NovelToon NovelToon
Penyelamatku Ternyata Seorang Mafia Kejam

Penyelamatku Ternyata Seorang Mafia Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Mafia / Cintapertama
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: MY QUEEN ATRI

Pertemuan Elina dengan Alex seorang mafia kejam yang dikenal dengan julukan "Raja Iblis" memiliki kekuasaan diberbagai wilayah, Alex yang memiliki masa lalu kelam dan telah melakukan banyak kekejaman dalam mencapai kekuasaannya, tetapi ia memiliki prinsip untuk melindungi yang lemah dan tidak berdaya.

Ketika seorang wanita muda bernama Elina dikejar oleh geng rival, ia berlari menuju klub malam mewah yang terkenal dan ternyata merupakan milik Alex, untuk menghindari kejaran geng rival dan mencari perlindungan Elina pun memasuki klub malam tersebut.

Di dalam klub tersebut Elina tak sengaja bertabrakan dengan Alex, Alex yang terkejut mencoba untuk mencerna apa yang terjadi pada wanita yang menabraknya. Elina yang tak tau siapa itu Alex, langsung meminta pertolongan padanya. Pertemuan ini pun menjadi awal dari cerita yang akan penuh dengan aksi, romansa dan intrik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MY QUEEN ATRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman

Sejak bertemu di rumah Alex, hidup Elina terasa tidak lagi seperti biasanya.

Gang lorong menuju rumahnya masih tetap sama. Rumah peninggalan orangtuanya pun juga tetap sama.

Namun, kini ia selalu diawasi. Bukan seperti dulu, bukan ancaman brutal yang terang-terangan. Tapi pengawasan yang begitu rapi, teratur dan secara diam-diam.

Pagi telah tiba, Elina berangkat kerja, ia melihat mobil hitam yang sama terparkir di sudut jalan dengan kaca gelap dan mesin yang masih menyala.

Elina hanya lewat dan pura-pura tidak melihat mereka. Namun langkah kaki ya sedikit lebih cepat dari biasanya. Di dalam mobil hitam itu, dua pria berbicara pelan.

"Tetap jaga jarak, jangan biarkan gadis itu sadar" ucap dua pria dalam mobil.

"Kita cuman mengawasinya, bukan ingin menculik"

"Tuan sudah memerintahkan dengan jelas. Tidak boleh ada yang menyentuhnya"

Namun, Nadira tidak mendegar percakapan itu. Ia hanya tahu, perasaan aneh yang terus menempel di punggungnya.

Sesampainya di kantor, ia mencoba tetap fokus. Namun pikiran Elina terus kembali pada tatapan Alex saat itu. Namanya terngiang di kepalanya.

"Kenapa dia peduli?

Kenapa memberi waktu satu bulan?

Kenapa mengawasiku?" ucap Elina dalam batinnya. Pertanyaan-pertanyaan itu membuatnya gelisah.

Sore hari, saat pulang dari kantor, dua pria tak dikenal berdiri di seberang jalan. Tatapan mereka tidak ramah dan seperti ingin berniat buruk. Elina mempercepat langkahnya. Namun tiba-tiba, salah pria itu sudah berjalan mendekat.

"Hai, nona cantik" ucap salah satu pria

Elina menegang dan gemetaran. Ia berjalan mundur dan berkata "Saya tidak kenal kalian, kalian mau apa"

Kedua pria itu tersenyum licik "Tapi saya kenal kamu nona" ucapnya

Elina belum sempat bereaksi. Namun, pria itu meraih lengannya. Dalam hitungan detik, ada tangan lain mencengkram keras pergelangan tangan pria yang memengan tangan Elina.

"Lepaskan" teriaknya.

Suara itu terasa dingin dan mengandung ancaman yang nyata. Elina membeku, ia mengenal suara itu.

Alex berdiri tepat di belajang dua pria tersebut. Wajahnya datar dan tidak ada ekspresi apapun, tapi matanya seakan akan siap untuk membunuh.

Pria yang memegang tangan Elina langsung pucat ketakutan "M...maaf tuan, saya tidak tahu kalau ini adalah wilayah anda" ucap pria tersebut.

Alex tidak menjawab dan hanya mempererat cengkraman tangannya hingga terdengar suara tulang bergerak dari pria tersebut. Pria itu meringis kesakitan.

"Apa kamu bilang, wilayah?" Arkan mengulang dengan tegas

"Kamu telah menyentuh orang yang sama sekali tidak boleh disentuh sedikitpun" ucap Alex.

Jantung Elina berdegup kencang. Apa maksudnya orang yang tidak boleh disentuh?

Pria itu segera dilepaskan dan mundur dengan terburu-buru bersama temannya. Mereka bahkan tidak beranu sedikitpun untuk membalas.

Keheningan menyelimuti mereka berdua. Elina berdiri kaku dan Alex pun menoleh padanya "Kenapa kamu pulang sendirian?" tanya Alex dengan sedikit lembut namun seperti teguran bagi Elina.

"Apakah saya harus melapor setiap langkah dan pergerakan saya" balas Elina dengan suara tegas dan mencoba menguatkan diri. Ada kilatan samar pada mata Alex, entah marah atau terkejut karena ia berani membalas dengan tegas.

"Daerah ini tidak aman" ucap Alex.

"Karena anda"? balas Elina.

Kalimat itu keluar begitu saja dari mulut Elina tanpa ia rencanakan. Udara diantara mereke berubah. Alex kemudian menatapnya lama.

"Aku yang membuatnya tetap terkendali" ucap Alex.

Ini bukanlah jawaban yang diharapkan Elina. Namun ada kejujuran di dalamnya. Mobil hitam berhenti di dekat Alex dan Elina.

"Masuklah" ucap Alex.

"Saya bisa pulang sendiri" ucap Elina. Sikap Elina pun tak lagi seperti awal bertemu dengan Alex.

"Aku bilang masuk" ucap Alex. Kali ini, suaranya lebih tegas. Entah kenapa, Elina menurut. Suasana di dalam mobil terasa sangat sunyi. Elina duduk tegak dan menjaga jarak pada Alex.

Alex duduk di samping Elina dan wibawanya memenuhi ruang sempti itu "Aku tidak suka mengulang perintah" katanya tiba-tiba.

Nadira menoleh dengan sinis "Apa maksud anda"? Tanya Elina pada Alex.

"Jangan Keluar sendirian di malam hari" ucap Alex dengan tegas.

"Ini kan baru jam empat sore" ucap Elina, ia menatap lurus ke depan dan kembali berkata "Kenapa anda peduli"? pertanyaan itu akhirnya keluar.

Mobil melaju perlahan menuju rumah Elina. Arkan tidak langsung menjawab hingga akhirnya ia berkata "Aku tidak peduli" jawaban itu membuat hati Elina menjadi perih.

"Lalu kenapa" ucap Elina.

"Aku hanya tidak menyukai kekacauan yang nantinya akan menyulitkanku" ucap Alex. Ia menatap Elina sekilas.

"Dan kamu.... menarik perhatian" ucap Alex.

Bukan pujian yang ia berikan, tapi terdengar seperti pernyataan fakta. Elina menelan ludah "Kalau begitu anda tidak perlu memperhatikan saya lagi" ucap Elina dengan nada pelan.

Alex tersenyum tipis. Senyumannya sulit untuk diartikan "kamu kira semudah itu"?

Mobil Alex akhirnya berhenti di depan gang rumah Elina. Saat Elina yang hendak turun dari mobil, tiba-tiba Alex berkata "Elina"

Elina menoleh. Untuk pertama kali, suara Alex terdengar lebih rendah "Jika terjadi sesuatu, telpon nomor ini" ucap Alex sembari menyerahkan sebuah kartu kecil yang berisikan nomor tanpa nama.

Elina yang ragu sejenak sebelum menerimanya, tapi kemudian ia pun mengambilnya "Kenapa anda melakukan ini?" Tanya Elina

Tatapan merek bertemu, sepersekian detik topeng dingin Alex mulai retak sedikit "Aku tidak akan pernah membiarkan milikku disentuh oleh orang lain" ucap Alex lembut.

Elina berkata "Milik katamu" ulangnya lirih.

Namun Alex sudah kembali dingin dan berkata pada Elina "masuk ke rumah"

Elina terdiam sejenak dan turun dari mobil dengan langkah gemetar. Mobil itu itu perlahan pergi meninggalkan Elina yang berdiri di depan rumahnya.

Elina masih berdiri cukup lama di depan rumah, hatinya kacau, takut, marah dan bingung. Namun, jauh di dalam hatinya ada rasa aman yang terasa aneh baginya dan itu membuatnya takut dan gelisah.

Karena pria itu bukanlah pria biasa. Ia adalah awal mula dari ketakutan dan kegelisahan yang dirasakan Elina.

Tak lama kemudian Elina beranjak dari tempatnya berdiri dan berjalan masuk ke dalam rumahnya. Ia berjalan sambil melamun memikirkan tindakan dan sikap Alex padanya.

Sesampainya di kamar, ia menatap kartu yang diberikan Alex padanya, kartu yang hanya berisikan nomor telpon tanpa nama itu. Elina berpikir apakah tetap menyimpan kartu yang diberikan padanya atau membuangnya ke tempat sampah.

Elina kemudian kembali berpikir, bagaimana jika ia membuangnya dan sewaktu waktu memerlukan bantuan Alex ketika ada seseorang yang ingin berniat jahat padanya.

Elina pun tak jadi membuang kartu yang diberikan Alex, ia akhirnya memutuskan untuk tetap menyimpan kartu yang diberikan Alex dan menggunakannya disaat mendesak saja.

1
MY QUEEN ATRI
🤭
Dame Manalu
Marco punya mata2 didekat Alex,apakah Alex blm menyadarinya..
Dame Manalu
ceritanya bbangus cm nanayanya msh suka salah Thor.....
MY QUEEN ATRI: Terimakasih sudah diingatkan 🤗
total 1 replies
Nur Linda
🤭
Liliy08 09
kak lanjut lagi dong 🔥
MY QUEEN ATRI: ditunggu yah🤗
total 1 replies
Nur Linda
Cerita bagus, Aku suka banget. Alurnya jelas, visual tokohnya keren, terus kapan nih thorrr eps selanjutnya, gak sabar nih
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Virgo♍
ditunggu kelanjutannya
Virgo♍
lanjutkan🔥🔥🔥
Hasmi Ami
cerita bagus, menurutku rekomend deh 🥰
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Hasmi Ami
iii cerita seruuuu, lanjutkan thor🔥🔥🔥
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Virgo♍
keren bangett kakak, lanjut dong🔥🔥🔥
Virgo♍
wahh ceritanya keren banget, ditunggu kelanjutannya🔥🔥
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Liliy08 09
sangat menarik🔥
MY QUEEN ATRI: Terimakasih 🤗
total 1 replies
Liliy08 09
cerita nya keren
kak lanjut epsd 3 dong 🔥🔥
Liliy08 09
🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!