NovelToon NovelToon
Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Penyesalan Suami / Pelakor
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Karena pria yang mencintainya meninggalkan dirinya di hari pernikahannya membuat Lavanya mau tidak mau harus menikah dengan Mike.
Mike berusaha untuk menjalani pernikahan mereka meski pernikahan itu didasari tanpa cinta dan Lavanya tidak mudah membuka hatinya.
Percekcokan terjadi di antara mereka, Lavanya benar-benar tidak ingin mencoba untuk rumah tangganya dan tidak mungkin berpisah karena keluarga calon suaminya itu dikenal oleh orang banyak dan sangat terhormat.
Sahabatnya masuk dalam rumah tangga mereka dan menghancurkan rumah tangga itu dengan Mike mencari kenyamanan pada Arumi.
Ketika Lavanya menyadari adanya yang tidak sehat dalam rumah tangganya, bagaimana dirimu manfaatkan dan terlalu sibuk untuk dirinya dan sampai akhirnya mengetahui perselingkuhan suaminya. Lavanya ternyata tidak mundur dan justru maju untuk merebut suaminya kembali.

Bagaimana kelanjutan hubungan pernikahan antara Mike dan Lavanya. Apakah pada akhirnya Lavanya kembali mendapatkan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6 Di sudutkan

Lavanya baru saja pulang dari aktivitasnya menjadi seorang guru di salah satu yayasan. Sampai saat ini memang tidak ada yang bisa melarang aktivitas yang dia sukai.

"Lavanya....." saat memasuki rumah Lavanya disapa oleh temannya Arumi yang ternyata baru saja berbicara dengan Maria.

"Arumi....." Lavanya kembali menyapa dengan tersenyum

Arumi melangkah menghampiri Lavanya dengan memeluk sahabatnya itu

"Kamu baru pulang?" tanya Arumi.

"Ya, aku baru saja pulang mengajar," jawabnya.

"Ayo duduk, banyak hal yang ingin aku katakan kepadamu!" Arumi menarik Lavanya dengan keduanya akhirnya duduk di sofa dan sementara Maria tetap berada di sana yang saat ini tampak cuek dan fokus pada ponselnya.

"Aku bawakan oleh-oleh dari Korea. Ini atasan yang cocok untuk kamu yang dipadukan dengan rok yang tidak lupa aku belikan. Aku yakin penampilan kamu akan terlihat lebih menarik jika menggunakan setelan ini," ucapnya tampak semangat mengeluarkan hadiah yang dia belikan dari dalam paper bag tersebut.

"Percuma kamu panjang lebar berbicara Arumi, dia juga tidak akan mengerti, otaknya tidak sampai sana," sahut Maria penuh dengan sindiran.

"Hmmmm.... tidak apa-apa lain kali kamu bisa memakainya, jika kamu menyukainya dan lagi pula sebentar lagi adalah acara ulang tahun pernikahan Tante Maria, kamu bisa memakai hadiah yang aku belikan," ucap Arumi.

Lavanya terlihat bingung mendengar kata-kata itu.

"Kenapa?" kamu tidak mengetahui juga kapan hari perayaan anniversary pernikahan saya dan suami saya?" Maria memastikan kepada menantunya itu yang tetap saja membuat Lavanya tidak menjawab apapun

"Kamu benar- benar ya Lavanya, tidak memiliki inisiatif sama sekali untuk mencoba dekat dengan keluarga ini, melakukan penyesuaian keluarga ini dan mencari hal-hal kecil dari orang-orang di rumah ini, Arumi saja yang bukan siapa-siapa datang kepada saya dan memberikan hadiah anniversary bersama saya dan suami saya," ucap Maria tampak begitu kesal terhadap menantunya itu yang menurutnya tidak pernah berkembang.

"Maaf Ma, Lavanya tidak mengetahui apa yang Mama dan Papa sukai," sahut Lavanya.

"Simple sekali jawaban kamu, kamu di rumah ini bukan satu bulan dua bulan dan bahkan 1 tahun lebih, tetapi kamu tidak pernah mencoba dan terus saja membuat kepala saya sakit," sahut Maria semakin kesal.

Arumi kebingungan harus bersikap apa, sebenarnya dia tidak ingin dan merasa tidak enak harus berada di antara pertengkaran itu.

"Mike...." semuanya teralihkan ketika Mike yang langsung di sapa oleh Arumi.

Arumi langsung berdiri dari tempat duduknya dan membawa satu paper bag yang mengha Mike.

"Tidak lupa hadiah untuk kamu, jam tangan terbaru dan pasti kamu menyukainya," ucap Arumi.

"Terima kasih Arumi," sahut Mike.

"Hmmmm, aku juga sudah menandatangani kontrak yang diberikan oleh sekretaris kamu untuk menjadi brand ambassador dari parfum terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan. Aku juga sudah menerima barangnya dan aku sudah tidak sabar ingin melakukan pemotretan dan syuting lainnya," ucap Arumi.

"Ya, sama dengan saya yang juga tidak sabar untuk menyelesaikan proses syuting ini dan semoga semuanya berjalan dengan lancar," ucap Mike.

"Ya sudah, kamu kembali mengobrol bersama Mama, aku mau istirahat dulu," ucap Mike membuat Arumi menganggukkan kepala.

Mike bahkan tidak melihat ke arah Lavanya, tidak menyapa istrinya dan langsung pergi begitu saja.

*****

Lavanya saat ini bersama dengan Arumi tampak duduk di taman rumah mewah tersebut yang terdapat bangku saling berhadapan dengan meja bulat.

"Kamu sepertinya tidak akur dengan ibu mertua kamu?" tanya Arumi.

"Kami memang tidak dekat, tetapi kami juga tidak pernah bertengkar," jawab Lavanya.

"Bagaimana dengan suami kamu? Apa hubungan kalian baik-baik saja?" tanya Arumi.

"Hubungan suami istri pada umumnya," jawabnya singkat.

"Begitu," sahut Arumi dengan menghela nafas.

"Hmmmm, tapi aku melihat kalian biasa saja dan tidak ada romantis-romantis yang seperti pasangan yang lupa dan lainnya," ucap Arumi.

"Hal seperti itu tidak perlu ditunjukkan," jawab Lavanya.

"Ya, kamu benar," sahut Arumi.

"Oh iya, kalian sedang ada kerjasama?" tanya Lavanya.

"Ya, Mike memintaku untuk membantunya mempromosikan produk terbaru yang akan dikeluarkan oleh perusahaan, sebagai sahabat sudah pasti aku akan membantunya," ucap Arumi.

"Terkadang kita tidak mengetahui takdir seperti apa yang kita hadapi saat ini, aku yang mengenal Mike, tetapi justru kamu yang menikah dengannya. Ya karena aku diangkat orang tua yang kaya dan berkecukupan, membuat ada hubungan dekat dengan keluarga Mike yang menjadikan kami berteman, tetapi tidak menyangka jika sahabatku yang menikah dengannya, walau pernikahan itu benar-benar sangat rumit dan aku pasti tahu apa yang terjadi," ucap Arumi.

"Sebaiknya masalalu dalam pernikahan antara aku dan juga Mike dan berkaitan dengan Mas Damian, takutnya ada telinga yang benar dan itu bisa menjadi gosip," sahut Lavanya.

"Kamu tidak perlu mengingatkanku hal seperti itu, sudah pasti aku yang lebih mengetahui cara merahasiakan berbagi hal, aku hidup di dunia entertainment balasan tahun, jadi untuk hal-hal sensitif seperti itu aku pasti bisa mengatasinya," sahut Arumi yang membuat Lavanya tidak menanggapi apapun.

*****

Mike saat ini berada di ruangannya yang terlihat frustasi dengan dokumen yang bertumpuk di mejanya.

Pintu ruangan dibuka yang ternyata Arumi memasuki ruangan tersebut dengan tersenyum dan melangkah menghampiri Mike.

"Aku membawakan makan siang untuk kamu," ucap Arumi.

"Terima kasih," sahut Mike menghela nafas.

Arumi tersenyum kemudian semakin mendekati Mike dan sekarang duduk di pangkuan Mike dengan mengalungkan tangannya di leher Mike.

"Arumi apa yang kamu lakukan dan bagaimana jika ada yang melihat dan sekretarisku tiba-tiba masuk," ucap Mike.

"Sayang dia tidak akan masuk jika kamu kamu tidak memerintahkannya masuk dan lagi pula sekretaris kamu harus memiliki sopan santun untuk mengatur pintu terlebih dahulu," ucap Arumi.

"Tetap saja Arumi, kamu jangan seperti ini di kantor!" Mike tampak merasa risih dan berusaha melepaskan tangan Arumi.

"Sayang aku merindukan kamu!" Arumi bahkan sengaja menggoda Mike dengan mencium pipi Mike dan bahkan tangannya mengusap-usap dada Mike dengan sengaja membuka kancing atas pakaian Mike.

"Arumi....." Walau berusaha untuk menolak tapi Mike sebagai laki-laki normal juga pasti akan tergoda.

Ceklek.

Keduanya sama-sama kaget ketika pintu ruangan itu dibuka yang ternyata seorang wanita tanpa anggun memeluk dokumen cukup kaget melihat apa yang terjadi di depannya.

Mike panik dan langsung berdiri dari tempat duduknya dan bahkan hampir saja membuat Arumi terjatuh.

"Maaf pak!" Wanita tersebut langsung menunduk dan karena merasa tidak pantas melihat hal itu membuatnya langsung keluar dari ruangan tersebut dengan menutup pintu ruangan itu.

Bersambung....

1
sunaryati jarum
Itu kelakuan adikmu kan,Mike
sunaryati jarum
👋👋 untuk Lavanya
sunaryati jarum
Jika hubungan kamu dengan Arumi tidak segera kau akhiri , reputasimu akan buruk,Mike, apalagi ayahmu peserta pemilu.
sunaryati jarum
Kamu masih mengejar Mike, Mikenya juga bodoh tidak segera memutuskan hubungan perselingkuhannya dengan Arumi.
sunaryati jarum
Kata ingin memperbaiki seharusnya momen seperti itu kesempatan.untuk lebih dekat
sunaryati jarum
Isinya masih tulisan lama
sunaryati jarum
Namanya pelakor ya tidak tahu malu bahkan nekat
sunaryati jarum
Mike segera putuskan hubungan kamu dengan Arumi, dan langsung blokir kartu kreditnya,dan antisipasi jika dia tidak terima,atau berbuat onar.Ingat ayahmu mengikuti pemilihan,jika skandal perselingkuhan kamu terendus media atau terkuak publik biasa menghancurkan t
reputasinya , kamu dan seluruh keluarga
sunaryati jarum
Kamu sungguh bodoh mengapa harus menemui.Arumi? Tinggal blokir kartu kredit yang dibawanya,bereskan!! 🤣🤣 Itulah selingkuh yang telah dicurigai,ada yang mudah dan simpel pilih yang rumit
sunaryati jarum
Nah tak bisa jawab ,Mike
sunaryati jarum
Ganti Thoor,judulnya
Nonecis: Kenapa ganti Kak?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!