NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua: Pengantin Pengganti Sang Mafia

Kehidupan Kedua: Pengantin Pengganti Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Penyesalan Keluarga
Popularitas:26.7k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Serena mati tersambar petir saat bermain hujan di tengah malam karena bosan, Serena berpikir dia akan ke alam baka. Siapa sangka jiwa Serena malah masuk ke tubuh seorang gadis bernama Serena juga, seorang gadis malang yang dikorbankan keluarganya sebagai pengganti kakaknya untuk menikahi seorang mafia kejam untuk melunasi hutang.

Sebagai seorang pecinta dunia mafia, Serena sangat menikmati hidupnya didunia baru ini. Serena berencana akan memikat hati mafia kejam itu hingga jatuh ke pelukannya.

Bagaimana kehidupan Serena di dunia ini, apakah Serena mampu meluluhkan hati sang mafia? Ataukah Serena malah menjadi mainan mafia itu sendiri?. Stay tune!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tepar

Kamar tidur utama itu kini diselimuti oleh keheningan yang pekat, kontras dengan badai emosi dan kelelahan luar biasa yang baru saja menghantam ruangan tersebut beberapa jam sebelumnya.

​Serena Amaryllis benar-benar tidak pernah menduga bahwa hukuman yang dijatuhkan oleh suaminya akan berujung separah ini. Ia terbaring kaku di atas ranjang king size dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya. Jangankan untuk bangkit atau meronta, untuk sekadar menggerakkan ujung jarinya saja tubuh Serena terasa remuk redam, seolah seluruh energi dan tulangnya telah terkuras habis tanpa sisa.

​Dari arah kamar mandi dalam, pintu bergeser pelan. Sosok Sergio Maximilian Ziegler melangkah keluar dengan santai. Pria itu tampak segar usai mandi, berjalan tanpa mengenakan sehelai benang pun di tubuh atletisnya, membiarkan tetesan air mengalir di atas kulit dadanya yang bidang dan berotot. Sambil berjalan, Sergio menggunakan handuk kecil untuk mengeringkan rambut hitamnya yang basah.

​Melihat kondisi itu, siapa pun yang melihatnya pasti akan langsung mengerti badai apa yang baru saja melanda kamar ini. Benar saja, suami istri itu baru saja melewati pergulatan panas yang intens. Sergio benar-benar membuktikan ucapannya tanpa ampun. Ia melakukannya dengan kekuatan penuh, dominasi mutlak, dan kecepatan yang menguras emosi, membuat Serena yang awalnya sombong dan suka melontarkan ejekan harus memohon-mohon ampun berulang kali di bawah kukungannya.

​Sergio melirik ke arah ranjang. Ia mendapati Serena tengah terbaring telentang menatap langit-langit kamar dengan mata terbuka lebar namun bengkak akibat terlalu banyak menangis dan kehabisan tenaga. Tubuh gadis itu lumpuh lemas, tidak berdaya sama sekali.

​Melihat pemandangan itu, sudut bibir Sergio terangkat membentuk senyuman puas yang sangat dominan.

​Pria itu berjalan mendekati sisi ranjang, lalu mencondongkan tubuhnya. Dengan gerakan lembut namun penuh kuasa, Sergio mendaratkan kecupan sekilas di bibir Serena yang kini terlihat bengkak dan merah.

​"Ini masih belum seberapa, Serena," bisik Sergio tepat di telinga istrinya dengan suara bariton yang tenang namun bernada ancaman nyata.

"Lain kali, jangan pernah berani menguji kesabaranku, apalagi mempertanyakan kejantananku."

​Dengan sisa-sisa suara di tenggorokannya yang sudah serak parah, Serena menatap suaminya dengan sorot mata penuh kebencian yang dipaksakan.

"B-Biadab..." maki Serena pelan, suaranya nyaris tak terdengar karena kelelahan.

​Sergio justru tertawa kecil, sebuah tawa rendah yang terdengar sangat maskulin dan menyebalkan di telinga Serena.

​"Aku memang biadab, Sayang. Kamu baru tahu sekarang?" balas Sergio tanpa rasa bersalah sedikit pun. Ia mengusap pipi istrinya pelan.

"Dan jangan lupakan sisa hukumannya nanti malam atau besok. Jadi, simpan energimu dan persiapkan tubuhmu untuk menerima semuanya lagi."

​Mendengar ancaman lanjutan itu, bola mata Serena membelalak ngeri. Ia ingin sekali berteriak atau memukul dada bidang pria di hadapannya, namun otot-ototnya menolak untuk diajak bekerja sama.

​Dengan santainya dan tanpa terburu-buru, Sergio mulai mengambil pakaian gantinya satu persatu di dekat ranjang, mengenakan kemeja dan celana bahan di hadapan Serena yang hanya bisa mengumpat dalam hati di atas tempat tidur. Pemandangan itu justru membuat Sergio merasa sangat bahagia.

​Bagi Sergio, apa yang ia lakukan hari ini adalah balasan yang sangat setimpal. Itu adalah harga yang harus dibayar lunas oleh Serena karena mulut pedasnya yang berani menjelek-jelekkan reputasinya di depan anak buah, bahkan dengan lancang mengatai alat vital suaminya sendiri tidak bisa berfungsi. Sekarang, gadis itu sudah mendapatkan pelajaran hidup paling berharga tentang siapa penguasa mutlak di mansion ini.

​"Max..." panggil Serena dengan suara parau yang terdengar amat menyedihkan, mencoba meluluhkan hati sang suami.

"Aku... aku minta maaf. Sumpah, aku tidak akan mengulanginya lagi. Jangan hukum aku lagi..." rintihnya memohon ampun.

​Sergio yang sedang memasang kancing kemejanya berhenti sejenak. Ia menoleh, menatap istrinya dengan sebelah alis terangkat.

​"Permintaan maafmu terlambat, Serena," jawab Sergio datar namun tegas.

"Hukuman di duniamu yang baru ini tidak mengenal kata maaf jika kesalahannya sudah menyangkut harga diri seorang suami."

​Serena mendengus lemah, membuang mukanya ke arah samping dengan air mata frustrasi yang kembali menetes di pelipisnya.

"Kamu pria paling kejam, egois, dan menyebalkan yang pernah ada di muka bumi ini, Sergio Maximilian Ziegler..." cibir Serena lirih, melampiaskan kekesalannya dalam bisikan lemah.

​Sergio mendekat lagi, merapikan selimut yang menutupi tubuh istrinya dengan cukup telaten. Pria itu tidak tersinggung sama sekali dengan makian Serena, sebaliknya, ia menikmati setiap detik di mana gadis cerewet itu akhirnya bisa dibuat tak berkutik di bawah kendalinya.

​"Pria kejam inilah yang sekarang menjadi suamimu, Serena. Jadi, kamu harus belajar terbiasa hidup di bawah atap yang sama dengannya," tutur Sergio tenang, lalu mengecup kening istrinya sekilas sebelum menegakkan kembali tubuhnya.

"Istirahatlah. Nanti sore Anna akan mengantarkan makanan bergizi ke sini untuk memulihkan tenaga dan otot-ototmu yang kaku."

​Setelah mengucapkan kalimat itu, Sergio berbalik dan melangkah keluar kamar meninggalkan Serena seorang diri yang masih bergulat dengan rasa pegal di sekujur tubuhnya.

​Di atas ranjang yang luas itu, Serena menggigit bibir bawahnya, merutuki kebodohannya sendiri mengapa ia harus mencari masalah dengan pria bermulut es dan bertangan besi tersebut. Namun, jauh di lubuk hatinya yang paling dalam, di balik rasa lelah dan kekesalan yang menumpuk, secercah perasaan aneh mulai tumbuh sebuah pengakuan tak diucapkan bahwa di dunia bawah tanah yang kejam ini, keberadaan Sergio perlahan-lahan telah menjadi pusat gravitasi baru di dalam hidupnya.

Bersambung...

1
beybi T.Halim
diih serena gak bermain cantik,harusnya hr pertama.kasi makanan pemikat hati,selanjutnya setelah lengah baru dikerjai..,is.issss klo newbi memang perlu diajari jadi bandit kayanya😁😁
Susi Nugroho
Lanjut
Mia Camelia
julia ibu berhati jahat, anak lgi sakit masih aja marah2
Mia Camelia
update nya dikit banget thor🤣🤣🤣
lagi dong🤭🤭🤭
Dessy Rinda
lgian serena nantangin max,siap2 hak bs jln🤭😅
Juna Dong
luar biasa
kurniaasri99
suka banget sama alur ceritanya kak. apalagi tokoh utama wanita
It's me Ri🥕: Terimakasih 🙏🥰
total 1 replies
Mia Camelia
sergio mah ngancem mulu🤭🤭🤭
Mia Camelia
chapter nya kurang banyak thor🤭🤭🤭🤭
It's me Ri🥕: Padahal author up 4 yang terupdate 1, baru di cek🙏
total 1 replies
Ita Putri
kasihan nasib Callum setelah ini....jangan terlalu kejam hukum Callum nya sergio
It's me Ri🥕: Kayaknya bakalan di bunbun dehh🙏😭
total 1 replies
Mia Camelia
seru banget ngliat tingkah polos serena🤭
Mia Camelia
sergio bisa lembut juga 🤭
Dessy Rinda
klo serenanya jago nela diri sm nembak keren kak thor🤭😁🙏
Dessy Rinda: siiippp
total 2 replies
Mia Camelia
mampir thor🤭
cerita nya bagus thor, pliss jangan di hapus lgi kya 2 judul yg kemarin itu ya😔🤭🤔
Dessy Rinda: semangat nulisnya kk thor,semoga di berikan ide2 cemerlang sehat2 ya kak💪👍
total 2 replies
Sumawita
saya suka dengan cerita nya bagus bangett 🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!