NovelToon NovelToon
The Sweet Revenge

The Sweet Revenge

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:279.4k
Nilai: 5
Nama Author: nophie

Area Dewasa, 21++, usahakan membaca dengan pemikiran yang luas.
.
.
Buat kamu, laki laki pemuja kesempurnaan wanita. Aku cuman mau bilang "F*ck You!! And get lost!!" ~Dewi Ayuningtyas

Kamu salah paham! Aku kehilangan canda garingmu bahkan saat kamu masih belum sesempurna ini! Aku adalah penganut "Dont judge a book by its cover!" ~Langit Azka Jayaprana

Sempurna! Adalah kata kata yang menyedihkan saat kamu tidak sempurna. Bayang - bayang ketidak sempurnaan akan menjadi lebih jelas saat yang mencibir adalah sosok orang yang menjadi pujaan hati, bahkan seseorang yang diimpikan menjadi suami kelak.

Lalu bagaimana saat kata kata menyakitkan dan penuh penghinaan mampir ditelinga seorang Dewi Ayuningtyas, kaum rebahan yang memiliki pemikiran bahwa Big is beautiful?

Apalagi ia berpikir kalau yang mengatakan itu adalah orang yang ia puja bahkan sejak ia masih kecil, yaitu Langit Azka Jayaprana?

The sweet revenge ( Pembalasan dendam termanis ) adalah jawabannya!! Seri #mengubahtakdir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7.

Dewi tidak pernah tahu kalau kalau Azka tidak pernah bertunangan dengan Pamela karena Pamela melarikan diri dan memutuskan jalinan percintaannya dengan Azka karena cemburu sama Dewi.

Kedua orang tuanya juga tidak pernah menjelaskan kepada Dewi bahwa di pesta ulang tahun Azka, Pamela tidak datang karena sudah memutuskan jalinan kasihnya dengan Azka. Karena keesokan harinya ketika Dewi sudah boleh pulang, Dewi langsung merengek untuk berangkat ke Yogyakarta karena hari senin nya dia mengklaim bahwa dirinya harus bekerja, karena jurnal magangnya menanti untuk segera dikerjakan.

"Papa masih ga rela kamu berangkat ke sana loh, De! Gimana kalau Papa kangen sama kamu? Gimana kalau nanti kamu makannya sulit? Kamu makan belum bisa masak, jadi Papa takut kalau kamu lagi lagi pingsan, karena kurang asupan gizi." rengek papa Sena kepada Dewi. Sama sekali mereka tidak membahas masalah apakah namun lebih mementingkan bahwa sebentar lagi mereka akan berpisah dengan Dewi, anak perempuan satu-satunya yang sangat disayangi oleh papa Sena.

"Astaga papa, ini anaknya aja udah bulet kayak begini masih saja dikatakan kurang gizi, lah kalau Dewi itu kurang gizi lalu anak-anak yang ada di kamp pengungsian itu apa? Kurang kurang kurang kurang kurang gizi? Papa jangan bikin lelucon garing." kata Dewa dengan nada mengejek, Papanya ini terlalu berlebihan, anaknya sudah super gitu kok masih dikatain kurang gizi.

"Ya sudah papa izinkan kamu pergi dan menginap di rumah nenek David di Jogja tapi dengan satu syarat, setiap hari Kamu harus menghubungi papa setidaknya 3 kali sehari. Lalu kalau kamu makan maka sebelum makan kamu harus menghubungi papa...."

"Stop! Pa, kamu berlebihan!" sergah mama dengan nada kesal. Suaminya itu emang sangat over kalau menyangkut masalah Dewi, Untung saja papa Sena tidak mengetahui tentang kelakuan Azka kepada Dewi. Kalau tidak Keluarga Cemara akan terancam bubar gara-gara permasalahan Dewi dan Azka yang tidak berujung dan tidak berpangkal.

Itulah Kenapa Dewi mau menyelesaikannya sendiri tanpa turut campur dari kedua orang tuanya maupun keluarganya karena ini bisa berimbas sangat panjang terhadap kelangsungan Keluarga Cemara yang sudah dipupuk sejak mereka masih berusia belasan tahun.

Bahkan dengan bijaksananya Dewi juga tidak mengatakan kepada kedua sahabat oroknya itu supaya kisah ini tidak ada satu orang pun yang tahu. Biarlah dia menyembuhkan lukanya sendiri dan melupakan Azka dan impiannya untuk mengejar Azka.

" Tenang saja Pak nanti Dewi selalu akan Menelepon papa baik pagi siang maupun malam kalau bisa 1 jam sekali Dewi akan mengirimkan pesan untuk papa." sahut Dewi dengan nadakesal.

"Bagus! Papa suka itu..." Astaga tadi Dewi cuman bercanda ya ampun! Masa kayak begitu dianggap serius sama Papanya.

"Jadi kapan kamu berangkat?" tanya Mama dan kak Dewanya dengan serius. Ini hari minggu, masa ia habis keluar dari rumah sakit langsung mengepak barang-barangnya dan segera berangkat ke ke Yogyakarta, karena katanya hari Senin jurnal magangnya sudah masuk dan harus dikerjakan dengan segera.

"Malam ini, naik pesawat aja! Jadi senin jurnal makan itu sudah bisa langsung ditandatangani dan diakses sehingga Dewi cepat menyelesaikan kuliah Dewi yang hanya tinggal selangkah lagi." katanya dengan bersemangat.

"Baiklah kalau itu mau kamu, kak Dewa akan mencarikan tiket pesawat untuk malam hari ini sehingga kamu sesampainya di sana bisa beristirahat, sehingga hari Senin kamu bisa melakukan jurnal magang mu dan menyelesaikannya dengan cepat supaya kamu bisa segera mengambil alih beberapa kewenangan di perusahaan dan membantuku menyelesaikan beberapa masalah di perusahaan." kata Dewa dengan nada tegas, yang segera di Iya in sama Dewi.

Dewi senang karena ia secepatnya bisa bebas dari udara yang sama dengan Azka dan akan segera menyusun rencananya untuk membalas dendam dengan Azka.

***

Sementara itu di rumah keluarga Jayaprana, Azka hnya sibuk termenung dengan kenyataan bahwa sekarang dirinya jomblo dan gak ada yang mengganggunya. Dewi sudah resmi resign hari sabtu kemarin , pas dia berulang tahun.

Tentunya bukan Dewi yang datang untuk menyerahkan surat Resign, surat itu hanya dititipkan kepada Dewa.

Azka semakin bingung karena saat ia ke rumah sakit rupanya Dewi sudah pulang ke rumah, dan herannya ia tidak mengabari dirinya. Padahal biasanya Dewi paling heboh dengan Azka.

Azka hanya ingin berterimakasih atas hadiah yang ia terima, karena jujur saja ini adalah hadiah terbaik kedua setelah ayahnya yang memberikan rumah mewah di lingkungan keluarga Cemara, karena pada awalnya Azka sudah meminta ijin kepada orang tuanya untuk melamar Pamela menjadi tunangannya, yang akhirnya malah gagal karena insiden Dewi pingsan itu.

"Kenapa ia terlihat menghindari aku ya? Emang salah apa aku sama dia? Bukankah di juga tahu kalau selama ini aku menjalin hubungan percintaan dengan Pamela kan? Jadi apa salahnya aku make out dengan Pamela? Apa ini karena ia belum makan jadinya ia jatuh pingsan?" gunam Azka dengan lirih. Ia sedang mengira ngira kenapa Dewi berkesan menjauhinya.

Tok tok tok

"Kak, dipanggil mama untuk makan malam." panggil adiknya dengan nada keras saat ini,

"Sebentar..."

Azka lalu membuka pintu dan melihat kalau adiknya hendak pergi dari situ menuju ke bawah, lalu spontan Azka menarik tubuh adeknya lalu mengajaknya bertukar pikiran. Ia tahu kalau adiknya punya hubungan yang sangat baik dengan Dewi.

"Kamu tahu kabar terakhir tentang Dewi?" tanya Azka dengan nada menyelidik.

"Tahulah!" katanya sambil mengangguk anggukan kepalanya dengan bersemangat.

"Oh ya? Apa kabarnya?" tanya Azka dengan mata berbinar.

"Dewi melanjutkan jurnal magangnya di Jogja dan ia berangkat malam ini." kata Nolla menjelaskan dengan ekspresi datar dan biasa-biasa saja.

Tapi perkataan dari adiknya itu membuat Azka terkejut karena mungkin hanya dirinya seorang yang tidak tahu-menahu tentang kepergian diri malam hari itu.

"Apa? Yang bener?" tanya Aska yang Rupanya masih tidak percaya bahwa Dewi sudah berangkat ke Jogjakarta tanpa memberitahu kepada dirinya, yang anehnya lagi Keluarga Cemara pun tidak mempersiapkan farewell party untuk melepaskan Dewi ke Jogjakarta. Bukankah biasanya Keluarga Cemara itu paling top markotop untuk masalah party party begituan?

"Kok kakak tidak dikasih tahu?" tanya Azka dengan heran.

"Emangnya kakak ingin tahu? Selama ini yang ada di dalam pikiran Kakak bukannya Pamela? Jadi nggak ada pentingnya juga untuk memberitahukan Kakak tentang permasalahan Dewi kan? " tanya Nolla sambil memutar bola matanya dengan kesal karena perkataan dari kakaknya itu menurutnya sangat aneh, pada saat Dewi ada disini dan mengejar-ngejar dirinya tidak pernah sedikitpun kakaknya ini memperhatikan dan menganggap bahwa Dewi ada.

Eh Sekarang orangnya sudah berangkat ke Jogjakarta dan tidak memberitahu dirinya kok malah sewot?

.

.

.

TBC

Maaf ya readers, kemarin agak ada masalah dalam pengupload an... jadi hari ini akan diganti oleh thor. Doakan authornya kuat double up. Jangan lupa kasih like, hadiah dan vote ya. Mau crazy up apa double up? Happy Reading. Salam dari author kece badai.

1
Jodi Novianti
good story
Safa Almira
yey
Aksal hasbi Ramadhan
maaf baru komen masih nyimak kak tetap semangat ya kak 💪💪
Juliatni andiani Andiani
Biasa
Juliatni andiani Andiani
Kecewa
Licha Yati
ini klo bisa kata2Nya jgn di ulang2 ya kak, soalnya di epsd 1 uda di jelaskan klwrg mereka semua bershbt.

jd baca agak gimna gtu...?
kesannya kita yg baca tdk faham atw gak ngerti jln ceritanya
Mbak Winda
lanjut Thor ..........!!!!
Jade Meamoure
sebenernya sih cari yg nusuk trus tuntut tuh di pengadilan itu bukan dendam hanya menegakkan keadilan biar di lain kesempatan gk akan terjadi lagi hal yg gk d inginkan
Jade Meamoure
waduh dah mau awh awh yaaaa
Siti Sri Wahyuni
mampir lagi👍
Sri Hartini Hartini
cetol aja mak pipinya azka
Wie Yanah
waduhhh blm rela klw End thor extra'y jgn lma" y kgn sm dewi blm belah duren thor hihiiii knpa sich hrs end thor smua blm kbgian jdh thor🥰🙏
Ikhwan Ahmadi
yaelah
Ruspikas Lumbanraja
aku tunggu dirimu Thor di perempatan.....
Nurul Zuhairiah
ditunggu
Mimah Alisa
lanjut
Rita Ismayanti
lnjuuut kak 😍😍😍😍
re
Next extra part
Yuli Purwati
😂😂😂 udah end aja thor.makasih atas karyamu yang menghibur💪💪
rasebulan
Mak deg deh...tetiba ada tulisan end...okelah kalo ada extranya...belum belah duren itu jangan bikin pinisirin ..
terima kasih Kaka Author dan semangat ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!