NovelToon NovelToon
TANGIS TERAKHIR

TANGIS TERAKHIR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Identitas Tersembunyi
Popularitas:18.4k
Nilai: 5
Nama Author: Emily

Bagaimana rasanya bila sedang berduka karena kehilangan laki-laki yang sangat kita cintai secara tiba-tiba, datang wanita asing dan anak kecil yang yang tidak kita kenal sama sekali mengaku sebagai istri dan anak suami kita yang telah meninggal dunia.

Dunia seakan runtuh saat itu juga.

Hancur. Pedih. Perih...

Rasa itulah yang kini bersemayam di palung hati Mikhaela Andisti. Kepergian Dion Sadewa, memberikan luka begitu dalam bagi Mikha. Ternyata laki-laki yang selalu menunjukkan rasa cinta padanya itu telah mengkhianatinya.

Bagaimana kelanjutan kisah ini ikuti terus ya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian di setiap bab🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENANGIS

"Anda hanya perlu menandatangani semua dokumen penyerahan aset pak Dion saja bu Mikha. Semua akan mudah jika anda kooperatif menyikapi permasalahan ini", ucap pengacara Abraham sambil memperlihatkan beberapa dokumen yang telah ia persiapkan.

"Kooperatif? Apa maksud mu?". Mikha tidak percaya pengacara Abraham bicara seperti itu padanya yang selama Dion ada ia selalu menghormati Mikhaela. Sungguh ketulusan seseorang akan nampak juga pada waktunya.

"Maaf bu Mikha, tapi mbak Ira memiliki dokumen lengkap. Ibu bisa melihatnya sendiri sebelum menandatangani".

Terdengar hembusan nafas Warda dan Nania yang mulai kesal pada Mikha.

"Sudahlah Mikhaela, tanda tangani saja toh pernikahan kalian tidak ada keturunan juga. Kamu juga tetap akan menerima bagian dari harta adik ku", ketus Nania melayangkan tatapan sinis tidak suka pada iparnya tersebut.

Mendengar itu semua, membuat kedua mata Mikha memanas. Sekuat tenaga menahan diri agar tidak menitihkan air mata.

Baru kemarin mereka semua mengantar kepergian Dion, tapi hari ini sudah meminta Mikha menyerahkan aset mendiang suaminya. Entah akan menjadi milik siapa jika Mikha menandatangani semua dokumen seperti yang mereka inginkan.

"Aku tidak akan menandatangani apapun. Karena aku satu-satunya istri sah mas Dion, kalian suka atau tidak!". Mikhaela membalas tatapan tajam Warda dan Nania. Sementara Ira yang mengaku sebagai istri Dion tertunduk.

"Silahkan kalian semua meninggalkan rumah ku!", tegas Mikhaela dengan suara bergetar.

"T-api mbak...mas Dion meninggalkan surat pernyataan ini pada saya. Jika ada apa-apa dengan mas Dion, ia meminta aku menemui mbak", lirih Ira memberikan selembar kertas yang wanita itu simpan di dalam tasnya.

"Beberapa bulan yang lalu mbak dan mas Dion ke Surabaya. Apa mbak nggak ngerasa mas Dion seharian nggak sama mbak. Mbak kira suami mbak meeting?". Ira menggelengkan kepalanya.

"Tidak. Mas Dion bersama kami mbak, karena Salfa sakit. Seharian ia menemani anaknya. Kalau mbak nggak percaya, tanya saja sama teman-temannya yang berkegiatan di hotel tempat mbak menginap. Apa mas Dion ada mengikuti kegiatan itu". Ira berucap lantang dan meyakinkan.

Mikhaela terdiam mendengarnya.

Nania mengambil kertas itu, lalu membacanya. "Ya...ini memang benar tulisan tangan adikku", ujar wanita glamor itu setelah memeriksa tulisan tangan yang ada di kertas.

Mikhaela tidak bergeming. Namun matanya berkaca-kaca. Mencerna semua penuturan wanita itu.

"Kamu ini selalu mempersulit. Apa susahnya menandatangani dokumen-dokumen itu–"

"Kalian tega ya...Mas Dion baru kemarin di kubur tapi mama dan kak Nania, malah memperkeruh situasi ini". Mikha menatap Ira. "Dan kamu, atas alasan apapun kamu tidak berhak menuntut karena aku tidak pernah memberi izin suami ku menikah lagi. Mana buku nikah kalian? Mana hasil tes DNA anak kalian, pengacara ku akan memastikan keabsahan dokumen-dokumen resmi yang menyatakan anak ini adalah anak Dion!! Sekarang kalian semua pergi dari rumah ku atau satpam akan mengusir kalian", ancam Mikhaela tak gentar menghadapi Nania dan Warda pun Abraham dan Ira.

Mikha membalikkan badan dengan dada bergemuruh, pergi begitu saja. Tindakan Mikha mengejutkan bagi Warda, karena menantunya itu selama yang ia tahu sangat santun dan lembut. Tapi ternyata begitu menyulitkan.

"Mikhaela...Kamu hanya membuat masalah ini melebar kemana-mana jika kamu membawa sampai ke persidangan", teriak Nania dengan suara meninggi.

"Dan Kamu tidak perlu melakukan tes DNA pada Salfa karena aku yakin anak ini memang cucu ku. Aku yang melahirkan Dion, aku ingat wajah putra ku seusia Salfa, mereka bagaikan pinang dibelah dua", ucap Warda keras.

Bahkan kata-kata itu masih bisa Mikha dengar dengan jelas dari depan kamarnya yang ada di lantai dua.

Mikha mengunci pintu kamar, airmata yang sejak tadi menganak di sudut matanya tumpah juga. Ia yang masih berdiri di belakang pintu, perlahan tubuhnya terduduk dilantai.

"Apa lagi ini Tuhan. Benarkah kamu mengkhianati ku mas. Kamu sungguh tega mas Dion", Isak Mikhaela berlinang airmata.

"Aku tahu, anak itu begitu mirip dengan mu. Kenapa kamu melakukan semua ini pada ku mas..."

Nafas Mikha tersengal-sengal menahan beban berat yang menghimpit dadanya. Ingin bertanya langsung pada Dion tapi tidak akan pernah ada penjelasan laki-laki itu.

"Di Surabaya... Ternyata kau bohong mengatakan meeting hingga malam dan meninggalkan aku sendirian di kamar hotel. Kamu tega mas..."

Tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan. Mikha meringkuk di lantai sambil memeluk lututnya. "Jika ingin berpisah dari ku kenapa tidak kau katakan. Jika kamu ingin menikah lagi kenapa kau tidak menceraikan aku mas.."

Beban berat begitu menghimpit dada Mikhaela. Bak tertimpa batu yang jatuh tepat mengenai dadanya. Begitu berat dan rasanya sangat sakit.

"A-ku membencimu mas D-ion. A-ku tidak menyangka kamu tega meninggalkan luka menganga seperti ini pada ku di saat kepergian mu yang tiba-tiba..."

"Ternyata perhatian dan kata cinta yang sering kamu ucapkan pada ku semua palsu. Ternyata kau tidak mencintai ku. Kau hanya tidak mau terjadi perpisahan karena akan merusak reputasi mu...iya kan itu yang kamu hindari mas?".

"Nyatanya kau lebih memilih bersama mereka di banding aku saat di Surabaya. Kamu jahat M-as..."

Di kamar mewah berukuran luas itu menjadi saksi bisu betapa hancur hati Mikhaela.

Kemarin ia menangisi kepergian suaminya secara tiba-tiba. Hari ini Mikha menangisi kebodohannya yang terlalu percaya pada Dion. Ya...ia terlena dengan kata-kata manis yang sering kali suaminya ucapkan untuknya.

 Ternyata Dion berkhianat.

Air mata mengering dengan sendirinya hingga matanya terpejam Mikha tidak perduli dengan dirinya lagi. Bahkan ia tidak tertidur di balik pintu kamarnya dengan posisi seperti semula meringkuk memeluk lututnya. Sesekali masih terdengar deru nafasnya yang tersengal-sengal. Menandakan beban pikiran pemilik tubuh itu begitu berat.

...***...

To be continue

1
Dinda Wei
Ayo Bry, pepet terusss Rania 🤪
Dinda Wei
Kak Emily kok belum up juga ya? Biasanya rajin up. Ada apa dengan mu thor? smg tetap semangat
Emily: Udah up sayang, tapi masih harus di review dl. Sabar ya🙏
total 1 replies
Dinda Wei
Duhh hahahaaaa, sayang anak sayang anak 🤪
Hidup Tio tragis. Nania kapan nyusul nih?
Dinda Wei
Pastinya bahagia banget dante punya anak2 yg lengkap skrg ada cowok ada cewenya. Apa gak ada niatan buat nambah lg nih pak Dante?? 🤪
Delyana.P
😂😂😂😂😂 CEO takluk juga di tangan baby kembarnya. Tertawa nggak berenti aku baca bab ini thor. Bisa aja nih kakak author 😂
Amelia
Akhir tragis hidup Tio, bundir🤔
Amelia
Bab ini bikin aku ketawa ngakak kak Emily. Ternyata aku gemes sama ayahnya Aletta dan Aluna 🤪🔥🔥🔥
Amelia
Asli NGAKAKK gue🤪🤪🤪
Amelia
Nama yg cantik Aletta-Aluna, semoga tumbuh menjadi gadis yg baik kayak mommy dan daddyya.🌹
Nggak apa ada cameo thor, tp tokoh utama Mikha dan Dante tetap mendominasi ya thor🙏
Amelia: Iya dong, pasti baca thor ceritanya bagus gak bosen bcnya👍
total 2 replies
Delyana.P
Setuju kak author 👍🙏
Delyana.P
Wah selamat datang twins baby. Aletta dan Aluna. Dante suami idaman sekali pemirsa 🤪🔥
Delyana.P
Lagian sih dah bunting tua nengok orok mulu jdnya oroknya nggak sabaran kan keluarnya 🤪😂
Dinda Wei
Hahaaa si bapak jadi panik kan🤣
Dinda Wei
Tuh kan orang gila😡
Dinda Wei
Bikin metong aja orang stress ini, ngapain msh ada. Bikin gak aman sj
Delyana.P
Nekat kamu Audrey mengusik kehidupan Dante siap2 lo habis
Emily
Tinggalkan jejak kalian di setiap bab ya reader's. Up-nya tiap hari tapi jam tidak menentu 🙏
Amelia
Aku gak habis pikir kok kluarga istri pertama Dante, bisa2nya nyodorin orang gila sama Dante ya. Aneh banget dah. 😡 Tetap waspada Dante, bisa aja si gila Audrey itu bayar org dari dalem penjara buat celakain mikha
Delyana.P: Iya sama sepemikiran kita kak. Kok orang gila di sodorin ke Dante buat gantiin Cloe. wajar Eugene nggak suka sm Audrey
total 1 replies
Amelia
Mauuuu🔥
Amelia
Kok bisa-bisanya keluarga Dante dan Cloe mau Dante nikahin Audrey psikopat, strees gitu. Aneh. Yang ada bisa merancun dante dan Eugene tuh orang gila
Delyana.P: iya lagi. orang gila kok mau gantiin emak Eugene. pantes Eugene nggak suka
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!