NovelToon NovelToon
ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

ISTRI PEMBUAT ONAR SANG MAFIA KEJAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mafia / Action
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Jeremy Aslan, kepala mafia paling ditakuti, mengira menikahi Claire, putri wakil presiden akan memberikan keuntungan besar pada bisnis senjata yang sedang dia jalankan. Ternyata, yang ia dapatkan adalah ... menghadapi perempuan paling bikin sakit kepala sepanjang dia hidup.

Alih-alih fokus dengan bisnis dunia gelapnya, ia malah fokus dengan segala tingkah laku random Claire seperti, diam-diam menciptakan bom dan meledakkan kantor polisi hanya karena ia punya dendam dengan polisi, merusak rumah pribadi politisi yang dia anggap sering merendahkan ayahnya, dan bekerja di perusahaan Farmasi hanya untuk membuktikan mantan pacarnya adalah gay.

Bagi Jeremy, mengendalikan ratusan anak buah bersenjata jauh lebih mudah daripada menghadapi satu istrinya yang nakal dan sama sekali tidak mengenal kata takut. Jeremy hampir menyerah pada semua kenakalan perempuan itu, sampai Claire tiba-tiba di culik, saat itulah dunia Jeremy hancur. Karena akhirnya ia menyadari, Claire adalah dunianya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perkara sweater

"Pake sweater aja, gak usah kemeja. Ini, yang ini bagus. Kayak opa-opa di jalan pake tongkat. Hahahaha! Becanda."

Jeremy menatap tajam ke Claire yang sibuk mencari-cari sesuatu di lemari baju miliknya dengan gaya yang sudah seperti lemari itu adalah milik gadis itu sendiri. Padahal di dalamnya semua berisi pakaian Jeremy.

"Kau tidak perlu pusing dengan pakaianku." katanya datar.

Claire berbalik, menatapnya dengan wajah keberatan dan penuh protes.

"Aku ini istrimu ya. Walau ceritanya kita di jodohin, tetap aja suami istri. Tugas istri apa? Melayani suaminya. Melayani apa? Cariin bajunya biar terus pake pakaian yang kekinian dan ceria. Bukan hitam, hitam, hitam lagi. Kayak hati kamu aja item. Untung kulitnya putih, kulit bule. Kalau hitam juga, bisa-bisa orang ngira aku nikah sama arang."

"CLAIRE!"

Sudah cukup kesabaran Jeremy. Kali ini dia betul-betul di bikin kesal setengah mati oleh gadis ini. Suara kerasnya sampai membuat Claire melompat saking kagetnya.

"Ya astagaa... Jangan teriak gitu dong. Istrimu hatinya lemah lembut loh, masa tega." ujar Claire terus bersikap santai. Jeremy menghembuskan nafas kasar lalu berjalan melewati gadis keluar kamar.

"Kita berangkat sekarang. Jangan bikin pusing lagi." katanya dingin sambil terus berjalan.

"Hei, suamiku! Ganti dulu sama sweater yang ini, gimana sih. Udah aku cariin susah-susah juga."

Tapi Jeremy tidak peduli sama sekali. Laki-laki itu terus berjalan sampai keluar halaman, sopir yang mengantar di hanggar pribadi, tempat jetnya berada sudah menunggu telah di depan pintu rumah mewah itu. Claire ikut keluar sambil membawa sweater tebal milik Jeremy. Ia masuk mobil tepat saat pria itu masuk.

Jeremy menatapnya sekilas, lalu memilih menghadap depan. Tidak menatapnya lagi. Tentu saja dia masih kesal sekali di samakan dengan kakek-kakek bahkan arang. Ia kembali menatap Claire saat tangan gadis itu bergerak berusaha membuka jas yang ia kenakan. Jeremy menatapnya lama dan tajam. Mobil mulai berjalan meninggalkan halaman rumah memah miliknya.

"Apa yang kau lakukan?" suaranya datar dan kaku sekali.

"Bukan jas dan kemeja kamu, dan pakein sweater."

Jeremy menutup matanya dalam-dalam. Gadis ini benar-benar tidak ada habis-habisnya.

"Lepas,"

"Nggak. Pake sweater lebih lebih bagus tahu. Lagian kan kita cuma mau naik pesawat pulang ke Indonesia, kenapa harus pake jas segala sih?" Tangan Claire tetap bergerak berusaha melepaskan jas Jeremy.

"Aku bilang lepas Claire, Lepas!"

Jeremy sudah tidak tahan lagi dan kembali bersuara keras sampai sopir di depan pura-pura fokus menyetir saja. Claire terdiam sebentar, sebelum akhirnya menangis kencang seperti anak kecil.

"Hwaaaaaa! Suami aku ternyata orangnya kasar banget sama cewek... Padahal aku cuma minta dia pake sweater.... Hikss... Tapi... Dia nggak mau dan malah teriakin aku... Papaaa... Claire mau cerai aja, baru satu hari nikah sudah di giniin... Gimana kalau besok-besok rambut aku di botakiinn? Hwaaa...."

Sialan. Drama apa lagi ini ya ampun. Jeremy benar-benar di buat sakit kepala menghadapi satu perempuan yang bahkan usia mereka terpaut cukup jauh.

"Berhenti menangis,"

"Nggak mau hwaaa ... Aku udah terlanjur sakit hatii!"

Jeremy menutup matanya dalam-dalam. Tenaganya hampir habis hanya karena satu orang gadis mungil ini.

Tahan Jeremy, tahan.

Gumamnya dalam hati. Ia lalu membuka jas yang ia kenakan, menyisakan kemeja hitam lengan panjang. Demi kesehatannya, dia memilih mengalah dari gadis ini.

"Mana sweater-nya. Kau ingin aku pakai itu kan? Aku akan memakainya asalkan kau berhenti menangis dan duduk diam.

Claire yang masih terisak, dalam sepersekian detik langsung berubah ceria.

"Nah, gitu baru jadi suami nggak durhaka. Biar aku pakein."

Tangan Claire bergerak dengan cekatan, membuka kenop-kenop kemeja Jeremy, begitu kemeja hitam itu terlepas dari tubuh gagah dengan otot-otot keras yang membuat wanita siapa saja ngiler melihatnya, Claire tidak langsung memakaikan sweater itu. Dia malah terpaku dengan otot-otot perut Jeremy.

"Wow ..."

Matanya terbuka lebar lalu berkedip-kedip cerah. Sopir yang sibuk menyetir sesekali melihat dari spion tengah tapi segera buru-buru membuang muka melihat bosnya sudah setengah telanjang.

Mereka tidak akan melakukannya di sini kan?

Gumamnya dalam hati, bertanya-tanya sendiri. Sementara itu di jok tengah, Jeremy menatap Claire lama, menunggu gadis itu memakaikan sweater tersebut padanya.

"Kau akan terus seperti itu sampai kapan? Sampai aku masuk angin?"

Claire yang baru sadar segera memasukkan sweater tebal berbau mahal tersebut dengan senyum lebar tanpa dosanya.

"Maaf, hampir khilaf heheh."

Jeremy menghembuskan nafas panjangnya lalu bersandar

Begitu sweater itu terpasang rapi menutupi tubuhnya, Jeremy hanya mendengus pelan, ia merapikan kerah bajunya dengan gerakan santai, sementara Claire masih duduk di sampingnya dengan senyum puas yang tak bisa disembunyikan. Matanya sesekali melirik ke arah dada dan lengan Jeremy yang kini terbalut kain lembut, seolah masih terbayang bentuk otot yang baru saja dilihatnya.

"Lihat kan? Lebih enak dipandang, lebih nyaman, dan nggak kaku kayak tadi," ujar Claire bangga, menyentuh bahu Jeremy dengan lembut. Pria itu tidak bicara lagi, hanya diam.

Perjalanan jauh lebih tenang kini, karena si pembuat rusuh ketiduran. Rasanya damai sekali karena Jeremy tidak banyak mendengar ocehan-ocehan tidak jelas lagi.

Sekitar 20 menit kemudian, mobil itu memasuki kawasan hanggar pribadi milik Jeremy di pusat kota itu. Sopir menghentikan kendaraan tepat di depan pintu pesawat jet pribadi yang mengilap. Jeremy menoleh ke samping, dan senyum tipis yang jarang terlihat terukir di bibirnya saat melihat Claire yang sudah terlelap pulas. Kepalanya miring ke samping, mulutnya terbuka lebar, dan sesekali ia mendengus pelan seolah sedang bermimpi indah.

Jeremy mengangkat satu tangan, hendak membangunkannya, tapi kemudian berhenti. Alih-alih membangunkan dengan kasar, ia melingkarkan lengan kanannya perlahan di bawah punggung Claire, sementara tangan kirinya menopang lutut gadis itu. Dengan tenaga yang kuat karena dilatih tiap hari, ia mengangkat tubuh mungil itu dalam gendongannya.

Claire hanya mengerang pelan, lalu secara naluriah memeluk leher Jeremy erat, menyandarkan wajahnya di lekukan leher suaminya.

"Mmm..." gumamnya samar dalam tidur.

Jeremy melangkah keluar dari mobil, melintasi landasan yang luas, dan naik ke dalam kabin pesawat yang mewah dan ber-AC sejuk. Ia meletakkan Claire dengan hati-hati di kursi yang paling nyaman, lalu menyelimuti tubuhnya dengan selimut lembut.

Saat ia duduk di sampingnya dan menunggu pesawat siap lepas landas, matanya tak lepas menatap wajah gadis itu yang terlihat damai. Sesaat kemudian, seorang pramugari khusus jet itu datang dengan ekspresi yang sengaja menggoda. Wanita itu menawarinya minum.

"Mau minum tuan?" Wanita itu tersenyum semanis mungkin.

1
LANY SUSANA
ayok Claire km pasti bisa
km sangat cerdas cck jd istri mr jem ayok terus berusaha keluar😍😍😍
mr jem lg cari km juga
Hanima
Cepat Claire
......bunga
semangat thor
rheisha
ayo terus berjuang claire,kamu pasti bisa keluar secepat nya....
🍒WINA🍒
Claire sangat cerdas dan jenius, akhirnya bisa membuka tali yg mengikat tangannya berkat usaha kerasnya.
claire berusaha kabur mencari jalan keluar, semoga claire selamat dan bisa keluar tidak tertangkap lagi...

Semangat-semangat claire semoga ada jalan keluarnya jangan panik tetep tenang, mister jem dan papa kamu lagi bedusaha mencari kamu, sang mantan terindah kamu pierre ikut mencari kamu...
pierre jangan salahin suami claire, nanti papa kamu dihabisi ketahuan menculik claire. asmangat-semangat claire jangan menyerah ssmoga kamu berhasil menemukan jalan keluarnya...
Anonim
Lanjutkan lah
Atik Marwati
ayah Pierre ternyata
merry
cari celah cle klo dh dpt tampar bolak balik tu pelayan yg tampar kmu 🤭🤭🤭
jeakawa loving❤️
temui Jeremy Piere selamatkan Claire
Linda Ayu Tong-Tong
claire masih absurd aja kamu🤣🤣🤣 heh kamu tu diculik masa penculik mau bilang dlu kalau mau nyulik..sutris kamu claire🤣🤣
LANY SUSANA
🤣🤣🤣Claire Claire mana ada mo culik bilang 2🤣🤣.
ayok. Claire km hrs kuat dan cerdas suami ku ga akan tinggal diem, bgt jg mantan kekasihmu ke yg culik adalah musuh ayahmu sjk dulu, ayah dr mantan. kekasihmu
Muft Smoker
Claire penculik mana ,, yg mau culik kasih infoo ,,
emnk dy petugas sensus😂😂😂😂😂😂
Anonim
Thor keren banget ceritanya
Di cerita ini gak ada bocah cadel
Tapi ada claire yang polosnya lucunya melebihi bocil
Ceritanya bagus 👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 klo kasih info ya bkn nyulik namanya oneng🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🍒WINA🍒
Claire bukan perempuan yg lemah diculik menangis dan ketakutan, claire sangat pintar dan jenius akan berusaha kabur...

mister jem dan kedua orangtuamu sangat panik dan khawatir claire kamu diculik, mereka lagi berusaha mencari keberadaan kamu... tidak menyangka pelakunya adalah ayahnya pierre mantan terindah claire, ayahnya pierre punya dendam kesumat ayahnya claire...

semoga mister minta bantuan para sahabatnya damian ethan dan matt, mencari keberadaan claire...pierre akan mancari dan membebaskan claire, dari ayahnya jahat walaupun harus menentang ayahnya sendiri.
mister jem dan charles tidak akan melepaskan ayah kamu nanti pierre, telah berani menculik calire karena ingin balas dendam...

semoga mister jem dan anak buah gercap menemukan claire, cari juga lagi berusaha membuka ikatan tali....
rheisha
ya elah claire,di situasi genting gitu,masih aja pikiran mu,se konyol itu,tobaaatt dah....😄
Susma Wati
tebakan benar musuh bebuyutan Charles papanya claire, adalah papanya piere, piere mutusin claire karena tahu kalau papanya punya dendam pada Charles,
rheisha
aduh pierre,jangan pake emosi, ngadepin ayah mu itu,biar claire selamet,kamu nya juga ngak kenapa-napa...
Qiqi Maryam
ko diculik bilang2 seh😂😂😂
Qiqi Maryam
Ooooo ini pelakunya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!