NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Cucu Manja Oma

Kisah Cinta Cucu Manja Oma

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:242.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sobri Wijaya

Mengisahkan seorang pemuda manja cucu dari wanita lansia yang kaya raya, Dia hidup dengan segala aturan yang diterapkan sang Oma hingga akhirnya menikah dengan gadis yang pura-pura jadi pacarnya untuk memenuhi permintaan terakhir dari wanita yang di anggap sebagai Ibunya Cinta dan juga akibat kesalah pahaman semata dari sang Oma yang menginginkan hal serupa, namun setelah menikah Oma Alima sangat terkejut saat mendapti Foto Ibu Cinta adalah mantunya yang dinikahi sirih oleh Suryo Pranoto putra tunggalnya Dua puluh tiga tahun silam. sejak kejadian itu Al dan Cinta dipisahkan karena di anggap menjalin hubungan terlarang. Banyak juga liku-liku yang mereka lalui setelah kejadian itu dari hadirnya orang ketiga dan orang yang datang dengan dendam. Apakah pernikahan Al dan Cinta adalah pernikahan sedarah? lalu bagaimana reaksi keduanya?dan bagaimana cara Al dan Cinta melewati bahtera dalam rumah tangga mereka? Baca terus setiap episode nya ya kalau ingin tahu kisah cinta kedua cucu manja Oma??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sobri Wijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part_08 Berusaha Menghasut

Dekha dan para ajudannya tiba di kantor CVE Group, ternyata Arya sang kepercayaan dan para anggota jabatan tertinggi tak mampu melerai aksi demo. "Mohon diharap tenang, Tuan Muda Radekha hendak menyampaikan sebuah amanah!" teriak salah satu ajudannya menenangkan.

Sesaat semuanya hening dan memperhatikan Dekha. Dekha tampak menghela nafas panjang, Ia berharap apa yang akan diucapkannya bisa menghentikan aksi demo.

"Pak, Bapak kan juga cucu Ibu Alima, emang Bapak bukan CEO kami? atau Bapak sedang menyamar saat ini?" tanya seorang wartawan menebak-nebak.

Dekha berusaha tenang dan menimpali dengan tersenyum.

"Jangan menanyakan sesuatu yang aneh-aneh pada Tuan Muda ya, itu bukan wewenang mu menanyakan hal ini," sentak ajudannya kembali karena tak menyukai pertanyaan sang wartawan.

Dekha mengangkat tangannya, Ia berusaha mencegah ajudannya yang tampak tersulut emosi.

Tiba-tiba seorang datang mengejutkan mereka dari barisan para pendemo yang berhenti berjalan disamping Dekha dia adalah Danu Wirawan sang paman. lirikan sinis sang paman langsung menusuk ke arah Dekha. "Ck, Bagaimana bisa seorang cucu angkat mau menjadi CEO di kantor besar ini."

"Lalu dimana CEO kami, Pak? apa anda mengetahui nya?" tanya ketua demo.

"Tentu saja dia adalah putra Suryo Pranoto dan Feriska Wirawan."

"Tunggu!" cegah Dekha. Dekha merasa ada sesuatu yang sedang Danu rencanakan. "Apa maksud Om? bukankah Papa Suryo dan Mama feriska tidak memiliki anak dalam pernikahan mereka?" delik Dekha yang sudah mengetahui sedikit banyak kisah keluarga Pranoto.

Danu yang mendengar ucapan Dekha langsung menatap dengan tatapan tampak tidak suka. "Apa yang kau ketahui tentang seluk beluk keluarga Pranoto, Dekha? bahkan kau masih berusia sekitar empat tahun saat itu."

"Hem, tentu aku mengetahui nya Om, bahkan aku tahu niat mu, tapi Walaupun Dewa kembali dari Amerika nantinya, dia tidak akan pernah duduk di kursi CEO," lirih Dekha tak mau kalah.

"Berani sekali kau, apa kau pikir anak haram itu yang pantas?" desis Danu yang tersinggung dengan ucapan Dekha. Danu pun kembali berdiri tegas dihadapan para karyawan yang mendemo, Ia bersikap seolah-olah tak ada yang dibicarakan nya dengan Dekha.

Dekha yang bijak langsung berbicara tegas tampa basa basi lagi, Ia tak ingin lebih lama mendengarkan Danu yang mungkin akan membuat kekacauan.

"Dengar!" tuturnya dengan nada yang tinggi agar semua pendemo memperhatikannya. "seminggu lagi kalian akan bertemu dengan CEO kalian yang akan membuat kalian lebih giat dalam bekerja, dia akan membawa perubahan yang lebih besar di CVE Group dari saat ini, dan Ingat hanya dialah yang pantas kalian bangga kan! jangan pernah bermimpi ada orang lain yang dapat merebut kursi kebesarannya, Ruangan itu selamanya akan tertutup rapat sampai waktunya dibuka." Itulah yang Dekha sampaikan agar semua bisa kembali tenang. Ia tahu betul, bahwa meyakinkan karyawan terbaiknya adalah menjanjikan apa yang diinginkan mereka.

"Kalian dengar ucapan Tuan Muda, bukan? kalau begitu berhenti berbuat bodoh dan lakukan pekerjaan kalian!" tegas salah seorang ajudan tadi yang hampir emosi.

Semua para karyawan pun menghentikan demo dan kembali masuk ke kantor. "Terima kasih Tuan Muda, maaf jika aku tak mampu menenangkan mereka," ucap Arya sambil membungkuk hormat.

"Tak apa Pa, kerjakan tugas mu dengan baik!" jawab Dekha.

"Baik, Tuan Muda." Pak Arya dan sekretarisnya pun meninggalkan Dekha dan para ajudannya juga Danu yang masih menatap nya dengan sunggingan senyum yang licik.

Dekha paham akan pemikiran pamannya itu pun langsung menghampiri Danu dan menepuk pundaknya. Jangan permalukan diri mu, Om! tak ada setetes pun darah Pranoto mengalir di tubuh Dewa, masih beruntung, keluarga Pranoto menyekolahkannya sampai keluar negeri." Setelah mengatakan itu, Dekha mengajak para ajudannya masuk ke gedung yang sangat besar dan menjulang tinggi itu tampa mempedulikan Danu yang menatapnya dengan penuh kebencian.

"Ck, sial! akan ku habisi kau Radekha, agar tak ada lagi yang dapat melindungi putra haram Pranoto itu," decak Danu geram.

***********

Pelajaran di kampus telah usai, Cinta sedang berdiri dipinggir jalan. Ia menunggu bis yang belum juga lewat sejak tadi, langit juga nampak mendung, sepertinya langit akan segera menumpahkan semua air yang sudah menggumpal diatas sana sebentar lagi.

"Hais, bis mana sih kok gak lewat-lewat?" Cinta sudah mulai kesal dan nampak bingung tak karuan. Bahkan sebagian siswa sudah pulang dengan mobil jemputan mereka. Ya wajarlah, rata-rata siswa disini kebanyakan orang tua mereka Memang sudah mempunyai mobil pribadi, beda dengan dirinya, sepeda saja dia tak punya. "Nasib-nasib, bersabarlah Cinta! Kau pasti bisa merubah kehidupan mu." begitulah pikiran yang muncul dibenaknya saat kelu dan merasa iri melihat teman-temanya yang hidup dengan kemewahan agar selalu semangat.

Sebuah motor ninja pun menghentikan motornya didepan Cinta berdiri. "Cin, ayo aku antar! sudah gerimis ni, nanti kamu kehujanan," tawar Yudha.

"Gak usah Yud, gak papa aku mau ke kafe soalnya," tolak Cinta. Sebenarnya Ia ingin sekali menumpang, tapi Ia merasa malu telah menyusahkan sahabatnya itu terus menerus.

"Aku aja Kak yang naik," pinta seorang gadis manis yang langsung membonceng di jok belakang motor Yudha.

"Nina," toleh Yudha. "apa kamu tidak disusul?"

"Enggak, mobilnya mogok dijalan Kak, aku lelah kalau harus menunggu terlalu lama," jawab gadis itu. Sebenarnya Ia sengaja tidak ingin dijemput karena ingin membonceng dan berduaan dengan Yudha yang sudah lama ditaksirnya.

"Ya udah, kamu antar Nina aja, Yud," timpal Cinta yang mengerti betul kalau Nina ada hati pada sahabatnya itu. Bahkan Nina sering meminta bantuan padanya untuk PDKT dengan Yudha. Tapi apalah daya, Cinta tak mengerti soal begituan, sedangkan dirinya saja belum pernah berpacaran sampai saat ini. Bukan juga tak laku, tapi Ia menolak setiap pria yang menyatakan Cinta padanya dengan beralasan ingin fokus mengejar impiannya dan mengurus Ibunya yang sedang sakit, Ibunya sudah lama menderita TBC akut dan tak kunjung sembuh.

"Okelah, kita duluan ya, Cin!" pamit Yudha sambil menstater motornya. Nina pun langsung melingkarkan tangan dipinggang Yudha dengan erat, Ia sangat bahagia bisa sedekat itu dengan gebetannya.

"Jangan erat-erat dong, Nin, sesak!" protes Yudha yang merasa tak nyaman dengan ulah Nina.

"Iya iya," sungut Nina. Wajahnya mendadak cemberut akan penolakan Yudha, sambil melepaskan tanganya dipinggang pria idolanya itu.

"Sok banget sih lo, Yud!" goda Cinta cekikikan.

"Sssst, abis lebay," bisik Yudha yang menutup sebelah mulud nya dengan tangan agar tak didengar Nina. "Duluan ya Cin!"

"Oke deh, hati-hati dijalan, pegangan aja Nin gak usah dengerin Yudha nanti Jatuh lho!" teriak Cinta pada kedua sejoli yang semakin menjauh itu, Nina hanya mengacungkan jempol menanggapi teriakan Cinta yang masih didengarnya.

"Huh!" Cinta bernafas lega dan ikut bahagia melihat Yudha dan Nina yang mulai semakin dekat sambil berkaca pinggang. Ia kembali teringat kalau sejak tadi tetap saja tidak ada angkot yang lewat.

Hujan pun mengerti saatnya turun, Ia membasahi sekujur tubuh Cinta dengan sangat cepat. Cinta langsung berlari ke halte yang sengaja dibuat pihak kampus untuk dijadikan tempat menunggu bis.

Tak lama sebuah mobil INOVA berhenti didepan nya yang ternyata itu Mikhaila dan ganknya. Mereka sengaja berhenti untuk membuly Cinta. "Woy gadis miskin! kasihan banget sih lo pakek acara hujan-hujanan segala, entar sakit lagi, gak punya uang buat beli obat." Itulah Ejekan yang terlontar di mulud Mikhaila.

"Hahaha." mereka tertawa dengan renyah dan bangga melihat Cinta tak menyahut. " Ya elah mi, beli obat warung yang harganya seribu perak masak gak ada sih? miskin amat dong ya?" celetuk Kalina.

"Hahaha." mereka kembali tertawa serempak.

"Ni ambil siapa tahu sakit, cukuplah buat beli obat warung," imbuh Mia yang melempar uang lima ribu perak ke kaki Cinta.

Cinta menggertakan giginya melihat rupiah itu, bukan tertarik pada uang itu melainkan kehormatannya merasa telah direndahkan oleh gank yang katanya kumpulan gadis cantik itu.

"Ayolah guys, cus, by Cinta!" Mikhaila dan teman-temanya melambaikan tangan dan berlalu meninggalkan Cinta yang masih berusaha meredam gejolak emosi yang serasa muncul dirasanya lalu menginjak-injak uang rupiah itu untuk menumpahkan amarahnya. "Dasar, Sialan, aku bisa beli obat tampa kau beri Cewek Gila!" teriaknya memaki sambil menatap mobil Mikhaila yang sudah menghilang ditelan belokan.

1
Asma
keren nih ceritanya...
hay kk semua, mampir yuk di novel favorit aku, SYAHDU by otor ALFAJRY, Dan karya 1 nya lagi SANG PENAKLUK yang TAKLUK. keren deh. cus kesana ya kk2... 😉
rudi iskandar
ceritanya terlalu bertele tele kaya ga ada alurnya saja
Ka'Unna
semangat kak🥰jangan lupa mampir ya kak
its me- safea
jangan -jangan key hamil lagi waduh
kosong
✌✌✌✌...ok pakcik....nti aku smbung baca lg...😊😊
kosong
✌✌✌✌💪💪💪💪
kosong
😊😊😊😊✌✌
kosong
✌✌✌✌✌😊😊
kosong
✌✌✌✌😎😎
kosong
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼😂😂
kosong
✌✌✌✌😘😘
kosong
💪💪💪💪💪
kosong
✌✌✌✌✌
kosong
💪💪💪💪💪
kosong
😊😊😊😊eya author kesayangan ku....semoga kamu juga secsus ya.....sabar menempuhi dugaan/perjuangan mu/keluargamu/ luv uu...😘😘
kosong
💪💪💪💪💪💪
kosong
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
kosong
✌✌✌✌✌✌
kosong
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
kosong
💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!