NovelToon NovelToon
Ibu Susu Sang CEO

Ibu Susu Sang CEO

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Penyelamat / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Violet adalah gadis desa yang diusir oleh pacar setelah melahirkan bayinya, dia yang Luntang lantung dijalan tepaksa menjadi ibu susu seorang CEO tampan yang mendapatkan kutukan. Ternyata CEO itu adalah paman dari mantan pacar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29.

"Bukankah harusnya kita berdua itu impas bukan?" tanya Romeo.

Yohan melepaskan kerah baju Romeo.

"Aku tahu, cintamu ke Violet itu gak tulus dan hanya sekedar ambisi!"

"Aku sebenarnya gak ingin ikut campur urusanmu dengan Violet, tapi karena Violet sudah membantu kesembuhan ku. Tentu saja aku membantunya, tapi karena mengingat kamu teman ku."

"Aku gak akan ikut campur lebih jauh urusan antara keluarga Violet dan keluarga Draken, tapi aku minta jangan memaksa Violet untuk menyukaimu. Kalau dia gak suka dan gak nyaman jangan dipaksa. Tapi kalau dia mau membuka hatinya untukmu, aku dengan sukarela akan mendukung hubungannya denganmu."

Penjelasan Romeo langsung membuat Yohan bertanya.

"Kau tidak menyukai Violet?"

Romeo dengan tegas menggeleng.

"Aku menghormati pertemanan kita, apapun yang terjadi aku gak ingin kita saling menyerang atau pun saling merebutkan!"

Keduanya saling pandangan dan tersenyum satu sama lain.

Jika semua orang dikota ini percaya tentang rumor Romeo yang menyukai sesama jenis, hal itu tidak berlaku untuk Yohan.

Dia tahu, Romeo masih mencintai cinta pertamanya yang bernama Dewi dan tidak bisa melupakan wanita itu.

****

Violet terbangun secara tiba-tiba, rasa sakit di dada kirinya menunjukkan ada sesuatu yang tidak biasa.

Matanya yang masih setengah terpejam mencoba memahami situasi ketika ia merasakan hisapan kuat pada payudaranya.

"Tuan Romeo," suaranya terbata-bata, terkejut dan bingung.

Romeo, dengan tenang, melanjutkan aksinya, seolah tidak terganggu oleh kebingungan Violet.

Sementara itu, Violet, dengan mata yang kini terbuka lebar, melirik ke sekeliling ruangan, takut ada suster atau perawat yang mungkin masuk tanpa diduga.

Infus yang masih terpasang di tangan putihnya memberikan tambahan kekhawatiran akan situasi yang tidak lazim ini.

Menyadari kegelisahan Violet, Romeo, dengan suara yang menenangkan, berkata, "Tenanglah! Disini ruangan khusus karena rumah sakit ini milikku!" Kata-katanya seolah memberi jaminan privasi dan keamanan pada situasi yang penuh ketidakpastian itu.

Violet, masih dengan rasa tidak nyaman, hanya bisa mengangguk perlahan.

Dia memilih untuk pasrah, menerima situasi yang aneh namun sekaligus intim ini, sambil hati dan pikirannya berkecamuk mencoba memproses segala yang terjadi.

"Tuan, apakah menyusunya masih lama?" tanya Violet dengan nada sedikit takut, biasanya Romeo akan menyusu dalam waktu kurang dari setengah jam.

Tapi sekarang ini, waktu sudah berlalu lebih dari satu jam.

Tapi Romeo terlihat tidak berniat untuk melepaskan dirinya.

"Lumayan!" Sahut Romeo singkat.

"Apa?" Reflek Violet terkejut.

"Tuan, saya mohon maaf. Ini rasanya dada saya sangat pedas, tolonglah!" Violet mengiba.

Sementara Romeo yang kesal dengan kedekatan Yohan dan Violet, merasa ingin melampiaskannya pada Violet.

"Aku akan menaikkan gaji mu sebulan 300 juta, tapi kamu harus menyusuiku setiap 2 jam sekali."

Violet menatap lekat ke arah Romeo dengan lekat, karena ucapannya Romeo terdengar gak masuk akal.

"Apa?"

"Tapi Tuan, bolehkah saya menolaknya."

"Menolak?" tanya Romeo reflek.

"Violet, ini uang 300 juta, kenapa harus menolaknya?" Romeo nampak tidak suka dengan ucapan Violet yang ingin menolak permintaannya.

Violet mencoba mencari alasan yang masuk akal.

"Ini karena ... Karena saya masih sekolah, dan sebentar lagi kelulusan. Saya harus ujian," jelas Violet dengan nada suara terbata.

"Tenanglah! Aku akan melupakanmu dengan mudah," sahut Romeo enteng.

Violet langsung menggeleng.

"Tuan, bukan masalah meluluskan dengan mudah. Tapi ... "

"Violet kamu pasti ragu kan, karena kepemilikan saham disekolah yang berubah atas nama Yohan. Tapi faktanya saham kami di SMA Taruna sekarang ini sama- sama terbesar. Bahkan presentasenya juga sama," jelas Romeo.

Bahkan wajahnya sekarang ini berubah masam, hal itu sungguh membuat Violet ketakutan.

"Baiklah, aku akan menaikkan harganya menjadi 1 miliar perbulan!" titah Romeo seraya mengigitnya.

Violet berteriak nyaring

1
Sri Ratmini
definisi Marina perempuan ular
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!