NovelToon NovelToon
A Man In Disguise

A Man In Disguise

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:619.5k
Nilai: 5
Nama Author: Althamira Frishka

Ganteng tapi galak. Euh, punya manager gitu bikin nggak betah di kantor nggak sih?

Kerja di luar negeri memang enak. Punya banyak teman dari negara lain plus memiliki kesempatan untuk dapat calon laki yang H.O.T banget

Tapi apa daya jadi budak corporat startup, sebagai copywriter, Dania Daneswara cuma bisa duduk di balik komputer sambil di marahin sama manager super duper galak yang bikin hari tambah runyam di negeri asing.

"Ganteng mah bebas ya," pikirnya setiap kali si manager berkoar-koar di balik mejanya.

Keagan O'Malley, pria berdarah campuran Indonesia-Jerman. Sebagai manager, ia kerap dianggap galak dan tidak berperasaan.

Tapi ketika bertemu Dania, pelan-pelan pribadinya berubah. Lebih usil dan tengil.

IG : @althamirafrishka

Saran dan kritik sangat diterima. Terimakasih sudah membaca 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Althamira Frishka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Senyuman Maut

Kevin mengerang sambil memegang batang hidungnya. Sialan mereka semua. Seharusnya bukan dia yang babak belur seperti ini tapi Dania. Dia merasa tidak pantas diperlakukan sedemikian rupa setelah perjuangannya untuk tetap bersama Dania sejauh ini.

Kevin hanya ingin status sosialnya lebih baik jika ia berkencan dengan Dania. Toh, dimana lagi ia menemukan perempuan sekaya Dania. Seorang pewaris tunggal Daneswara Startup.

Tapi mau tidak mau ia tetap merasa cemburu ketika Dania dikelilingi laki-laki lain.

Seharusnya ia tetap mempertahankannya, walau ibunya tetap tidak pernah setuju dengan hubungan mereka. Padahal selama ini ia tidak pernah menggubris ketika sedari SMA Dania lebih banyak bergaul dengan teman lawan jenis. Sementara sewaktu kuliah, ia jarang bertemu dengan Dania dan tidak mengenal lingkungan sosialnya. Dia hanya mau meminimalisir perkelahian agar hubungannya langgeng hingga jenjang pernikahan.

Tapi lihat apa yang dia perbuat. Karena emosi sesaat rusaklah perjuangannya selama ini.

Berjalan tertatih-tertatih Kevin mencegat taksi. Dia akan kembali ke penginapannya. Di dalam taksi, smartphone-nya berdering.

Mom calling..

Kevin : Hai mom..no, no Aku cuma ketemu dia sebentar dan sudah mutusin dia. Oke, besok aku ketemu Britania. Bye.

Kevin menghela nafas panjang namun hanya perih yang ia rasakan.

Damn!

🍃🍃

Kepala Dania terasa berat. Acara pesta kecil-kecilnya berlangsung lebih lama dari perkiraannya. Teman-temannya tinggal di apartemen miliknya hingga pukul 04.00 pagi. Begadang menceritakan betapa semua yang namanya mantan itu memang menyebalkan.

Alhasil, bukannya pesta bersenang-senang, mereka justru jadi pesta curhat. Dimana-mana laki-laki dan perempuan itu sama, hobinya curhat.

Itu karena Danja juga menumpahkan kekesalannya pada kejadian Kevin malam itu hingga tersedu-sedu. Karena itu mereka menghibur Dania dengan menceritakan mantan-mantan mereka yang menyebalkan.

“Sembab,” ucap Dania sambil memegang matanya yang bengkak.

Sambil tertatih, ia membuka kulkas dan merebus telur untuk mengompres matanya yang sembab dan bergegas untuk ke kantor.

Tak ada masak pagi ini karena Dania terlalu lelah. Akhirnya ia berangkat 15 menit lebih awal untuk mampir ke minimarket yang sejalan dengan kantornya dan membeli nasi kotak.

Dia duduk di luar. Sedikit mencari matahari pagi yang bagus untuk kesehatan. Punggungnya ia biarkan terpapar matahari sementara bagian tubuh lainnya masih di area tempat duduk yang berpayung.

Perlahan ia sesapi chococino minimarket. Dania tidak pernah kuat untuk minum kopi hitam. Alhasil, ia hanya minum apapun yang tercampur dengan kopi dalam kadar sedikit. Itu saja bisa membuatnya terjaga sepanjang hari.

Dania melihat smartphone-nya. Tidak ada panggilan misscall ataupun pesan. Dia menimbang-nimbang apakah Kevin masih ada di Vietnam atau sudah pulang ke Indonesia.

Merasa ada yang mengawasinya, Dania menoleh ke belakang. Keagan muncul dengan segelas kopinya dan duduk di hadapan Dania. Dania mencelos dan melanjutkan sarapan paginya. Ia sedang tidak ada mood untuk membuka percakapan pagi ini.

Mereka sedikit lama duduk berhadapan sambil menikmati kesunyian. Keagan menatap Dania sambil menyesapi kopinya. Melihatnya dengan seksama. Sementara Dania lebih memilih memandangi nasi kotak dengan lauk pauk seuprit itu dan sesekali melihat pejalan kaki yang melintas.

Merasa di pandangi, Dania menatap Keagan. Sedetik kemudian Dania melotot dan menatapnya penuh tantangan sambil menaikkan dagunya.

Keagan menghela nafas.

"Jangan lupa kamu hari ini ada janji dengan saya," ucap Keagan sambil meremas gelas kertasnya.

Dania hanya terus menatap sambil mengunyah. Keagan berdiri.

"Revisi! Hari ini jangan berani kabur dari saya," ucapnya dengan tatapan yang entah kenapa Dania artikan sebagai tatapan jenaka. "Lupa?" lanjutnya lagi.

"Jika kamu lebih memilih malas-malasan pagi ini saya yakin kamu akan menyesal," ucap Keagan penuh penekanan.

Damn! Dania sungguh melupakan hal penting seperti itu. Ia langsung menghabiskan dengan cepat nasi kotak dengan lauk seuprit itu dan bergegas. Membuang kotak nasi kotak ke tempat sampah dan berjalan cepat mendahului Keagan yang mendorong sepedanya santai.

Dania menoleh ke belakang tanpa menghentikan laju jalannya. "Cepat pak! Atau sepeda itu saya yang pakai!" ancam Dania.

Keagan hanya tersenyum simpul dan terkekeh sedikit.

Dania yang melihat langsung berhenti berjalan dari jarak yang tidak cukup jauh dari Keagan memapah sepedanya.

Kali ini ia yakin tidak akan berpikir Uh oh, senyuman maut itu seperti Dewa Yunani.

Oh, sudah kepikiran!

"Jangan ketawa pak! Saya lebih takut lihat muka bapak yang kayak gitu!" teriak Dania sambil memegang lengannya pertanda ia merinding dan langsung berjalan cepat meninggalkan Keagan.

Keagan tersenyum nyaris tertawa sambil melihat sepatunya. Ia kembali berjalan pelan dan membiarkan Dania berjalan mendahuluinya.

🍃🍃

Gilak, gilak, gilak! Beberapa proyek yang ia kirimkan lewat surel ke Keagan sama sekali belum di print out. Kasak-kusuk di kubikelnya, Lee Nan datang menghampiri.

"Kenapa? Ada yang salah? Ini betul orang yang baru patah hati kemarin?" tanyanya bertubi-tubi sambil menggoda.

Dasar anak satu ini, menabur garam di atas luka! pikir Dania.

"Sst, itu udah nggak penting. Tadi pagi lebih mengerikan!" ucap Dania setengah berbisik karena Keagan sampai ke kantor setelah Lee Nan.

"Apa?! Pagi-pagi di datangi mantan?!" tanya Lee Nan ngeri.

Keagan yang tadinya menunduk di samping meja kerjanya sambil membersihkan noda di sepatu langsung mempertajam pendengarannya. Ia mengangkat kepalanya sedikit.

"Bukan! Kalau iya langsung aku lempar dia pakai stoking!"

"Iuuh!" ucap Lee Nan jijik. "Terus apa?"

"Pak manajer senyum tadi pagii! Sama aku! Nyaris tertawa man!" ucap Dania ngeri dan ia merasakan bulu kuduknya merinding lagi. Ia langsung memencet tombol print di layar komputernya. Bunyi printer pun menggaung di ruangan.

"Kirain apa," kata Lee Nan santai. "Kamu saja yang nggak pernah lihat. Dia orangnya santai kalau jam kerja usai."

Dania menyipitkan matanya tanda tak percaya ucapan Lee Nan. Karena tak sekalipun Keagan berbicara santai kepadanya, semenjak pertama kali berkenalan. Mereka selalu seperti Squidward dan Spongebob atau Mail dan Mei-Mei.

Sambil mengambil segebok kertas-kertas yang sudah ia cetak, Dania mulai menyusun dan mengelompokkannya sesuai proyek.

Melihat kesibukan Dania di awal hari, Lee Nan berniat membuka percakapan lagi sebelum Dania membekap mulutnya dan kemudian mengusir halus Lee Nan dari kubikelnya.

Pagi-pagi sudah ngajak gosip, pikir Dania.

"Dania," ucap Keagan dengan suara sedalam samudranya. Walau suara itu masih suara terseksi yang pernah ia dengar, kini Dania mengerti itu suara pertanda petaka.

"Yes, sir." balasnya sambil meringis menghadap Lee Nan. Dania lalu memasukkan sekelompok proyek ke dalam map berbeda sesuai nama perusahaan dan berjalan terburu-buru ke meja Keagan.

Tidak melihat ada kabel terulur di lantai, Dania tersandung nyaris tersungkur. Untung Roki tepat di depannya dan menampahkan tangannya di tubuh Dania. Mencegah jidat Dania tersungkur dan mencium lantai.

"Siapa yang meletakkan kabel di sana?" ucap Keagan dingin sedingin udara AC. Hening, tidak ada yang mengaku. Roki membantu Dania membereskan tata letak map-mapnya dalam diam. Lee Nan hanya melirik ke sana kemari, begitu juga lainnya.

"Bereskan." katanya dari balik meja kantor kokoh yang terbuat dari kaca itu. Menambah aura keperkasaannya.

Sedetik itu juga kantor langsung ricuh.

Oo ow, nampaknya hari ini Dania tidak akan ada waktu untuk patah hati.

🍃🍃

Terimakasih sudah membaca 😊

A.F

1
Lasmining Firdasya
🤣🤣🤣🤣🤣
Miqolatte
Part yang paling ku suka adalah ini. Closed manis dari author. Keren ih!
A.F: thx besti 🫰
total 1 replies
mamaqe
dua kali membaca dan msh keren
Devi Safitri
dania yg mnahan air mata,tp air mata ku yg g bisa ku tahan😭😭😭😭
Quinza Azalea
bagus
Hikmah saja
good
Air
Luar biasa
ₛₐcₕᵢ ₘₑgᵤₘᵢ
yakin..
Dania bukan selera kamu keagan 😁
ₛₐcₕᵢ ₘₑgᵤₘᵢ
keren
ₛₐcₕᵢ ₘₑgᵤₘᵢ
Defenisi patah satu tumbuh satu lagi wkwkwk..

mangats Dania..keagan layak diperjuangkan 😀
ₛₐcₕᵢ ₘₑgᵤₘᵢ
keren ceritanya
aku suka..aku suka 😀
Dimpi
mampir setelah lama ga baca si ntoon
RithaMartinE
sudah ku duga Le Nan samai Mai 😍😍 berasa kurang kak .udh end aja 😅
RithaMartinE
luar biasa
RithaMartinE
😭😭😭
RithaMartinE
😁😁😁
Al Fatih
bagus bngt ceritanya,, keren, sampe maraton bacanya saking penasaran terus...,, terus kelanjutannya gimana,, keren abis,, baru tau ad cerita sebagus ini,, makasih Kaka utk karyanya
A.F: sama² ya semoga bisa menghibur 💃
total 1 replies
Al Fatih
sudah abis tho.....,, berasa kuraaaaang kaka
A.F: hehehe gimana dongs
total 1 replies
Al Fatih
cerita ini super super keren....,, semoga ke depannya akan banyak yg mampir k sini utk membacanya,, www
A.F: Amiin trima kasih doa dan semangatnyaa 🫶
total 2 replies
Al Fatih
laki2 yg hanya suka nurutin emosi,, ga mau bicara baik2,, biar se emosi apapun,, itu menyeramkan ...,, bisa saja dia maen tangan. Alhamdulillah paksu kalo lagi marah,, milih keluar dulu,, pulang bawa jajanan baru nanya ,, piye tho...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!