NovelToon NovelToon
Milik Sang Mafia Seutuhnya

Milik Sang Mafia Seutuhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Akibat tuntutan menikah dari kedua orangtuanya, Yorinka memilih jalan pintas dengan cara menghabiskan malam panas dengan seorang pria misterius.

Yorinka berpikir dengan dirinya hamil, maka kedua orangtuanya tidak akan menyinggung soal pernikahan lagi. Tetapi yang ada Yorinka malah di usir karena hamil tanpa adanya seorang kekasih atau calon suami, pada akhirnya Yorinka memilih untuk hidup berdua dengan bayi yang dikandungnya.

Tetapi pria yang menghabiskan malam panas dengannya tiba-tiba datang ke apartemennya dan menuduhnya telah membawa milik pria itu, lebih parah lagi pria itu adalah seorang Mafia dari klan Cyrillus.

Cyrillus, adalah salah satu klan mafia terbesar saat ini dan tentunya semua tunduk padanya, apa jadinya Yorinka mengandung dari anak dari seorang mafia kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyesalan Yorinka

Kamar utama mansion klan Cyrillus kini tak lebih dari sebuah museum megah yang berbau sunyi. Jendela-jendela besar yang biasanya membiarkan cahaya matahari pagi masuk mereduksi keceriaan, kini selalu tertutup rapat oleh gorden beludru tebal. Di tengah kegelapan yang temaram itu, Yorinka menghabiskan detak demi detak waktunya.

​Hukuman brutal yang diberikan oleh Arzeus malam itu tidak hanya menghancurkan fisiknya secara paksa, melainkan juga membunuh jiwa hangat dan ceria yang selama ini menjadi poros hidupnya. Trauma mendalam akibat pemerkosaan yang dikemas dalam pembenaran "disiplin klan" tersebut mengubah total kepribadian Yorinka.

Wanita yang dulunya frontal dan penuh tawa itu kini menjelma menjadi sesosok mayat hidup.

​Keseharian Yorinka kini hanya terkurung di dalam kamar. Dia tidak lagi memiliki keinginan untuk melangkah keluar, bahkan hanya untuk duduk di balkon. Sebagian besar waktunya dihabiskan dengan bergelung di bawah selimut tebal, menatap kosong ke dinding beton yang bisu. Tatapan matanya yang dulu jenaka kini kosong melompong, menyiratkan keputusasaan yang teramat dalam. Cahaya kemerahan yang biasanya menghiasi pipinya saat tertawa kini telah sirna sepenuhnya, digantikan oleh kulit pucat pasi yang tampak rapuh.

​Setiap pagi dan malam, pintu kamar ganda itu akan terbuka dengan suara klik yang teratur. Shela atau Vica akan melangkah masuk dengan sangat hati-hati, membawa nampan berisi makanan sehat dan susu khusus ibu hamil yang dipesan langsung berdasarkan instruksi medis klan.

​"Nyonya... makanannya sudah siap. Tolong dimakan sedikit ya, demi bayinya" bisik Shela dengan nada suara yang bergetar

​Yorinka tidak bergerak. Dia bahkan tidak berkedip. Dia hanya berbaring miring, membelakangi pelayan tersebut.

​VIca dan Shela, yang kini telah menaruh rasa hormat dan kasih sayang yang tulus kepada Yorinka, hanya bisa saling pandang dengan mata berkaca-kaca. Mereka menaruh nampan itu di meja nakas, lalu membersihkan kamar dengan gerakan se-senyap mungkin sebelum melangkah pergi. Rasa prihatin dan iba yang mendalam mendominasi hati para pelayan di mansion tersebut. Mereka rindu pada sosok nyonya rumah yang gemar mengomel dengan gaya santai dan blak-blakan.

Melihat Yorinka yang terlihat sama sekali tidak memiliki niat untuk melanjutkan hidup seperti ini membuat atmosfer seluruh mansion ikut meredup dan terasa mencekam.

​Namun, kondisi itu akan langsung berubah drastis setiap kali langkah kaki yang berat dan berwibawa terdengar mendekati kamar.

Langkah sepatu bot kulit milik Zeus berhenti bersamaan knop pintu berputar, tubuh Yorinka akan refleks menegang. Seluruh bulu kuduknya berdiri, dan getaran hebat menjalar dari ujung kaki hingga kepala. Sifat penakut yang ekstrem mendadak menguasai dirinya. Rasa trauma itu secara biologis memicu alarm bahaya di otaknya. Yorinka akan langsung menarik selimutnya tinggi-tinggi, mencoba mengecilkan tubuhnya sekecil mungkin di sudut ranjang.

​Zeus melangkah masuk dengan setelan jas formalnya yang selalu rapi dan sempurna. Wajahnya tetap tampan, namun di mata Yorinka, wajah itu tak lebih dari topeng milik seorang monster psikopat. Sifat arogan dan dominan pria itu tidak berkurang sedikit pun, dia menganggap apa yang dilakukannya adalah hak mutlak seorang pemimpin klan untuk menjaga asetnya.

​"Bagaimana kondisinya hari ini?" tanya Zeus formal kepada dokter klan yang berdiri di belakangnya

​"Secara fisik, kandungan nyonya Yorinka stabil, tuan Zeus. Namun... kondisi psikologisnya yang depresi berat bisa memengaruhi perkembangan janin jika terus dibiarkan" jawab dokter itu dengan suara rendah karena takut memicu amarah sang bos mafia

​Zeus mendengus pelan, lalu memberi isyarat agar dokter itu keluar. Dia berjalan mendekati ranjang, mengabaikan fakta bahwa Yorinka semakin gemetar ketakutan di balik selimut.

​"Keluar dari selimutmu, Yorinka!" perintah Zeus

Nada suaranya terdengar datar, kasar, tanpa ada ruang untuk bantahan.

​Yorinka tidak bergerak. Rasa takutnya sesaat bergesekan dengan rasa kecewa yang luar biasa besar. Pria yang sempat membuatnya merasa aman, pria yang memeluknya setiap malam, ternyata tega memperlakukannya seperti binatang jalang hanya karena dia mencoba mempertahankan nyawanya dari ancaman Leona.

​Karena tidak ada respons, Zeus kehilangan kesabaran. Dengan satu sentakan kasar yang dominan, dia merenggut selimut itu hingga terlempar ke lantai.

​"Jangan sentuh aku! Pergi kamu, bajingan!" jerit Yorinka tiba-tiba

​Tangisnya langsung pecah. Air mata mengalir deras membasahi pipinya yang tirus. Pertahanannya runtuh, digantikan oleh ledakan emosi yang histeris. Saat tatapan mata mereka bertemu, tidak ada lagi kehangatan di sana. Tatapan mata Yorinka kini dipenuhi oleh kombinasi yang mengerikan, kemarahan yang membakar, kekecewaan yang mendalam, sekaligus ketakutan yang mutlak.

​"Kamu monster, Zeus! Kamu jahat! Aku benci sama kamu!" teriak Yorinka lagi dengan gaya bahasa santainya yang kini bercampur baur dengan isak tangis yang memilukan

Dia memukul-mukul dada bidang Zeus dengan kedua tangan kecilnya yang bergetar.

​Zeus tidak menghindar. Dia membiarkan tangan Yorinka menghantam dadanya beberapa kali, sebelum dengan gerakan yang cepat, dia menangkap kedua pergelangan tangan Yorinka dan menguncinya di atas kepala wanita itu dengan satu tangan kekarnya.

Zeus mencondongkan tubuhnya, mengurung wajah Yorinka yang basah oleh air mata tepat di bawah tatapan elangnya yang kejam.

​"Menangislah sesukamu, berteriak lah sesukamu" desis Zeus dingin

"Tetapi ingat satu hal, Yorinka. Kemarahanmu tidak akan mengubah kenyataan bahwa kau berada di bawah kuasa saya. Kau adalah istri dari seorang Cyrillus. Kau yang memilih untuk masuk ke dalam duniaku malam itu di bar, dan di dunia ini, tidak ada jalan keluar" ucapnya penuh intimidasi

​Yorinka memalingkan wajahnya, terisak hebat. Yorinka menatap nyalang Zeus yang menatapnya dengan tatapan tajam.

"Aku nyesel... aku nyesel ketemu kamu..." bisiknya parau di sela tangisnya

​Mendengar kata "menyesal", rahang Zeus sesaat mengeras. Ada kilat kemarahan yang melintas di matanya, ego nya terusik. Namun, dia dengan cepat mengendalikan emosinya kembali ke mode manipulatif. Dia melepaskan cengkeraman tangannya, lalu mengusap air mata di pipi Yorinka dengan ibu jarinya secara perlahan sebuah gestur yang alih-alih menenangkan, justru terasa sangat meneror bagi Yorinka.

​"Penyesalan adalah hal yang paling tidak berguna di mansion ini, sayang," ucap Zeus lembut namun sarat akan ancaman 

"Mulai hari ini, belajarlah untuk menerima posisimu. Jadilah istri yang penurut, lahirkan anak saya, dan saya akan memastikan hidupmu dipenuhi kemewahan. Jangan pernah memicu sisi kasar saya lagi, jika kau masih menyayangi nyawamu" ucapnya tegas

​Setelah memberikan intimidasi psikologis tersebut, Zeus berdiri, merapikan kembali lengan kemejanya yang sedikit kusut, lalu melangkah keluar dari kamar tanpa memedulikan Yorinka yang kembali meringkuk di atas kasur, menangis sejadi-jadinya meratapi nasibnya yang malang.

​Hari-hari berikutnya berjalan seperti siklus neraka yang tak berujung bagi Yorinka. Setiap kali Zeus ada di rumah, dia akan menjadi sosok yang pendiam dan penakut, enggan berbicara pada siapa pun dan sering kali menangis diam-diam sambil memeluk perutnya yang kian membesar.

Namun, setiap kali Zeus datang mendekatinya, amarah yang membara di dalam dirinya akan meledak, berbenturan dengan rasa takut yang hebat yang selalu berhasil dimanipulasi oleh Zeus untuk menekan mentalnya.

​Yorinka merasa seolah dirinya sedang berjalan di atas benang tipis di atas jurang kehancuran. Dia marah pada ketidakberdayaannya sendiri, dia kecewa pada takdir yang membawanya ke dalam pelukan seorang mafia kejam, dan dia ketakutan setengah mati setiap kali membayangkan apa lagi yang akan dilakukan Zeus jika dia salah melangkah.

​Entah sampai kapan penderitaan dan perang mental ini akan berakhir. Tidak ada yang tahu apakah keceriaan dan kehangatan Yorinka yang dulu akan pernah bisa kembali, ataukah dia akan selamanya menjadi cangkang kosong yang dikendalikan oleh obsesi dominan suaminya. Satu hal yang pasti, perjalanan Yorinka sebagai istri dari seorang Arzeus Ezoic Cyrillus masih sangat panjang, penuh dengan misteri, darah, dan air mata.

🔪🔪🔪

Kasian banget ya Yorinka.😭 Tega banget Zeus, ayo kutuk Zeus rame-rame guys.

1
Jessica Xie
adoh mak
mommy yorinka jangan2 nanti ada kejutan anak yang dilahirkan kembar sepasang nih
daddy zeus siap2 jadi daddy yg bucin sama anak ceweknya
It's me Ri🥕: Wow... Bisa jadi, ditunggu kelanjutannya yaa🤭
total 1 replies
223
suka
Jessica Xie
Tolong thu istrinya disembuhkan dari masa traumanya biar ngak terus kepikiran ucapan si tunangan palsunya mas Zeus
Jessica Xie
jujur sama yorinka baru ada gunanya
gak perlu jujur sama yang lain
menguras waktumu az Zeus
Jessica Xie
si Dom ini suruh Zeus jangan bersikap lembut malah dia yang bersikap lembut ke Yorinka🙄
Jessica Xie
si Dom keqnya menyamar jadi sekutu ngak sih
padahal sebanarnya dia lah musuh yang sebenarnya
Jessica Xie
yang kubaca koq nampaknya si Dom keq manipulatif banget sih
Potatoes 🥔
Licik banget mas mafia 🤣 ada2 aja 🤣
Potatoes 🥔
Takut diculik sama kamu Domi🤭
Potatoes 🥔
Kejam banget hukumannya
Sumawita
yorinka di lawan👍👍👍
Sumawita
suka bangett dengan peran wanita nya
Sumawita: pasti suka kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!