NovelToon NovelToon
First Love

First Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:317k
Nilai: 5
Nama Author: Vie

Menceritakan dua kisah, antara Gibran anak broken home yang bertemu dengan Caramel. Dari pertemuan yang tak terduga, membuat Gibran merubah sikapnya secara perlahan demi mempertahankan hubungannya. Disisi lain dirinya juga harus mengalami penderitaan selama berada di rumahnya.

Selamat membaca:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Kedatangan Jenny

...Selamat Membaca📖...

Taxi yang mereka tumpangi berhenti di depan mall.

Caramel dan Naura berjalan sejajar menuju dalam, mereka berdua menaiki eskalator menuju lantai dua.

"Enaknya gue ngado apa ya, buat tante?" Naura bicara sendiri, memperhatikan sekelilingnya. Mencari ide yang tepat untuk kado.

"Yang paling tante lo suka." jawab Caramel asal. "Tante lo yang mana si?"

"Mamanya Gibran."

"Hah?" Caramel menoleh ke arah Naura, yang sedang mengamati sekeliling.

Papanya Gibran adalah kakak dari mamanya Naura. Namun keluarga mereka sangat bertolak belakang, keluarga Naura sangat harmonis dan sederhana walaupun mereka dikelilingi banyak uang. Sedangkan keluarga Gibran sudah hancur sejak dua tahun ini, akibat ulang sang mama. Gibran dibesarkan oleh harta, dan itu membuat Gibran menjadi anak yang keras kepala. Akibat kurangnya kasih sayang dari orang tuannya, yang selalu gila kerja.

"Iya, lo lupa kalo mama gue kan adiknya bokapnya Gibran." jelas Naura

Caramel tersenyum tipis dan mengangguk.

Hampir satu jam Caramel menemani Naura mencari kado, mereka menjelajahi setiap sudut mall.

Mereka berdua sedang duduk di tangga, sembari meminum es yang mereka beli.

"Lo sebenarnya ada perasaan nggak si sama Gibran?"

"Hah?"

"Lo kenapa si, dari tadi haha hehe. Nggak jelas tauk." Naura memutar bola matanya. "Ada nggak? lo ada perasaan nggak si sama Gibran?"

"Gue....nggak lah mana mungkin gue suka sama cowok kaya gitu. Lagian ngapain si elo nanya kaya gitu?"

"Ya nggak papa si."

Tiba-tiba Caramel keingat, tentang kejadian kemarin yang ia hukum bersama Gibran. Sampai dirinya bangun dari pingsannya, yang petama kali Ia lihat adalah Gibran. Wajah cowok itu berhasil memenuhi isi kepala Caramel akhir-akhir ini.

"Woy, elo kenapa senyum-senyum sendiri?"

"Nggak pa-pa kok. Ayo pulang, udah kan?"

"Udah, aku juga udah pesen taxi onlaine kok."

...🎨🎨🎨...

Geng Antraxs sedang berkumpul di warjok milik abah. Setelah pulang dari sekolah mereka langsung kesini, hanya sekedar buat nongkrong saja.

Terutama Gibran, Ia lebih betah tinggal disini dari pada dirumah. Rumah yang dulunya begitu hangat, sekarang berbalik 180 derajat. Suasana rumah begitu dingin, seperti nggak ada nyawa dirumah segede itu.

"Revan kemana? dari tadi nggak muncul-muncul tu anak."

"Nggak tauk,"

Tin! tin!

"Tu dia anaknya."

Revan turun dari motornya, meletakkan helem diatas tangki. Kemudian melangkah mendekati segrombolan anak yang masih menggunakan seragam sekolah. Namun sudah tidak rapi lagi.

"Dari mana aja lo?" tanya Gibran, setelah tos dengan Revan.

"Biasa," Revan mengangkat kedua alisnya.

"Lo jadi nembak Jihan hari ini?"

"Diterima nggak?"

"Terima dong." Revan tersenyum, suasana hatinya sedang baik.

"Mantep ni, pj dong."

"Nggak ada-"

"Tumben banget Jordan nggak ngajakin kita berantem?" tanya Asep, setelah menyeruput kopi.

"Tobat kali tu anak."

Malam ini sebagian anak Antraxs tidur di pos ronda yang tak jauh dari warjok. Setiap malamnya pasti ada saja anak yang numpang tidur disini, warga sini juga sudah hafal dan nggak ngelarang pos rondanya dibuat untuk tempat tidur. Selagi mereka nggak buat onar di kampung ini.

Gibran pulang bersama Revan, karna motornya masih berada dibengkel. Malam inj juga Ia akan ambil motornya diantar oleh Revan.

Pukul 19:15 Gibran sampai di rumahnya, Ia belum pulang ke rumahnya setelah pulang dari sekolah. Ayahnya juga nggak terlalu peduli dengannya, membuat Gibran seenaknya saja buat pulang jam berapa saja. Mau dia pulang tengah malam pun, ayahnya nggak terlalu peduli paling Arga akan marah setelah itu suasana akan baik seperti semula.

"Dari mana kamu, jam segini baru pulang? mandi terus makan malam." ucap Arga

Ya sepeti itulah sikap Arga kepada Gibran, dingin, cuek, nggak terlalu peduli dengan anaknya bungsunya.

Gibran naik keatas, menuju kamarnya.

Setelah mandi, cowok itu memakai baju hitam dan celana pendek. Kemudian ia turun kembali untuk makan malam, dimeja makan sudah ada Arga dan Jenny. Gibran mengurungkan niatnya untuk bergabung di meja makan, setelah melihat sang mama yang sedang mengobrol dengan papanya.

Arga sepertinya terpaksa untuk mengobrol dengan Jenny, apalagi mereka hanya berdua. Setelah peristiwa dua tahun lalu, Jenny menghianati janji suci pernikahannya. Dengan berselingkuh, setelah mengetahui hal tersebut Arga sangat marah hingga membawa kasus ini ke pengadilan.

Gibran memilih untuk tinggal dengan Arga, Ia juga begitu kecewa dengan mamanya. Mama yang Ia anggap sebagai malaikat, sekarang malah menghancurkan semuanya. Sedangkan Roy, memang dari kecil Roy sangat dekat dengan Jenny. Hingga saat dipengadilan Roy memilih tinggal bersama si penghianat.

"Gibran," panggil Jenny, membuat Gibran kembali memutarkan badannya. "Sini makan sama mama, udah lama kita nggak makan malam bersama."

Gibran duduk dikursi yang berhadapan dengan Jenny.

"Papa ke kamar dulu ya, banyak kerjaan." ucap Arga kepada Gibran, tentunya. Ia berdiri dan melangkah menuju kamarnya.

Jenny menatap punggung mantan suaminya, matanya cukup berbinar. Ingin rasanya Ia meneteskan air matanya saat ini juga, menyesali semua perbuatannya dulu. Tapi dia juga sadar semuanya sudah terlambat, kedua laki-laki dihadapannya sudah begitu membencinya saat ini.

Sekarang hanya Roy lah, yang masih berada disininya. Memberikan semangat untuk sang mama, membuat Jenny semangat kembali.

"Kamu mau makan apa? mama udah beliin makanan kesukaan kamu lo."

"Gibran udah kenyang," tolak Gibran

"Gibran masih banyak tugas dari sekolahan. Gibran ke kamar dulu." Gibran berdiri dari tempat duduknya.

Barusaja Gibran membalikkan badanya, sudah ada satu pukulan yang mengenai pipi sebelah kirinya.

"Lo hargain sedikit dong mama."

Roy mencengkram baju Gibran.

"Udah-udah. Mama nggak pa-pa kok Roy, mama nggak mau ngeliat anak-anak mama berantem."

Gibran melepaskan tangan Roy dari kerah bajunya dengan kasar. Kemudian melangkah menuju kamarnya.

Arga melihat sekilas kejadian tadi dibalik pintu kamarnya, Ia tau apa yang dirasakan Jenny saat ini. Tetapi Ia juga terlanjur sakit hati dengannya.

"Mama jangan pikirin perkataan Gibran ya." Roy mengelus-elus pundak Jenny, Jenny mengangguk.

"Kita pulang aja ya."

"Iya, bi-bibi." ucap Jenny

"Iya bu,'

"Tolong nanti hangatkan makanan ini ya. Biar besok bisa dimakan mas Arga dan Gibran."

"Baik bu."

Gibran melihat Roy yang merangkul Jenny masuk kedalam mobil, dari balkon kamarnya. Ada rasa iri dihati kecilnya, namun rasa itu kalah dengan rasa gengsinya.

Bersambung....

1
Dini Angraini
Wah2 jahat banget sih pacaran sama caramel kok tunangannya sama mona thor.Caramel semoga bila kamu tahu gibran segeralah pergi sejauh mungkin dan cepat move on ya jangan nangis.
Eneng Sutirah
matak tong buka hpnya kasep hahaaa
Eneng Sutirah
aduh gelis...yg baca serasa muda lagi..hatur nuhun neng vie novelmu keren" semua.
baru netass nih
lanjut dongg thorrr, lmaa bngd ga up
Ai laelasari
Hai kak aku mampir membawa like jangan lupa mampir di novel aku ya "MY TROUBLE MAKER SECRET HUSBAND"
Fingky Yufimila
udah gak lanjut lagi kah??
SyaSyi
mampir aku thor
salam my Kids My Hero
kisah Aluna
kanjengprewty_
Baperrr
kanjengprewty_
Cemburu ya babang gibran
kanjengprewty_
Kamu manisss banget si gibran jadi tambah syg
Dhina ♑
Ya Allah Vie, apa kabar, niat hati ingin dukung tuntas, tapi aku tersesat
NURHAYATI NUR
gagalin pertunangannya toorr aaahhh ga seru dh
Sumariyasih
q baca novel ini ko kasihan sama caramelnya ya, dibohongin, tpi, tetap semangat n sehat selalu.
Buana
Apa yg terjadi dgnmu, Thor...😩
Aq msh setia..
Tiara
kok g dilanjutin thor
Buana
kok blm up sich Thor...
aq msh setia lh nungguin....
Linda Yogya
kok blm up Thor..msh setia nungguin kelanjutannya
Rina SahaRa Budiarti
mampir lagi
Ernis Widayanti
like
Umi Zahwa
cerita tentang remaja gini emang sedikit pembacanya di platform ini krn kebanyakan pembaca tu emak2 yg sukanya cerita yg ada adegan iya2nya 😅😅😅
semangat terus berkarya ya thor.. ceritamu bagus.. aku suka 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!