NovelToon NovelToon
Plot Twist : I'M The Villainess

Plot Twist : I'M The Villainess

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Fantasi
Popularitas:10.6k
Nilai: 5
Nama Author: blumoon

Genre: Fantasi Modern, Romantis-Komedi, Isekai

Elia said : Gue boleh jadi antagonis, tapi minimal tetep punya akhlak lah ya!

Gimana jadinya kalau seorang gadis Gen Z super santuy bernama Elia tiba-tiba terbangun di dalam dunia webnovel romansa klise yang sering dia baca? Alih-alih jadi tokoh utama yang disayang semua orang, Elia malah apes tingkat dewa: dia masuk ke tubuh si villainess (tokoh jahat) yang punya nasib tragis dan bakal mati mengenaskan di pertengahan cerita!
Novel itu berjudul "Gadis Desa dan Sang Taipan" sebuah kisah cinta menye-menye tentang gadis kampung polos yang dicintai setengah mati oleh seorang taipan muda nan kaya raya. Masalahnya, si taipan kaya ini adalah tunangan Elia di dunia tersebut. Berdasarkan alur asli, Elia harusnya mati karena terlalu bucin dan terobsesi merusak hubungan mereka.
"Yang bener aja?! Masak gue harus jadi villain? Mana mati di tengah cerita lagi. Sial banget!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blumoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 : Sepuluh Triliun dan Taktik Paman Kecil

~ HAPPY READING ~

|

Sore itu, angin berembus sepoi-sepoi menembus dedaunan di taman belakang kediaman Lauren. Elia tengah santai duduk di kursi rotan, menikmati secangkir kopi hangat dan beberapa camilan, diiringi suara kicauan burung yang melengkapi sore mewahnya.

"Ah... Enak banget ya jadi anak orang kaya. Cuma duduk manis aja duit jajan terus ngalir," gumam Elia pelan sambil memejamkan mata, meresapi kenikmatan hidup.

Namun, di tengah-tengah ketenangan itu, ponsel di meja mendadak berdering nyaring.

"Siapa sih? Ganggu orang lagi santai aja!" gerutu Elia kesal.

Ia meraih ponselnya. Betapa terkejutnya Elia ketika melihat nama pemanggil yang tertera di layar Arton Cassian Veradoux. Sebelumnya, kontak itu dinamai oleh Helena asli sebagai 'Arton ❤️'.

Elia mendengus geli sekaligus ilfiel. "Arton... ih, dasar pria menyebalkan! Ganggu aja sih!"

Ia menarik napas dalam-dalam, menguasai ekspresi wajahnya. "Oke, tenang Elia, tenang. Be cool."

Wanita itu menggeser tombol hijau. "Halo?" sapa Elia lembut, berusaha terdengar kalem.

"Malam ini pesta ulang tahun Kakek. Ingat Helena, kamu sudah setuju untuk membatalkan pertunangan ini. Aku harap kamu tidak mengubah keputusanmu," ujar Arton dari seberang telepon tanpa basa-basi, suaranya terdengar dingin dan berwibawa.

"Tenang aja, aku gak akan merubah keputusan ku. Jadi...?" Elia sengaja menggantung ucapannya, menunggu penawaran Arton.

"Nanti malam aku akan mengumumkan pembatalan pertunangan kita secara resmi," sahut Arton.

Tiba-tiba, sebuah suara mekanik mendadak bergema langsung di dalam kepala Elia.

[Tuan Rumah disarankan meminta tambahan biaya kompensasi senilai 5 Triliun atau 10 Triliun!]

"APA?!" teriak Elia spontan, terbelalak syok mendengar nominal yang disarankan oleh sistem.

"Helena...?" panggil Arton curiga dari seberang telepon.

"Gak, bukan apa-apa!" potong Elia cepat. Ia mematikan mic ponselnya sejenak lalu berbisik sengit di dalam hati. 'Datang-datang langsung ngajarin gue meras orang! Lu sistem apa bank sih?! Mata duitan banget!'

[Tuan Rumah adalah karakter antagonis/jahat. 1 Triliun terlalu sedikit untuk ukuran ganti rugi bagi rasa sakit hati yang telah dirasakan Helena!]

'Tapi gue bukan cewek matre, System! Yah... tapi gue suka uang sih. Aaaah, pilihan sulit antara image atau duit! Emm... ya udah deh, 5 triliun aja—'

[Gunakan angka 10 Triliun agar Tuan Rumah tampak lebih kejam dan matre di mata karakter utama!]

'Enggak! 5 Triliun aja udah kebangetan!'

[Jika Tuan Rumah berhasil mendapatkan 10 Triliun, uang itu akan ikut dikonversi dan dibawa bersama Anda ketika Anda kembali ke dunia asal. Jadi Tuan Rumah bisa membawa total 20 Triliun ke kehidupan nyata!]

Mata Elia seketika berbinar terang. 'DEAL! Setuju!'

Elia kembali menyalakan mic ponselnya dan berdeham pelan. "Arton...?"

"Ada apa Helena? Kenapa kamu berteriak tadi?" tanya Arton heran.

"Tidak ada. Hanya saja... setelah aku pikir-pikir, uang satu triliun itu kurang," ujar Elia berhati-hati namun mantap.

Arton menghela napas di seberang sana. "Baiklah, aku tambah 5 triliun—"

"10 Triliun. Gak boleh kurang!" potong Elia cepat. Ia mengatur nafasnya, berusaha kembali bersikap tenang seolah-olah angka fantastis itu hanyalah recehan.

"Hel... 10 Triliun?" Suara Arton terdengar tertahan, tak percaya dengan ketamakan gadis yang dulu bertekuk lutut padanya.

"Iya. Kamu kan kaya raya, 10 triliun gak seberapa lah buat ganti rugi rasa sakit hati, biaya emosional, waktu, tenaga, dan lain-lain. Kalau dihitung-hitung, gak bakal selesai sampai besok!" cerocos Elia tanpa beban.

Terdengar helaan napas panjang yang sangat berat dari seberang telepon. ‘Sejak kapan Helena jadi sematre dan seblak-blakan ini?’ batin Arton heran setengah mati.

"Hel—"

"Gak boleh nego! Ini bukan di pasar yang bisa ditawar," pangkas Elia cepat, bahkan sebelum Arton sempat memanggil namanya dengan sempurna.

"Baiklah..." Arton akhirnya menyerah. "Setelah pertunangan ini benar-benar batal nanti malam, aku akan mentransfer sisanya padamu. Tapi Hel—"

"Tenang, aku gak akan tarik kata-kataku. Tapi bayar DP-nya dulu 5 triliun sekarang," tuntut Elia.

TRING!

Belum ada lima menit, ponsel Elia bergetar menandakan sebuah notifikasi transaksi masuk. Layar ponselnya menampilkan pesan masuk dari bank: Transfer Masuk: Rp 5.000.000.000.000,-.

Mata Elia membelalak bahagia. "Nice! Makasih ganteng!" ujar Elia riang.

Tanpa basa-basi lagi atau menunggu balasan dari Arton, wanita itu langsung mematikan sambungan teleponnya secara sepihak.

"Helena—!"

Tut... tut... tut...

Di ruang kerjanya, Arton melotot menatap layar ponselnya yang mendadak karam.

"Dimatikan?!" gumam Arton geram. Rahangnya mengatup rapat hingga gemeletuk giginya terdengar berbunyi.

"Ada apa? Siapa yang membuatmu marah sampai menggerakkan gigi seperti itu?"

Sebuah suara bariton yang berat dan tenang tiba-tiba menginterupsi amarah Arton. Pria itu menoleh dan mendapati seorang pria bertubuh jangkung dengan aura dingin nan elegan berdiri di ambang pintu.

"Paman Kecil..." gumam Arton, seketika menurunkan emosinya.

Pria itu adalah Alex Cassian Veradoux paman muda Arton, anak bungsu Kakek sekaligus adik kandung dari ayah Arton. Usia Alex dan Arton hanya terpaut dua tahun, membuat hubungan mereka lebih seperti teman dekat dibanding paman dan keponakan.

"Maaf Arton, aku tidak sengaja mendengar pembicaraanmu dengan gadis dari keluarga Lauren itu," ujar Alex tenang sambil melangkah masuk. "Apa benar kamu berniat membatalkan pertunangan itu?"

Arton menghela napas panjang, lalu mengangguk jujur. "Ya. Paman tahu sendiri, pertunangan kami bukan karena keinginan kami, melainkan ambisi Papa dan ayahnya Helena. Pernikahan seperti itu... aku tidak melihat ada kebahagiaan di masa depan. Dan lagi... hatiku masih milik gadis itu, Paman."

Alex menatap keponakannya dengan penuh arti. "Leila? Gadis dari desa yang pernah jadi kekasih rahasiamu itu?"

"Hemm," Arton mengangguk pelan, mengakui nama wanita yang selalu bernaung di benaknya.

Alex merogoh saku jasnya, mengeluarkan sebuah kartu kredit hitam (black card) khusus dan meletakkannya di atas meja Arton. "Di kartu ini ada dana 5 triliun. Dalam waktu satu tahun, apa kamu bisa mengembalikannya?"

Arton tertegun menatap kartu itu, lalu menatap pamannya tegas. "Bisa!"

"Bagus. Kejar cintamu, Arton," ujar Alex dengan nada santai namun penuh penekanan. "Kalau Papamu tidak bisa setuju karena alasan ketidaksetaraan status sosial, maka buatlah wanita itu setara denganmu. Kalau tidak bisa 100%, setidaknya 50% agar Papamu tidak punya alasan untuk menolak."

Kening Arton berkerut bingung. "Maksud Paman?"

"Arton Group. Gunakan perusahaan yang kamu bangun dari nol itu. Berikan setengah sahamnya untuk gadis itu. Bekerja keraslah untuk membawa Arton Group menjadi perusahaan raksasa yang terkenal hingga ke luar negeri," jelas Alex memberikan solusi yang terbilang nekat namun jenius.

Arton terpana. Matanya berbinar. "Paman benar... itu bisa dilakukan! Tapi... aku bahkan tidak tahu sekarang Leila ada di mana."

Alex tersenyum tipis, menepuk lembut bahu keponakannya. "Kalau dia memang jodohmu, gadis itu tidak akan berada jauh darimu."

Alex lalu berbalik arah, berjalan menuju pintu keluar. Namun sebelum benar-benar melangkah keluar, ia bergumam pelan dengan nada misterius, "Arton... tolong jangan kecewakan aku malam ini."

Sebuah senyuman kecil yang sulit diartikan terbit di bibir tampan Alex, sebelum sosok pria berwibawa itu menghilang di balik pintu, meninggalkan Arton yang terpaku sendirian di ruangan.

Bersambung 🫰🏻🤗

1
ginevra
ssssttt.... jangan berisik... tahan aja tahan
ginevra
bisa bisa, Alex pasti bisa nyelametin kamu el
ginevra
udah kayak puasa aja ya hel
Miu.Nuha
babang Alex ih jadi idaman para wanita
kamu keren wuw ☺👍
Miu.Nuha
wuuu musuhnya gk kaleng2 ternyata...
hati2 ya kalian semua /Determined/
Arni Arlinawati Pratiwi💃
akhirnya isekai melanda kamu nak elia.. 🗿
Arni Arlinawati Pratiwi💃
gak ada baca novel sampe gadang.. salah anda itu mah! 😅
Arni Arlinawati Pratiwi💃
mencerminkan kita semua para pembaca..
Arni Arlinawati Pratiwi💃
itu dia maksud emak! 🗿
Arni Arlinawati Pratiwi💃
berarrti harus senggol author nya.. emak sembur bunga 7 rupa dong elia! /Curse/
Arni Arlinawati Pratiwi💃
heh.. karakter apaan kek gitu, kalo emak yang baca juga emak lempar buku nya.. abis sama emak author nya! umpatan emak keluar semua!!! 🗿
Arni Arlinawati Pratiwi💃
ya kaya emak sama kalo baca novel, kayak kamu nak elia.. suka baperan, 🗿
Tamaa
lu siapa kira pede banget, harus banget gitu setiap orang harus terpesona ngeliat lu
Cimol krispy
bahkan selama ini yang bikin Leila nggak bisa kamu temukan dimana² itu ya pamanmu itu Arton
Cimol krispy
sekebal²nya sama hukum, tapi ya nggak terang²an didepan umum juga kalo mau nyulik orang
Aquarius97 🕊️
beruntung banget, ada Arumi yang perhatian.. langka banget loh Lei orang kaya Arumi
Aquarius97 🕊️
bukan gara-gara pusing sebenarnya, tapi pucat gara2 kaget ketemu cintanya wkwk
Myz Pena
elleh malah minta tolong sama alex.. kamu lakuin aja sendiri 🤧
Myz Pena
hiii ngerinya 🤧
Myz Pena
ini om alex kah 🤭🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!