Siapa dirimu?
aku jan hu, aku pembunuh bayaran no1 didunia dengan sebutan Mr.Shinigami.
aku mati karna melompat ke jurang
bukanya ke alam baka aku malah nyasar ke dunia para kultivator yang mementingkan kekuatan daripada ikatan kekeluargaan
parahnya aku menjadi pangeran tak berguna serta manja dari kerajaan Hu, entah orang baik mana yang aku tolong dulu hingga membuat ku seperti ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cloud_white, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penyerangan diIstana
"Baiklah bagaimana jika kami para orang tua memberikan waktu kepada anak-anak kami untuk mengobrol bersama tunangan mereka" ucap kaisar Huo kepada semua orang
"Panjang umur kaisar Huo!" ucap mereka serempak
"Dibelakang sana ada taman disertai danau kecil namanya taman bulan kalian pergilah mengobrol dan berbincang disana asal tak ada perkelahian" ucap permaisuri Wei mengimbangi perkataan kaisar Huo
"Baik permaisuri Wei!" ucap mereka serempak lagi dan mulai berhamburan menuju taman bulan yang dimaksud
"Jadi iri jika melihat para anak muda seperti itu" ucap permaisuri Murong dari kerajaan Surga
"Aku setuju, mereka masih muda dan memiliki banyak stamina dan energi" ucap permaisuri Liang setuju atas perkataan permaisuri Murong
"Tenang saja Mu'er walaupun kau sudah tua stamina dan energi mu tak terkuras kok" ucap kaisar Ye tak mengoreksi kalimatnya
"Ye'er aku tak ingin memukulmu lagi untuk yang ke 12 kalinya" jawab permaisuri Liang menatap kaisar Ye dingin
"Maaf nyonya"
Sementara dengan para pangeran dan putri.
"Tuan aku rasa putri Ye fu sangat cocok untuk anda" ucap Wu sang kepada Ling hu yang tengah asik membidikkan anak panahnya untuk menembak sebuat burung
"Begitukah, aku juga rasa begitu" balas Ling hu
"Aku tahu tuan bahwa kau akan menjawab seperti itu, putri Ye fu sangat baik dan waras tak seperti mu haha" ucap Wu sang tak sadar diri
"Oi perkataanmu itu pujian atau ledekan hah" balas Ling hu dengan dahi berkerut namun tetap fokus terhadap anak panahnya
"Tentu saja pujian tuan apakah anda mengalami penurunan IQ" balas Wu sang entah karna apa membuat ia seperti sedang mencari masalah dengan Ling hu
"Wu sang kau keterlaluan dan...bisa tidak kau jangan berdiri didepanku?! aku kesulitan membidiknya!" teriak Ling hu
"Haha dilarang berburu didalam istana tuan" balas Wu sang
"Wu sang minggir atau aku akan melepaskan anak panahnya ke kepala mu" ucap Ling hu yang sedikit demi sedikit berjalan maju
"Memang nya anda bisa tuan, anda saja tak punya kultivasi" balas Wu sang yang masih berada didepan Ling hu mengikuti gerakannya
"Wu sang minggir! targetnya mulai terba-" ucap Ling hu terpotong karna ia terpijak batu yang lumayan licin dan menjatuhkan anak panah serta busurnya
Karna Wu sang berada didepan Ling hu ia ingin menyelamatkannya namun terlambat dan alhasil Ling hu yang ingin terjatuh langsung menahan dirinya agar tak menindis tubuh Wu sang yang sudah terbaring dibawahnya dan kejadian itu disaksikan oleh putri Ye fu.
"Pangeran Ling hu apakah anda mau- Eeek!" teriak nya kaget dengan wajah memerah
"Wu sang sialan" ucap Ling hu berbisik
"Maafkan hamba tuan" balas Wu sang yang juga berbisik
"Maaf pangeran aku tak tahu jika kau tertarik dengan...emmm agak sulit untuk mengataknya jujur Ye fu agak kecewa" ucap Ye fu yang masih memandang Ling hu dan Wu sang
Karna suasana mulai canggung Ling hu segera bangun dan ingin menjelaskan kepada Ye fu atas kesalahpahaman tadi dan Wu sang juga ingin meminta maaf.
"Y Ye fu ini tidak seperti yang kau pikirkan" ucap Ling hu gagap
"Tak apa pangeran Ye fu paham kok, Ye fu tak mempermasalahkannya sedikit pun" balas Ye fu dengan raut wajah lesu dan senyuman diwajahnya
"Tidak Ye fu aku bukan pria seperti itu, percayalah" ucap Ling hu yang ingin meyakinkan Ye fu
"Benar putri Ye fu, tuan bukan pria gay yang menyukai sesama pria dan juga jika ia begitu maka hamba orang pertama yang akan mencekiknya" ucap Wu sang lantang
".....Wu sang....apa kau...tidak keterlaluan" ucap Ling hu dengan wajah datarnya menatap Wu sang
"Maaf tuan! dan juga putri saya sudah memiliki calon istri untuk apa saya menganggu hubungan anda" ucap Wu sang kepada Ye fu
"Eh Wu sang kau punya calon istri?!" balas Ling hu tak percaya
"Tentu saja tuan, tuan kira saya tidak laku apa" ucap Wu sang yang hanya membuat Ye fu geleng-geleng kepala melihat tingkah antara tuan serta pelayan itu
"Baiklah aku akan mempercayai kalian" jawab Ye fu diimbangi senyuman
"Terima kasih putri Ye fu" balas Wu sang menunduk hormat
Tiba-tiba saja Ling hu merasakan ada seseorang yang bergerak dengan kecepatan tinggi menuju taman bulan dengan hawa membunuh yang sangat kuat 'orang ini ingin membunuh para pangeran dan putri disini' itulah yang ada didalam pikiran Ling hu, ia pun menjadi sangat waspada.
"Ah pangeran Ling hu apakah anda-" belum sempat Ye fu menyelesaikan perkataannya sebuah panah yang dilapisi racun hampir mengenainya dan untungnya ia sempat menghindar
"Sudah dimulai" ucap Ling hu
Seketika ribuan anak panah yang berbalut racun pun dilepaskan menuju para pangeran dan putri termasuk Ling hu dan Ye fu, dengan segera Ling hu menarik tangan Ye fu dan membuat Ye fu jatuh kedalam pelukannya.
"Wu sang apakah kau bisa melindungi diri?!" teriak Ling hu yang tengah memeluk Ye fu sembari menghindari anak panah tersebut
"Bisa tuan! apakah anda ingin saya lindungi" balas Wu sang yang juga teriak
CRINGG
CRINGG
"Tolong! ada pembunuh yang ingin membunuh para pangeran!" teriak seorang pelayan
"Wu sang apakah kau punya pedang cadangan?!" teriak Ling hu sembari melepaskan anak panah yang ada di pinggangnya
"Ada tuan!" balas Wu sang
"Lemparkan padaku!" teriak Ling hu memberi aba-aba
"Baik!" balas Wu sang
Ye fu yang sedari tadi berada di pelukan Ling hu pun tak dapat melepaskan diri dan membantu yang lain dengan Qi miliknya karna Ling hu mendekap nya begitu erat padahal Ling hu tak memiliki energi kultivasi.
"Baiklah aku akan segera membunuh mereka itu hehehe" ucap Ling hu yang kemudian menggendong Ye fu dengan satu tangan seperti menggendong seorang anak dan itu membuat Ye fu merona setengah mati
"Tiga dikanan, empat dikiri, dan lima diatas pohon, baiklah aku datang" ucap Ling hu kemudian menghilang layaknya bayangan
"Para pangeran itu tak akan selamat haha benarkan rekan..rekan?"
"Maaf rekan mu sudah mati aku mencari sebuah kepala untuk dijadikan koleksi atau mungkin aku jual ya" ucap Ling hu dengan aura nya yang sangat kuat
"De dewa kematian to tolong ja jangan bunuh a aku"
"Ter-lam-bat~" ucap Ling hu dan langsung menebas kepala pembunuh itu
'Dia menyelesaikan 12 pembunuh hanya dalan hitungan detik dan bahkan aura nya sangat mengerikan siapa sebenarnya pangeran Ling hu ini' batin Ye fu
"Saaa kembali kah~" ucap Ling hu dan langsung menghilang secepat angin
"Tuan anda telah kembali! emmm tuan" ucap Wu sang
"Eh ada apa? apa aku makin tampan~" balas Ling hu kebingungan
"Sepertinya...anda harus segera melepaskan putri Ye fu dari pelukan anda sebelum dia pingsan karna lupa bernafas" ucap Wu sang sembari menunjuk Ye fu yang tengah merona
"Putri Ye fu? mana?" tanya Wu sang sembari melihat kiri kanan
Ye fu pun segera memukul dada bidang milik Ling hu untuk menyadarkannya.
"Ukh...siapa yang memukul...putri Ye fu?!" ucap Ling hu tak percaya "maafkan aku...aku tak-"
"Mesum! kyaaaaaa ibuuuu" ucap Ye fu sembari berlari menutup wajahnya yang merona
"Aku....mesum?"
...----------------...
semanggat