NovelToon NovelToon
Antagonist After Ending

Antagonist After Ending

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Putri asli/palsu / Cinta Seiring Waktu / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:46k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

Arabella, putri keluarga kaya yang tidak diakui oleh keluarganya lagi. Tunangannya direbut oleh seorang wanita miskin…

Ketika, wanita miskin itu menikah dengan tunangannya. Dirinya hampir dilecehkan oleh beberapa preman yang dikirim tunangannya.

Terpaku dalam dendam merasa dunia ini tidak adil. Sebuah ingatan tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya.

“Ini adalah dunia novel yang sudah mencapai ending? Dan aku adalah antagonisnya…” gumamnya tertawa dalam tangisan.

Seorang antagonis yang tiba-tiba memiliki kesadaran. Dirinya sudah tidak terikat plot lagi, karena cerita telah mencapai ending…

“Aku akan membalas mereka, ini awal dari permainan membalas dendam…”

"Aku akan menjadi senjatamu untuk membalas dendam." Diluar dugaan pria gila yang seharusnya mencintai protagonis mengulurkan tangan untuk membantunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Petunjuk

Menekan tombol lift, menuju apartemen milik dari Xavier. Suara mesin lift yang naik ke atas terdengar. Menggunakan sepatu olahraga bermerek dirinya memasuki apartemen tempat Xavier tinggal setelah menekan tombol akses.

Pemuda itu sudah ada di sana, duduk di sofa menatap ke arahnya. Apa Xavier selalu menatap ke arah pintu depan? 

“Dari mana saja?” Pertanyaan bagaikan seorang suami yang mengintrogasi istrinya yang menghilang dari tadi. 

“Aku tadi pulang ke rumah, Tentu saja aku tidak akan membiarkan harta hartaku menjadi milik dari para benalu itu.” Jawaban yang begitu tenang dari arabella, wanita yang tanpa malu sama sekali meraih cangkir teh milik Xavier. Walaupun itu bekas dari pria itu tetap meminumnya. 

“Itu punyaku.” Xavier mengangkat sebelah alisnya. 

“Dasar pelit.” Wanita yang bersungut-sungut kesal. 

Tapi setelah Xavier meraih cangkir itu. Pria itu meminum tepat di tempat arabella minum. Bagaikan sebuah ciuman tidak langsung? 

Entahlah Apa yang dipikirkan oleh pria berambut putih panjang terikat ke belakang ini. Penampilannya memang selalu rapi, tidak bisa diganggu gugat. 

“Omong-ngomong, Kamu sudah tahu Kakek merencanakan perjodohan kita.” Hal yang membuat Xafier membulatkan matanya. 

“Perjodohan?” Pria itu mengerutkan keningnya tidak mengerti. 

“Benar perjodohan. Aku sempat bercerita kepada kakek, tentang apa yang terjadi. Aku ingin segera mendapatkan sertifikat rumah, agar mereka tidak bisa mengusirku sendiri dari rumah kakekku tercinta. Tapi kakek kemudian mengusulkan perjodohan denganmu.” Komat-kamit arabella bercerita dengan mulut dipenuhi oleh kue kering. Kue kering yang diambil darinya dari toples di atas meja. 

“Lalu bagaimana tanggapanmu?” Xavier menelan ludahnya penuh harap. Berharap wanita ini akan menerimanya. 

“Ya…tidak apa-apa. Aku sama sekali tidak memberikan tanggapan terhadap omong kosong kakek. Lagi pula, Aku adalah cucu kesayangannya. Kamu juga kan…setelah terbebas dari perasaan aneh terhadap Angel, kamu jadi burung yang terbang di langit. Dapat mencari wanita manapun. Mana mungkin aku mengurungmu.” Wanita yang mengucapkannya tanpa dosa. Wajahnya tersenyum riang ketika memakan kue kering itu membuat Xavier hanya dapat menghela nafasnya. 

“Kurung aku…” gumam Xavier dengan suara kecil, kembali meraih cangkir tehnya kemudian sedikit meminumnya.

“Kurung aku?” arabella mengangkat sebelah alisnya tidak mengerti. 

“Perjodohanmu dengan Cakra sudah selesai. Kedua orang tua Cakra mungkin berharap dapat menjalin persahabatan dengan keluarga Mahendra. Menggunakannya sebagai transaksi bisnis. Angel lebih dihargai oleh kedua orang tuamu, tentu saja kedua orang tua Cakra mau tidak mau akan menyetujui Angel. Walaupun mereka masih menjaga jarak darinya, karena kecewa dengan keputusan Cakra. Tapi…satu hal yang harus kamu ingat.” Xavier mengatakannya dengan nada yang begitu dingin. Tatapan matanya benar-benar tajam ketika menikmati teh. 

“A…apa?” Arabella tergagap. 

“Kakekmu, ketika kakekmu yang murka mengusir kedua orang tuamu. Lalu melemparkan Angel ke jalanan, kedua orang tua Cakra akan bergerak, menggunakan perjanjian pernikahan agar Cakra yang sudah duda menikah lagi denganmu. Mereka akan memburumu dengan berbagai cara nanti…satu-satunya jalan bagimu adalah memiliki pasangan.” Xavier tersenyum menyeringai, inilah saatnya untuk memiliki arabella sepenuhnya. 

“Kalau begitu aku harus memasang lowongan pencarian jodoh.” Arabella menghela nafas sembari mengangguk-ngangguk. 

Sedangkan Xavier menatap jenuh. Wanita ini benar-benar menyebalkan terkadang. 

“Karena kamu memerlukan bantuan. Aku bersedia, bersedia mengorbankan diriku untuk menikah kontrak denganmu. Lagi pula aku juga sudah tidak lagi muda. Kedua orang tuaku menuntutku untuk menikah, padahal aku belum ingin menikah.” Sebuah alasan yang disusun secara sistematis. Memiliki wanita ini, tapi tidak boleh secara gamblang menyatakan I love you. Karena itu tidak dramatis dan memalukan. 

“Benarkah?” Tanya arabella begitu antusias. 

“Tentu saja…status sebagai istriku boleh kamu pinjam untuk melindungi diri.” Ketika Xavier mengatakannya dengan cepat arabella melompat ke dalam pelukannya. 

“Xavier temanku yang paling pengertian. Aku cinta kamu…” arabella mengecup pipinya gemas.

Sementara Xavier menoleh ke arah lain, telinganya memerah. 

Wanita yang setelah sadar dengan tingkah gilanya, segera melepaskan tangannya yang memeluk Xavier. Dirinya menghela nafas merapikan penampilan. 

“Sebenarnya beberapa tahun ini aku lumayan sedih. Kamu selalu membela Angel, kamu selalu menyuruhku mengalah demi Angel. Kamu bahkan melindungi Angel dengan berbagai cara. Saat aku mengeluarkan uang agar orang-orang itu membully Angel dengan melemparinya menggunakan telur busuk. Kamu yang biasanya antibakteri, malah bersedia menjadikan punggungmu sebagai tempat untuk melindungi Angel. Memeluknya di hadapan semua orang, membiarkan tubuhmu dikotori oleh telur busuk yang menjijikan. Bertahun-tahun ini kamu menyebalkan…” wanita yang menghela nafas berkali-kali. 

“Kamu pikir kamu tidak menyebalkan? Jika aku mengingat-ingat saat kamu memberikan kotak bekal kepada Cakra. Sedangkan pada Aku tidak pernah sama sekali. Aku temanmu, mengenalmu dari mulai memakai popok, kita bahkan pernah dimandikan bersama ketika berumur 3 tahun. Tapi kamu tidak pernah membuatkan bekal untukku.” Xavier mengangkat sebelah alisnya. 

“Sudahlah! Anggap saja kejadian memalukan itu karena kita kesurupan. Sekarang kita sudah normal…tapi kamu harus janji ya, kita jadi nikah kontrak.” Wanita yang menyipitkan matanya. 

“Janji…” Xavier menyodorkan jari kelingkingnya. 

Seketika begitu banyak komentar melayang. Benar-benar begitu banyak tulisan. 

‘Kenapa aku merasa hubungan arabella dan Xavier lebih romantis daripada pemeran utama ya?’

‘A….aa! Mereka best couple!’

‘Tapi bukankah Novel ini sudah beberapa hari lalu diberikan label tamat. Kenapa ceritanya masih berlanjut?’

‘A…. Aaa! Xavier ku, akhirnya kamu menemukan cintamu.’ 

Arabella mengangkat sebelah alisnya membaca komentar-komentar itu. Apanya yang the best couple, dirinya dan Xavier hanyalah sahabat dari dulu. Plot cerita ini saja yang mengendalikan mereka untuk jatuh cinta kepada protagonis. 

Namun arabella menyipitkan matanya. Ketika komentar-komentar aneh terlihat melayang. 

‘Apa yang dilakukan oleh Angel? Dia mengambil kalung dari kamar ibunya?’

‘Kenapa aku merasa Angel menjadi menjijikan ya? Dia meletakkan kalung Melda di kamar arabella.’

‘Benar! Bukankah seharusnya Angel kita adalah wanita yang baik lugu dan murni?’

‘Apa ini perubahan karakter!?’

Komentar-komentar yang membuat arabella mengerutkan keningnya. Meletakkan kalung ibunya di kamar arabella? 

Karakter Angel yang lugu dan murni…ternyata bisa melakukan ini. 

“Xavier, kamu mau ikut ke rumahku? Aku rasa akan ada hal yang menarik nanti.” Arabella tertawa kecil seperti orang gila. 

1
Nur Wahyuni
itu mesti angel sama Julian yg lagi asik2... dasar buaya buntung dan sundel bolong, gak kenal waktu dan tempat buat asik2😄😄
Nur Wahyuni
mulai melancarkan serangan ke arabella si Xavier ini 😄😄😄
Eka Anam
Xavier ini sepertinya masih mewarisi darah ren meski entah keturunan yang keberapa🤭
Nur Halida
istrimu itu yg lagi konser dangdut bareng julian😁
yesi yuniar
sudah gk perlu bikin proposal cinta lagi karena hubungan kalian sudah sweet banget dan bikin iri 😆
^ã^😉
Xavier APA kamu keturunan ren dan sarah
Biyan Narendra
o o kamu ketauan
pacaran lagi dengan si dia
😅😅😅
Ufiyyyy
liat tuh cakra siapa yg d mobil🤣🤣🤣🤣
mimief
wah apakah Angel langsung ketawan?
seruuu ini 🤣🤣
Ufiyyyy
xavier rambut putih kulit sputih salju,pupil mata merah... siapa y, familiar tp lupa
Inah Ilham: galantinus anak dari Duke Killian
total 1 replies
mimief
bukan saudara ren kan Thor?🤣🤣
Fa'iqoh Siti Elok
istrimu lagi praktek ajian jaran goyang di mobil
Fa'iqoh Siti Elok
aah manisnya pengen ku gigit mereka berdua saking gemesnya
yesi yuniar
lain di bibir lain di hati
chataleya
ingatlah Cakra. semua akan pret pada waktunya 🤣
Fa'iqoh Siti Elok
kamu menyesal cakra
Nur Wahyuni
alah basi banget si cakra... udah sono urusin aja si angel istrimu yg baik hati bagai malaikat..
mimief
ga nyesel
cuma...???
🫣🤣🤣🤣
kasiaaaan
Sulati Cus
biasanya kebalikannya apa yg di mulut g sesuai dg yg di otak eh empedu maksudnya🤣
Nur Halida
padahak dia nyesel..
mampus makan tu angel mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!