*HARAP BIJAK*
Tulisan ini mengandung konten dewasa dan dikhususkan untuk yang sudah berusia 18+
Chloe adalah wanita yang dianugerahi dengan tubuh sempurna, hidup berkecukupan dan dikejar banyak lelaki. Setiap orang yang melihatnya sekilas akan menginginkan hidup sepertinya. Namun, tidak dengan dengannya. Apakah yang terjadi pada Chloe?
Mengampuni adalah satu kata yang mudah diucapkan namun sulit bahkan hampir mustahil Chloe lakukan. Masa lalu mengikatnya seperti tali dan mengikutinya layaknya bayangan.
Bagaimana Chloe bangkit dari masa lalu? Akankah ia berhasil melaluinya? Atau justru semakin tenggelam dan larut didalamnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SRIYANTI 150317, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cafe Lalo
“Whaaaaatttt? Lalu apa yang akan kamu lakukan?” tanya Bella dengan mimik terkejut.”
“Setelah dari rumahmu, aku akan ke panti dan meminta kontak Axcel dari ibu Rachel”.
“Jika Rachel bertanya mengapa kau meminta kontaknya, apa yang akan kau lakukan?”
“Entahlah. Aku belum memikirkan jawabannya.”
“Lalu, apa yang terjadi denganmu dan Richard? Bukankah ia sudah memiliki istri? Aku merasa kau memiliki sedikit perasaan padanya.”
“Aku bingung dengan diriku sendiri, Bell. Jujur, aku tak pernah menganggap setiap lelaki yang kita layani adalah orang yang baik. Namun, aku tidak tahu mengapa sekarang aku merasa Richard adalah pengecualian. Dia pribadi yang menyenangkan namun sebenarnya tertutup. Matanya menggambarkan luka namun hatinya berusaha untuk tegar.”
“Heiiiiii, aku tak mempermasalahkan ketika kau jatuh hati pada seseorang. Namun, jika sudah beristri tetaplah profesional dengan pekerjaanmu. Jangan menggunakan hati seperti yang pernah kau ingatkan padaku sebelumnya.”
“Aku mengerti apa yang kau maksud. Setidaknya aku tak menghancurkan hubungan orang untuk kedua kalinya. Hahhhh (menghela nafas). Lagipula aku hanya sebatas kagum padanya.”
“Aku percaya padamu,” ucap Bella sambil memeluk Chloe hangat.
“Aishhhhh, jika Max yang memeluk, aku akan dengan senang hati. Tapi tidak denganmu,” jawab Chloe dengan bercanda.
Chloe membalas pelukan Bella dan kemudian melepasnya kembali.
“Aku heran bagaimana bisa kau mengatakan tidak senang namun tetap membalas pelukanku?”
“Hahahahahaha. Aku sangat bersyukur memiliki sahabat seperti. Kau seperti lampu digelapnya malam.”
“Apa kau sakit?” tanya Bella sambil memegang dahi Chloe.
“Tidak. Ada apa?”
“Jarang sekali kau mengeluarkan kata manis seperti itu, hahahaha.”
”Kau ini. Sudahlah. Aku mau pergi ke panti dulu. Sampaikan salamku kepada Max dan Mommy.”
“Kenapa tidak dari tadi?”
“Apanya yang tidak dari tadi?” tanya Chloe penasaran
“Perginya. Hahahahaha.”
Spontan Chloe menarik pelan rambut Bella dengan pelan. Sahabatnya itu memang jahil di balik sifatnya yang ceria dan menyenangkan.
“Tunggu saja pembalasanku. Byeee,” jawab Chloe sambil berlalu.
“Hati-hati dijalan, Babe.”
...****************...
...Panti Asuhan...
Chloe keluar mobil dan segera masuk ke panti. Sebelum sampai ke panti, Chloe sudah menghubungi Mrs. Rachel untuk memberitahukan kedatangannya.
“Chloe, ibu senang melihatmu kembali. Mari keruangan ibu. Ibu telah mempersiapkan makanan Chloe waktu kecil dulu. Sandwich panggang yang dulu sering kamu minta ibu buatkan.”
Chloe memasuki panti bersama Rachel dengan saling berangkulan. Mereka layaknya ibu dan anak yang sudah lama tak bertemu. Mereka berjalan keruangan Mrs. Rachel yang berada di sudut sebelah kanan dekat ruang tamu.”
“Makasih, Bu. Bagaimana pekerjaan ibu? Ada yang perlu Chloe bantu?”
“Beberapa hari cukup melelahkan tapi ibu senang karena semakin banyak dermawan yang menyumbang pada panti ini. Kau sudah cukup banyak membantu, Chloe.”
Rachel dan Chloe berbincang-bincang seputar Panti dan masa lalu Chloe saat berada di panti asuhan. Rachel pun tak sengaja mengungkit luka lama yang sengaja Chloe kubur di dasar hatinya.
“Chloe, apa kau pernah mengunjungi ayahmu?”
Pernyataan Rachel membuat suasana seketika hening dan diam. Chloe tak marah dengan pernyataan itu, hanya saja ia tak nyaman jika di ungkit perihal ayahnya.
“Ti...tidak Bu.”
“Maaf jika pertanyaan ibu membuatmu terkejut. Jujur ibu senang sekali dengan karir mu yang sangat bagus.”
“Tidak apa-apa Bu. Makasih Bu karena ibu turut senang dengan kehidupan, Chloe. Hmmm, oh iya Bu. Saat Chloe datang hari kemarin, Pater Axcel meminta Chloe untuk bergabung untuk mengajar anak-anak. Hm, Chloe berpikir bahwa akan menghubungi Pater Axcel untuk hal itu. Mungkin, Chloe akan punya waktu beberapa waktu kedepan. Apa Chloe bisa meminta kontak Pater Axcel, bu?”
“Ohhhh sweet heart. Sureeeee. Sebentar Chloe. Sudah ibu kirimkan nomor Pater Axcel ke Handphone Chloe.”
Chloe bisa saja meminta nomor telepon Axcel melalui telepon kepada Mrs. Rachel. Namun, iya ingin memastikan langsung apakah Rachel sudah diberitahu Axcel terhadap pekerjaannya atau tidak. Tapi, jauh di dalam hati Chloe, ia sangat merindukan wanita yang berada di sampingnya sekarang. Wanita yang dahulu berusaha untuk menghangatkan hati Chloe meski masa lalu tetap mengikutinya bagai bayangan.
Mrs. Rachel mengambil sebuah album foto dimana ada gambar Chloe didalamnya.
“Lihat. Ini adalah dirimu yang dulu. Sangat cantik dan memiliki tatapan yang dalam. Awal pertama kau kesini ibu melihat kau sangat pendiam. Butuh waktu untuk membuatmu berbicara dan tersenyum.”
“Apa sekarang kecantikanku berkurang, Bu?” tanya Chloe sambil menggelayut manja pada Rachel.
“Tentu tidak. Kecantikanmu tak pernah berubah Chloe. Belum pernah ada gadis yang ibu lihat secantik dirimu.”
Chloe tersiksa dengan pembahasan masa lalu. Namun, ia tak juga menghentikannya. Ia hanya mengizinkannya mengalir yang membuat masa lalu berputar didalam kepalanya. Chloe hanya berada 2 jam di tempat itu. Selanjutnya dia ingin menemui Axcel.
“Bu, Chloe masih ada keperluan yang harus diselesaikan. Lain kali, Chloe akan mampir dan bertemu lagi sama ibu.”
“Baiklah sayang. Jaga dirimu baik-baik.”
“Ibu juga jaga kesehatan. Byeeee, Mom.”
Rachel memeluk Chloe sebelum berlalu dan di balas oleh Chloe. Rasa rindu diantara mereka begitu kuat terlihat bagaimana wajah dan mata mereka yang menunjukkan kebahagiaan saat bertemu.
...****************...
Saat sedang membuat program mengajar untuk anak-anak, terdengar suara ponsel Axcel berdering.
“Hallo. Saya Pater Axcel, ada yang bisa saya bantu?”
“Haii, ini aku Chloe. Apa kita bisa bertemu sebentar?”
“Dimana?”
“Cafe Lalo. Setengah jam lagi aku akan sampai. Aku akan menunggumu disini jika kamu butuh waktu untuk bersiap-siap.”
“Cafe itu dekat kantorku. Aku akan segera kesana.”
“Baiklah.”
Chloe mematikan panggilannya dan segera menuju Cafe Lalo. Ia tak sabar bertemu Axcel dan menyelesaikan kegelisahan hatinya.
“Aku akan segera kesana dan segera menyelesaikan permasalahan ini. Aku belum mengerti mengapa Tuhan mengizinkan keadaan rumit ini terjadi,” ucap Axcel dalam hati.
...***************...
...Cafe Lalo...
Axcel yang melihat Chloe berada di meja sudut kiri dekat jendela langsung menghampirinya.
“Hallo, Chloe. Aku ingin ini menjadi pembicaraan yang singkat dan jelas. Silahkan beritahu apa yang ingin kau bicarakan”?
“Tolong, jangan beritahu kepada Mrs. Rachel apa yang menjadi pekerjaanku.”
Aku akan melalukannya namun aku berharap kau tak memberikan kembali sumbangan ke panti.”
“Apa maksudmu, Axcel?”
“Chloe, kau tentu sadar darimana uang itu kamu hasilkan.”
“Semua orang melakukan dosa. Apa kau bisa jamin bahwa yang memberikan sumbangan adalah orang suci?”
Chloe mengucapkannya dengan nada emosi yang tertahan. Memang jika menyangkut pekerjaannya, Chloe sangat sensitif. Ia merasa langsung terhakimi.
“Mungkin aku belum bisa memastikan semuanya tapi kau juga harus tahu bahwa apa yang hari ini dapat di cegah maka akan dicegah.”
“Pantas saja banyak orang yang undur dari gereja karena banyak peraturan yang justru membuat orang lain menghakimi sesamanya.”
“Chloe, kau tak mengerti dengan apa yang kau katakan. Coba tanyakan hatimu sendiri. Apakah ada penyesalan dalam dirimu saat mengetahui uang yang kau sumbangkan berasal dari sesuatu yang tidak baik?”
Chloe terdiam. Ya, dia merasa bersalah. Namun, dia juga ingin berterimakasih dengan Panti yang membesarkannya.
SALAM DAN MAMPIR YA
KE ⚘⚘MENIKAHI PRIA URAKAN⚘⚘
yuk saling soppour
SALAM DAN MAMPIR YA
KE ⚘⚘MENIKAHI PRIA URAKAN⚘⚘
yuk saling soppour
SALAM DAN MAMPIR YA
KE ⚘⚘MENIKAHI PRIA URAKAN⚘⚘
yuk saling soppour
saling dukung sukses bersama kk
feedback nya ya kk🙏
jgn lupa mampir di novelku juga berjudul:
"My Annoying Wife" 🍃🍃🍃
kisah cewe bar bar yang jatuh cinta sama cowok polos 🍊🍊🍊
ku tunggu like and comment nya ya 🙏🙏☺️
like karya q ya
cinta rasa covid-19
the Thunder's love