disini?" tanya Ariel memecah keheningan.
"Hmm"
"Habis ngapain aja?" Tanya Vicky
"Bajak sawah" Sahut Renata asal
"Elahh bisa aja si Princess"Goda vicky
"Sokap lo" Ketus tasya
"Ya harus akrab dong sayang,masak sama calon pacar gak akrab sih"Sahut Reza sambil menaik turunkan alisnya.
"Sayang pala lo peyang, Nama gue Tasya bukan sayang" Hardik Tasya.
"Ohh jadi nama kamu tasya, kenalin gue Reza" Ucap Reza sambil tersenyum.
"Eee Buset, gercep banget lu tong" Timpal Reyhan
"Iya dong brayy, ntar kalo diambil orang gimana" Ucap Reza sambil melirik Tasya
"Ehh lo sinting ya, siapa juga yang mau sama lo" Sahut Tasya.
"Ya kamu lah beb" Goda Reza
"Iwww wlekk jyjyk gue liat lo" Hardik Tasya
"Woyy, lo pada diem napa. Pusing gue dengerin lo semua ribut. " Ketus Kenzi
"Siapa suruh lo dengerin" Sahut Reyhan
"Kan kedengeran Bege" Ucap Kenzi
"Kan itu derita lo" Sahut Reyhan sambil tersenyum miring.
"Tau ah, Guys kuy cabut. Pusing gue disini" Seru Kenzi. Keempat gadis itu pun keluar dari Restoran meninggalkan para cogan disana.
"Kan mereka pergi. Lo sih za resek" Hardik Ariel
"Kok gue sih" Sahut Reza tak terima.
"Iya lah. Lo yang dari tadi nyrocos gak berhenti². Kan gue jadi gak bisa Pdkt sama Renata" Timpal Vicky.
"Tau ahh. Mending sekarang kita ikutin tuh cewek-cewek. Biar mereka merasa kalo kita tuh perhatian sama mereka" Ucap Reza
"Nah bener tuh. Yaudah kuy keburu jauh ntar" Seru Ariel.
Mereka pun mengikuti Kenzi dkk. Reyhan yang melihat tingkah teman²nya pun hanya geleng-geleng. Ia terpaksa mengikuti mau teman somplaknya.
********
"Guys beli baju yuk!" Ajak Andien
"Yaudah yuk. Kita ke butik" Sahut Kenzi.
Mereka pun masuk ke dalam sebuah butik ternama yang sebenarnya adalah milik keluarga Kenzi. Tapi kenzi tidak memberi tau temsn-temannya. Tanpa mereka sadari, Reyhan Dkk mengikuti mereka sejak tadi bahkan sampai ke dalam butik.
"*Ngapain sih masuk ke butik ini. Mana bajunya mahal-mahal banget lagi. Emang sih masih sanggup beli, tapi kan kalo banyak-banyak bisa dimarahin mama" gumam Andien dalam hati
"Anjyrr, harganya mahal banget. Ambil 2 aja deh" Gumam Renata dalam hati
"What, 15 juta. baju beginian aja segini. Tapi bajunya bagus, ambil aja kali ya. Papa gak bakal marah juga xixixi" Gumam Tasya dalam hati*
Ketika para sahabatnya bingung memilih baju yang mana karena harganya sangat fantastis, lain halnya dengan Kenzi. ia malah dengan santai mengambil semua barang yang dia mau tanpa melihat harganya. Hal itu membuat para sahabatnya terheran-heran dengan Kenzi. Apa dia bisa bayar sebanyak itu? Mungkin begitu yang mereka pikirkan.
Setelah selesai memilih, mereka pun pergi menuju kasir untuk membayar. Teman² kenzi sudah siap melihat kemungkinan terburuk yang akan terjadi kepada Kenzi. Mereka bertiga sudah selesai membayar, kini giliran Belanjaan Kenzi yang dihitung.
"Semuanya 150 juta kak" Ucap kasir itu. Sontak Teman² kenzi dan Reyhan Dkk melotot mendengar nominal yang disebutkan kasir itu. Bagaimana tidak, mereka tidak pernah belanja sampai sebanyak itu dalam waktu 1 hari walau mereka anak orang kaya sekalipun.
"Pakek ini bisa kan mbak" Ucap Kenzi sambil memberikan kartunya, kasir itu pun mengangguk. Teman² kenzi dan Reyhan dkk kembali terkejut melihat kartu black card milik Kenzi. Secara hanya orang kalangan atas saja yang memilikinya.
"Ini nona kartunya, maaf saya tidak mengenali nona muda" Ucap Kasir itu sambil menunduk
"Gapapa mbak, santai aja. Saya juga sama kayak lainnya" ucap Kenzi. Kasir itu pun tersenyum.
Sedangkan teman² kenzi bingung. Apa maksud kasir itu, Nona muda? apa maksudnya. Begitu lah yang ada dalam benak mereka.
"Woyy, kok pada bengong" seru kenzi yang langsung membuyarkan lamunan mereka bertiga.
"Ehh eee enggak papa kok Ken, yaudah yuk pulang." Sahut Renata terbata-bata. Kenzi pun mengangguk. Mereka berempat menuju parkiran. Saat diparkiran, mereka bertemu dengan Reyhan Dkk. Namun mereka tidak menghiraukannya. Mereka memilih terus berjalan melewati Reyhan dkk.
"Yah, mobil gue bocor lagi. " Ucap Kenzi saat melihat mobilnya.
"Terus lo pulangnya gimana, ini udah malem lho" Ucap Renata.
"Gue nebeng lo boleh gak?" tanya kenzi
"Duh, gimana ya ken, bukannya gue gak mau. Tapi gue habis ini harus jemput bokap gue dibandara" jelas Renata.
"Gue sama Andien juga gak bawa mobil Ken" Ucap Tasya.
"Kenzi pulang bareng gue aja" sahut reyhan Yng tiba² berada diantara mereka.
"Gak, gue gak mau pulang sama lo" ketus Kenzi
"Udah deh lo tuh gak usah kebanyakan gaya. Masih untung gue mau nolongin lo" cerocos Reyhan. Ia pun langsung menarik tangan Kenzi untuk masuk ke dalam mobilnya.
"Duh, apaan sih lo. sakit tau" Cerocos Kenzi.
sedangkan Reyhan tidak memperdulikan ocehannya. Ia terus fokus menyetir.
Sesampainya di rumah kenzi, Reyhan dibuat takjub oleh kemegahan mansion Kenzi, karna mansionnya tidak senegah itu.
"Thanks ya udah nganterin gue"Ucap Kenzi sambil tersenyum.
"Iya, yaudah gue balik dulu" Sahut Reyhan.
"Gak mau mampir dulu?" tanya kenzi malu- malu
"Gak dulu deh, udah malem juga. Lain kali aja gue mampirnya" Jawab Reyhan. Kenzi pun mengangguk. Reyhan pun melajukan mobilnya keluar daei halaman rumah Kenzi.
"Udah pulang sayang?" Tanya Allia
"Udah mom" Sahut Kenzi.
"Dianterin siapa kamu. Tadi kayaknya cowok" Tanya william
"Temen dad"
"Temen apa pacar, tadi dady liat anaknya ganteng gitu"Goda William
"Ihh apaan sih daddy, itu cuma temen kok. Yaudah aku mau ke kamar dulu" Ucap Kenzi sambil berlari ke kamar menutupi pipinya yang sudah memerah bak tomat.
"Duh, kenapa sih gue. Kok deg-degan gini pas deket sama si Rey" Gumam Kenzi dalam hati
********
"Kok gue keinget si Ken terus sih. Apa gue suka ya sama dia" Ucap Reyhan sambil menyetir