Kella yang awalnya benci dengan kucing sekarang harus bisa menerima dirinya yang hidup sebagai kucing jalanan,Ntah punya dosa apa ia hingga bisa seperti ini.
Kella ingin pulang.
Kella benci kucing.
Kella mau makan keripik singkong.
Untuk bisa kembali menjadi manusia,Kella harus menjalankan sebuah misi saat berada ditubuh kucing. Yaitu menyelamatkan nyawa seseorang,Laki-laki tampan yang tanpa sengaja mengadopsi dirinya
Ditemani oleh sistem yang tidak berguna, dan kisah romansa ala anak Sma. Apa yang akan terjadi selanjutnya?
♛♚♛
"Selain aneh lo juga gila ya!"Ucapnya dengan tajam
♛♚♛
"Lo anak kucing,Bukan anak manusia"
♛♚♛
"Lo mau gue jadiin,Kucing warna warni?"
Nah masalahnya ini,INI COWO KENAPA NYEBELIN BANGET?!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FhyfiSky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
06.
06.Sakit.
Edgar merasakan pergerakan dari perutnya,Ia seolah-olah tengah ditiban oleh sesuatu yanf berat membuat nafasnya sedikit sesak. Setelahnya hilang begitu saja dan digantikan oleh pekikan seorang wanita..Tunggu wanita?
"AKHIRNYA AKU JADI MANUSIA!!!"Pekik Kella meloncat-loncat dengan senang.
Hanya saja,Kenapa kosa katanya menjadi kalem begini?Kella ini kan termaksud orang yang barbar. Tunggu...Kenapa ia bisa melupakan kosa katanya dulu?
"Ahh dulu aku ngomong apa ya"Bingung Kella
"Kok aku jadi kalem?"Lanjut Kella kebingungan
Kella menoleh mata berwarna coklat cerah itu bertubrukan dengan netra hitam milik laki-laki yang menjabat sebagai babunya,Bercanda maksudnya majikannya.
"Kamu!"
"Lo!"
Mereka terdiam sebentar setelahnya Kella tersenyum senang,Ntah apa yang terjadi pada dirinya yang pasti ia sekarang tau kosa kata yang hilang itu. Lo dan Gue
"Wah aneh kenapa Gue malah lupa "Kekeh Kella
"Siapa lo?"Ucap Edgar dengan dingin,Kella kembali menatap Edgar dengan tersenyum.
Sesaat Edgar terpana akan kecantikan dari wanita didepannya ini,Namun berdecih akan sikapnya yang tidak sopan. Lihat Mata secerah madu dengan bulu mata yang lentik menghiasi matanya,Bibir yang mungil berwarna peach itu benar-benar membuat pesona gadis ini seolah tak tertandingi.
"Ekhem..oke izinkan peri cantik ini memperkenalkan di-"
"To the point"Tegas Edgar
"A-ahh..Itu Gue Mikkhaella kucing yang kemarin lo pungut!"Seru Kella
Edgar menaikan sebelah alisnya bingung,Perempuan ini gila atau bagaimana?Mana ada hal yang seperti itu di abad sekarang. Memang dasar wanita gila.
Edgar menarik lengan Kella dengan kasar,Kella yang mendapat perlakuan itu hanya meringis dan mengikuti kemana Edgar membawanya.
"Ahhh..Sakit.."Ringis Kella,Cekalan itu bukan sakit mainnya.
Kella pastikan setelah ini selesai,Pergelangan tangannya memerah atau bahkan bisa bengkak.
Edgar mendorong lengan itu menuju depan pintu hotelnya,Kella hanya bisa meringis dan memegangi lengannya yang memerah.
"Omong kosong lo terlalu aneh buat abad ini"Ucap Edgar "Mending lo pergi sebelum gue berlaku kasar!"Lanjutnya
Mata Kella memanas tiba-tiba,Bukan karena sakit hati atau apa tapi ia sedang memikirkan perutnya yang keroncongan. Padahal angan-angannya ia akan disambut senang lalu diajak makan,Tapi kenapa diusir?Kalau diusir ia harus bagaimana?
"Jangan usir gue,Gue gatau harus ke-"Ucap Kella terhenti
"Gue gapeduli."
Brak...
Kella sedikit tersentak lalu menyebikkan mulutnya kesal,Ia berjongkok disamping pintu hotel milik laki-laki Pshyco itu.
"Dasar cowo pshyco!"Desis Kella kesal,Ia merutuki sistem yang tak kunjung datang.
Sialan,Padahal ia sedang berada di posisi ini kenapa tidak ada yang membantu?Kenapa sistem miliknya tidak seperti sistem punya orang-orang.
"Awas aja itu sistem ngeselin,Kalo ketemu Gue cabik-cabik tuh badan terus dijadijn sate biar gue makan!"Kesal Kella
"Enak banget dia ninggalin majikannya yang cantik haqiqi ini"Lanjutnya
♛♚♛
Edgar merapihkan rambutnya yang berantakan,Ia melirik kearah ranjang tidurnya. Aneh,Kemana kucing nakal itu pergi?
Malas memikirkan itu,Edgar nampak acuh. Ia berfikir mungkin sedang menjelajahi kamar hotel ini,Lagipula ia sama sekali tidak membuka pintu jadi tidak mungkin kucing itu berkeliaran keluar. Dan soal gadis tadi,Edgar benar-benar tidak membuka pintunya selama seharian.
Ini juga sudah pagi,Ia yakin wanita aneh kemarin sudah pergi. Dengan tas yang diselempangkan disamping Edgar berjalan pergi menuju sekolah,Ia juga sudah menyiapkan makanan kucing nakal itu serta susunya.
Edgar membuka pintu itu secara perlahan,Ntah matanya yang salah lihat atau bagaimana. Ia melihat ada sebuah kain yang berada didepan kamar hotelnya.
"Hah..Sialan"Gumamnya kesal,Ia langsung keluar dan..
Gadis yang tidak sopan masuk kedalam kamarnya itu masih ada didepan kamar hotelnya,Kella yang merasakan pergerakan disamping menoleh dan mendongak. Ia tersenyum ketika tau bahwa laki-ah tidak babunya ini sudah keluar.
"Cewe gila"Desisnya.
Ia tau ia tampan dan memiliki banyak fans wanita,Ya tapi ga sampai seperti ini juga. Wanita ini benar-benar menunggunya selama itu?Dan lihat itu bibirnya benar-benar pucat serta tatapan sayu yang berhasil membuat Edgar merasa cemas ntah kenapa.
"Akhirnya lo kel-"Belum sempat melanjutkan ucapannya,Kella sudah pingsan akibat kekurangan makan.
Bruk..
Sring....
Mata Edgar melotot sempurna,Urat-uratnya menonjol begitu saja. Jantungnya berdetak dengan sangat cepat ketika melihat wanita yang mengaku sebagai kucing itu,Tergeletak tak berdaya dan..dan...BERUBAH MENJADI KUCING!!
Edgar memundurkan badannya,Ia masih tak percaya dengan apa yang dilihat dengan matanya. Tunggu..Ia yakin ini pasti mimpi!,Edgar mengucek-ucek matanya menampar pipinya supaya tersadar
"Sialan,Ini sebenarnya kenapa?"Ucapnya yang masih nampak kaget.
Edgar yang tersadar mendekati kucing putih itu perlahan,Tangannya terulur untuk menyentuh kucing itu. Ia menusuk-nusukan jari telunjuknya,Tapi sama sekali tak ada pergerakan dari kucing itu.
"Sialan."Desisnya,Ia langsung berlari dan membawa kucing itu kedalam dekapannya.
Kenapa ia tidak takut?
Karena dia ini LAKIK!.
Dengan cemas Edgar melajukan motornya dengan kecepatan penuh agar cepat sampai ke dokter hewan,Ia bisa melihat jelas pergelangan tangan kucing ini yang memerah. Apa benar gadis itu,Seorang kucing?
Tapi dilihat dari lengan kucing ini dan lengan gadis itu kemarin memang sama persis,Apalagi Edgar melihat betul bagaimana kucing ini berubah menjadi kucing lagi??...Ahh tunggu ini masih belum bisa dicerna oleh otaknya.
Brak!!!
Edgar membuka kasar pintu rumah sakit hewan itu dengan kencang membuat beberapa karyawan dan pengunjung tersentak kaget,Edgar langsung menunjukan kucing itu untuk segera diobati.
Suster kemarin yang melihat kucing yang tampak tak asing langsung bergegas memberikan pertolongan,Ia memberikan infus pada kucing itu dan mengobati lukanya. Matanya memanas kala ia tidak merasakan detak jantung dari kucing ini.
"Kenapa jantungnya tidak berdetak?"Gumam Suster itu,Edgar terbelalak.
Ga mungkin 'kan kucing ini mati?.
Ia memang hanya meninggalkan nya semalam,Dan itu juga hanya sekita 12 jam lamanya. Tapi kenapa kucing ini mati?
Dibantu oleh dokter kucing ini Diberikan sebuah alat untuk membantu mengembalikan detak jantungnya.
"Maaf mas,Mas bisa menunggu diruang tunggu"Ucap salah satu suster,Edgar hanya mengangguk lalu segera pergi
Lebih dari satu jam Edgar menunggu kepastian dari kucing itu. Ia terus menerus berfikir apa yang sebenarnya tengah terjadi,Walau memang logika menyangkalnya namun tatapan sayu itu dan wajah cantiknya selalu terbayang-bayang. Edgar jadi mempercayai sesuatu yang sangat mustahil.
Ceklek.
Suara pintu terbuka berhasil membuyarkan lamunan Edgar,Suster kemarin yang menangani kucing itu perlahan menatap Edgar sedikit tajam.
"Maaf Mas saya hanya ingin tanya kenapa kucing ini bisa sampai seperti itu?"Tanya suster itu "Jantungnya hampir berhenti berdetak saya juga menemukan luka lebam dibagian lengannya,Untung saja tidak sampai patah."Lanjut suster itu
"Apa Masnya-"Ucap suster terhenti
Edgar mengerti maksud perkataan dari suster itu, "Gue masih normal,Gue juga punya akal. Gamungkin gue tega nganiayaya kucing yang ga salah apa-apa"Ujar Edgar dingin
Ulalah terlalu mendalam bet dah (˘̩̩̩ε˘̩ƪ)