Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BERTEMU GUANG MANYUE.
Mendengar ucapan Gadis peri, Guang Manyue tersenyum lembut.
"Baiklah aku akan mencobanya berendam di dalam air Suci ini tapi nanti setelah melihat keadaan tempat ini...." Ucap Guang Manyue.
"Kalau begitu kita pergi sekarang tuan..." Ucap si kecil. Lalu keduanya segera melangkah menjauh dari bawah pohon perak. Guang Manyue ingin melihat seluruh tempat Dunia Kecil itu. Dan saat langkah Guang Manyue sampai di rumah kecil tempat tinggal Si Kecil Liuli, Guang Manyue melihat kalau rumah tersebut sangat bersih, rapi dan tentu saja sangat indah. Rumah dari batu pualam dan Giok hijau tersebut terlihat sangat indah .
"Sangat indah...ini tempat tinggal mu...?" Tanya Guang Manyue.
"Benar tuan..tapi mulai sekarang rumah ini akan menjadi rumah anda . saat anda berada di ruang Dunia kecil ini . Sebentar..." Lalu si kecil terbang melayang di udara. Dan terlihat Dia mengibaskan tangannya beberapa kali . Dalam sekejap saja, rumah kecil tadi berubah menjadi rumah besar yang bisa di huni oleh manusia. Tentu saja kejadian itu membuat Guang Manyue kaget bukan main.
"Kau.. Kau bisa membuat rumah kecil tadi menjadi rumah sebesar ini Li.? " Tanya Guang Manyue dengan wajah kaget sekaligus kagum.
"Bagi kami para mahluk Peri tidaklah sulit tuan.. " Jawab Liuli.
"Benarkah..? jadi melakukan hal seperti tadi buat kalian hanyalah pekerjaan muda..? itu seperti sihir saja... " ucap Guang Manyue dengan wajah kagum yang sangat jelas sekali.
"Bisa di bilang begitu Tuan.. tapi sihir milik kaum kami adalah sihir aliran putih.. " ucap Liuli.
"Lalu apakah aku bisa tinggal di dalam rumah ini..? " Tanya Guang Manyue.
"Tentu saja tuan.. Ini memang rumah milik anda. Mari kita masuk tuan.. " Ajak Liuli sambil terbang lebih dulu masuk kedalam rumah yang pintunya memang sudah terbuka. Segera Guang Manyue mengikuti mahluk kecil itu masuk kedalam rumah .
Saat mereka telah berada di dalam rumah tersebut, Guang Manyue tak bisa menutup mulutnya karena kagum. Rumah ini dinding nya terbuat dari batu pualam yang berwarna putih mengkilap . Juga memiliki lantai yang terbuat dari batu Giok hijau dan merah. Yang membuat rumah terlihat sangat mewah. Di dinding terlihat ada lukisan tiga ekor kuda yang sedang berlari. Lukisan itu terlihat seperti hidup, sangat indah . Jika di jual pasti harga lukisan itu bernilai sangat tinggi. Entah siapa pelukisnya. Dan di dinding juga ada beberapa lampu hias yang menempel . Dan juga ada beberapa lagi yang tergantung di langit- langit ruangan. Seperti ruang tamu dan ruang dalam. isi rumah tersebut benar-benar membuat mata terbuka lebar. semua barang yang ada di sana merupakan barang langka . Guan Manyue dengan tenang melanjutkan langkahnya menyusuri isi rumah tersebut. Ada tiga kamar dan dapur kecil yang bersebelahan dengan ruang makan. jika di perhatikan, tatanan rumah ini, persis dengan tatanan rumah di jaman modern
"Tuan.. Anda bisa menggunakan kamar utama sebagai kamar anda.. " Ucap Liuli yang sejak tadi ada di pundak kanannya.
"Lalu kau sendiri di mana..? " Tanya Guang Manyue.
"Di manapun hamba bisa tinggal tuan... " Ucap si kecil.
"Bukankah ada kamar lain...? " ucap Guang Manyue.
"Terlalu besar untuk hamba tuan.. " ucap Liuli. Terlihat Guang Manyue terdiam. sambil menatap isi ruangan.
"Kalau begitu kau bisa membuat ruang kecil di dalam kamar ini, kau bisa tinggal satu kamar denganku.. " Ucap Guang Manyue.
"Benarkah..?! Hamba boleh membuat ruang di kamar ini..!? " Serunya gembira.
"Boleh saja.. Dan nanti saat aku bisa masuk bersama tubuhku dan juga bisa membawamu keluar, kau bisa ikut keluar juga.. " Ucap Guang Manyue berjanji.
"Baik, hamba akan membuat ruang untuk hamba di ruang ini. " Serunya gembira.
Dan mereka pun melanjutkan melihat seluruh ruangan itu. Ternyata di dalam rumah itu, ada perpustakaan kecil yang terlihat berisi banyak buku. Dan saat Guang Manyue melihat buku yang ada di sana, matanya terbelalak kaget dan kagum. Ternyata perpustakaan itu berisi buku pengobatan (kedokteran ) buku kultivasi , buku ilmu pedang dan juga beberapa ilmu bela diri yang Guang Manyue tebak merupakan ilmu beladiri tingkat tinggi.
"Anda bisa mempelajari semua buku itu Tuan.. Sebab semua ini sekarang sudah menjadi milik anda.. " Ucap Liuli. Terlihat senyum di bibir Guang Manyue saat mendengar ucapan Liuli.
"Aku pasti melakukannya... " ucap Guang Manyue bertekad.
Setelah melihat keseluruhan rumah tersebut, mereka segera melanjutkan melihat keadaan ruang Dunia kecil keseluruhannya. Guang Manyue melihat tak jauh dari rumah tadi , terdapat kebun tanaman obat. Dan tanaman obat yang ada di sana adalah tanaman obat yang sangat langka. Ada Gujiwangi Tanaman obat untuk ramuan tingkat tuju. Tanaman ini sangat berguna untuk meningkatkan kekuatan, di campur dengan beberapa tanaman obat lainnya . ada juga tanaman daun rempa tiram, rumput ekor tupai ( di katakan ekor tupai karena persis seperti ekor tupai ) rumput ini merupakan bahan racun yang sangat mematikan . jika manusia terkena racun rumput ini, sangat sulit membuat penawarnya. Dan banyak lagi tanaman langka tumbuh dengan subur di sana.
"Semua ini apakah kau yang menanam nya..? " Tanya Guang Manyue pada Liuli.
"Hamba hanya merawatnya Tuan.. Semua ini sudah ada saat hamba masuk keruangan ini. " Jawab Liuli.
"Tanaman obat langkah, sangat sulit dan langka di dapat di Dunia luar... " Ucap Guang Manyue yang tahu akan obat- obatan.
"Haba juga membuat beberapa ramuan yang hamba simpan di ruang khusus , Tuan... "Ucap Liuli.
" Oo.. Aku lupa tentangmu Liuli , bukankah kau peri obat. Pantas saja Tanaman di sini sangat subur. Karena kau pasti tahu cara merawatnya... " ucap Guang Man Yue sambil mengusap kepala kecil do pundaknya
"He he he.. Memang benar ucap ananda Tuan.. hamba ini peri obat yang sangat pintar..." Jawab Liuli bangga.
Mereka pun melanjutkan langkah mereka. Dan tak terasa mereka kembali ke tempat semula. Ketika sampai di sana .
"Tuan.. lebih baik anda segera berendam di sungai kecil itu.." Liuli mengingatkan.
"Trimakasih Li.. aku akan melakukannya.." Guang Manyue segera melangkahkan kakinya menuju ke arah sungai kecil yang aliran airnya berasal dari Danau Teratai. Dengan perlahan dia segera masuk kedalam air sungai yang tidak deras alirannya dan juga agak dangkal . Saat Guang ManYue Masuk kedalam Sungai, ternyata kedalaman sungai hanya sebatas paha orang dewasa dan jika kita duduk, air akan sampai di leher kita. Dengan segera Manyue duduk dan berendam di dalam air sungai tersebut . Dan saat Dia mulai berendam, dia bisa merasakan aliran hangat menyebar ke seluruh tubuhnya.
"Tuan...anda bisa mencoba melakukan meditasi untuk merasakan kekuatan dari kekuatan air Suci yang mengalir di tubuh Anda..." Ucap Liuli yang terbang di atas kepala Guang Manyue. Gadis kecil itu terlihat terbang mengelilingi kepala Guang Manyue. .
"Baik akan aku coba..." Jawab Guang ManYue. Dan entah kekuatan mana yang menuntun Guang ManYue dalam bermeditasi , Dia manusia masa depan yang tidak pernah tahu cara berkultivasi, tiba- tiba bisa merasakan kekuatan yang ada di tubuhnya. Dan dengan kekuatan itu pula dia mulai mencoba mengalirkan hawa panas keseluruhan tubuhnya. Dan Dia juga bisa merasakan racun yang sudah menyebar di dalam tubuhnya. Dengan kekuatan itu, dia mulai mencoba mendorong racun di dalam tubuhnya keluar . Dan dia berhasil. Kekuatannya bisa mengeluarkan racun melalui pori- pori di kulitnya. Dan kini dia merasakan seluruh tubuhnya, dari ujung kaki sampai kepala mengeluarkan racun tersebut. Cukup lama Manyue berendam dan bermeditasi . Saat Dia merasakan tubuhnya mulai terbebas dari racun, dia segera membuka matanya. tubuhnya terasa ringan, dan juga segar . Setelah membasuh seluruh tubuhnya, Guang Manyue keluar dari dalam sungai.
"Selamat tuan.. Racun di tubuh Anda telah hilang, wajah Anda sekarang terlihat sangat bersih dan cantik. Sepertinya tubuh dan meridian anda mulai terbuka . dan kini anda bisa ber kultivasi. " Ucap peri kecil dengan wajah gembira.
"Benarkah...? Kalau begitu aku bisa berkultivasi di tempat lain..? Maksudku bukan hanya di dalam air sungai saja..?" Kata Guang Manyue gembira.
"Tentu saja Tuan.. Anda bisa melakukannya di mana saja. Hanya saja jika anda melakukan di sungai itu , kekuatan yang Anda serap akan lebih pekat. Apalagi kalau di bawah pohon perak. .." Jawab Liuli menjelaskan.
" Begitu ya.. kalau begitu aku akan melakukannya di dua tempat tersebut. Ya sudah aku keluar dulu. Takutnya pelayanku akan kebingungan mencari ku. " Ucap Guang ManYue.
"Jangan cemas Tuan.. Waktu di dunia kecil lebih cepat dari Waktu dunia luar. Satu hari di dunia kecil, sama saja dengan satu jam di luar sana.. jadi selama abda tadi masuk, di luar sana tidak sampai satu jam.." Ucap Liuli menjelaskan.
"Syukurlah kalau begitu. Oh Ta Li..Apakah kau tidak berkeinginan untuk kembali ke asalmu..? Apakah kau tidak menyesal tinggal disini selamanya..? Dan apakah mereka maksudku keluargamu tidak mencari mu " Tanya Manyue sambil berjalan kearah pohon tempat pertama dia masuk ke Dunia kecil ini.
" Hamba tidak memiliki keluarga.. Semenjak hamba mendapatkan hukuman, hamba sudah putus hubungan dengan keluarga hamba. sekarang ini keluarga hamba hanyalah anda saja " Ucap peri kecil dengan wajah tenang. namun Guang Manyue masih bisa merasakan perasan sedih di wajah kecil itu. Guang Manyue bisa merasakan ada rahasia besar yang gadis ini simpan. tapi dia tidak akan bertanya kalau bukan Dia sendiri yang ingin menceritakan.
"Kalau boleh tahu, sebenarnya masalah apa yang kau lakukan hingga kau mendapat hukuman dari Kaisar langit..?" Tanya Guang Manyue.
" hamba seorang Dewi Obat. Hamba melakukan kesalahan yang sangat fatal . Hamba menciptakan pil ramuan yang menyakiti banyak orang. Hingga mereka mati mengenaskan. Karena itu Kaisar langit menghukum hamba di tempat ini. Hamba baru bisa terbebas dari hukuman ini, jika pemilik tempat ini telah tiba. Dan hamba harus mengabdi padanya..." Ucap Liuli menjelaskan panjang lebar .
" Setelah kau bertemu denganku, apakah kau tidak menyesal..?" Tanya Guang Manyue.
"Tidak sama sekali Tuan..Dulu hamba memang sangat sedih saat berada di sini sendirian , Saya ingin bebas, saya ingin keluar. Tapi setelah hamba bertemu anda , walaupun itu hanya beberapa saat saja, hamba sangat gembira. Hamba ingin tinggal do sini selamanya bersama tuanku. Hamba merasa kalau hidup hamba kedepannya pasti lebih bahagia lagi. Hidup penuh tantangan pasti akan hamba alami bersama anda .. Dan hamba berjanji akan setia dan selalu mendampingi anda selamanya.. " Ucap mahluk kecil itu dengan wajah gembira.
" Syukurlah kau merasakan rasa gembira karena keberadaan ku. Ya sudah, aku merasa sudah terlalu lama aku di sini, aku akan kembali dulu.. " Ucap Manyue
" Silahkan tuan. .." Guang Manyue segera kembali ke kamarnya. Dan tepat saat dia baru bangun dari tidurnya, terdengar suara ketukan di pintu.
" Nona.. Apakah anda sudah bangun... " Ucapan itu di ikuti ketukan halus di pintu kamar.
" Masuklah Ansi... " Jawab Guang Manyue . Dan saat Ansi masuk serta melihat sang majikan, Tiba-tiba dia berseru gembira.
" Nona.. Wajah anda..! " Seru gadis itu dengan Wajah terlihat kaget dan juga bahagia.
" Kenapa dengan wajahku.. ? " Tanya Guang Manyue dengan wajah heran .
"Wajah anda terlihat sangat cantik. Benar-benar cantik dan halus nona...mengapa wajah anda tiba-tiba berubah seperti ini...." Ucap Ansi sambil berjalan cepat kearah Manyue.
"Benarkah.. ? Memangnya wajahku dulu tidak seperti ini.. ? " Tanya Guang Manyue dengan wajah tenang. Dia belum melihat wajahnya, tapi dia tahu kalau ada perubahan di wajahnya. Karena tubuhnya telah terbebas dari racun tersebut, pasti wajahnya banyak berubah
" Tentu saja sangat berbeda Nona... Wajah anda dulu rusak karena banyak bercak merah dan jerawat di muka anda , dan sekarang Wajah anda telah berubah...! " Seru Ansi dengan gembira. Mendengar ucapan Ansi, Manyue sedikit kaget dia tak menyangka kalau air suci di ruang Dunia kecil telah merubah wajahnya sampai seperti itu. Dan tanpa sadar dia melihat kulit tangannya. Benar saja, kulit tangannya telah ikut berubah banyak, sekarang kulitnya terlihat putih mulus dan sedikit licin. Melihat Guang Manyue berwajah tenang, Segera Ansi menarik Guang Manyue kedepan cermin perunggu fi dekat pembaringan . Dan saat melihat wajah di dalam cermin, benar saja wajahnya telah berubah sangat banyak. Wajah kusam dan berjerawat itu, kini telah berubah menjadi cantik bercahaya . Sebenarnya dia tak perlu kaget melihat wajahnya, wajah Cantik ini memang sangat mirip dengan keluarga Feng. Sebab ibu dan kakak kandungnya serta Neneknya, mereka memiliki wajah yang sangat cantik dan tampan , lembut dan anggun. Dan sekarang wajahnya pun seperti mereka. Cantik, anggun dan lembut namun ada kesan dingin dan acuh di wajah itu .
" Kalau begitu kita harus menutupinya terlebih dahulu Ansi...kita akan membuat cadar untuk menutupinya. " Ucap Manyue setelah terdiam sesaat.
"Cadar..? Kenapa harus memakai cadar Nona... Bukankah lebih baik Nona memberitahu pada semua orang kalau Nona berwajah cantik.. " Ucap Ansi yang tak rela melihat kecantikan sang Nona tertutup cadar.
"Belum waktunya mereka tahu wajahku An.. Kau tahu sifat Li Nan , Kan.. " Jawab Manyue.
" Benar apa kata anda Nona.. Jika Nona Li Nan tahu akan wajah anda, hamba tidak tahu apa yang akan di lakukan orang itu pada anda . " Ucap Ansi dengan wajah kesal dan sedih.
" Nah kau tahu itu. Ayo kita buat cadar.. " Ucap Manyue.
" Baik Nona... " Jawab Ansi. mereka segera berdiri dan melangkah keluar kamar. Namun sebelum sampai keluar kamar, langkah Manyue terhenti. mereka berdua mendengar suara perut berbunyi.
"Ansi... Apakah kau sudah membuat makanan...? " Tanya Guang Manyue sambil menatap Ansi dengan perasaan malu. Mendengar pertanyaan Manyue dan juga mendengar suara perut sang Nona, terlihat Ansi kaget dan juga kasihani .
" Oo.. Tentu saja sudah Nona.. Sebenarnya saya tadi ingin memberitahu pada anda kalau makanan sudah siap ..." jawab Ansi dengan cepat.
" Kalau begitu Ayo makan dulu, perutku sudah lapar... " Ucap Manyue. Merekapun segera keluar dari kamar Guang Manyue . Berjalan menuju meja makan. Tak lama terlihat pelayanan dan pembantu makan bersama di meja makan yang sama . Mulanya Ansi tidak mau, tapi karena paksaan dari Manyue, akhirnya dia mau juga makan bersama sang majikan.
Setelah selesai makan Guang Manyue berjalan- jalan sebentar di halaman. Agar makanan yang baru dia habiskan, bisa di cerna tubuhnya dengan benar . Lagi pula dia ingin melihat keadaan tempat yang kini dia tempati. Satu jam kemudian, Dia sudah kembali , dan melihat keadaan rumah sudah dalam keadaan bersih. Guang Yue tidak melihat keberadaan Ansi di ruang makan maupun di ruang tamu . Mungkin Dia telah kembali ke kamarnya. Dia segera masuk kedalam kamar nya. Dia berfikir akan kembali ke dalam Dunia kecil untuk berlatih kultivasi kembali . Namun saat dia berada di dalam kamar kembali, tiba-tiba dia merasakan kantuk menyerangnya. Dengan segera dia berjalan keatas pembaringan. Dan tak butuh waktu lama, terlihat dia sudah tidur pulas.
Di dalam tidur, Manyue melihat kalau dia berada di taman yang sangat luas. Dan seorang gadis terlihat berada di taman itu. Gadis itu memakai gaun putih dan berambut panjang. Sedang duduk di bawah pohon besar. Dan terlihat gadis itu melambaikan tangannya pada nya saat melihat keberadaan Guang Manyue . Dengan perasaan penasaran Guang Manyue berjalan mendekat. Dan saat dia semakin dekat dengan gadis itu , Dia kaget melihat wajah gadis itu. Apalagi setelah jarak mereka semakin dekat, Wajah gadis itu sangat mirip dengan wajahnya di Dunia Modern. Melihat Manyue mendekat, gadis itu tersenyum padanya. Seketika Guang Manyue sadar kalau gadis ini adalah sang pemilik tubuh.
"Kau Guang Manyue...? " Tanya Li Guang Yue dengan wajah tak percaya .
Benar sekali Nona Li Guang Yue.. Aku Manyue pemilik tubuh yang kini kau tempati. . Kau bisa langsung mengenalku, apakah karena wajah kita sama...?" Ucap Guang Manyue asli . Mendengar ucapan sang pemilik tubuh, Li Guang Yue tersenyum.
"Benar.. Karena wajah kita sama, aku langsung bisa menebak siapa kamu . Lalu ada apa kau menemui ku , Apakah kau ingin mengambil kembali tubuhmu...! " Tanya Li Guang Yue dengan wajah tenang.
" Tidak , tidak,.. Itu tidak mungkin...tubuh itu bukan lagi tubuhku . Tubuh itu sudah menjadi milikmu. Aku tidak bisa lagi memiliki nya... " Ucap gadis cantik itu lembut.
" Lalu kenapa kau menemui ku, atau... apakah ada ucapan untukmu,..? atau permintaan yang arus aku lakukan untukmu . ? " Tanya Manyue lagi.
" Benar.. Kau benar sekali... Ada permintaan yang ingin aku minta padamu. Tapi aku tidak memaksa.. Jika kau keberatan kau boleh menolaknya. " Terlihat gadis itu terdiam kembali seolah ada rasa malu jika dia mengucapkannya . Manyue membiarkan gadis itu berfikir . Dan tak lama dia kembali berbicara.
" Aku ingin meminta tolong pada mu .."Ucapnya perlahan.
" Meminta tolong...? Katakan saja. Kalau aku sanggup aku akan memenuhi permintaanmu. Atau kau ingin aku membalaskan dendammu pada keluarga mu ..? " Tanya Guang Manyue dengan sikap santai. Jika benar seperti itu, apa yang di katakan sang kekuatan, tidak lagi dia lakukan .
" Tidak, tidak ..bukan seperti itu..." Ucapnya cepat.
" Lalu....?" Tanya Li Guang Yue sambil menatap wajah gadis cantik di depan nya.
" Aku ingin kau melindungi keluargaku... Maksudku, Ayah, ibu, kakek dan Nenek serta ke empat kakakku . Aku tahu kalau Kau sudah tahu akan akhir hidup keluargaku.. Kau tahu kalau mereka akan berakhir dalam kehancuran karena wanita itu kan..?" Ucap gadis itu dengan wajah sedih
"Benar...tapi mereka salah padamu...mungkin itu karna dari yang Kuasa..." Jawab Li Guang Yue.
"Tidak.. Aku tidak ingin mereka menderita dan musnah. Aku ingin mereka hidup bahagia. Karena itu aku ingin kau menyelamatkan mereka, melindungi mereka...." Ucap Guang Manyue kembali dengan wajah sedih. Terlihat air mata di pipinya. Tentu saja Guang Manyue kaget bukan main mendengar permintaan si Pemilik tubuh . apalagi gadis itu sampai menangis. karena dia fikir gadis itu akan meminta dia untuk balas dendam pada keluarganya yang sangat jahat padanya .
" Kau menginginkan aku menolong mereka..? Apakah aku tak salah dengar...? Bukankah keluargamu telah menindas dan mengabaikan dirimu sampai kematian menjemputmu ..? Apakah kau tidak sakit hati..? " Tanya Manyue pada sosok putih tersebut dengan nada tak percaya . Bagaimana bisa Seseorang yang begitu tersakiti masih meminta untuk melindungi orang yang menyakiti dan mengabaikan Dia.
" Tidak sama sekali. Aku malah mencemaskan mereka. Aku sangat menyayangi mereka. Aku tidak ingin mereka mengalami bencana dan malapetaka gara- gara gadis itu. Karena aku tahu Li Nan sengaja melakukan semua itu Demi ambisi dan keserakahan dia dan keluarganya . dia memusnahkan keluarga Feng untuk Pangeran kedua dan keluarga kandungnya dengan cara jahat dan Licik. Semua yang dia lakukan demi kekuasaan dan ambisinya . Aku mohon, bantu aku melindungi keluargaku..." Ucap Guang Manyue asli dengan tatapan memohon .
" Tunggu.. Kau tadi berkata bersama keluarga kandungnya..? Maksudmu Li Nan sudah tahu siapa keluarga kandungnya..?" Tanya Guang Manyue dengan wajah kaget. Sebab di dalam cerita, Li Nan baru tahu tentang keluarga kandungnya setelah dia sudah menjadi Istri dari Pangeran kedua . Setelah Pria munafik itu menjadi Putra Mahkota dan menguasai pasukan kerajaan.
" Dia sudah lama tahu kalau dia bukan Putra Ibu dan Ayah . Dia tahu sebelum Kakek mengetahui kalau kami tertukar. Dia dan orang tuanya sudah lama berencana jahat , ingin merebut harta dan kekuasaan milik keluarga Feng.." Jawab Guang Manyue asli dengan wajah terlihat sangat sedih.
(Jadi mereka sudah tahu itu,..?dasar penulis sialan.. Kenapa dia tidak mengungkapkannya dalam awal cerita..) Omel Manyue dalam hati.
" Lalu bagaimana kau bisa tahu semua itu...?" Tanya Guang Manyue dengan wajah heran.
" Sebelum kematianku, sebenarnya aku tanpa sengaja pernah bertemu dengan mereka bertiga, dan aku mendengar pembicaraan dan rencana mereka. mendengar percakapan mereka, Aku kaget bukan main . di dalam percakapan mereka, mereka memang sudah lama merencanakan perbuatan jahat itu pada Keluarga Feng . .." Ucap gadis itu dengan suara pelan.
" Lalu kenapa kau tidak memberitahu orang tuamu...?" Tanya Manyue sambil menatap wajah cantik di depannya. Terlihat senyuman sedih dan kecewa terukir di wajah pucat nya.
" Kau tanyakan itu padaku...? Apakah kau lupa bagaimana sikap mereka padaku...? Apakah mereka akan percaya dengan ucapanku.. ? Mungkin mereka malah akan mengira kalau aku cemburu dan iri pada Feng Li Nan dan berusaha memfitnah gadis itu. ..dan kau pasti tahu, apa yang akan mereka lakukan padaku kan.." Ucapnya lagi . Guang Manyue terdiam mendengar perkataan Manyue asli. Mereka berdua terdiam
" Apakah sekarang kau mau menolongku... ? " Ucapnya perlahan . terlihat tatapan memohon di wajah dan mata gadis itu.
"Baiklah aku akan melakukannya. Tapi jika ada kesempatan aku ingin keluar dari rumah itu, aku tidak suka tinggal bersama mereka . ? Tapi jangan khawatir, aku akan tetap menolong keluargamu.?" Ucap Guang Manyue dengan nada lembut. Terlihat tatapan gadis itu terlihat sedih . Namun dia tidak berdaya menolak keinginan gadis di depannya.
"Baiklah kalau itu keinginanmu. Aku harap kau benar-benar menolong mereka.. " Ucap Manyue asli dengan wajah sedikit cerah
"Ya sudah, aku pergi.. Sekarang aku tenang meninggalkan mereka. Sekali lagi, tolong jaga mereka untuk ku .. " Ucapnya dengan nada lembut. Ada senyum di bibir pucat nya .
" Baik.. Aku berjanji akan menjaga mereka semampuku , jangan fikirkan mereka lagi, pergilah dengan tenang.. " Ucap Manyue juga lembut.
Tak lama gadis itu berubah menjadi seberkas cahaya dan menghilang dari pandangan Guang Manyun. Kepergian gadis itu tiba-tiba membuat kepada Manyue sakit. Dan dia terjatuh dan tak sadarkan diri. Dan saat dia sadarkan diri kembali , tiba-tiba dia sudah berada di atas pembaringan di kamarnya.
" Ini... Aku berada di kamarku sendiri. ? Jadi aku tadi bermimpi.. ? Atau.. Pemilik tubuh ini sengaja menemuiku..? " Ucap Manyue sendiri . Dia pun segera berdiri dia melihat keadaan di luar, ternyata masih gelap. Akhirnya dia kembali merebahkan dirinya . mencoba masuk kembali ke dalam ruang Dunia kecil. Dan dia berada kembali di bawah pohon besar berdaun perak seperti saat pertama dia masuk.
udahan dulu ya.. aku lanjut besok.
Bersambung