NovelToon NovelToon
My Crazy CEO

My Crazy CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:406.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ria Mariana

Update kalo ingat.

NOTE : CERITA INI BIKIN NGAKAK SALTO-SALTO

Sekuel Mendadak Menikah (Sean & Mauren)

"Roseline, ku perintahkan kau untuk menjadi pacarku!" ucap Navier Alister.

Roseline yang baru saja menjadi sekertaris Tuan Muda Navier hanya terheran. Orang aneh dan idiot seperti Navier menyuruh untuk menjadi pacarnya.

"Tuan muda Navier yang tampan tapi somplak mengajakku berpacaran?" gumam Roseline.

Roseline mundur perlahan ketika Tuan Muda Navier mendekatinya, perlahan lahan semakin dekat, semakin dekat. "Ku tunggu jawabanmu malam ini," ucap Navier.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ria Mariana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 : Kesedihan Kim

Melihat wajah Seline yang sangat cantik, ia langsung memalingkan wajah dan melepas tangannya pada punggung Seline. Navier berdehem lalu kembali duduk di kursi direkturnya. Seline juga sama, ia merasa malu dan canggung tentang kejadian tadi.

“Sana kembali ke ruanganmu!” perintah Navier.

Seline menganggukkan kepala. Dia berjalan menjauhi Navier tetapi ia kembali lagi. “Maaf, tuan. Ruangan saya dimana?” tanya Seline.

“Ruanganmu saja tidak tahu. Sana tanya Ali! Aku pun juga tidak tahu ruanganmu.”

Cih... ditanya baik-baik jawabannya seperti itu. Dasar tuan sinting!

Seline keluar dari ruangan Navier dan langsung masuk ke

ruangan Ali, ia bertanya kepada Ali dimana ruangannya. Jari telunjuk Ali

menunjukkan kearah depan ruangannya persis dan hanya tersekat oleh dinding

kaca. Seline mengerti dan langsung menuju ruangannya.

Seline manarik kursi dan menghela nafas panjang, ia melirik

Navier yang serius menatap layar laptop. Dia duduk dan langsung mengerjakan apa

yang harus ia kerjakan.

Berselang detik kemudian, Navier memanggil Seline untuk ke ke

ruangannya. Seline berjalan dengan sopan lalu  menatap Navier.

“Namamu siapa?” tanya Navier.

“Agatha Roseline, tuan,  Anda bida memanggil saya, Seline,” jawab Seline.

Navier mengibas-ngibaskan tangannya menyuruh Seline pergi.

Seline menundukkan kepala dan kembali ke ruangannya. Dia duduk kembali, membuka

laptop dan mengerjakan apa yang harusnya dikerjakan.

“Seline, Seline...” teriak Navier.

Seline menuju ke ruangan Navier lagi, Navier menjentikkan

jarinya lalu menyuruh Seline membalikkan badan. Navier mengecek apakah rok

Seline sudah dijahit atau belum.

“Oh, sana! Hus.. hus..”

Seline mengernyitkan dahi, ia bingung dengan bos gilanya itu.

Dia kembali ke ruangannya dan berselang detik kemudian Navier memanggilnya

lagi. Seline berjalan dengan langkah kesal.

“Ada apa lagi, tuan?” tanya Seline dengan nada tinggi.

“Oh my... Kau membentak tuanmu sendiri? Mau cari mati?”

Seline meminta maaf, ia menundukkan kepala. Navier berdiri

dan menghampiri Seline, ia memencet hidung Seline sekali lagi. Seline merasa

tidak nyaman dan memalingkan wajah. Sepertinya keputusan untuk bekerja disini

sangat salah.

“Aku sangat tidak suka jika bawahanku membantah. Aku akan

memencet hidungmu saat kau berbuat salah. Ingat-ingat itu! Sudah sana kembali

ke ruanganmu. Cih... Membuang waktuku saja!”

Awas kau tuan muda

mesum! Setelah aku tahu kelemahanmu pasti akan membalas semua ini.

***

Mauren mengetuk pintu apartemen Kim, dia membawa sedikit

makan siang untuk iparnya itu. Sean yang menyuruhnya jika tidak pasti Mauren

tidak mau mengantar makanan itu karena takut terjadi fitnah. Sudah 15 menit

Mauren didepan apartemen Kim tetapi pria itu tidak membuka pintu.

“Kak Kim ada dirumah ‘kan? Aku buka pintunya, ya?” ucap

Mauren langsung membuka pintu yang rupanya tidak terkunci.

Keadaan rumah Asisten Kim begitu berantakan bahkan sofa sudah

terbalik dan banyak pecahan kaca. Mauren sempat ragu untuk masuk tetapi dia

takut jika Kim terjadi apa-apa. Mauren menuju kamar Kim, ia membuka pintu.

Pandangannya tertuju pada Kim yang tangannya sudah bersimbah darah.

“Kak Kim?” teriak Mauren. “Ada apa dengan kakak? Aku akan

panggilkan oppaku.”

Mauren segera mengambil gagang telpon lalu menelpon suaminya.

Setelah itu ia menelpon Ali untuk pulang ke rumah.  Mauren melirik Kim yang menangis, ini pertama

kalinya melihat Kim yang menangis begitu menyedihkan.

“Kenapa wanita yang ku cintai selalu meninggalkanku? Apa

salahku? Aku sudah berusaha mencintainya,” ucap Kim.

Mauren berjongkok, ia mengambil tisu lalu mengelap air mata

Kim. Mauren tidak bisa menjawab apapun karena dia dulu juga pernah meninggalkan

Kim. Mauren menarik tangan Kim yang berdarah-darah, ia mengelap darah itu

dengan tisu.

“Kak Kim jangan begini! Pikirkan Ali, dia pasti akan tambah

terpuruk melihat ayahnya seperti ini. Kak Kim harus bangkit dan memulai hidup

baru bersama Ali.”

Berselang menit kemudian, Sean datang. Dia terkejut melihat

apartemen adik iparnya yang berantakan. Sean segera memangil Juna untuk

mengobati tangan Kim. Dia membantu berdiri dan mendudukkannya diranjang.

“Masih ada waktu sebelum persidangan, aku akan membujuk Sera

untuk kembali kepadamu,” ucap Sean.

Kim hanya diam melamun, ia sudah sangat putus asa.

Pernikahannya harus kandas karena ada orang ketiga. Apalagi orang itu adalah

orang yang tidak disukainya. Dia terlalu bodoh menganggap Louis akan merebut

Mauren dari Sean ternyata pria bule itu merebut istrinya sendiri. Sebuah plot

twist yang tidak terduga.

20 menit kemudian, Juna datang membawa perban dan alat

plester lainnya. Dia memang sudah pensiun tetapi jika iparnya membutuhkan

bantuan ia akan langsung datang.

“Jangan sedih, Kim! Sera pasti akan kembali kepadamu, jika

tidak maka memang kalian tidak berjodoh sampai tua. Kau pria mapan dan tampan,

hartamu juga banyak. Banyak gadis muda yang mau denganmu,” ucap Juna sambil

mengobati luka Kim.

Sean menepuk bahu Juna, ia sedikit kesal jika Juna malah

berbicara seperti itu.

“Jadi jika Zara meninggalkanmu maka kau akan mencari gadis

muda?” tanya Sean.

“Iya betul, aku akan mencari gadis cantik dan tentunya masih

muda.”

“Kau sudah rekam ucapan Juna, oren?” tanya Sean kepada

istrinya.

“Sudah, oppa.”

Juna terkejut, ia panik dan memohon supaya rekaman itu tidak

dikirim ke istrinya, jika iya maka dia tidak akan diizinkan masuk rumah.

Setelah selesai mengobati Kim. Juna berpamitan pulang karena anak laki-lakinya

sedang sendirian dirumah.

***

Ali melihat perban di tangan sang ayah. Kim merasa bersalah

membuat Ali merasa sedih, dia memeluk sang ayah yang jiwanya sedang terguncang.

Kedua pria itu menyalurkan kesedihannya satu sama lain.

“Lepaskan mama saja, yah! Biarkan  dia bahagia dengan pilihannya. Aku memang

belum berpengalaman dalam berumah tangga tapi ketimbang hubungan kalian tidak

harmonis lagi dan selalu ada orang ketiga lebih baik lepaskan mama saja!” ucap

Ali tidak tega membuat ayahnya begitu tersiksa.

“Ayah hanya memikirkan masa depanmu, sebentar lagi mamamu

akan mempunyai anak lagi dari pria lain dan tentunya rasa sayangnya kepadamu

akan berkurang, rasa perhatiannya kepadamu akan berkurang.”

Ali tersenyum, ia menggenggam erat tangan ayahnya dan menatap

wajah pucat sang ayah. “Tidak masalah jika itu membuat mama bahagia, asalkan

ayah jangan ikut meninggalkanku. Aku sudah ditinggalkan mama dan aku tidak mau

ditinggalkan ayah juga.”

Mata Ali memerah, perceraian orang tuanya sangat membuat

dirinya syok tetapi ia berusaha untuk kuat. Dia tidak ingin sang ayah semakin

sedih dan malah nekat melakukan hal yang membuat diri ayahnya terluka.

Kim melihat Daleon yang berdiri didepan pintu bersama

putranya, Kim menyuruhnya mendekat. Ali seketika keluar supaya mereka berbicara

dengan nyaman.

“Kau masih di apartemen papamu?” tanya Kim.

Daleon menganggukan kepala. Dia langsung duduk di pinggir

ranjang sambil memangku Darsen. Daleon kini memang tidak banyak bicara dan

sekarang lebih penyabar semenjak kehadiran sang buah hati.

“Jangan pikirkan, uncle! Kau harus pikirkan dirimu sendiri.

Kau masih muda tidak ingin mencari ibu untuk Darsen?” tanya Kim.

Daleon menggelengkan kepala. Kim memeluk Daleon, dia sangat

sayang dengan keponakannya. Ali tersenyum melihat kedekatan mereka, setidaknya

rasa sedih sang ayah akan berkurang jika ada keberadaan Daleon di dekatnya.

**

“Mama... Navi pulang,” ucap Navier sambil membuka pintu.

Dia melihat sang papa bermain dengan cucunya.

“Darman masih disini?” tanya Navier.

“Sini ku timpuk pakai wajan. Nama bagus-bagus seenak jidat

kau ganti,” jawab Sean kesal.

Navier hanya mendengus, ia duduk dan melepas sepatu

importnya. Dia melirik papanya yang asyik bermain dengan Darsen. Navier merasa

cemburu, sejak kelahiran Darsen, ia tidak pernah dimanja lagi dengan sang papa.

“Main terooos sama cucu, anaknya pulang seharian mengurus

perusahaan tidak disambut. Cih...”

Sean hanya menatap jengah Navier yang cemberut seperti anak

kecil.

“Ketimbang banyak omong ajak main si Darsen, kau omnya tapi

tidak ada rasa sayang sama sekali dengan keponakan sendiri,” ucap Sean.

“Oh my... ucuk... ucuk... ucuk... Darman, sini main sama Om!”

Darsen menggelengkan kepala, ia memeluk kakeknya dengan erat.

Dia begitu takut dengan Navier. Daleon datang, Navier dengan tatapan malas

langsung berjalan mencari keberadaan mamanya.

“Mama oreeeen, Navi pulang. Mana puddingnya, mah?” teriak

Navier.

Sean hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat kelakuan putra

terkecilnya. Tubuhnya saja yang bertumbuh tinggi tapi pikirannya masih seperti

anak kecil dan untungnya Navier pandai jadi Sean cukup lega masih bisa

mengandalkan Navier.

1
Lies Atikah
kim hobi nya menanam benih
Lies Atikah
rumit tapi seru thor lanjut
Dwi apri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Dwi apri
walah....bener2 bikin ngakak guling2🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ros Liana
lama trus updatenya,jg gk seru
Uyun Syarukhan
lanjut kak lg seru2 y....ne cerita y....🥰🥰🥰
armanto Manto
.
sakura71
ak mewekkk tentang kim.lnjut ngakakk parah
sakura71
thorrr ngakakkk
Neng Luthfiyah
ini ceritanya ko gantung gk ada terusannya pdhal seru🤔
Noel Sentia Lena Stg
y...mna kelanjutannya kk,,,,,
Noel Sentia Lena Stg
darsen panggil navier = om napret
navier panggil darsen = darman
navi dan darsen sama2 lucu...
Noel Sentia Lena Stg
kok kim nika lg,aduh,..............
Noel Sentia Lena Stg
rasa2 merinding q bc,trus tiba2 nangis liht navi dbuat sprti tu...sabar y navi.......
Noel Sentia Lena Stg
hahahaa.ketawa melulu smpe sakit perut
Noel Sentia Lena Stg
sumpah dhe ..ketawa2 sndiri jd nya🤣🤣🤣
Ati Pct
😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣
SeQuer ThinTacel AgusTin
jgn" pacar Ali anaknya Mauren si jeni
SeQuer ThinTacel AgusTin
kasian navier
SeQuer ThinTacel AgusTin
ku udh baca cerita dewa tp mlah blm baca cerita Sean
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!