NovelToon NovelToon
Sang Pelakor

Sang Pelakor

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Pelakor / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:269.6k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

DI LARANG KERAS PLAGIAT, TAMBAL SULAM DLL !! YANG NEKAT PLAGIAT SEMOGA KENA AZAB PEDIH DARI TUHAN

Pernikahan dengan menjalani LDR an sungguh berat dan rawan godaan.

Suatu rumah tangga ketika bertemu Pelakor atau Pebinor adalah suatu momok yang menakutkan. Konflik dilema cinta dan kebucinan non hakiki yang membutakan mata hati serta logika manusia sehingga mengorbankan pasangan dan anak serta menggoyahkan keutuhan rumah tangga.

Jessy seorang ibu rumah tangga punya dua buah hati kembar bernama Graham dan Gisella yang masih berusia lima tahun harus menelan pil pahit kala ia mendapati Revan suaminya ternyata memiliki wanita idaman lain. Apalagi sang pelakor tersebut adalah istri dari pemilik kebun teh tempat suaminya bekerja yang haus akan belaian kasih sayang lelaki dengan teganya merebut suami dari wanita lain. Sebuah kesetiaan cinta dalam maghligai pernikahan tengah dipertaruhkan atas suatu pengkhianatan cinta.

Bagaimana nasib rumah tangga keduanya? Simak kisah mereka📌

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebohongan Revan

"Hah...Gisella" ucap Revan sedikit keras.

"Gisella kenapa Jess dan maaf aku belum baca pesanmu. Kemarin ponselku tertinggal di kosan saat aku kerja dan seharian lembur sehingga aku langsung tidur saat sudah balik ke kosan" ucap Revan berbohong untuk menutupi hal yang sebenarnya terjadi antara dirinya dengan Imel.

Jessy yang mendengarkan penjelasan Revan masih terdiam berusaha mencerna apakah semalam dirinya salah melihat suaminya online larut malam. Akhirnya dirinya berusaha membuang pikiran negatif itu dan mempercayai apa yang dikatakan suaminya barusan.

"Gisella terkena DBD Mas namun karena lambat ditangani sehingga cukup parah dan harus opname" ucap Jessy.

"Hah..DBD, opname. Kenapa baru sekarang kamu bilang padaku di saat putriku akan meregang nyawa hah" bentak Revan.

"Astaga Mas Revan, aku sudah menghubungimu mungkin ratusan kali baik telepon dan chat namun tak ada respon balik darimu. Hanya membeli obat warung yang tak bisa menyembuhkan Gisella sehingga dengan terpaksa demi menyelamatkan putri kita, ehmm..aku menerima uang pemberian dari ibu Mas untuk membawa Gisel ke rumah sakit" ucap Jessy lirih dan sendu.

"Kenapa kamu mengambil keputusan sepihak Jessy, aku sudah berulang kali katakan jangan membebani kedua orang tuaku. Dasar kamu istri sukanya membantah perintah suaminya" bentak Revan makin membuat Jessy sedih hingga menitikkan air matanya.

Biasanya Revan berlaku lemah lembut tapi mengapa sejak suaminya di mutasi ke Bandung maka perangainya juga berubah menjadi kasar. Sungguh hati Jessy teriris dengan perkataan suaminya yang menyudutkan dirinya bahwa semua salahnya.

"Kamu pinjam uang ibu berapa buat biaya Gisella? Nanti aku usahakan transfer dan kamu langsung kembalikan uang tersebut ke Ibu. Jangan pernah membebani kedua orang tuaku lagi apapun alasannya. Jadi istri itu yang bisa menghasilkan uang jangan hanya bisa minta uang saja. Camkan itu baik-baik Jess. Kamu paham?" bentak Revan kembali dengan tegas.

"Aku pinjam lima ratus ribu Mas. Baik aku mengerti Mas. Maafkan aku jika aku salah mengambil keputusan tanpa menunggu persetujuanmu terlebih dahulu karena saat itu kondisiku terjepit dan aku hanya berpikir untuk menyelamatkan Gisella bagaimanapun caranya. Maafkan aku Mas" ucap Jessy lirih dengan air mata yang menetes.

"Aku tidak mau terima alasan apapun dari kamu. Ya sudah aku mau siap-siap kerja nanti aku kabari kembali. Jaga kedua anakku dengan baik" ucap Revan yang kemudian memutus panggilan secara sepihak membuat Jessy di sebrang sana menghela nafasnya dalam.

Sungguh sepertinya ia tak mengenal suaminya kembali. Kini Revan banyak berubah menjadi arogan dan kasar. Padahal dahulu ia tipe suami yang romantis padanya dan suka bercanda serta merayu. Ia berusaha tegar dan berpositif thinking demi keutuhan keluarganya.

Setelah sambungan telepon dengan Jessy sengaja Revan putus karena jam masuk kerjanya segera tiba. Ia pun bergegas bersiap untuk ke pabrik.

🍁🍁🍁

Setibanya di pabrik ternyata masih sepi namun ia ingat bahwa hari ini beberapa temannya mendapat giliran untuk penyuluhan di perkebunan langsung sedangkan ia bertugas jaga di pabrik. Hanya ada empat orang saja di pabrik saat ini, dua pekerja lain sedang sibuk menggiling teh, Imel dan Revan.

Akhirnya Revan memutuskan meminta bantuan pada Imel karena dirinya belum gajian dan uangnya juga tinggal sedikit untuk biaya makan, bensin dan rokoknya hingga akhir bulan yang tinggal satu minggu lagi dirinya akan gajian. Sebelum memasuki ruang kerja Imel, ia sudah menata dirinya agar selalu terlihat rapi dan tampan di mata istri bosnya itu.

Tok..tok..Tok

"Silahkan Masuk" ucap Imel lembut.

"Permisi Mam Imel eh ups..maaf Imel yang cantik, Aa mengganggu waktunya sejenak boleh?" tanya Revan seraya melangkah masuk ruang kerja Imel dan langsung duduk di kursi depan meja Imel. Kini keduanya langsung duduk berhadapan yang hanya terhalang meja kerja.

"Ada apa Aa kok mukanya ditekuk begitu? Apa ada masalah? Coba cerita sama Imel siapa tahu aku bisa bantu" ucap Imel dengan nada cemas namun tetap memberikan senyum pada Revan.

"Begini Mel, apa boleh Aa pinjem uang sebesar satu juta? Nanti bila gajian Aa akan cicil hingga beberapa bulan sampai lunas. Kebetulan putri Aa jatuh sakit dan harus opname jadi butuh biaya. Uang yang Aa kirim ke Jakarta lalu ternyata sudah dihabiskan oleh istri Aa buat foya-foya. Jadinya ini pakai uang orang tuaku dulu tapi aku sebagai anak gak mau membebani orang tuaku jadi mau kukembalikan uangnya dan sisanya untuk pengobatan putriku hingga sembuh. Apa bisa?" ucap Revan dengan nada memelas dan juga berbohong dengan menjelekkan Jessy sebagai istrinya.

Padahal Revan memang memberi uang pas-pas an kepada Jessy untuk keperluan sehari-hari. Revan kalah main judi dengan temannya sehingga otomatis gajinya yang harusnya diperuntukkan keluarga otomatis lari menguap karena membayar utang judi pada temannya.

Imel yang mendengar penuturan Revan menjadi makin tersentuh dan bangga akan sosok Revan yang ia anggap lelaki pekerja keras dan cinta serta perhatian penuh pada keluarga apalagi sikapnya yang romantis tentu banyak disukai kaum hawa sehingga Imel muda luluh akan kedekatannya dengan Revan selama ini yang berawal dari sekedar teman curhat sepertinya arah angin berubah menjadi lebih dari sekedar itu.

"Ehm..sebelumnya aku turut prihatin akan kondisi putri Aa dan juga problem rumah tangga Aa. Semoga Aa kuat menjalani demi anak-anak dan kebahagiaan orang tua Aa yang sudah tua. Aa chat saja nomor rekening punya Aa nanti segera aku transfer. Soal pengembaliannya tak perlu dirisaukan yang penting putri Aa sembuh dahulu" ucap Imel.

Tring..tring..

"Itu Mel, Aa sudah chat kamu nomor rekening milikku. Jangan lupa di simpan di hati ya. Terima kasih banyak Mel dan jika kamu butuh bantuan Aa jangan sungkan ya. Benerin atap rumah Imel atau benerin hati Imel, Aa ready selalu buat Imel" ucap Revan tersenyum sambil mengedipkan mata menggoda Imel.

"Ih, Aa apaan sih. Ya sudah Aa lanjut kerja lagi saja takutnya bila kelamaan di sini nanti ada yang curiga sama kita" ucap Imel berbisik.

"Oke siap Imel cantik" ucap Revan lalu ia melangkah akan keluar ruangan Imel mendadak berhenti karena wanita itu memanggilnya kembali otomatis ia langsung menoleh ke belakang.

"Aa nanti malam temenin Imel di rumah ya. Soalnya malam Jumat, aku takut sendirian di rumah. Anak-anak dibawa mertuaku liburan ke luar kota selama beberapa hari dan aku sudah menyuruh pembantuku pulang kampung selama anak-anak belum kembali" ucap Imel berbisik pada Revan.

"Siap Imel Aa akan menemani sepanjang malam. Kalau perlu menerjang hawa dingin malam menjadi hangat pun Aa siap untuk Imel" ucap Revan menggoda.

"Ah...Aa jangan godain Imel begitu nanti takut khilaf. Sudah sana kerja lagi" ucap Imel dengan senyum malu-malu dan muka memerah.

"Sampai jumpa nanti malam Imelku" ucap Revan tanpa basa basi.

"Andai Mas Rian seperti Mas Revan sungguh bahagianya diriku yang setiap hari tersenyum bahagia tidak mengalami kehampaan" ucap Imel dalam hati sambil memandang punggung Revan yang sudah berlalu dari ruangannya.

🍁🍁🍁

"Dalam suatu pernikahan, hal yang terkesan sepele namun sangat krusial dan penting adalah keterbukaan komunikasi antara kedua belah pihak baik dari suami dan istri".

1
Evi Goenharto
ya jelas dong thor, namanya perselingkuhan itu ya dua2nya mau...n ngasih kesempatan, kalo salah satu ga mau ya ga bakalan kejadian
nobita
dasar mulut playboy.. asal njeplak
Surati
bagus
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
terimakasih otor sehat n sukses selalu love sekebon
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
lah kenapa jadi tukeran
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
puas dengan karmaya huuuuu andaikan dunia nyata seperti itu kayaya orng takut berbuat salah ....sayangya pelakor maupun pembinor hidup enak n nyaman ...tapi ingat hukum akhirat menanti
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
jangan mati dulu lah
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
jika surat yusufku tak bisa meluluhkan hatimu ....biar kan surat yasinku menghantarkan kepergian mu......begitu harusya. jes
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
kataya lelaki bisa berhubungan tanpa cinta ...tapi kalo wanita justru karena cinta JD. berhubungan
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
fix inimah emang sama sama gatrl
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
puber ke2 sungguh meresahkan
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
yg satu kurang belaian yg satu playboy lusuh... buaya sama ular lagi maen api rupa yaa
itin
umumnya pria melamar pakai cincin si pak duda hot ini malah pakai gelang dan berlian pulak. bukan duda kaleng kaleng 🤣 (ya iyalah duda pemilik usaha dan kaya raya)
itin
ada 2 tipe manusia yang terkesan gercep seperti rian >>>
1. cepat karna ada yang dikejar (kejar jodoh meski untuk keduakalinya takup kena salip)
2. cepat karna udah kebelet service jangan sampai turun mesin

😅😅😅😅
sesama yang disakiti mau mencoba bersatu (kasian deh loh para mantan)
Linda Wati
next 🌹🌹🌹♥️♥️♥️
eva setyanita
Luar biasa
Uthie
Cerita yg menarik disimak dan penuh hikmah serta pembelajaran yg bisa dipetik didalam nya 👍👍👍👍👍

cerita nya juga menarik, singkat, dan padat... gak bertele-tele.. seneng bacanya 👍👍👍👍🤗🤗🤗
Uthie
keren 👍👍👍👍👍👍👍

banyak hikmah dan pembelajaran yg bisa dipetik 👍👍👍👍🤗
Uthie
suka karya-karyanya bagus - bagus dan padat singkat 👍👍👍🤗🤗🤗
THALIA
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!