NovelToon NovelToon
Air Mata Di Atas Mahkota

Air Mata Di Atas Mahkota

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Frenzy hrp

Saat hamil tujuh bulan, Kayla baru sadar bahwa pernikahannya hanyalah kebohongan.
Suaminya berselingkuh.

Mertuanya membencinya.
Dan rumah mewah yang dulu ia sebut rumah perlahan berubah menjadi neraka.
Padahal tanpa Kayla, Adrian Wijaya bukan siapa-siapa.

Dikhianati saat mengandung, dibuang ketika paling rapuh, Kayla memilih bangkit. Perlahan, wanita yang dulu diremehkan itu berubah menjadi sosok yang tak lagi bisa disentuh.

Kini saat semua pria mulai berlutut memperebutkan hatinya...
mantan suaminya justru kehilangan segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Frenzy hrp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 — Sisa-Sisa Jiwa yang Mati

Foto Polaroid di tangan Kayla terasa seperti pecahan kaca tajam yang merobek telapak tangannya tanpa ampun.

Angka 14 Februari 2024 yang tertulis dengan tinta emas di sudut foto itu terus menari di depan matanya seperti kutukan.

Dua tahun lalu.

Kayla memejamkan mata perlahan.

Setetes air mata jatuh membasahi foto itu.

Dia ingat hari itu

Hari Kasih Sayang

Malam di mana Adrian pulang pukul tiga subuh dengan wajah lelah dan kemeja kusut.

Pria itu memeluk Kayla dari belakang sambil meminta maaf karena harus menghadiri rapat penting dengan investor luar kota,

Saat itu Kayla percaya sepenuhnya.

Dia bahkan rela tidak tidur semalaman demi membantu menyusun laporan audit perusahaan Adrian agar suaminya tidak stres menghadapi rapat besar keesokan harinya.

Kayla tersenyum pahit.

Ternyata semua itu bohong.

Bukan rapat luar kota

Bukan investor

Bukan pekerjaan.

Malam itu Adrian sedang memeluk Valerie Amanda di sebuah pantai mewah.

Sementara Kayla duduk sendirian di kontrakan kecil mereka sambil menghitung laporan keuangan demi masa depan pria yang dia cintai sepenuh jiwa.

“Jadi… selama ini aku ini apa, Mas…?”

Suara Kayla pecah begitu lirih.

Dadanya sesak luar biasa.

Pikiran buruk mulai menghancurkan akal sehatnya sedikit demi sedikit.

Apakah Adrian pernah benar-benar mencintainya?

Atau selama ini Kayla hanya dijadikan batu loncatan?

Perempuan bodoh yang dipakai otak dan pengorbanannya saat Adrian belum punya apa-apa… lalu dibuang setelah pria itu sukses dan menemukan wanita yang lebih cantik, lebih glamor, dan lebih membanggakan untuk dipamerkan.

Tubuh Kayla melemas.

Dia terduduk di lantai ruang kerja Adrian yang dingin sambil memeluk perut besarnya.

Air matanya jatuh tanpa suara.

Hari-hari setelah itu berubah menjadi neraka sunyi bagi Kayla.

Sesuatu di dalam dirinya perlahan mati.

Mansion keluarga Wijaya yang megah kini terasa seperti penjara tanpa cahaya.

Dinding marmer putih.

Lampu kristal mahal.

Tangga besar berlapis karpet merah.

Semua terlihat indah dari luar.

Namun bagi Kayla, rumah itu hanyalah tempat di mana harga dirinya dihancurkan setiap hari.

Setiap malam Kayla sulit tidur.

Dia hanya bisa menatap langit-langit kamar dalam gelap sambil mendengarkan suara napas Adrian di sebelahnya.

Kadang Adrian tertidur sambil menggenggam ponsel.

Kadang pria itu tersenyum kecil sebelum tidur saat membaca pesan dari seseorang.

Dan Kayla tahu… senyum itu bukan lagi miliknya.

Tubuh Kayla mulai melemah drastis.

Nafsu makannya hilang.

Dia hanya mampu makan beberapa suap sebelum rasa mual menyerang.

Wajahnya semakin pucat.

Matanya cekung.

Tubuhnya kurus.

Hanya perut hamil besarnya yang masih terlihat menonjol di balik daster lusuh yang mulai kebesaran.

Namun di tengah semua kehancuran itu…

bayinya masih bergerak, Kadang menendang pelan.Kadang bergerak gelisah saat Kayla menangis diam-diam.

Setiap kali itu terjadi, Kayla akan memeluk perutnya erat.

“Maafkan Ibu ya, Nak…”

“Ibu akan bertahan…”

“Demi kamu…”

Suara Kayla selalu pecah setiap mengucapkan itu.

Karena sejujurnya…

dia sendiri sudah hampir tidak punya alasan untuk hidup.

Penderitaan Kayla semakin lengkap karena sikap Ibu Sandra dan Tiara yang makin menjadi-jadi.

“Lihat tuh mukanya,” cibir Ibu Sandra suatu sore saat Kayla sedang menyajikan teh.

“Kayak mayat hidup.”

“Bikin suasana rumah jadi suram.”

Tiara terkekeh kecil sambil memainkan ponselnya.

“Pantes aja Mas Adrian makin malas pulang.”

“Punya istri kok kayak pembantu hamil.”

Kayla hanya diam.

Dia terlalu lelah untuk melawan.

Jangankan membela diri…

bernapas saja terasa sakit.

Sementara itu, Valerie Amanda semakin terang-terangan menunjukkan hubungannya dengan Adrian.

Di media sosial, model cantik itu mengunggah video pendek di dalam jet pribadi.

Tangannya menggenggam jemari seorang pria.

Pria itu memakai jam tangan Rolex edisi terbatas yang sangat dikenali Kayla.

Jam tangan yang dulu dibeli Kayla memakai uang bonus proyek pertamanya. video itu membuat dada Kayla nyaris hancur.

“Menemani king-ku melihat masa depan kami 🤍”

Malam itu Adrian pulang pukul satu dini hari.

Kayla duduk sendirian di ruang tengah yang remang-remang.

Pria itu tidak sadar Kayla ada di sana.

Adrian sedang menatap layar ponselnya sambil tersenyum.

Senyuman hangat.

Lembut.

Penuh kehidupan.

Bahkan sesekali Adrian tertawa kecil seperti pria yang sedang dimabuk cinta.Kayla terpaku.

Sudah lama sekali dia tidak melihat wajah Adrian seperti itu.

Dulu… senyum itu hanya muncul saat menatap dirinya.

“Mas…"

Suara lirih Kayla membuat Adrian tersentak.Pria itu langsung mendongak.Dan dalam satu detik…

semua kehangatan di wajah Adrian menghilang, Tatapannya langsung dingin,Kesal,Bahkan seperti jijik.

“Ngapain duduk gelap-gelap kayak setan?” bentak Adrian.

Kayla tersentak kecil.

Dadanya kembali terasa ditusuk.

“Aku… cuma nunggu kamu pulang…”

Adrian mendecih kasar.

“Gak usah nungguin aku.”

“Ganggu suasana hati aja.”

Pria itu langsung memasukkan ponselnya ke saku celana lalu berjalan naik ke lantai atas tanpa melihat Kayla lagi.

Sementara Kayla tetap berdiri mematung di ruang tamu.

Sendirian.Hancur.Dan semakin sadar…bahwa dirinya benar-benar tidak lagi diinginkan.

Keesokan paginya, Kayla kembali diminta membersihkan ruang kerja Adrian.

Tubuhnya masih lemas saat merapikan dokumen di rak bawah meja kerja.

Namun sebuah amplop emas menarik perhatian Kayla.

Logo resmi Wijaya Corp tercetak jelas di sana.

Perusahaan yang dibangun menggunakan seluruh tenaga, kecerdasan, dan pengorbanannya.

Kayla membuka dokumen itu perlahan.

Matanya membaca satu per satu isi berkas tersebut.

Lalu…

seluruh tubuhnya membeku.

Dokumen itu adalah notulen rapat pemegang saham.

Dan di sana tertulis jelas:

Pengalihan 15% saham prioritas Wijaya Corp atas nama Valerie Amanda sebagai Co-Founder dan Direktur Kreatif Kehormatan.

Napas Kayla berhenti.Tangannya gemetar hebat.Bukan hanya itu.

Di lembar agenda Gala Tahunan perusahaan minggu depan…

nama Valerie Amanda tercantum resmi sebagai pendamping CEO Adrian Wijaya.

Berdiri di atas panggung utama.

Di depan seluruh relasi bisnis.

Di depan publik.

Sebagai wanita di sisi Adrian.

Kayla terduduk lemas di lantai.

Air matanya jatuh satu per satu.

Kini dia akhirnya mengerti.

Valerie bukan sekadar selingkuhan.

Perempuan itu perlahan sedang mengambil seluruh hidupnya.

Mengambil tempatnya di perusahaan.

Mengambil posisinya di sisi Adrian.

Mengambil masa depan yang dulu dibangun Kayla dengan darah dan air mata.

Dan yang paling menyakitkan…

skema saham yang diberikan Adrian pada Valerie…

adalah sistem finansial yang dulu dirancang sendiri oleh Kayla untuk menyelamatkan Wijaya Corp dari kebangkrutan.

Adrian memakai karya Kayla…

untuk memahkotai wanita lain.

Saat itulah Kayla sadar.

Dia bukan lagi istri Adrian Wijaya.

Dia hanya perempuan hamil…

yang sedang menunggu waktu untuk dibuang.

1
Mundri Astuti
bukannya Kayla dpt bonus ma dp byran tenaganya yak, knapa ga ambil kosan yg bersihan minimal, kan anakmu masih merah kayla
marwah: abis biaya rumah sakit kak Kayla disana 2 minggu devan bayar nya cuman seminggu
total 1 replies
Hari Saktiawan
cerita yang bagus lanjut
Mundri Astuti
next thor
Mundri Astuti
masih kurang thor 😄
Mundri Astuti
tegang juga euy
Mundri Astuti
kereennn kamu Kayla
Mundri Astuti
jangan lupa gugat cerai si bunglon Kayla, tapi sebelumnya kamu harus kuat dulu secara finansial biar bisa melindungi arsen
Yusria Mumba
ya nangung cerita ny pendek, nda seru ahh
marwah: terimakasih kakak cantik udah mampir dan dukung ceritaku mohon sabar ya author lagi bingung bikin jalan Kayla kedepannya, kan dia gak punya apa-apa sekarang kalo langsung ngemis ke devan jadinya gak seru😇😇
total 1 replies
Yusria Mumba
laki2 kurang ajar,
Yusria Mumba
nayla kenapa mesti berhan,pergi aja
rumah poke
mau nyimak dl
𝚔𝚞𝚌𝚒𝚗𝚐 ამოყჹ
🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!