NovelToon NovelToon
Rahim Satu Miliar : Bukan Sekedar Pengganti

Rahim Satu Miliar : Bukan Sekedar Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Pengganti / Cinta Paksa / Cinta Seiring Waktu / Angst
Popularitas:58.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kinamira

Di negara barat, menyewa rahim sudah menjadi hal lumrah dan sering didapatkan.
Yuliana adalah sosok ibu tunggal satu anak. Demi pengobatan sang anak, ia mendaftarkan diri sebagai ibu yang menyewa rahimnya, hingga ia dipilih oleh satu pasangan.
Dengan bantuan alat medis canggih, tanpa hubungan badan ia berhasil hamil.
Bagaimana, Yuliana menjalani kehamilan tersebut? Akankah pihak pasangan itu menyenangkan hatinya agar anak tumbuh baik, atau justru ia tertekan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kinamira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Hanya Ibu Pengganti

Yuliana masuk ke kamarnya tidak lupa menguncinya. Wanita itu menyentuh dadanya berdebar cepat. Wajahnya memerah dan panas mengingat kejadian kotor tadi.

"Ih," ucap Yuliana merinding geli. Ia bergegas menuju toilet untuk membasuh wajahnya yang terasa panas.

"Tenang Yuliana, santai. Mungkin ini salah satu cara hal yang harus aku wajarkan, di negara ini," batin Yuliana menatap wajahnya yang memerah di pantulan cermin.

"Ah, ish! Aku jijik, tapi jiwa jandaku juga meronta-ronta," resah Yuliana mengibas-ibaskan tangan di depan wajahnya.

"Tujuh tahun nggak ke sentuh sama sekali, harusnya aku biasa saja kan? Kenapa malah jadi gini?" Yuliana ibu jarinya mencoba mengontrol segala pikiran kotornya yang menginginkan sentuhan.

Yuliana menghela nafas kasar. Ia mendudukkan tubuhnya lemas di atas toilet duduk.

"Sudah Yuliana, bukannya ini malah normal. Selama tujuh tahun, kamu nyaris tidak memiliki gairah sama sekali. Kalau kamu jadi seperti ini, artinya tubuh kamu masih merespon, masih normal dan masih sehat," ucap Yuliana bicara pada dirinya sendiri. Mencoba menyakinkan, memiliki pikiran ingin disentuh, adalah hal normal.

Yuliana menghela nafas kasar, memilih melepaskan baju dan masuk dalam bath up merendam tubuhnya. Di sana ia memang dimanjakan. Ia mendapat yang tidak pernah ia dapatkan sebelumnya. Namun, setiap apa yang ia rasakan membuatnya merasa bersalah karena putranya di sana, masih sangat kekurangan. Dan ia tidak bisa membagi kesenangan yang ia dapatkan di tempat itu.

Setelah beberapa saat memanjakan tubuhnya dengan berendam. Yuliana keluar dari kamarnya, dengan hanya menggunakan satu lilitan handuk.

Yuliana membuka pintu lemarinya, mengambil satu dress lebar, dengan panjang menutupi hingga betisnya, yang bagian pundaknya hanya memiliki lebar tiga jari sedangkan lengannya dibiarkan terlihat jelas.

Yuliana selalu tampil apa adanya dan natural. Selesai mandi, ia tidak menggunakan apapun sekedar merias wajahnya.

Yuliana memiliki wajah yang cukup manis, bibir tipis dan hidung yang mungil namun terlihat pas, dan memiliki warna kulit yang katanya cukup disukai oleh para bule.

Yuliana pun kerap merasakan itu. Di sana ia kerap dipuji cantik, karena warna kulitnya.

Wanita itu menatap jam di ponselnya. Melihat waktu yang sudah semakin mulai masuk waktu sore. Namun, ia tidak memiliki kegiatan. Sehingga memilih mengurung diri dan bersantai di kamar.

Beruntung bagian kamarnya cukup jauh dari tempat Sean dan Clara tadi. Entah mereka masih melanjutkan kegiatan gilanya atau tidak.

Baru saja mendaratkan tubuhnya di kasur, ketukan pintu terdengar membuatnya berdecak kesal.

"Siapa sih?" Gumamnya dengan malas berjalan ke arah pintu, membukanya sembari mengulum senyum terpaksa. Namun, sesaat kemudian ia menjerit terkejut melihat Sean yang hanya menggunakan celana selutut.

"Astaga, kenapa mahluk ini ada di sini?" gumam Yuliana menggunakan bahasa Indonesia agar Sean tidak paham.

"Em, ada apa ya Tuan?" tanya Yuliana tanpa niat menatap Sean.

Tanpa menjawab Sean mendorong pintu kamar Yuliana, membuat Yuliana yang menumpuh tubuhnya dengan pintu mundur hingga nyaris jatuh.

"Eh eh," Yuliana berusaha menyeimbangkan tubuhnya. Matanya menatap Sean yang berjalan masuk dengan santainya di dalam kamarnya.

Tidak ingin terjadi kesalahpahaman, Yuliana membiarkan pintu terbuka lebar.

"Ayo kemari, pijat kakiku," ucap Sean dengan santai duduk dan meselonjorkan kakinya di atas kasur.

Yuliana memicingkan mata memandang ke arahnya dengan tajam.

"Kenapa kau diam saja!" sentak Sean.

Yuliana menggeleng. Ia bisa saja melakukannya namun mengingat kejadian tadi, membuat ya merasa merinding membayangkannya. "Itu bukan tugasku. Aku panggilkan pelayan saja."

"Jangan merasa dirimu bagian keluargaku!" Sean memandang dengan tajam.

"Aku tidak merasa bagian keluargamu, Tuan Sawyer. Tapi, ini memang bukan tugasku! Aku bukan pelayan, aku ibu pengganti," ucap Yuliana dengan tegas.

"Silahkan keluar dari kamarku!" pinta Yuliana mengulurkan tangan keluar.

Bola mata Sean melebar, tangannya mengepal menatap tajam Yuliana seolah siap menerkam. Dengan gerakan cepat Sean melompat turun dari kasur. Yuliana yang tau dalam bahaya. Nyalinya seketika ciut.

"Akh!" jeritnya segera berlari keluar.

"Hey!" teriak Sean mengejar.

Tubuh Yuliana kecil. Tingginya bahkan tidak sampai 150. Namun, ia cukup gesit dan memiliki lari cepat.

"Nyonya Jessy, Tuan William! tolong!" pekik Yuliana berlari panik menuju kamar Jessy berada.

Hap ...!

Meski larinya cukup cepat. Namun, Sean yang memiliki tinggi dan kaki yang panjang. Sehingga memiliki langkah yang lebar, jadi dengan mudah menangkap Yuliana.

"Ah ...! Maafkan aku, maafkan aku," pekik Yuliana panik saat tangan Sean melingkar di perutnya. Dan kakinya tidak lagi menginjak lantai.

"Maaf, setelah kau membuatku marah hah!" sentak Sean.

"Ah! Maaf!" Yuliana memohon.

"Aku akan memberimu pelajaran, agar kau tau posisimu di sini!" sahut Sean membawa Yuliana tanpa kesulitan, meski Yuliana sudah memberontak ingin turun.

"Tolong, Nyonya Jessy tolong!" jerit Yuliana semakin panik kala ia akan dibawa masuk kamar.

Yuliana terus memukul dan menarik tangan besar Sean yang menekan perutnya.

"Mommy tidak ada bodoh! Dan aku akan puas menyiksamu!" ucap Sean diikuti dengan tawa seringainya.

Masuk ke kamar, tubuh Yuliana langsung di lempar ke kasur, membuat Yuliana segera menggulingkan tubuhnya, menutup tubuhnya dengan selimut, dan menatap penuh waspada pada Sean.

Tingkah gesit Yuliana dalam sekejap mata itu, membuat Sean melongo. Mulut dan matanya terbuka tanpa bisa dikendalikan.

"Hey, apa yang kau pikirkan wanita murahan! Kau pikir aku akan menyentuhmu!" sentak Sean marah menyadari sikap waspada Yuliana.

"Aku tidak berselera melihat manusia kecil sepertimu!" tambah Sean dengan ketus.

Ia tidak terima sikap Yuliana. Seolah ia memiliki selera rendah, karena tertarik dengannya.

"Tidak," jawab Yuliana cepat.

"Aku tidak berpikir seperti pikiranmu. Nyonya Clara sangat cantik, mana mungkin kau menyentuhku. Aku hanya takut, kamu akan memukulku, Tuan Sawyer!" ungkap Yuliana dengan jujur, sembari merapatkan selimut menutupi tubuhnya.

Sean melotot, semakin tidak percaya akan sikap dan pikiran Yuliana. Bagaimana bisa, Yuliana begitu berani bicara begitu padanya.

"Terbuat dari apa, wanita ini?" batinnya sembari mengeram kesal.

Sean menarik paksa selimut yang menutupi tubuh Yuliana, membuat Yuliana tengkurap di atas kasur. Sebelum Yuliana bangkit, dengan cepat bahunya di tekan kuat oleh Sean.

Satu tangan Sean beralih menekan leher Yuliana, membuat tubuh Yuliana menegang dan berhenti memberontak.

"Maafkan aku Tuan. Aku mohon. Aku akan memijatmu, tolong lepaskan aku," ucap Yuliana kesulitan bernafas, akibat tekanan itu.

"Aku tidak butuh pijatanmu lagi wanita sialan," sahut Sean menyeringai.

Yuliana menggeleng. "Tuan, aku mohon, jangan membunuhku, anakku masih kecil. Dia menungguku pulang."

Sean berdecih, tak peduli sama sekali. "Kalau kau tidak ingin mati di sini. Cukup biarkan aku membuang anak di perutmu! Dan kau boleh pergi setelahnya."

Yuliana menangis. "Tuan dia anakmu. Anakmu!"

"Sudah ku bilang aku tidak butuh anakmu!" bentak Sean semakin menekan leher Yuliana membuat Yuliana semakin sulit bernafas.

"Tuan, Tuan ... Anda mencintai Nyonya Clara kan? Dengan menitipkan anak kalian dalam rahimku, artinya Nona Clara tidak perlu kesakitan untuk melahirkan anak kalian. Tubuhnya juga tidak akan berubah," sahut Yuliana berusaha membujuk sebaik mungkin pada Sean. Dengan menggunakan nafas sisa oksigen yang ia miliki.

Sean terdiam, perlahan tekanan di leher Yuliana ia urai. Tampak terpengaruh akan ucapan Yuliana.

Yuliana pun semakin membujuk. "Aku hanya Ibu pengganti, dan merasakan sakitnya, tapi tetap kalian orang tuanya," tuturnya dengan selembut mungkin.

1
Ririn Danayanti
thor gantung bnget
Widya Herida
lanjutkan Thor
Lauren Florin Lesusien
𝚙𝚊𝚜𝚝𝚒 𝚌𝚕𝚊𝚛𝚊 𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚎𝚟𝚊𝚗 𝚕𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚌𝚒𝚗𝚝𝚊 𝚒𝚝𝚞 😂😂😂🤣𝚋𝚒𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚗 𝚢𝚊𝚑𝚘 😍😍😍
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Aku penasaran banget sama episode 60! besok Aku tunggu kak kelanjutan ceritanya,Semoga perselingkuhan Clara terbongkar besok!🔥🔥
Sunaryati
Istri seperti itu tidak menghormati dan menghargai suami kok dipertahankan, apalagi anak yang dikandungnya kemungkinan anak selingkuhannya. Suami bodoh tak punya harga sedikitpun, yang dibutakan nama cinta, istri berbuat kriminal pada istri lain kok dibiarin ndak takut anak yang dilahirkan nanti cacat.
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Clara ini kenapa sih? seharusnya bersyukur katanya mau yuliana tidak tinggal di rumah nya lagi,terus kenapa harus melibatkan Yuliana di dalam rumah tangga nya lagi padahal yuliana tinggal di kota yg berbeda.Greget banget sama Clara mau nya apa coba seharusnya bersyukur malah menjadi-jadi terus ngancam mau bunuh yuliana,Hei Clara gak pantas kamu mau nge bunuh yuliana soalnya yuliana udah di kota berbeda ngapain marah ke yuliana? Sampai-sampai berniatan membunuh nya? yaampun tega banget.Awas ya Clara bayi di kandungan kamu itu kenapa-kenapa karna hanya sikap kamu yg jahat Clara semoga Clara yang selingkuh cepat terungkap segera biar sean dan Clara berpisah.Semoga yuliana dan anak-anak nya Baik-baik saja dari Clara yg punya niatan buruk kepadanya.

Semangat kak bikin ceritanya! aku tunggu episode selanjutnya.🔥
Lauren Florin Lesusien
𝚔𝚛𝚎𝚊𝚔𝚝𝚎𝚛 𝚌𝚘𝚠𝚘𝚔𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚕𝚎𝚕𝚎𝚝 𝚜𝚎𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜 𝚌𝚎𝚘 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚜𝚊 𝚝𝚑𝚞𝚛 𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒 𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚔𝚢𝚔 𝚐𝚒𝚝𝚞 𝚍𝚒𝚔𝚒𝚋𝚞𝚕𝚒𝚗 𝚌𝚕𝚊𝚛𝚊 𝚐𝚎𝚛𝚎𝚐𝚎𝚝 𝚋𝚊𝚌𝚊𝚗𝚢𝚊
𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚓𝚗𝚐𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚒𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 thur
Dlaaa FM
Lanjutannnnn
Sunaryati
Kapan sih perselingkuhan Clara terkuak? Ini peran antagonisnya kok dibiarkan menikmati kemenangan llama, yang dikandungnya anak siapa, Ya
Sunaryati
Nah bagaimana ya jika Sean tidak lagi kaya raya, karena semua harta sudah dialihkan ke putra Yulianna, apakah masih mau bertahan dengan Sea
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Semoga ending dari cerita ini Yulia dan anak-anak nya bisa merasakan hidup bahagia🤍

Semangat bikin kelanjutan ceritanya kak🔥💪
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡: maaf typo maksudnya *yuliana*
total 1 replies
Dlaaa FM
Lanjutannnnn
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Aku berharap Clara yang selingkuh dari Sean cepat terungkap biar kebusukan Clara itu terbongkar.
Lauren Florin Lesusien
𝚔𝚙𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚞𝚊𝚊𝚗𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚑𝚞𝚛 𝚒𝚝𝚞 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚌𝚕𝚊𝚛𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚑 𝚝𝚛𝚜 𝚒𝚗𝚒 𝚌𝚛𝚎𝚊𝚔𝚝𝚎𝚛 𝚌𝚘𝚠𝚘𝚔𝚗𝚢𝚊 𝚌𝚎𝚘 𝚔𝚊𝚢𝚊 𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚕𝚊𝚖𝚋𝚊𝚝 𝚊𝚖𝚊 𝚘𝚘𝚗 𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚝𝚑𝚞𝚛 𝚓𝚐𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚒𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐
lanjut
Lauren Florin Lesusien
𝚖𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚖𝚞𝚍𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚙𝚠𝚛𝚜𝚎𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚌𝚕𝚊𝚛𝚊 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚘𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛 𝚋𝚒𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚗 𝚢𝚊𝚑𝚘 𝚝𝚑𝚞𝚛🤣🤣🤣𝚙𝚒𝚗𝚝𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚛𝚝𝚞𝚊 𝚢𝚞𝚕𝚞𝚊𝚗𝚊 𝚜𝚞𝚔𝚊 😍😍😍😍
Dlaaa FM
Lanjutannnnn
Ririn Danayanti
lanjut thor mkin penasaran saja
Rech
selamat menunggu hari penyesalan sean/Chuckle/
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Semoga Perselingkuhan Clara itu cepat terungkap agar sean tahu bahwa Clara selingkuh di belakang nya,Aku yakin anak yang di kandung Clara bukan anak sean tapi anak hasil perselingkuhan si Clara sama si selingkuhan nya wah parah Clara.semoga cepat terungkap kejahatan si Clara sama perselingkuhan nya yang dia lakukan,Dan aku berharap Yuliana dan bayinya yang baru lahir sehat-sehat dan baik-baik saja dan juga Semoga aman dari Kejahatan Clara,Soalnya Clara makin lama makin menjadi-jadi sepertinya.

Semangat kak Bikin ceritanya! 💪🏻🔥
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Greget banget sama Si clara,semoga yuliana dan bayinya lahir dengan selamat.Clara keterlaluan banget greget banget sama Clara apa dia gak takut? nanti semua hal buruk yg dia lakukan ke yuliana nanti malah terjadi ke diri nya sendiri? Aku berharap kejahatan si clara ini cepat terbongkar.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!