NovelToon NovelToon
Ghaffar Si Penakluk Arwah

Ghaffar Si Penakluk Arwah

Status: tamat
Genre:Hantu / Horor / Mata Batin / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nike Julianti

Seorang anak lelaki, yang harus menyaksikan kematian ibunya di ulang tahunnya yang ke 9. Tumbuh dengan hati yang dingin, seolah tak tersentuh. Tetapi ia sudah terbiasa, dengan sahabatnya. Petualangan bersama para roh, kuy kita baca🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kondisi Ghaffar

"DOOOK, SUUUS... TOLONG ADIK SAYA" teriak bang Abraham, dengan membawa Ghaffar langsung ke IGD. Bang Abraham merebahkan Ghaffar, di salah satu ranjang yang kosong. Tak ada, yang tak kenal Abraham. Putra dari pemilik rumah sakit, para petugas medis yang bertugas turun semua. Apalagi tadi Abraham berteriak, mengatakan pasien adalah 'ADIK'.

Dokter segera memeriksa Ghaffar, pertolongan pertama segera di lakukan. Selain mengobati luka di bagian yang terlihat, dokter mengecek semua bagian tubuh Ghaffar. Takut bila ada luka lain, yang terlewatkan.

"Pasien butuh donor darah, tolong carikan golongan darah yang sama sus." ucap dokter, suster yang di tugaskan langsung berlari ke bagian bank darah. Setelah ia tau, golongan darah yang di butuhkan. Tak lama, perawat itu kembali dengan nafas terengah.

"Dok, golongan darah pasien kosong." ucapnya

"GAWAT, tunggu di sini. Aku akan mengatakan hal ini pada tuan Abraham" dokter tersebut bergegas keluar, ia menemui Abraham. Akbar langsung mendekat, ia ingin tau apa yang sedang terjadi pada sahabat rasa saudaranya.

"Bagaimana dok?" tanya Akbar

"Pasien membutuhkan donor darah, tapi stok golongan darah yang sama, di bank darah kosong. Apa..

"Saya dok, golongan darah saya sama dengan pasien." potong Akbar

"Kalau begitu, silahkan ikut perawat untuk tes dan pengambilan darah." Akbar mengangguk, ia mengikuti perawat yang di tunjuk.

"Apa lukanya ada yang parah dok?" tanya bang Abraham

"Luka di punggung tangan cukup lebar dan dalam, sehingga mengeluarkan banyak darah. Saya sudah menjahit lukanya, tak ada luka lain. Hanya saja, tekanan darahnya rendah. Karena itu, kami membutuhkan donor darah." jawab dokter, bang Abraham menghembuskan nafas lega. Beruntung Akbar, memiliki golongan darah yang sama.

Setelah beberapa menit, Akbar keluar dari samping IGD. Dengan memegang lengannya, yang baru saja di ambil darah. Wajahnya terlihat pucat, ia diminta untuk meminum susu dan memakan telur rebus, yang ia bawa.

"Dokter bilang apa bang?" tanya Akbar, bang Abraham mengajak Akbar duduk.

"Semua aman, hanya membutuhkan donor darah. Lukanya hanya ada di punggung tangan, dokter sudah menanganinya." jawaban bang Abraham, membuat Akbar bernafas lega. Ia menyandarkan tubuh dan kepalanya pada dinding, menghilangkan rasa pening.

"Apa yang sebenarnya terjadi? Bukankah kemarin baik-baik saja?" tanya bang Abraham

Mata Akbar yang terpejam, kembali terbuka. Ia menoleh, menatap lama bang Abraham. Harus bercerita atau tidak, mengenai masa lalu Ghaffar.

"Ghaffar memiliki trauma cukup parah, sepertinya kasus kemarin memicu kembali traumanya." jawab Akbar

"Apa yang terjadi?" tanya bang Abraham

"Apa abang tau, tragedi pembunuhan yang terjadi di Bandung? Tragedi yang terjadi di tahun 2017, tepatnya di tanggal 26 Februari." tanya Akbar, seraya kembali menatap ke depan.

"Bandung? 2017?" bang Abraham kembali membuka memori ingatannya

"Apa kasus... tunggu, apa Ghaffar anak dari orang tua yang menjadi korban pembunuhan malam itu?" Akbar mengangguk, tubuh bang Abraham langsung terasa lemas. Tentu saja ia tau, itu adalah kasus pertamanya dulu. Pelakunya sudah tertangkap, mendapatkan hukuman mati. Dan akan di eksekusi minggu depan, apakah ini sebuah kebetulan?

Dalang dari pembunuhan malam itu, adalah adik tiri dari ibunya Ghaffar. Pembunuhan ini sudah di rencanakan, selama 2 tahun. Menurut pengakuan pelaku, alasan ia melakukan hal ini. Karena IRI, iri dengan kehidupan bahagia ibu Yasmin.

"Selama kami di sini, terutama Ghaffar merasa tenang. Karena di Bandung, Ghaffar selalu mendapatkan teror. Seperti di kirimi bangkai ayam, bangkai tikus dan surat kaleng yang berisi ancaman. Bila Ghaffar tak menyerah atas harta warisannya, ia akan mati mengenaskan. Susah payah menekan rasa dendamnya, untuk menghabisi pelaku. Karena itu, ibu membawa kami ke sini. Takut Ghaffar, melakukan hal yang tak di inginkan. Seperti.... Membunuh pelakunya." ucap Akbar

"Apa kejadian seperti ini, bukan pertama kalinya??" Akbar menggelengkan kepala

"Alasan ibu pergi dari Bandung, selain menjauhkan Ghaffar dari lukanya. Yaitu rumah, tempat kedua orangtuanya tiada. Karena Ghaffar, pernah hampir bunuh diri. Dengan menyayat pergelangan tangan, sehingga membutuhkan donor darah, seperti saat ini." jawab Akbar

"Pantas kamu tau golongan darahnya" Akbar mengangguk

"Tuan muda, pasien akan di bawa ke ruang perawatan. Setelah ia selesai mendapatkan transfusi darah, mungkin sekitar 1-2 jam lagi." ucap dokter tiba-tiba

"Baik dok, kalau begitu saya titip pasien. Kalau bisa beri obat tidur, agar dia bisa istirahat lebih lama. Saya yakin, bila semalam dia tidak bisa tidur." dokter mengangguk paham

"Mm.. maaf, apa luka itu ia dapatkan dengan sengaja atau..

"Kami kurang tau, karena saat menemukannya sudah seperti itu." jawab bang Abraham

"Saya hanya memberi saran, jangan tinggalkan pasien sendiri. Apabila nanti, efek obat tidurnya sudah hilang. Dan kalau bisa, ajak pasien menemui seorang psikiater. Melihat dari garis wajahnya, bila anak itu tak bisa di paksa." Akbar mengangguk

'Memang benar, bahkan kami sudah berkali-kali mengajaknya. Tetapi selalu ia tolak...' jawab Akbar dalam hati

Bang Abraham menoleh, ia menatap Akbar yang menundukkan kepalanya. Pasti sangat sulit, nanti dia akan coba mendekati Ghaffar. Bagi bang Abraham.... Ghaffar, Akbar dan Damar sudah seperti adiknya sendiri.

Luka di tinggalkan adiknya, Arkana. Sedikit terobati, dengan hadirnya Ghaffar paling utama. Seolah Ghaffar, memang di takdirkan untuk menggantikan peran adik untuknya.

Meski sifat Ghaffar, cukup sulit di hadapi. Tipe anak, yang sulit di dekati. Tapi ia yakin, bila ia bisa mendapatkan perhatian Ghaffar.

"Kamu tidak kembali ke sekolah?" Akbar menggelengkan

"Aku udah ijin bang" bang Abraham mengangguk

"Kalo gitu abang tinggal ke kantor sebentar ya, ada hal yang harus abang urus. Nanti abang kasih tau orang tua abang, masalah kondisi Ghaffar. Agar mereka menunda keinginannya, untuk bertemu Arkana untuk terakhir kali. Tapi... Apa arwah nya, tidak apa-apa??" ucap bang Abraham

"Aman bang, mereka berada di tempat yang aman. Akbar tau itu.." bang Abraham tersenyum, banyak hal yang ingin ia tau sebenarnya.

Bahkan ia semakin yakin, bila ke depannya nanti, ia pasti membutuhkan bantuan Ghaffar.

"Ya sudah kalau begitu, abang pamit ya. Assalamu'alaikum"

"Wa'alaikum salam"

.

.

"Ibu pasti lelah" Naura meletakkan segelas minuman dan dessert, dibatas meja. Tempat ibunya Akbar beristirahat, beliau baru selesai membereskan kamar bosnya.

"Terima kasih nak Naura, tidak apa-apa. Apa yang ibu lakukan, belumlah sebanding, dengan apa yang sudah nak Ghaffar kasih pada kami." jawab ibunya Akbar, Naura hanya tersenyum. Tak berani untuk bertanya, lebih dalam lagi.

"Kalo gitu ibu istirahat di sini dulu ya, Naura kembali ke dalam. Pelanggan hari ini cukup ramai, Alhamdulillah." ibunya Akbar mengangguk dan mempersilahkan Naura pergi.

Ibunya Akbar menatap ke depan, dengan tatapan berkaca-kaca.

'Yas... Putramu sedang tidak baik-baik saja, datanglah... Temui putramu satu kali saja, meski hanya lewat mimpi. Hentikan keinginannya untuk membalas dendam, aku tak ingin hatinya menjadi hitam.'

...****************...

Maafkan telat, kesehatan sedang tidak mendukung.

Jangan lupa like, komen, gift dan vote nyaaaa.....🥰

1
Erni Sasa
😘😘😘mak ini beneraan udah tamaat
ule_keke (IG: ule_keke26): makasiiiiihhhh, beneran atuh masa bohongan. makanya ada Aulia kan?
total 1 replies
puji indari
bikin sakit perut karnàbanyak ketawa bikin kram.🤣🤣🤣🤣🤣🤣
puji indari
semoga diangkat penyakitnya dan cepat sadar Aamiiñyra
sasa adzka
bisa ko mba Rosa gak akan hancur roh nya mba.. tenang ada mak othor yg nulis biar gak lenyap roh nya mba😄😄😄
sasa adzka
kata kak Abraham " pusing kali aku liat tulang tulang ne banyak kali" masa iya mau ngurusi brutalnya om anggara😄😄😄... naik pangkat loh kak Abraham dapatnya menang kasus trus🤭🤭
rahmah
ceritanya seru setiap Ghaffar membantu orang yg berhubungan dg arwah dia juga membantu masalah arwah tersebut jadi plot twist dan dia juga banyak mendapatkan dapat keluarga baru dari hasil membantu orang sampai bisa mempermudah tugasnya seperti dapat kak Abraham yg polisi kak Arimbi yg bedah forensik dan kak Devan yg punya banyak bodyguard mafia dan mingyu adik angkat yg sama² punya kelebihan tambah lagi punya banyak ortu yg sayang sama dia dan jodohnya adalah arwah yg menemani selama 6 tahun ini bukan arwah meninggal tapi yg ternyata raganya masih koma dan akhirnya kembali bersatu jadi manusia dan nikah lah Ghaffar dan moon alias wulan Maheswari..🥰
rahmah: sama² kak
total 2 replies
sasa adzka
mak mau magrib dah tempatku.. aku skip karena malam😄😄aku sambung besok lagi baca nya masalahnya kagak berani klo malam malam baca horor...
sehat selalu mak ya😍😍😍
sasa adzka: kalimantan selatan mak
total 2 replies
sasa adzka
brondong nya mau ta kekepin aja mak d rmh🤭🤭
sasa adzka
jujur mak, sebenarnya aku tu takut loh baca horor gini.. tapi punya mu bikin penasaran setelah aku baca keluarga zandra🤭😄😄 ada horor, kocak nya juga.. apalagi klo malam aku baca, aku skip dulu ganti siank baca nya.. aku org nya kadang terbayang😄😄
ule_keke (IG: ule_keke26): semangat kakak🤭
total 1 replies
Tiana Sulis
kak autor aq udah baca karyamu bolak balik gk ada yang gagal 😍
semua karya mu bagus bagus 😍
apalagi setiap aq baca bagian yang sedih sedi aq jadi ikut 😭
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak 💓💓💓
total 1 replies
Diana Puji Astuti
bagus cerritanya thor
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak💓
total 1 replies
kiki ayu tirawati
/Good/
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak💓
total 1 replies
syska
sʏᴜᴋᴀᴀᴀᴀᴀᴀᴀᴀ ʙᴀɴɢᴇᴛ ᴄᴇʀɪᴛᴀɴʏᴀ...😍😍😍
ᴋᴇʀᴇɴ ᴀʙɪɪɪsᴀs....❤️❤️❤️
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak💓
total 1 replies
Rhea Kim
heleh podo wae to galih 🤬
Rhea Kim
mirza😭😭 bahkan g mikirin diri sendiri😭😭
kalo aq yg dapet 100jt belum tentu akan sebaik itu d sumbang semua🤣
Rhea Kim
bersyukur kek udah d tolong lo sean
Rhea Kim
mantavvv bapak dasar durhaka.... buang aja bapak 🔥🔥🔥🔥💪💪
Rhea Kim
ghafarr 🥰🥰🥰 baik banget huhu... dy ne selalu jadi sandaran semua orang 😭😭anag baik
Rhea Kim
Mantappp dandi hajar aja hajar
Rhea Kim
seremm😭😭😭😭.... emang pasti ada ya d dunia nyata yg katanya sahabat ternyata menusuk 🤬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!