Novel ini menceritakan seorang perempuan yatim piatu bernama Ratih yang sudah ditinggal keluarganya.
.
Ratih memiliki kekasih bernama Davlan.
Mereka saling mencintai.
.
Suatu hari ada seseorang yang ingin balas dendam kepada Davlan.Namun Ratih yang membayar semua perbuatan si pendendam agar Davlan tidak tersakiti.
Kira kira apa apa yang Ratih lakukan untuk menolong Davlan ya?
Dan gimana reaksi Davlan ketika tahu Ratih mengorbankan diri demi dirinya
.
.
Bagai mana Kelanjutan ceritanya?
Silahkan dibaca😊
Jangan lupa vote dan like ya😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuni Pratiwi Hutasoit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5
Seminggu kemudian..
Suatu pagi Ratih sedang bersiap siap karna ia akan pergi bersama Davlan untuk menyiapkan perlengkapan pernikahan mereka.
Setelah beberapa lama Ratih bersiap siap,terdengarlah suara klakson mobil Davlan .Lalu Ratih pun keluar untuk menemui Davlan.
"Sudah siap berangkat nyonya Yovano?"..ujar Davlan.
"Sudah Pak Yovano"..ujar Ratih tersipu malu.
"Silahkan masuk Nyonya"..ujar Davlan sambil membuka pintu mobil dan mempersilahkan Ratih masuk.
Ratih pun masuk ke dalam mobil,lalu Davlan pun menyusul masuk ke dalam mobil dan langsung melajukan mobilnya.
"Sekarang kita mau kemana dulu?"..ujar Ratih sambil menatap Davlan.
"Kita fiting baju pernikahan dulu ya,Soalnya mama udah nunggu di butik langganannya atau dibang tempat teman mama yang jadi tempat kita fiting baju pernikahan kita nanti"..ujar Davlan
"Oke"..ujar Ratih.
Lalu mereka pun kembali berbincang bincang selama di perjalanan.
Setelah sampai di butik tersebut mereka pun turun dan langsung masuk ke dalam butik.
Ketika mereka masuk,mereka sudah di sambut oleh mama Davlan yang sedari tadi menunggu sambil berbincang dengan temannya sekaligus pemilik butik tersebut.
"Kalian sudah sampai? Ayo nak kemari.Sisi ini adalah calon menantuku namanya Ratih.Sayang ini Sisi teman mama sekaligus pemilik butik ini"..ucap mama Davlan sambil memperkenalkan Ratih kepada Sisi teman mama Davlan.
"Ratih tante"..ujar Ratih sambil menyalami dan mencium telapak tangan Sisi.
"Sisi..Ternyata kamu cantik juga ya nak,Sopan pula.Pantesan Davlan jatuh hati padamu"..ujar Sisi tersenyum sambil menatap Davlan karna ia bermaksud menggoda sepasang calon pengantin tersebut.
Yang dilihatin malah tersipu malu dan Ratih pun sama seperti Davlan yang sudah memerah akibat di goda teman calon mertuanya tersebut.
"Terima kasih tante"..ujar Ratih
"Sisi,udah dong jangan menggoda anak dan calon menantuku terus.Nanti wajah mereka merah banget kalau kamu terus menggoda mereka."..ujar Mama Davlan untuk menghentikan temannya tersebut menggoda Ratih dan Davlan terus menerus.
"Yah baiklah.Kalau begitu kita langsung cari baju pengantin untuk kalian berdua."..ujar sisi.
.
Mereka pun mulai beranjak dari tempat itu lalu mulai mengelilingi butik untuk mencari gaun pengantin terlebih dahulu.
.
.
.
Setelah beberapa menit mencari gaun akhirnya mereka menemukan gaun putih indah dan yang akan dikenakan Ratih ke pesta pernikahannya.
Lalu mereka pun mencari jas yang cocok dan serasi dengan gaun Ratih untuk dipakaikan Davlan di pernikahan mereka.
.
Setelah beberapa lama mencari akhirnya mereka pun menemukan jas Hitam dan ada juga dasi kupu kupu untuk Davlan.
.
.
Setelah selesai memilih baju pengantin
Davlan dan Ratih pun pamit untuk pergi lagi kesuatu tempat.
"Ratih dan Davlan pergi dulu ya ma,tante."..ujar Ratih sambil menyalami dan mencium telapak tangan calon mertuanya beserta teman calon mertuanya tersebut.
"Kami pamit dulu ya ma,tante"..ujar Davlan sambil ikut menyalami dan mencium telapak mama dan teman mamanya tersebut.
"Iya sayang,kalian berdua hati hati ya."..ujar Mama Davlan.
"Iya ma,Kami permisi dulu."..ujar Ratih lalu pergi keluar butik bersama Davlan.
.
.
.
Setelah mereka keluar dari butik dan langsung masuk ke mobil.
"Kali ini kita mau kemana lagi sayang?"..tanya Ratih.
"Kita akan ke studio temanku disana kita akan foto prawedding untuk menghiasi undangan kita sekaligus bisa di pajang di rumah."..ujar Davlan.
"Benarkah? Aku jadi tidak sabar"..ujar Ratih sambil senyam senyum.
"Apa aku boleh request temanya sayang"..tanya Ratih.
"Tentu boleh sayang.setelah kita sampai sana kamu boleh suruh mereka membuat request sesuai yang kamu mau."..ujar Davlan dan itu membuat Ratih semakin senang.
.
.
.
.
Setelah sampai di studio mereka langsung disambut seseorang yaitu teman Davlan yang bernama Miko sekaligus pemilik studio foto tersebut.
"Hai bro!!.Sudah siap? dan dimana calon kakak iparku itu? dan bagaimana wajahnya?..ujar Miko dengan rasa penasarannya.
"Makanya jangan terlalu lama di belanda.Apa yang berubah denganku pun kau tak tahu.Sahabat macam apa kau?.Waktu aku melamar pun kau tak datang."..ujar Davlan.
"Yah kan kau tahu aku sangat sibuk jadi tidak sempat ke acara lamaranmu.Tapi kamu tenang aja aku pasti akan datang kali ini ke acara pernikahanmu."...ujar Miko.
"Terserah"..ujar Davlan.
"Oh iya sayang ini sahabatku Miko pemilik studio ini dan sekaligus fotographer yang akan mengambil gambar kita berdua.Dan Miko ini calon istriku."..ujar Davlan sambil memperkenalkan Miko dan Ratih.
"Perkenalkan namaku Miko,salam kenal kakak ipar"..ujar Miko dan ingin menjabat tangan Ratih namun dihalangi Davlan.Karna Davlan tau sifat miko kalau sudah bertemu cewek apalagi sudah menjabat tangannya.Pasti sengaja di lama lamakan agar ia bisa merasakan kulit cewek tersebut dari tangan cewek tersebut.
"Ratih"..ujar Ratih.
"Udah jangan ditatap terus.kamu mau mata kamu ku colok."..ujar Davlan sinis.
"Ishh kejam amat.Kakak ipar lihatlah calon suamimu ini."..ujar Miko sambil merengek dan mengadu kepada Ratih.
"Udah gak usah lebay.Oh iya Miko,calon istriku ingin merequest tema pengambilan gambar ini.Jadi turutin kemauannya ya."..ujar Davlan sambil menatap Ratih.
"Oke siap boss, Kakak ipar mau request yang gimana?..ujar Miko.
.
.
Ratih pun mengatakan keinginannya untuk tema photoshot mereka hari ini.
Setelah mengatakan requestnya,Miko menyuruh para rekannya untuk membuat tema sesuai keinginan Ratih.
Setelah selesai Ratih dan Davlan pun mengganti pakaian mereka dan memulai pengambilan gambar.
.
.
.
.
.
Bersambung
.
.
.
.
.
Terima kasih untuk para readers yang paling the best.
Jangan lupa tinggalkan Like dan komennya ya.
Yuk mampir di cerita ku judulnya Mr. Mafia or Mr. Psychopath?
Tetap semangat.
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih
maaf yah🙏🙏🙏
jgan marah ato twrsinggung yah
tetap semangat yah...