NovelToon NovelToon
Noda Nirmala

Noda Nirmala

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Rumah Tangga-Anak Genius / Tamat
Popularitas:138.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ni R

Nirmala, seorang wanita muda yang sudah memiliki seorang anak berusia tiga tahun. Seorang anak laki-laki berparas tampan yang sampai detik ini tidak pernah tahu dengan ayah kandungnya.

Bahkan Nirmala sendiri tidak pernah tahu siapa ayah biologis dari anaknya. Hanya rupa yang Nirmala ingat, wajah pria brengsek yang sampai saat ini ia benci mati-matian.

Kejadian di masa lalu lah yang membuat Nirmala trauma untuk menjalin hubungan dengan laki-laki. Tapi, meskipun begitu Nirmala tetap sayang pada anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 08

Matahari pagi ini tidak sehangat biasanya, Nirmala hanya terduduk lesu di depan pintu rumah dengan keadaan yang memilukan.

Wajahnya penuh luka, sorot matanya kosong. Wanita ini masih ingat betul wajah pria yang sudah memperkosanya tadi malam.

Krek,.......

Dimas membuka pintu, raut wajahnya kesal dan marah menunggu kepulangan sang adik.

"Nir,....Nirmala. Kenapa kau?" Dimas syok saat mendapati sang adik yang sudah kacau.

"Kakak,....!" Lirih Nirmala lalu memeluk kakaknya. Ia menangis, tangisannya sendu memilu.

Dimas panik, khawatir dan terus bertanya pada Nirmala apa yang sudah di alaminya. Dimas segera menggendong Nirmala masuk kedalam rumah.

"Hes,...Hesti....!" Teriak Dimas memanggil istrinya.

"Ada apa sih mas? pagi-pagi kok ribut!"

"Ambilkan air minum," titah Dimas.

Tak berapa lama Hesti keluar dengan membawa segelas air putih. Dimas membantu sang adik minum.

"Cepat katakan pada kakak, kenapa kau tidak pulang semalam? kenapa wajah mu babak belur seperti ini? Siapa yang sudah memukul mu Nir?"

"Kak, aku di perkosa!" Lirih Nirmala memberitahu kakaknya.

Bagai di sambar petir, Dimas terduduk lemas di lantai. Dimas tidak menyangka jika adik kesayangannya menjadi seperti ini.

"Kak, aku kotor!" Ucap Nirmala.

"Nir, kamu kok bisa di perkosa? jika para tetangga tahu bagaimana? Mas, ini akan menjadi aib bagi keluarga kita." Kata Hesti yang sama sekali tidak prihatin dengan keadaan adik iparnya.

"Diam kau Hesti...!" Sentak Dimas.

"Katakan pada kakak, siapa yang sudah membuat mu menjadi seperti ini?" Tanya Dimas dengan menahan air matanya.

"Aku gak tahu kak. Sepertinya bukan orang daerah sini."

Dimas mengacak rambutnya frustasi, menangis sedih atas kejadian yang menimpa Nirmala. Sebagai seorang kakak, ia telah gagal menjaga sang adik.

"Kakak antar ke kamar, kamu bersihkan diri mu lalu istirahat. Kakak akan mencari tahu siapa yang sudah berbuat keji pada mu."

"Kak,....!" Sorot mata Nirmala menunjukkan sebuah Kesedihan, Dimas hanya bisa menguatkan sang adik.

"Hes, antar Nirmala ke kamarnya." Titah Dimas pada sang istri.

"Gak...!" Tolak Hesti, "aku mau. Nirmala itu najis, dia kotor!" Hinanya.

Plak,......

Dimas menampar wajah istrinya.

"Adik ku, Nirmala adik ku dan dia sedang tertimpa musibah. Bisa-bisanya kau bersikap seperti ini."

Hesti marah, ia memutuskan untuk pergi tanpa menghiraukan amarah Dimas. Mau tidak mau Dimas sendiri yang mengurus Nirmala.

Sementara itu, Medina yang merasa takut bertemu dengan Gaga memutuskan untuk bersembunyi di rumah Sofia. Medina sangat takut jika Gaga akan membinasakan dirinya.

"Kau juga sih yang bodoh. Kenapa kau tidak mengunci pintu kamar mu hah?" Sofia kesal pada Medina.

"Aku lupa Sof. Aduh, bagaimana ini?"

"Untuk sementara waktu kau harus menghindari gebetan mu itu. Ingat ya Med, jangan pernah kau libatkan aku jika suatu saat kau dalam masalah."

"Gak, aku janji pada mu!"

Sedangkan Gaga, pria ini memutuskan untuk kembali ke kotanya. Ia tidak ingin berlama-lama karena Gaga terus kepikiran pada wanita yang ia perkosa tadi malam.

Gaga dan Randi sepakat untuk merahasiakan masalah ini. Mereka tidak ingin nama baik keluarga Samudera tercoreng karena kecerobohan Gaga.

Hari ke hari berlalu, keadaan Nirmala masih tetap sama. Tak ada lagi senyum menghias di wajahnya, yang ada hanyalah wajah sendu berhias air mata.

Dimas hanya bisa pasrah melihat keadaan sang adik. Ingin lapor polisi pun ia tak sanggup karena Dimas tidak ingin nama baik keluarganya tercemar.

"Nir, makanlah dulu. Kau belum makan nasi sejak kemarin," ujar Dimas membujuk Nirmala.

"Rasanya aku ingin mati saja kak," ucap Nirmala pelan.

"Jangan berkata seperti itu Nir. Jika kau mati, kakak sama siapa?"

"Aku kotor kak!"

"Jangan pernah mengingat hal itu Nir, anggap saja semua ini cobaan." Dimas berusaha menguatkan sang adik.

Hesti yang berdiri di ambang pintu menunjukkan rasa tidak sukanya pada Nirmala.

"Ingat ya Nir, untuk sekarang kau jangan dulu keluar rumah. Jika ada yang tahu nasib mu seperti ini, mereka pasti akan mengusir mu." Kata Hesti memberitahu.

"Pergi kau!" Usir Dimas.

Hesti memang tidak pernah suka pada Nirmala, sudah beberapa kali ia meminta pada Dimas untuk membujuk Nirmala agar pergi merantau tapi Dimas tidak pernah mengizinkan adiknya pergi ke mana-mana. Bukannya apa-apa, Hesti hanya ingin menjadi ratu seorang diri di rumah ini tanpa Nirmala. Padahal, Hesti sendiri tahu jika rumah ini adalah warisan untuk Nirmala.

Satu bulan berlalu, Sampai detik ini pun tidak ada yang tahu jika Nirmala sudah di perkosa oleh orang yang tidak di kenal. Mereka sengaja merahasiakan semua ini demi kebaikan Nirmala sendiri.

Hueeeek,.....Hueeeek,.....

Tiba-tiba saja Nirmala merasa mual hendak muntah. Ia bergegas pergi ke kamar mandi untuk menumpahkan isi perut yang ia makan pagi ini.

Hueeeek .........

Suara terdengar begitu nyaring, Dimas yang sedang berada di teras samping kamar Nirmala tiba-tiba saja tubuhnya menegang.

Bergegas Dimas pergi ke kamar Nirmala, ia mendapati sang adik sedang terbaring lemas di atas sofa.

"Nir, apa kau sakit?" Tanya Dimas.

"Gak tahu nih kak, kepala ku pusing. Perut ku mual dan tubuh ku sangat lemas," jawab Nirmala.

"Nirmala, kau hamil...!" Seru Hesti tiba-tiba muncul.

Sontak saja Dimas dan Nirmala terkejut mendengar ucapan Hesti.

"Jangan mengada-ada kau Hesti...!" Bentak Dimas.

"Aku tidak mengada-ada, semua itu gejala ibu hamil. Apa kalian lupa jika aku pernah hamil dan keguguran?"

Deg,....

Seketika Nirmala menangis meratapi nasibnya.

"Aku tidak percaya, Nirmala tidak mungkin hamil. Itu hanya di lakukan satu kali," ujar Dimas.

"Mari kita tes, aku menyimpan stok alat tes kehamilan. Sebentar ku ambil dulu," ujar Hesti.

"Kak, bagaimana ini? apa yang harus aku lakukan?" Nirmala panik.

"Diamlah kau Nirmala!" Bentak Dimas yang sudah pusing sendiri.

Tak berapa lama Hesti kembali ke kamar Nirmala dengan membawa alat tes kehamilan. Dengan cepat Nirmala langsung melakukan apa yang di arahkan oleh kakak iparnya.

"Garis dua...!" Seru Hesti setelah menunggu beberapa saat.

"Apa maksudnya?" Tanya Dimas.

"Nirmala benar hamil...!" Ujar Hesti spontan membuat Nirmala pingsan.

Lagi-lagi Dimas hanya bisa terduduk lesu, ia bingung apa yang akan di lakukan sekarang.

"Kita tidak mungkin menyimpan aib ini mas. Jika semua orang tahu Nirmala hamil tanpa suami, kita semua akan di usir. Nama baik keluarga kita akan tercoreng. Kau harus mengusir Nirmala dari rumah ini."

Atas kejadian ini, dengan mudahnya Hesti membujuk merayu dan mencuci otak suaminya.

"Kita juga tidak mungkin menggugurkan anak ini. Nirmala sudah berdosa, jangan menambah dosa lagi. Jalan satu-satunya kamu harus mengusir Nirmala. Dia aib bagi keluarga kita."

"Sekalipun kau memiliki pemikiran untuk menyembunyikan Nirmala di rumah ini, pasti orang-orang akan merasa curiga pada kita. Jika kamu mengusir Nirmala, kau bisa mengatakan pada mereka jika Nirmala pergi merantau."

Terus mengompori suaminya, Hesti berharap jika Dimas kali ini bisa termakan omongannya. Dimas diam tak merespon, ia tak menyangka jika nasib Nirmala akan seperti ini.

"Ya, kau benar. Nirmala adalah aib bagi keluarga kita," ucap Dimas.

1
Safitri Agus
gak ada lanjutannya Thor? dah tamat aja nih 🤭
Safitri Agus
🤭😂😂😂
Ririn Nursisminingsih
lama2 nirmala bikin jesek aja udah untung gaga bertanggung jawab
Ririn Nursisminingsih
pak tirta grcap juga😄😄
Ririn Nursisminingsih
dasar medina dan sofia uler berbisa
Ririn Nursisminingsih
pak tirta kereennn
Ririn Nursisminingsih
gaga kok lemot ya diambil rambutnya buat tes DNA
Ririn Nursisminingsih
gaga ini kok ndak gentle ceo.kok boding
Rita Juwita
seruu thor kenapa enggak di lanjutkan ceritanya..
Dian Romadhon
gaga bego nya kebangetan sumpah
Yuli Yanti
author ke biasan nih cerita nya lgi seru2 nya mlh d'gantung,lanjut thor
Yuli Yanti
mamfir lgi thor
aan zhafran
karyanya bagus
Firgi Septia
🤣🤣🤣🤣
G
lanjut trus thooorrrrrrr
Welda Arsy❤
baru mampir thoooor gassssslahhh baca nya🤭
Anonim
Lanjutannnnnnnnnnn
ℓ ι ƒ ι α 💕
kakaknya jahat banget sih. bukannya melindungi adiknya yg dulu jadi korban. terhasut sama istrinya yg ga bener. nanti pasti kakaknya menyesal
ℓ ι ƒ ι α 💕
bener2 deh, Medina ga tahu malu banget. muka tembok bgt. gedeg ih 😤😏
andina
lama sekali belum up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!