NovelToon NovelToon
Transmigrasi Wanita Miskin Menjadi Istri Bos Kaya

Transmigrasi Wanita Miskin Menjadi Istri Bos Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: hazelnut_krim

zoeya, dia adalah mahasiswa miskin yg berkuliah di universitas empire state. suatu hari ia pergi ke perpustakaan terkenal dan terbesar di kotanya, yaitu CENTRAL INTERNATIONAL LIBRARY.
ia membaca buku catatan dan satu buku novel romansa yg bercerita tentang seorang bos terkaya yg dijodohkan dengan seorang wanita miskin yg cantik dan lumayan pintar, berprestasi dan banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai perlombaan antar negara, antar universitas, nasional maupun internasional, tapi karna dia dilahirkan dari keluarga miskin, orang yg berada disekitar nya sedikit tidak nyaman, bahkan keluarga suami, keluarga nya dan suami nya sendiri pun bersikap sama seperti orang luar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hazelnut_krim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#bab 30

Setelah beberapa lama elvina menunggu lucas bekerja, ia akhirnya selesai mengerjakan semua nya, elvina juga sudah tertidur di sofa ruangan lucas dengan posisi yg membelakangi lucas, lucas menghampiri elvina dan menggoyangkan tubuh vina dengan lembut

"heh, woii bangun" ucap lucas sambil menggoyangkan tubuh elvina lembut, karna melihat elvina yg tak bergerak sama sekali apa lagi melek, ia lalu menggendong elvina ala bridal style dan berjalan keluar dari ruangan nya, beberapa karyawan yg masih berada di sana membungkuk kan badan nya karna melihat lucas yg berjalan menuju pintu keluar

"heh heh liat deh! Itu kan buk bos, aaaaa so sweet banget dehh, gw juga mau dapet laki laki kaya pak bos, udah ganteng, baik, green flag pula, mana baik banget ya, buk bos tidur aja ga di bangunin dan langsung di gendong gitu" ucap salah satu karyawan wanita pada teman di dekat nya

"iya ihh, kapan ya kita kaya gitu" sahut teman nya

"ga tau deh, tapi inti nya sekarang kita selesai in dulu ni kerjaan biar cepet kelar dan cepet pulang juga, gw dah cape nih" teman nya mengangguk setuju, mereka lalu kembali ke meja masing masing dan mengerjakan tugas yg diberikan oleh lucas

Setelah sampai di parkiran kantor, lucas sudah melihat asisten pribadi nya yg menunggu nya di sana, ia membungkuk kan badan pada lucas, lucas hanya mengangguk dan memasukkan elvina terlebih dahulu ke dalan mobil, setelah itu ia masuk lewat pintu yg sebelah nya lagi

"langsung pulang kan pak bos?" tanya asisten nya, lucas diam sejenak lalu menatap elvina dalam, ia lalu mengangguk mengiyakan perkataan asisten nya itu, mobil pun melaju dengan kecepatan sedang, sepanjang perjalanan lucas sesekali memandangi elvina yg berada sangat dekat di samping nya, saat lucas sedang menatap elvina, elvina tiba tiba menyandar di bahu lucas dan memeluk nya dengan erat, hal itu membuat lucas sedikit sesak, dan hal itu juga membuat pikiran kotor nya muncul kembali, jadi mau tidak mau ia membuang muka nya dan mengalihkan pandangan nya dari elvina karna pikiran kotor yg terus mengelilingi kepala nya itu

'pak bos kenapa ya? Kok kaya ga biasa nya? Apa ada yg salah sama buk bos?' ucap asisten itu dalan hati nya, ia terus mempertanyakan ham yg sama karna ia juga sebenarnya penasaran ada apa dengan bos nya yg tiba tiba banyak berubah seperti itu

*****************

Lucas dan vina pun sampai di rumah, lucas tetap menggendong elvina ala bridal style, ia membawa elvina masuk ke dalam kamar nya dan membaringkan nya di kasur, saat ia ingin pergi, tiba tiba elvina menarik tangan lucas dan mengigau

"ehmm jangan pergi, jangan tinggalin aku sendiri, aku takut" ucap elvina yg mengigau entah karna mimpi nya atau memang ia setengah sadar pada saat itu, lucas jadi mengurungkan niat nya untuk keluar dari kamar itu, ia menjadi luluh karna mendengar ucapan elvina barusan

Ia lalu duduk di samping ranjang elvina sambil mengeratkan genggaman tangan nya pada elvina, dan tanpa menunggu lama akhirnya lucas pun ikut terlelap dalam mimpi nya

Pagi pun tiba, elvina bangun dari tidur nya dengan penuh semangat, ia lalu keluar dari kamar nya dan berjalan menuju dapur dan berhenti di meja makan, terlihat di sana sudah ada lyra dan richard yg menunggu nya, vina juga melihat kalau di sana lucas belum ada

"pagi tante, om" sapa vina pada lyra dan richard

"pagi sayang, ehhh vina udah bangun ternyata, sini sini sayang" sahut lyra, ia juga menyuruh elvina untuk duduk di bangku sebelah nya, elvina yg sudah terbiasa pun duduk di samping lyra tanpa bicara apa pun, ia sudah terbiasa dengan sikap lyra yg memang membaik setelah ia datang, jadi dia tak terlalu memikirkan hal itu

"gimana kemarin? Kamu senang di kantor lucas? Atau ada hal menyenangkan yg kamu dapetin pas di sana? Ceritain donk ke tante, penasaran nih" ucap lyra yg melihat elvina dengan serius dan senyuman di wajah nya

"ehehehe, iya nanti vina ceritain" gugup vina, ia tak bisa menceritakan hal yg membosankan pada lyra, karna selama di kantor ia tak mendapatkan hal yg senang atau bahagia, ia hanya mendapat kebosanan sambil melihat lucas bekerja

'aduhhh gimana yaa? Masa iya gw harus nyeritain hal membosankan ke tante si? Malu banget gw kalau harus nyeritain itu, tapi kalau gw ga cerita tante pasti penasaran' ucap vina dalam hati nya yg di dengar oleh lyra dan richard, tapi richard tetap diam dan terus membaca koran nya itu, sedangkan lyra tetap terus memandangi vina dengan penuh harap

Elvina pun akhirnya memilih untuk menceritakan semua nya secara detail pada lyra, tapi ada beberapa hal yg ia katakan dengan tidak jujur, meski begitu niat nya hanya ingin agar lyra senang juga tak kepikiran soal dirinya dan lucas, meski pun lyra tau kalau vina berbohong, tapi ia tak mempermasalahkan hal itu, yg terpenting ia tau kalau elvina melakukan itu hanya karna ingin lyra merasa senang

Tak lama setelah nya, lucas pun datang ke meja makan dengan raut wajah datar tanpa ekspresi, ia juga tak menatap elvina sama sekali

"eh lucas, kamu dari mana aja kok baru dateng? Tumben lumayan siang, biasa nya kamu meski pun telat tetep inget jam" ucap ibu lucas, lucas hanya diam tanpa menjawab, ia lalu melirik ibu nya sekilas dan melanjutkan makan nya lagi

"lucas, mama lagi bicara loh sama kamu, masa lamu cuekin gitu aja si? Minimal jawab kek apa gitu, kamu anggap mama ini apa si?" kesal lyra, lucas langsung menyadari kalau tindakan nya itu sedikit kasar terhadap ibu nya

"maaf ma, lucas ga sengaja, bukan lucas ga mau ngomong sama mama, tapi kan lucas lagi makan ma, di keluarga kita kan ada aturan kalau makan ga boleh sambil ngomong, jadi ya maaf kalau lucas ga jawab pertanyaan mama" sahut lucas menjelaskan dan mengingat kan ibu nya kalau memang ada aturan seperti itu, lyra terdiam sejenak

"yaudah lah lanjutin aja makan mu" lyra yg kemudian mengalihkan pandangan nya pada elvina lagi karna kesal dengan lucas, tapi ia juga berpikir kalau ucapan lucas ada benar nya juga, lagi pula yg membuat aturan itu adalah kakek buyut lucas, jadi mereka tak bisa melanggar nya begitu saja karna itu juga termasuk salah satu aturan ketat keluarga frederick

Setelah semua nya selesai sarapan, lyra, richard dan lucas kembali ke kantor untuk mengerjakan berbagai berkas yg masih belum mereka kerjakan, juga masih banyak kerjaan yg menumpuk di kantor yg memang sengaja belum mereka kerjakan sebelum nya karna sudah sangat lelah, elvina pun kembali menghabiskan waktu nya berdiam diri di kamar nya, meski pun ia di rumah yg sangat besar ia tak pernah merasa sendirian, karna meski sendiri masih ada bi siti dan irene yg selalu menemani nya dan siap untuk menjadi teman ceritanya kapan saja

1
Rev
🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!