NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:123.9k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

Alya yang sejak tadi berusaha menahan diri demi menjadi ibu yang lembut, merasakan darahnya mendadak bergejolak panas.

 Aura dingin yang biasa ia gunakan untuk membantai musuh-musuhnya di dunia bawah tanah mulai merayap naik ke permukaan.

Sorot mata Alya berubah menjadi sangat tajam dan pekat, membuat Andi mendadak merinding tanpa tahu alasannya.

Alya menarik Alisya perlahan ke belakang tubuhnya, melindunginya dari tatapan hina pasangan itu.

"Jaga mulutmu, Andi," kata Alya dengan suaranya tidak keras, tetapi begitu berat dan menekan.

"Kenapa? Kamu nggak terima?" tantang Andi, berusaha menutupi rasa takut aneh yang tiba-tiba menyerangnya.

"Kenyataannya begitu, kan? Kamu cuma wanita miskin yang nggak punya apa-apa. Kamu bahkan nggak mampu hidup dengan baik tanpa diri ku. Jadi jangan ganggu kehidupan kami lagi!" ucapnya ketus.

Alya menatap Andi tepat di matanya. Sebuah senyuman dingin yang amat berbahaya terukir tipis di bibirnya.

"Aku memang tidak bisa memberinya hidup yang layak sekarang, Andi. Tapi ingat satu hal... kamu boleh melupakan Alisya, dan kamu boleh membuangnya sesukamu hari ini. Tapi suatu hari nanti, saat kamu memohon-mohon untuk mendengar dia memanggilmu 'Papa'... aku pastikan pintu itu sudah tertutup rapat," desis Alya pelan, namun setiap katanya menancap dalam.

Andi terkekeh meremehkan, walau dadanya berdebar kencang melihat tatapan mata Alya. "Hah! Nggak akan pernah! Aku tidak akan melakukan itu! Ayo Sayang, kita jalan. Udah panas di sini."

Andi masuk ke dalam mobil bersama Ranti dan Raya, lalu menancap gas meninggalkan area sekolah dengan cepat, menyisakan kepulan asap tipis di hadapan Alya dan Alisya.

Alisya menunduk, tangisnya pecah tanpa suara.

Alya berlutut kembali, merengkuh tubuh kecil yang gemetaran itu ke dalam pelukan hangatnya. Ia mengecup pucuk kepala Alisya berulang kali.

"Maafin Mama ya, Sayang... Maafkan Mama..." bisik Alya haru, menahan air matanya sendiri agar tidak tumpah di hadapan sang putri.

"Papa beneran udah nggak mau sama Alisya ya, Ma?" tanya Alisya di dalam dekapan ibunya. "Papa lebih sayang sama Raya..."

Alya memegang kedua pipi Alisya, menatapnya penuh cinta dan iba. "Dengarkan Mama, Nak. Alisya tidak butuh orang yang tidak menghargai Alisya. Alisya punya Mama. Mama akan selalu ada buat Alisya, melindungi Alisya, dan menyayangi Alisya sampai kapan pun. Paham?"

Alisya mengangguk pelan, mengusap air matanya dengan lengan bajunya. "Paham, Ma..."

"Anak pintar," Alya tersenyum hangat, menggandeng erat jemari Alisya. "Ayo kita pulang. Kita buat telur gulung yang paling enak hari ini."

"Ayo, Ma!" sahut Alisya, mencoba tersenyum kembali walau matanya masih sembap.

Sambil melangkah menuntun Alisya menyusuri jalan, tangan kiri Alya yang berada di samping mengepal dengan erat dan penuh tekad.

Di dalam hatinya, Sang Ratu Mafia telah menandai dua hal: Ia akan membahagiakan Alisya dengan seluruh jiwa dan raganya, dan ia akan memastikan Andi membayar mahal setiap tetes air mata yang jatuh dari mata putrinya hari ini.

"Andi, kau telah membuat anakku menangis, aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang!" kata Alya bertekad dalam hati, matanya memancarkan kilat ketajaman yang sudah lama tak muncul.

"Ayo Sayang kita pulang," kata Alya lembut.

Mereka pun pulang sambil menyusuri jalan untuk kembali ke kontraknya.

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

1
Inisial M
next...di tunggu kelanjutannya...
Alra
anjay mafia
Maria Mariati
hehhhh bodoh masa quen macua anak nya ga di jaga malah jagain bodyguard labil itu 😁😁😁😁, kan kan di bawa pergi
Maria Mariati
kira kira di apain si bapak tua yakk
Maria Mariati
helleh anak siapa ituuuu, siap2 papa nya bangkrut😁😁😁
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hade
less22: besok lah, masih jauh perjalanannya🤣
total 1 replies
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hadeh
Maria Mariati
meskipun sakit hati dia tetep bapak nya anak kamu alya, ga mau bantu langusng liwat orang aja, mungkin itu bisa jdi jalan mereka bertobat di kemudian hari, kasihan amat yakk
Les Tary
Emang ga ada adab Julian waktu sekarat ditolong Alya eh malah ngacam lwt anaknya
Maria Mariati
iyuuuuu 1 queen mafia 3 jendral perang wouuuu
Maria Lina
klo blh tau siapa jodoh nya alya ya thor ksh. ocoran donk thor ya
less22: masih lama🤣🤣
total 1 replies
Maria Mariati
yang satu menjaga keselamatan bukan untuk. cari perhatian, yang satu terlihat jelas hanya untuk cari perhatian
Queen AL
masa meninggalkan dunia mafianya hartanya juga habis... gak ada gitu tabungannya. gak masuk akal banget
Les Tary
ed dah setelah jadi gembel baru inget Alya sama anaknya
Les Tary
lanjut thor
Les Tary
keren Alya😍😍
Ambu Rinddiany Thea
udahlah andi mening cari tambang aja buat gantung diri d poon toge
Ambu Rinddiany Thea
s julian mah nyari mati , orang mah nyari aman dia mah malah nyari mati , mampus aja kou lah Julian ga guna juga sekalian ma s Andi
Les Tary
dimana kesombonganmu Andi
Les Tary
Julian kyknya ga ada etikat baik pdhl pernah ditolong Alya pas saat sekarat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!