Menceritakan seorang anak yang lolos dari aksi pembantaian oleh orang-orang aliran hitam. Dia diselamatkan oleh seorang Kakek yang adalah seorang Kultivator terkuat di benua timur yang sudah lama mengasingkan diri di hutan kematian.
Dia pada akhirnya diangkat menjadi murid yang mewarisi Semua ilmu kepandaian gurunya dan menjadi penerus sebagai sang Naga.
Pergi berkelana seorang diri dan tidak pernah menutup mata terhadap ketidak adilan, menjadi momok yang menakutkan bagi aliran hitam.
Dialah Xiao Lang, seorang yang akan menuju puncak kultivasi dan menjadi LEGENDA.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Attar GG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
07. Kekacauan Kecil Di Rumah Makan
Setelah beberapa lama akhirnya mereka pun telah tiba di pintu gerbang kota bintang. Setelah beberapa saat melewati pintu gerbang kota bintang, Xiao Lang pun memohon diri kepada Putri Zhang Rui dan juga kepada Jenderal Wentian setelah ia berjanji akan berkunjung ke istana kerajaan Zhang.
Kota Bintang adalah Kota Utama, terbesar dan maju dibandingkan dengan Kota Batu Hitam dan Kota Lima Warna, sebab itulah Ibukota kerajaan Zhang di tempatkan di Kota Bintang. Di kota bintang sendiri terdiri dari beberapa Klan Utama yang menjadi pilar Kerajaan Zhang dan Klan Zhang lah yang menjadi Pilar Utamanya.
Xiao Lang terus berjalan sambil melihat-lihat bangunan di sepanjang jalan ibukota. Ia begitu kagum melihat bangunan yang bertingkat-tingkat dan berdiri berjajar dengan rapi di sepanjang jalan ibukota. Tidak lama kemudian, iapun sampai di depan sebuah rumah makan dan langsung masuk untuk mengisi energi yang terkuras selama perjalanan.
Xiao Langpun langsung mengambil tempat di pojok dekat jendela dan tidak beberapa lama kemudian seorang pelayan datang dan menayakan kepadanya.
"Mau pesan apa tuan muda..." tanya pelayan dengan sikap yang ramah.
"Bawakan aku makanan yang paling enak disini..." jawab Xiao Lang
"Baik tuan muda, mohon tunggu sebentar kita akan menyiapkannya..." pelayan itu langsung kembali dan menyiapkan makanan yang sudah di pesan.
Tidak menunggu lama akhirnya makanan yang di pesan Xiao Lang akhirnya datang juga. Aroma daging sapi dan rempah-rempah sangat menggugah selera dan tidak lama Xiao Lang langsung menyantap hidangan itu dengan lahapnya. Layaknya orang yang baru merasakan makanan yang enak, dalam sekejap semua makanan yang tersaji habis tanpa sisa.
Ahhhhhhhhh
Dengan penuh kepuasan, Xiao Lang meresapi makanan yang telah dia makan. "Enakkkk, jadi kepengen mau lagi..." ucapnya dengan pelan.
Seorang pemuda bersama seorang perempuan dikawal oleh beberapa orang pria paruh baya masuk ke rumah makan, ia dengan congkaknya berteriak memanggil pelayan disitu.
"Cepat layani tuan muda ini, bawakan makanan terbaik kalian..." Bentak pemuda itu kepada para pelayan.
"Baik tuan muda, mohon tunggu sebentar..." pelayan itu langsung masuk dan menyiapkan semua yang di pesan oleh tuan muda tadi.
Tanpa di sadari oleh Xiao Lang, seorang perempuan dari tadi terus memperhatikannya. Nampak nona cantik itu sangat terpesona dengan ketampanan Xiao Lang dan tidak mau menghilangkan pandangannya, ia terus memperhatikan tanpa terganggu dengan kehebohan yang dilakukan oleh tuan muda Jung Yon.
Di kota Bintang ini terdapat lima klan Utama yang menjadi tonggak kerajaan Zhang antara lain adalah Klan Chu, klan Jung, klan Jia, klan Du dan klan Yun ditambah satu klan inti yaitu Klan Zhang yang juga menjadi klan penguasa. Diantara lima klan utama, klan Jung adalah klan yang suka melakukan tindakan semena-mena, mereka selalu menindas klan-klan lain yang mereka anggap lemah dan menganggap diri mereka tinggi.
Baru saja Jung Yon ingin memulai makan, di lihatnya Nona Jia Ran yang datang bersamanya lagi memandang ke sudut rumah makan yang berada tidak terlalu jauh dari tempat duduk mereka. Jung Yon langsung marah ketika dia melihat bahwa objek yang dilihat oleh Nona Jia Ran adalah seorang pemuda yang sebaya dengan mereka yang memiliki ketampanan dan kharisma seperti seorang bangsawan besar.
Tampa aba-aba, langsung saja Jung Yon mendatangi Xiao Lang yang duduk sendiri dan sedang asik menikmati arak yang tersedia di mejanya.
Wuuuuusssssss
Praaaakkkkkkkk
Bunyi barang-barang yang ada di atas meja, jatuh dan pecah berantakan. Belum berhenti di situ, Jung Yon menyuruh Xiao Lang untuk keluar dan segera meninggalkan tempat itu dan mengancam akan mematahkan kaki dan tangannya jika melawan perintahnya. Semua orang yang berada di rumah makan menjadi ketakutan, mereka sangat memahami bagaimana watak dan perilaku tuan muda kedua klan Jung ini. Mereka semua menyayangkan apa yang telah terjadi, mereka pun merasa kasihan kepada Xiao Lang karna itu tidak akan berakhir baik.
Di tengah-tengah suasana panas dan suara desas-desus di tempat itu Xiao Lang berdiri dengan tenangnya dan menatap tajam Jung Yon. Aura dan kharisma terpancar semakin membuat orang-orang di tempat itu terpana, bahkan Nona Jia Ran sampai dadanya berdegup kencang dan merasa kecewa dengan apa yang dilakukan oleh Jung Yon.
"Ada masalah apa sehingga tuan mengganggu saya..." tanya Xiao Lang kepada Jung Yon dengan tatapan yang tajam dan dingin.
"Tidak usah banyak tanya, kamu cepat pergi dari sini..." jawab Jung Yon dan langsung memanggil para pengawalnya dan memberikan kode untuk segera membereskannya.
Seketika para pengawal Tuan Muda Jung Yon yang berjumlah delapan orang datang dan langsung mengurung Xiao Lang yang dari tadi masih tetap tenang dan melihat saja apa yang dilakukan oleh para pengawal dari klan Jung itu.
"Aku tidak memiliki masalah dengan kalian, kalian sendiri yang mencari masalah maka jangan salahkan aku ketika terjadi sesuatu nantinya..." dengan ekspresi yang dingin Xiao Lang langsung menggunakan teknik Dewa Naga.
"Teknik Dewa Naga, "Aura Dewa Naga" ucap Xiao Lang pelan.
Tiba-tiba para pengawal Jung Yon tidak bisa bergerak dengan kaki yang bergetar. Mereka merasa seperti ditimpa sebuah gunung yang sangat berat. Tidak hanya itu, dari mulut dan hidung mereka tiba-tiba keluar darah dan seketika itu juga mereka langsung pingsan.
Melihat kejadian tersebut, Tuan Muda Jung Yon langsung ciut nyalinya, ia begitu takut karena tadi sudah berlaku congkak dan sombong. Sudah tidak dia perdulikan lagi dengan Nona Jia Ran yang dia ajak makan, bahkan tuan muda itu justru menyalahkannya dan melimpahkan semua pada Nona Jia Ran.
Plaaakkkkkkkk
Tiba-tiba Nona Jia Ran menampar tuan muda itu dan memandangnya rendah. "Ternyata benar apa yang orang katakan kalau Tuan Muda Jung Yon itu pengecut, hanya berlindung pada ketiak para pengawal klan Jung".
Xiao Lang yang melihat itu berjalan kearah tuan muda itu dengan tenangnya dan tanpa mendengar apa yang di katakan oleh Jung Yon, Xiao Lang langsung mematahkan kaki dan tangan Jung Yon. Xiao Lang tidak peduli dengan status dan klannya apa, ketika mengganggu dirinya maka siap-siap untuk menerima akibatnya.
kraakkkkkk
kraakkkkkk
Bunyi tulang tangan dan kaki Jung Yon yang dipatahkan oleh Xiao Lang
Aaaahhhhhh
Aaaahhhhhh
teriak Jung Yon ketika tangan dan kakinya dipatahkan oleh Xiao Lang. Diapun mengancam kalau Klan Jung tidak akan melepaskannya, Klan Jung akan mencari dan memburumu jika tidak segera meminta maaf.
Bruuukkkkkk
Xiao Lang langsung menendang tuan muda itu dan seketika terbang keluar dan tergeletak ditengah jalan dengan kondisi tidak sadarkan diri.
Setelah itu Xiao Lang mendatangi meja pelayan dan membayar makanan dan arak yang dia pesan beserta biaya ganti rugi barang-barang yang dirusak oleh Tuan Muda Jung tadi.
"Berapa semuanya nona..." tanya Xiao Lang
"Semuanya 5 keping emas Tuan Muda..." jawab pelayan itu.
"Ini ambilla dan lebih nya buat kamu..." ucapnya pada pelayan itu.
"Terimakasih tuan muda, terimakasih banyak..." sambil merendah berucap pada Xiao Lang.
Sejak dari tadi Nona Jia Ran selalu memperhatikan Xiao Lang, dia begitu sangat terpukau dengan ketampanan dan sangat terkejut dengan kekuatan Xiao Lang. Dia selalu bertanya-tanya, "s**iapakah gerangan pemuda tampan itu dan dari keluarga manakah dia".
Tiba-tiba Nona Jia Ran berteriak. "Tunggu sebentar tuan muda". Sambil berjalan mendekati Xiao Lang.
Xiao Lang yang di panggil pun langsung berhenti dan berbalik melihat seorang gadis yang masih muda, memiliki kulit seputih giok dengan tubuh yang sangat aduhai, rambut hitam dan mata biru bening membuat setiap lelaki akan tergoda.
"Ada apa nona,,, kenapa nona menyuruh saya berhenti...???" tanya Xiao Lang ketika Nona Jia Ran sudah sampai di dekatnya.
"Tidak ada apa-apa tuan muda, hanya saja ingin tahu...Siapa nama tuan muda dan dari klan mana tuan muda berasal." sambil menunduk Nona Jia Ran mengatakannya.
"Xiao Lang, nama saya Xiao Lang" Sambil memperhatikan sikap Jia Ran.
"Bolehkah saya tau tuan Xiao Lang mau kemana...?" tanya Jia Ran lagi
"Cari penginapan, apa Nona Jia Ran tau penginapan yang bagus di Ibukota ini." jawab Xiao Lang sambil menatap mata nona Jia Ran.
"Kalau begitu, Tuan Xiao Lang ikuti saya aja. Nanti saya antarkan tuan Xiao Lang ke penginapan yang bagus." dengan semangat Nona Jia Ran menarik tangan Xiao Lang dan segera bergegas dari rumah makan itu.
Tidak berapa lama setelah kedua muda mudi itu pergi, datanglah beberapa orang pasukan dari kerajaan Zhang karna mendengar laporan terjadi keributan di sini. Merekapun segera membereskan dan membawa tuan muda Jung Yon dan para pengawalnya ke kediaman Klan Jung.
Demi konsistensi kami dalam menulis cerita, jangan lupa di berikan like dan kami sangat mengharapkan saran dan kritikan yang konstruktif dari para pembaca dan penikmat yang Budiman
Salam dari saya,,,,,
Terimakasih,,,,,,
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...