NovelToon NovelToon
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Penyesalan Suami / Pelakor jahat
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: hantari

"Kamu di diagnosa kanker otak stadium 3,tapi masih gejala awal jadi tingkat kesembuhan masih ada 75 % lagi,asal secepatnya operasi"

"Jika aku tidak operasi?"

"Jangan gila,kau bahkan tidak akan bertahan sampai 5 bulan"

"Kalau begitu biarkan saja"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Segera operasi

Setelah lebih dari satu jam berada dalam ruang kontrol,kini Adeline akhirnya sadar setelah efek bius habis.

Ia merasakan kepalanya sedikit sakit hingga seluruh tubuhnya juga begitu lemah.

"Dok,kenapa rasanya semakin sakit begini?",tanya nya memegang kepalanya dengan sedikit rekanan.

"Itu efek pengobatan dan proses penjinakan, beberapa hari terakhir ke depan kau harus cukup kuat untuk menahan rasa sakit",jelas dokter Aland, rasanya Ia tidak tega mengatakan pada wanita itu kalau kondisinya sangat buruk sekarang."Tapi kau jangan takut,kami sudah menyiapkan obat pereda rasa sakit"

Dokter wanita paruh baya,dia adalah Dokter Inggrid yang akan ikut melakukan operasi pada Adeline,Ia juga sama seperti dokter Aland tidak tega melihat kondisi wanita itu.

"Adeline,jangan khawatir kami akan melakukan segala cara agar kau bebas dari kanker dan bisa hidup dengan normal tanpa rasa sakit lagi nanti"

"Terimakasih dok"

Setelah beberapa saat berbincang bincang tentang operasi yang akan datang, Adeline kini telah keluar hanya tersisa dokter Aland dan dokter Inggrid yang juga bersiap pergi.

"Aku tidak tega mengatakan pada nya kalau sel tumor itu berkembang sangat cepat,dan hampir menyatu dengan jaringan-jaringan otak yang perlahan akan memutus sel dan jaringan otaknya."

Dokter Aland menghela nafas frustasi,Ia tau saat pertama kali memeriksa Adeline Ia sudah lihat kalau sel tumor itu sudah lama tanpa perawatan dan penanganan sama sekali,hingga memasuki stadium 3 Ia baru datang untuk operasi.Dan Ia tau kalau itu akan sulit.

"Dokter inggrid,ini tidak benar.Dia harus tau kondisinya yang semakin memburuk,tumor di dalam otaknya berkembang begitu cepat dan hampir merusak jaringan-jaringan otak,ini sangat berbahaya dan harus segera operasi"

Dokter Inggrid yang akan pergi menghentikan langkahnya,dan kemudian berbalik melihat dokter Aland yang berdiri di antara meja kerjanya.

"Sebenarnya apa alasan anda dokter inggrid menyembunyikan hal sebesar ini darinya?,saya kenal anda yang selalu peduli pada pasien dan selalu profesional dan sangat meninggikan kesehatan pasien"

"Saya tau jadwal operasi di permaju tiga hari lagi dok.Tapi dok,tiga hari lagi dia akan bertemu dengan ibunya setelah sekian lama.Tidak bisa kah kita menunda 1 hari lagi, setidaknya dia akan bertemu dengan ibunya dan akan ada yang mendampingi nya saat Ia terbangun nanti setelah selesai Operasi"

Dokter Aland sedikit tertegun, terlebih saat melihat dokter Inggrid yang sudah menitikkan air mata,Ia menghela nafas karna tau apa yang sedang di pikirkan oleh rekan nya.

Ia hampir lupa,kenapa rekan nya itu menjadi dokter spesialis kanker yang hebat, Dokter Inggrid sudah menjadi dokter spesialis kanker sejak usia muda,namun meski Ia adalah dokter spesialis kanker, nyatanya Ia kehilangan putrinya karna penyakit kanker yang di idap, putrinya meninggal sesaat setelah operasi hampir berhasil.

Tidak berhasil, karna pada kenyataannya kanker/tumor pada putrinya adalah tumor ganas dan sangat cepat merusak sel otak,hingga telah merusak jaringan sel otak putrinya hingga menghentikan pembuluh darahnya, dan putrinya meninggal sebelum sadar setelah operasi selesai,dan Ia tidak bisa berbicara pada putrinya untuk terakhir kalinya.

Dan semua itu persis seperti Adeline sekarang,dia juga memiliki tumor ganas yang tingkat kesembuhan nya hanya 35 persen.

Dokter Aland akhirnya menghela nafas dan mengangguk."Baiklah,kita akan menunda operasi 1 hari setelah dia bertemu dengan ibunya"

"Terimakasih,saya akan memantau kesehatan nya sampai operasi 4 hari lagi"

"Aku tidak akan membiarkan hal itu terulang kembali,dia harus sembuh"

"Pasti"

"Iya dok,kalau begitu saya permisi"

"Baiklah, silahkan"

Sesaat setelah dokter Inggrid keluar,Dua orang wanita dengan berbeda usia masuk ke ruangan dokter Aland.

"Surprise!!!",sapa salah seorang wanita yang usianya paling tua dengan senyum sumringah.

"Mama?,kenapa tiba-tiba?"

Senyum wanita paruh baya itu menghilang,"Pa,sejak pagi tadi mama udah telpon papa berkali-kali,sampai siang ini mama masih menunggu panggilan balik papa tau"

Dokter Aland melihat ponselnya dan menghela nafas,melihat puluhan panggilan tak terjawab dari istrinya itu."Maaf ma,sejak pagi tadi ada pasien yang cukup serius untuk di tangani, sampai siang ini baru selesai"

Wanita paruh baya itu mendengus,"Mama mengerti pa.Karna itu mama langsung datang ke sini sekalian bawa calon menantu kita"

"Pa"

Wanita muda yang sejak tadi diam dan hanya memperhatikan, tersenyum sembari berjabat tangan dengan dokter Aland dengan mencium tangan buku tangan calon mertuanya itu.

Dokter Aland tersenyum sopan,dan mengusap pucuk kepala perempuan muda yang sangat sopan itu.

"Pa,aku bawa Shara ke sini karena mau ngajak papa untuk makan siang bersama,sekalian Leo juga.Kita makan berempat untuk lebih mengenalkan Shara sama Leo, bagaimana pun pertunangan akan cuma hitung hari lagi"

"Baiklah,Leo dimana sekarang?"

"Dia sedang dalam perjalanan ke resto yang udah mama boking Pa,udah ayo cepat"

Saat ini Adeline tengah duduk bersama Tristan di sebuah kafe, ketika seseorang memperhatikan mereka dengan tidak senang.

"Jadi gimana,mama aku tinggal di mana?"

Tristan terkekeh dengan ketidak sabaran Adeline saat ini,"Sabar, aku juga belum buka amplopnya", Tristan mengeluarkan ampolop kuning besar,yang isinya data-data seseorang,yang Ia terima dari seseorang teman nya.

"Tapi tunggu dulu deh,bukan nya kamu itu paling tidak suka pakai topi kupluk kayak gitu, katanya pengap dan bikin gatel-gatel,tapi kok sekarang itu topi nangkring terus ya di sana,gak di lepas?"

"Tidak, sebenarnya aku sedikit tidak enak badan dan tidak bisa kena angin,jadi aku pakai topi",jawab Adeline cepat namun berusaha tenang,Ia sudah memutuskan untuk tidak memberitahu Tristan tentang kesehatan nya sekarang.

Namun hal itu justru membuat Tristan panik dan khawatir,hingga tangan besarnya langsung menempel pada dahinya."Kenapa tidak bilang,kalau begitu kita tidak usah bertemu di luar tadi,lebih baik tadi aku datang ke tempat mu saja"

"Apa kau sudah pergi ke dokter,kalau belum kita pergi sekarang saja"

Tristan sudah berdiri di tempatnya dengan wajah paniknya yang benar-benar terlihat jelas di wajahnya.

"Nggak usah-nggak usah, tadi aku udah ke dokter kok.Dan sebenarnya aku juga sudah lebih baik,makanya bisa keluar.Kita langsung buka amplop nya aja sekarang"

"kamu yakin?,kamu memang kelihatan pucat dan lemas banget", khawatir Tristan masih belum sepenuhnya pudar.

Adeline tersenyum sembari menggeleng,"Nama nya juga belum sembuh sepenuhnya"

Tadinya Ia berencana memakai rambut palsu setelah cukur rambut,tapi dokter mengatakan kalau itu akan mengganggu kesehatan kepalanya,lem rambut palsu dapat menganggu kesehatan kulit kepalanya.

1
rose lilian
author kemana plis
Agunk Setyawan
ceritanya sebenarnya bagus tapi syg jarang up tolong thor jangan buat muter ceritanya
Noveni Lawasti Munte
hadeuhhhh salam paham semua...damar sok sok minta cerai pdahal pengen dipertahanin...Adeline udah cere tp ga jujur sama Tristan...Tristan cinta dr kecil sama Adeline tp ga berani ngungkapin...pretttt dah ruwet Thor...ga kebayang sebesar apa nanti penyesalan damar dan Tristan gt tahu kalo Adeline kena tumor😤🙃
kucing kawai: thorrr mana nih kok gk up lagi sih thorrr 🤧🤧😭😭
total 2 replies
Rohmi Yatun
iihh dikit banget sih Thor.. nunggunya lama loo.. double up please🙏
Wahyuningsih
klau up jgn lma2 thor tk iiiiinaaaaak menunggu sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪💪💪 n makacih tuk upnya
Rohmi Yatun
double up dong Thor.. semakin menarik cerita nya👍🙏
Rohmi Yatun
iya ni.. Q baru aja mau komen gitu juga..
Agunk Setyawan
kenapa up nya lama dan jarang up thor padahal ceritanya bagus pake banget
Anonim
Ceritanya bagus.. Tapi sangat di sayangkan..kk othornya terlalu lama untuk update ..
Semangat kk..
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nanti juga mereka akan menyesali semua yang telah mereka perbuat padamu
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
bener2 plot twist si kak othornya bisa aja... pantesan mudah banget bagi Damar menemukan Adeline 🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤭🤭
Melinda Cen
lanjutkan perbyk dong eps nya, semangat💪
Inarrr Ulfah
KLO up nya sedikit bgt,mana lama lagi
Yuliana Tunru
knp damar jd marah gitu pdhl kan mmg mau x adel hilang dr hidup x
Inarrr Ulfah
kenapa hidup BPK nya bahagia bgt,,gak ada karma kah buat Bpk nya benci bgt sama BPK nya Adeline,,,KLO Ema nya masih hidup apa bakal jahat juga,,KLO iya fix Adeline biar koma dulu bikin menyesal orang2 yg buat jahat sama dia
Rizky Manik
semoga Adel segera bertemu mamanya. btw mamanya jangan jahat² ya thor🤭
Deasy Suryandari
ceritanya seru
Deasy Suryandari
mantap thor ceritanya seru
pengen lihat adel bangkit dan melihat karma si dua perempua jahat itu
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
jadi pelakor dan keturunan pelakor kok bangga sih....
Rizky Manik
iya bagus itu del, jngan mau kalah lagi sama mereka. tunjukkan bahwa kau bisa. buat mereka menyesal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!