NovelToon NovelToon
SEKALI TEMBAK JADI ANAK!

SEKALI TEMBAK JADI ANAK!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: SariRani

Guntur Abimanyu, seorang CEO muda yang hampir berumur 30 tahun dipaksa untuk menikah tapi tidak ingin menikah.

"JIKA AKU MENIKAH HANYA UNTUK MENGHASILKAN ANAK, AKU BISA LAKUKAN SEKALI TEMBAK KEPADA WANITA MANAPUN! JADI TIDAK PERLU MENIKAH" serunya kepada kakek serta ayah ibunya.

Rustam sang kakek yang memegang kendali perusahaan ingin cucu laki laki satu satunya ini segera menikah. Begitupun Randi dan Ela, orang tua Guntur juga ingin segera menikahkan putra sulungnya itu.

"Baiklah kalau begitu, buktikan kemampuan menembak benihmu kepada wanita yang kakek dan orang tuamu pilih" ucap sang kakek.

"OKE SIAPA TAKUT!!" seru Guntur menerima tantangan.

Tapi ternyata takdir berkata lain, setelah kesepakatan ini dibuat, Guntur bertemu dengan wanita yang meninggalkannya dengan cinta terdalam.

Jadi siapa yang menang dalam taruhan keluarga ini? Apakah wanita yang kembali datang atau wanita yang dipilihkan kakek serta orang tuanya, mampu membuat Guntur membuktikan keperkasaannya? Baca novel ini dan dukung terus yaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariRani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KETAUAN SINGA BETINA

Setelah saling memuaskan selama 5 jam-an, Guntur dan Ratih tertidur saling memeluk hingga pukul 10 pagi.

Tok...tok..tok..

Suara pintu ruangan khusus club terdengar.

Guntur yang sangat sensitif dengan suara saat pun terbangun.

"Ck...siapa yang berani menganggu ku? Kemarin aku sudah bilang jangan diganggu" gerutunya.

Namun ia tetap bangun dan melepaskan pelukan Ratih berlahan, tidak lupa menutupi tubuh wanita itu dengan selimut. Lalu mengambil celana dan memakainya sebelum membuka pintu.

Udah siap siap akan mengamuk saat membuka pintu, namun malah Guntur terpaku ditempat.

"Ma..mami.." lirihnya.

Ternyata yang mengetuk pintu club adalah Ela, ibu Guntur.

Dibelakang wanita itu ada Juno dengan raut wajah bersalah serta sedikit memar.

"Halo putra mami" sapa Ela dengan senyuman mengerikan.

"Mami..mami ngapain kesini? Ini hari libur kan, aku berhak dapat libur" ucap Guntur gugup.

"Ya memang hari libur, tapi kamu ingat kan kesepakatan mu dengan kita kemarin dirumah. Kamu harus bersama wanita pilihan kami, bukannya malah berada di club seperti ini semalaman" sahut Ela dengan wajah serius.

Mendengar suara ramai, Ratih pun membuka mata. Ia mendudukan diri tanpa sadar jika Guntur dan ibunya ada didepan.

Ela melihat seorang wanita terduduk diatas ranjang dengan selimut. Tapi belum melihat wajah jelas wanita itu.

"Oh wanita ini yang kamu maksud akan mengandung keturunan Abimanyu?" sindir Ela lalu memaksa masuk kamar.

"Mam, kita selesain ini dirumah. Guntur akan segera pulang" bujuk CEO perusahaan Abimanyu yang ternyata tidak berkutik didepan ibunya.

"Mami akan pergi dari sini setelah melihat siapa wanita yang berani sekali menggodamu" sahut Ela lalu memaksa masuk dan Guntur tak bisa menahan lagi.

Deg!

Kedua pasang mata diantara 2 wanita yang 3 tahun lalu bertemu kini kembali saling pandang.

Ela terkejut siapa wanita yang telah bersama putranya. Namun ia bersikap seolah olah tidak mengenal Ratih.

Sedangkan Ratih merasa semakin terpojok dan takut ketika melihat Ela muncul didepannya.

"Oh ini, wanita yang kamu maksud hah? Hahahaa Guntur Guntur...kamu memang bodoh. Bagaimana wanita serendah ini bisa menggodamu?" hina Ela.

"Cukup mam, aku benar benar akan marah jika mami tidak berhenti sekarang. Aku akan menjelaskan dirumah" sahut Guntur.

"Marah? Kamu mau marah sama mami karena wanita murahan ini? Astaga Guntur, tau gitu kemarin mami tidak menyetujui kesepakatan yang kakekmu ajukan. Karena sampai kapanpun, mami tidak akan menerima cucu dari wanita serendah dia" ucap Ela sinis.

Deg!

Perasaan Ratih lagi lagi merasa sangat tersakiti dengan perkataan ibunda pria yang ia cintai.

"Ayo mam, kita pulang. Kita bahas dirumah" ajak Guntur sambil memeluk ibunya keluar ruangan.

"Dengar ya, wanita murahan! Jangan harap kamu merebut putraku dari ku! Aku tidak rela" seru Ela sebelum keluar ruangan.

Tes.

Air mata Ratih lepas dari matanya membasahi pipi.

"Apa yang akan aku lakukan setelah ini?" batinnya.

"3 tahun lalu, aku melepaskan cintaku untuk menuruti kemauan ibu dari pria yang aku cintai. Tapi sekarang takdir membuatku terikat pada cintaku" lanjutnya dalam hati.

Setelah Ela berhasil dibawa keluar dan menjauh dari ruangan khusus club tersebut, tak lama kemudian, Guntur kembali lagi.

Namun wajahnya terlihat merah disisi pipi.

"Kamu habis ditampar ibumu?" tanya Ratih saat Guntur duduk didepannya.

"Kamu gak usah mengkhawatirkan ku. Tapi aku ingin tanya satu hal padamu, Ra, jawab jujur karena jawaban mu ini akan menentukan sikapku" jawab Guntur.

Beberapa detik menatap serius wajah pria didepannya, Ratih pun mengangguk.

"Katakan pertanyaanmu" mintanya.

"Apakah saat ini kamu masih berstatus istri orang?" tanya Guntur.

"Tidak. Saat ini aku sudah sendiri" jawab Ratih dengan yakin.

Guntur tersenyum lega.

"Pakailah bajumu. Mulai hari ini, kamu akan bersamaku. Kita akan memperjuangkan cinta yang 3 tahun lalu tidak bisa kita lakukan bersama" ucapnya.

Ratih terlihat ragu.

"Apakah kamu yakin ingin tetap bersamaku dengan status jandaku dan keluarga miskinku?" tanyanya.

"Jangan perduli kan itu. Kamu percaya padaku, itu sudah cukup membuat hubungan kita bisa berhasil" jawab Guntur.

Ratih pun berusaha menepis keraguannya. 3 tahun lalu dia mengorbankan cinta mereka tanpa persetujuan pihak yang lain, kini dikondisi seperti ini, bagaimana dia bisa kabur lagi?

Wanita itu pun mengangguk. Guntur meminta pelayan club yang ada didepan untuk mengambil pakaian Ratih.

Guntur duduk kembali di hadapan Ratih setelah memakai bajunya kembali lalu memegang kedua tangan wanita itu.

"Jangan pernah tinggalkan aku lagi, please" mohon pria itu.

"Jangan pernah meninggalkan ku. Aku mohon padamu, Ratih Agustina" ulang Guntur.

Tatapan tulus pria ini benar benar membuat Ratih tak bisa menolak permintaannya.

"Ya, aku tidak akan meninggalkan mu, Mas. Kamu pun harus sama, jangan pernah tinggalkan aku" sahut Ratih.

Guntur langsung menarik tubuh wanita itu dalam pelukan.

"Permisi tuan, ini baju Ratih" ucap pelayan yang masuk ruangan sambil membawa pakaian.

"Terima kasih" ujar Guntur dan Ratih bersamaan.

Ratih pun mengambil pakaian itu hendak memakainya di kamar mandi, namun saat turun ranjang kakinya bergetar. Intinya begitu nyeri.

Guntur mengamati hal itu. Langsung saja ia gendong Ratih sampai kamar mandi.

"Cepatlah pakai bajumu sebelum aku mangsa kamu lagi" goda Guntur membuat wajah Ratih merona kembali.

"Hish! Dasar mesum! Sana keluar kamar mandi dulu, biar aku ganti" sahut Ratih dan pria itu menurut.

Ratih memakai baju casualnya kembali. Tidak lupa ia cuci muka agar wajahnya terlihat segar.

Tak lama kemudian, ia keluar dengan penampilan yang lebih baik yaitu berbusana.

"Kalau gini, sexy nya hilang" celetuk Guntur.

"Dasar! Memang pikiranmu sekarang sudah terkontaminasi" ejek Ratih.

"Ya kamu yg ngeracunin otakku" balas Guntur.

Keduanya tertawa sesaat sebelum, ada seorang pria masuk.

"Hei bro..jika lu gak segera pulang, gw rasa ibumu akan memporak porandakan club ini" ujar pria itu.

"Dasar Jun Juno, kenapa lu mengatakan keberadaan gw" sahut Guntur.

"Sorry sorry..maafkan gw, lu gak lihat wajah gw hampir babak belur karena tadi pagi Bu Ela tiba tiba mampir kerumah ortuku dan menanyaiku dimana kamu. Untung aja ortuku lagi ke luar negeri, jadi mereka gak tau seberapa bringasnya emak lu" celoteh Juno.

Lalu pandangan pria itu berpindah kearah Ratih.

"Halo, Ra. Apa kabar? Lama gak ketemu ya, makin cantik aja deh" sapa Juno.

"Hai, Kak Juno" sahut Ratih singkat.

"Udah udah kok malah godaian wanita gw, ayo pergi aja. Keburu emak gw ngamuk seperti yang lu omong" ujar Guntur sambil menggenggam tangan Ratih, ia keluar ruangan khusus clun tersebut.

Saat sudah keluar, mobil Ela masih menunggu. Guntur yang melihatnya hanya bisa menghela nafas panjang.

"Kuat kan mental kalian menghadapi singa betina di keluarga Abimanyu" celetuk Juno sebelum pria ini masuk ke mobil Ela karena tadi ia datang bersama ibu sahabatnya itu.

Sedangkan Guntur mengajak Ratih ke parkiran karena mobilnya disana.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!