NovelToon NovelToon
Satu Jiwa Jutaan Bayangan: Penaklukan Rahasia Sang Ahli Taktik

Satu Jiwa Jutaan Bayangan: Penaklukan Rahasia Sang Ahli Taktik

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat
Popularitas:631
Nilai: 5
Nama Author: Omni Tales

"Di dunia kultivasi, kamu menjadi pecatur, atau berakhir sebagai bidak."

Mati akibat overwork di perusahaan gelap, Lian terlahir kembali sebagai pemetik batu spiritual kelas bawah. Di dunia baru yang dikuasai sekte-sekte pemeras, Lian bersumpah tidak akan pernah lagi diperalat.

Sumpah itu membangkitkan Sistem Sovereign Duplication—kekuatan menciptakan pasukan klon tak terbatas! Uniknya, setiap klon memiliki identitas dan bakat dewa yang berbeda. Lebih gila lagi, Lian mampu menyerap seluruh kekuatan klonnya sekaligus.

Di saat benua bergolak, faksi-faksi raksasa tak menyadari satu hal:

Jenius nomor satu Sekte Api Ilahi...

Komandan perang Kekaisaran Jiulong...

Raja informasi dari Paviliun Bayangan...

Semuanya adalah klon milik Lian!

Tanpa pernah tampil di garis depan, Lian memanipulasi para pahlawan dan menjatuhkan sekte tirani dari kegelapan. Satu jiwa mengendalikan jutaan bayangan—menaklukkan benua dari balik layar!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Omni Tales, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Peringatan Militer dari Sang Komandan

[Sovereign Duplication: Tautan Jiwa Terhubung]

[Notifikasi Sistem: Perintah Khusus Kerajaan Jiulong Terdeteksi]

Lian menyandarkan punggungnya pada dinding gua tambang yang dingin dan berdebu. Cahaya merah redup dari layar transparan di depan matanya memantulkan bayangan tipis di atas tumpukan batu spiritual.

'Gadis gila itu mulai memburu nama asliku?' batin Lian sambil terkekeh pelan.

Satu detik lalu, sistem penyamaran klon memberikan peringatan tingkat tinggi. Melalui jaringan otak utama Sovereign Duplication, sebuah sinyal darurat berdenyut kencang tanpa henti.

Pesan taktis itu datang langsung dari Klon #02, sang Komandan Pasukan Pengawal Kerajaan Jiulong yang bertubuh kekar bak benteng baja.

"Laporkan situasimu secara rinci, Canglong," ucap Lian lewat transmisi suara tak kasatmata.

Suara Canglong langsung memantul berat dan bergema di dalam kepala Lian, memancarkan disiplin keras khas seorang perwira militer senior.

"Melaporkan, Master! Putri Feng Qingxue baru saja mengeluarkan dekret rahasia bertanda tangan segel darah kekaisaran."

Lian memutar sebingkah batu spiritual kelas rendah di telapak tangannya. Perhitungan dingin di otak sang ahli taktik langsung bekerja seribu kali lebih cepat dari manusia biasa.

"Apa isi dekret wanita sombong itu?" tanya Lian santai.

"Dia mengendus adanya kejanggalan besar dalam arus distribusi batu spiritual dari wilayah tambang ini, Master."

"Apakah dia mencurigai identitas spesifikku, atau hanya mencari kambing hitam untuk menutupi kegagalan anggarannya sendiri?"

"Dia menyebut nama Lian Feng secara spesifik," jawab Canglong dengan nada tanpa kompromi. "Dia mencurigai ada pemuda desa penambang yang memanipulasi pemerasan Grand Elder Gu Yan dari belakang."

Lian menyeringai tipis, mengamati partikel energi emas yang mengalir murni dari tubuhnya menuju ruang jiwa akibat efek Omni-Adaptation.

'Putri bangsawan yang merasa paling cerdas di benua ini memang selalu menyebalkan, tapi justru ego tingginya yang paling mudah dipasang perangkap.'

"Lalu, apa perintah spesifik yang dia berikan kepadamu saat ini, Komandan?" tanya Lian lagi.

"Dia menyuruh saya memimpin seribu prajurit zirah besi tingkat tinggi untuk meratakan Desa Penambang dan menangkap Anda hidup-hidup."

Gua tambang yang sunyi itu mendadak terasa makin menggigit dingin. Lian tidak menunjukkan kepanikan sedikit pun, justru memijat pelipisnya dengan raut wajah malas.

"Aa... anu, Master... haruskah saya membantai seluruh pasukan pengawal kerajaan ini sekarang juga?" tanya Canglong, suaranya mendadak menyiratkan kebingungan konyol yang amat kontras dengan fisiknya.

"Jangan bodoh," potong Lian cepat. "Menghancurkan pasukan pengawal elite hanya akan membuat seluruh Kekaisaran Jiulong mengirimkan Pasukan Bayangan Tingkat Tinggi."

"Lantas, apa keputusan taktis Anda, Master?"

"Terima perintah gadis itu tanpa bantahan. Pimpin seluruh pasukanmu menuju wilayah barat tambang esok fajar."

Canglong ragu sejenak di ujung sana, terdengar hela nafas berat berzirah besi. "Tapi wilayah barat adalah batas wilayah kekuasaan Sekte Api Ilahi, tempat Klon #01 Zhuque berada."

"Justru karena itulah kita mengarah ke sana," ujar Lian dengan senyum tajam. "Kita akan memainkan drama perangkap ganda untuk menundukkan ego sang Putri."

Lian menegakkan posisinya, membiarkan fitur Omni-Adaptation menyelaraskan aliran Qi fisiknya dengan ketahanan Fisik Asura milik Canglong.

"Buat jejak palsu di sekitar pemukiman tambang. Arahkan semua bukti pembantaian dan sabotase batu spiritual ke arah murid-murid Sekte Api Ilahi."

"Maksud Anda, memfitnah faksi tempat Klon Zhuque menyusup?"

"Bukan sekadar memfitnah," sela Lian sambil terkekeh sinis. "Biarkan Putri Qingxue berpikir bahwa Sekte Api Ilahi sedang mencoba mencuri aset kerajaan menggunakan agen rahasia."

Di dalam markas militer Kerajaan Jiulong yang megah, Canglong yang sedang berdiri tegap di atas menara pengawas mendadak mengusap keringat dingin di dahinya.

'Master benar-benar iblis tanpa tanduk,' batin Canglong ngeri. 'Dia memanfaat dua faksi raksasa sekaligus cuma buat menutupi jejak satu orang!'

"Ta-tapi bagaimana dengan Zhuque?" tanya Canglong memastikan. "Apakah dia harus membalas serangan pasukan kerajaan yang saya pimpin?"

"Zhuque adalah jenius paling arogan di Sekte Api Ilahi," sahut Lian penuh penekanan. "Perintahkan dia untuk membakar setengah dari pasukan garda depanmu tanpa merusak inti kekuatanmu."

"Siap, dilaksanakan!" jawab Canglong penuh kepatuhan mutlak.

"Buat pertempuran itu terlihat sangat berdarah, nyata, dan mengerikan di mata Putri Qingxue."

"Apakah saya perlu berpura-pura terluka parah di hadapan sang Putri untuk memicu emosinya, Master?"

Lian mengangguk puas dari jauh. "Ya. Biar wanita sombong itu merasa utang nyawa padamu karena telah melindunginya dari kemarahan Api Kuno Sekte Api Ilahi."

"Dengan begitu, posisi saya di samping Putri Qingxue akan semakin tak tergoyahkan."

"Bagus. Semakin tinggi dia menaruh kepercayaan padamu, semakin mudah kita menguras seluruh perbendaharaan batu spiritual milik kerajaan."

"Perintah diterima. Saya akan menyiapkan parade pembantaian palsu ini sekarang juga."

Lian memutus tautan jiwa secara sepihak. Dia berdiri dari duduknya, merenggangkan otot-otot lengan yang terasa makin padat dan bertenaga akibat limpahan energi klonnya.

[Omni-Adaptation: Resonansi Fisik Asura Berhasil Disinkronkan]

[Kekuatan Fisik Meningkat: 150%]

[Atribut Pertahanan: Kulit Perunggu Asura Aktif]

Belum sempat Lian melangkah keluar, sesosok bayangan hitam mendadak muncul dari balik celah bebatuan tanpa bersuara. Itu adalah Klon #03, Baihu, sang penguasa jaringan informasi.

"Master, ada perkembangan menarik dari Paviliun Bayangan," ujar Baihu sambil membungkuk hormat.

"Oya? Untuk apa wanita sok suci itu mendatangi bisnismu?" tanya Lian tanpa beralih pandang.

"Utusan rahasia Putri Feng Qingxue baru saja mendatangi aula lelang kita," jawab Baihu dengan senyum bermuka dua. "Dia ingin membeli informasi mengenai keberadaan sosok bernama Lian Feng."

Lian menaikkan satu alisnya. "Berapa harga yang ditawarkan putri kaya raya itu?"

"Sepuluh ribu batu spiritual kualitas tinggi, Master. Tunai."

Lian tertawa terbahak-bahak mendengar laporan tersebut. Batinnya sungguh terhibur oleh tingkah sang putri kerajaan yang merasa bisa membeli segalanya dengan uang.

'Dia membayar puluhan ribu batu spiritual dari kas kerajaannya sendiri cuma buat membeli informasi palsu dari orang yang sedang dia incar?'

"Ambil uang itu, Baihu. Jangan menyisakan satu keping pun," perintah Lian santai.

"Lalu informasi apa yang harus saya jual kepadanya, Master?"

"Katakan padanya bahwa Lian Feng hanyalah pemuda biasa yang sudah tewas mengenaskan dimangsa binatang buas di dalam gua tambang tiga hari lalu."

Baihu tersenyum licik, matanya berkilat cerdik. "Penipuan yang sangat indah, Master. Dia pasti akan menelan mentah-mentah laporan berstempel Paviliun Bayangan."

"Tentu saja. Begitu dia yakin aku sudah tewas, fokus utamanya akan sepenuhnya tertuju pada pertempuran melawan Sekte Api Ilahi."

"Sesuai kehendak Anda. Saya akan segera menyerahkan dokumen palsu itu dan mengantongi batu spiritualnya."

"Pergilah. Pastikan propaganda tentang kekejaman Sekte Api Ilahi juga menyebar ke sekte-sekte Bintang 2 di sekitar wilayah ini."

"Serahkan urusan memanipulasi opini publik kepada saya, Master."

Baihu melangkah mundur dan menghilang ke dalam kegelapan malam tanpa meninggalkan jejak Qi sedikit pun, menyisakan keheningan di gua tambang.

Lian berjalan perlahan menuju mulut gua, memandang langit malam yang dihiasi ribuan bintang. Papan catur dimensinya kini telah tertata dengan sangat rapi.

Dua kekuatan besar, Kekaisaran Jiulong dan Sekte Api Ilahi, sebentar lagi akan saling menghancurkan hanya karena manipulasi satu kata dari balik layar.

'Mainkan peranmu dengan baik, Putri Qingxue,' bisik Lian dingin pada angin malam. 'Ketika kau sadar telah diperalat, seluruh kerajaanmu sudah jatuh ke tanganku.'

Tiba-tiba, gelang penyimpanan milik Grand Elder Gu Yan yang disembunyikan Lian di dalam saku bajunya bergetar hebat.

Sinyal merah darah yang sangat pekat meledak dari dalam gelang tersebut, memancarkan niat membunuh yang amat mengerikan.

[Notifikasi Sistem: Perangkap Jiwa Sang Leluhur Kuno Aktif!]

[Peringatan: Kesadaran Leluhur Kuno Xuanyuan Sedang Mengunci Lokasi Anda!]

1
penggemar_Uangkecil?!
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!