NovelToon NovelToon
Selir Centil Untuk Kaisar Impoten

Selir Centil Untuk Kaisar Impoten

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Harem / Masuk ke dalam novel / Fantasi Wanita / Rebirth For Love / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:14.4k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Wulandari

Zhen Nuo editor di salah satu platform novel online. Secara tidak sengaja terjebak di dalam dunia novel yang penuh intrik pernikahan. Dengan semua kemampuannya ia berusaha merubah takdirnya sebagai pemeran pendukung. Yang akan terbunuh di bab kedua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wanita sama dengan sikap berbeda

Pelayan Guyi memberikan arahan dengan perlahan kepada Selir Yu. Dengan begitu wanita itu bisa menghentikan pendarahan tepat waktu. Sebelum keadaan Kaisar Xiao Chen semakin fatal.

Selir Yu duduk dengan darah yang sudah memenuhi kedua tangannya. Dan gaun yang ia kenakan juga telah penuh darah. "Akhirnya dia terselamatkan. Jika pemeran utama terbunuh di bab awal. Bagaimana bisa ada bab-bab selanjutnya." Menyeka keringat dengan salah satu tangannya. "Zhen Nuo, kenapa kau bisa setanggap ini mengatasi situasi genting. Hebat..." Mengapresiasi dirinya sendiri.

Dia melihat keadaannya yang telah kacau. "Aishh... Percuma saja mandi penuh susu dan bunga juga wawangian. Belum genap satu jam semua sudah tergantikan darah." Bekas darah di tubuhnya sudah mulai mengering. Bau amis dan anyir juga telah menyeruak.

"Selir Yu, saya akan menyiapkan kembali air hangat."

"Tidak perlu. Jika sampai orang lain mengetahui hal ini. Keadaan di istana akan menjadi kacau." Berjongkok. "Aku mandi dengan air dingin yang sudah ada saja. Kau juga harus mandi untuk membersihkan diri," ujar Selir Yu.

"Bagaimana dengan anda jika saya pergi?" Pelayan Guyi menatap khawatir.

"Aku bisa mengatasinya." Selir Yu mantap kearah Kaisar Xiao Chen yang masih terbaring di lantai. "Tapi sebelum itu bantu aku mengangkatnya keatas tempat tidur." Wanita itu telah bersiap untuk mengangkat suaminya.

"Baik."

Di bantu pelayannya, Selir Yu bisa menempatkan Kaisar Xiao Chen ketempat yang lebih nyaman.

Setelahnya, pelayannya di berikan waktu untuk pergi membersihkan dirinya. Ia juga harus segera mandi karena tubuhnya telah berlumuran darah.

Melewati tengah malam wanita itu menarik empat kursi dan di jadikan satu. Dia tempatkan dua selimut untuk membuat kenyamanannya sendiri. "Ini jauh lebih nyaman." Selir Yu merebahkan tubuhnya di atas kursi yang di satukan. Lalu memejamkan kedua matanya.

Waktu silih berganti, dari malam gelap yang di temani cahaya temaram dari lilin-lilin di setiap ujung ruangan. Menjadi sinar matahari yang telah menerobos masuk melalui celah-celah kecil tembok kayu.

Pria yang ada di atas ranjang tempat tidur membuka kedua matanya. Keringatnya terus keluar memenuhi tubuhnya. Baju yang ia kenakan juga telah terbuka. Dan hanya menyisakan celana dalam saja. "Ini?" Dia melihat dari balik kelambu. Selir Yu masih tertidur lelap di atas empat kursi yang di satukan. Kaisar Xiao Chen berusaha untuk bangun dari tempat tidur itu. Namun tubuhnya terlalu lemah untuk bangkit.

"Aaahhh..." Selir Yu merenggangkan tubuhnya. "Ahh..."

Brkakk...

Wanita itu terjatuh dari kursi yang ia tiduri. "Issssttt..." Dia lupa jika dirinya hanya tidur di empat kursi kecil. "Aaa..." Di saat dia bangkit. Selir Yu melihat Kaisar Xiao Chen sudah membuka kedua matanya. "Kau sudah bangun." Mengibaskan gaun yang ia kenakan.

Selir Yu berjalan mendekat menyibak kelambu yang telah menutupi tempat tidur. Melihat tubuh pria itu di penuhi keringat, dia mengambil kain bersih berniat menyeka keringatnya.

"Tidak perlu, biar aku sendiri saja." Suara Kaisar Xiao Chen masih menahan rasa sakit. Bekas tusukan di bagian perut membuat luka yang cukup parah. Namun tatapan matanya seperti seorang perjaka yang telah kehilangan kesuciannya.

Wanita itu memandangi tubuh pria di atas tempat tidur dari ujung rambut hingga kaki. "Tenang saja, aku tidak sekejam itu. Kesucianmu masih aman." Menepuk pundak suaminya. Dari pandangan matanya saja Selir Yu tahu lintasan pikiran pria itu. Dia berusaha menahan tawanya.

Kaisar Xiao Chen berusaha untuk bangkit. Tapi tubuhnya di tahan Selir Yu. "Dengan luka separah ini. Apa kau pikir bisa melawan kekuatanku?Tetap diam sebelum aku mengerayangi bagian terpenting di tubuhmu."

Mendengar itu Kaisar Xiao Chen langsung diam seperti patung.

"Sangat patuh." Selir Yu segara mengusap perlahan dari wajah turun keleher. Lalu menuju perut sixpack yang penuh otot mengiurkan. Air liur wanita itu hampir saja jatuh melihat tubuh atletis Kaisar Xiao Chen. "Meksi hanya dua dimensi tapi tubuh sempurna ini terlihat sangat nyata," gumamnya pelan.

Tatapan Selir Yu yang sudah seperti serigala yang akan memangsa ayam. Membuat Kaisar Xiao Chen menghentikan pergerakan tangannya. "Jangan melampaui batas."

Selir Yu menatap malas. "Aku hanya membantu. Tapi kenapa ucapanmu seperti isi kepalaku di penuhi pikiran kotor."

"Bukankah memang begitu!"

Selir Yu memutar kedua matanya. Melemparkan kain bekas keringat di wadah gaun kotor. Wanita itu bangkit mengambilkan air minum untuk suaminya. "Masih hangat." Menyodorkan gelas berisi air hangat di dalamnya.

"Terima kasih." Kaisar Xiao Chen menerimanya lalu menghabiskan semua air yang ada di dalam gelas. Dia sesekali melihat kearah wanita yang terlihat berbeda. Dari raut wajah bahkan nada bicara semua berbeda. Sikapnya terhadap dirinya juga seperti telah berganti orang lain. "Kau sakit?"

Mendengar itu raut wajah Selir Yu berubah menjadi semakin jutek. "Kau yang sakit." Berjalan menuju kearah meja lalu mengambil teko. Tanpa gelas, teko di tuangkan langsung ke mulutnya. Membuat air meluncur bebas langsung masuk ke tenggorokannya.

Kaisar Xiao Chen bangun lalu menarik perlahan tubuhnya agar dapat di sandarkan pada pembatas tempat tidur. "Kabarkan kepada semua orang jika malam ini aku telah bermalam di kamarmu."

Selir Yu melirik sebentar lalu melihat kearah lain lagi. Dia memakan buah apel yang tersedia di atas meja. "Tidak mau."

"Kenapa? Bukankah pengakuan ini yang selalu kau inginkan dariku?" Ujar Kaisar Xiao Chen.

"Dulu mungkin iya. Tapi sekarang tidak perlu. Aku tidak ingin terlalu terikat denganmu. Jika sudah bisa bergerak kau bisa keluar dari kamar ini dari jendela." Melihat kembali kearah Kaisar Xiao Chen. "Kau mungkin butuh bantuan lain." Dia menarik salah satu kursi mengarahkannya tepat di bawah jendela. "Yang Mulia, silakan." Menunggu dengan tenang sembari mengunyah buah apel di tangannya.

Bibir Kaisar Xiao Chen menyungging. Dia benar-benar tidak pernah berpikir wanita yang selalu mengganggunya. Akan bersiap dingin dan acuh kepadanya di saat kesempatan itu datang.

Pria itu bangkit memakai bajunya lagi. Dia berjalan menuju kearah jendela. Dengan tatapan memelas dia mencoba bernegosiasi dengan wanita yang terlibat acuh akan dirinya.

"Yang Mulia, silakan." Selir Yu menatap santai sembari menghabiskan buah apel di tangannya.

Melihat sikap Selir Yu, Kaisar Xiao Chen juga tidak bisa berbuat banyak. Telah mendapatkan perawatan darinya sehingga nyawanya tidak melayang saja. Sudah sangat membuatnya bersyukur.

Demmm...

Kaisar Xiao Chen benar-benar melompat turun dari jendela kamar Selirnya. Dia segara pergi mencari jalan memutar agar bisa terhindar dari patroli prajurit penjaga istana.

Dree...

Pria itu juga masuk kedalam kamar utamanya melalui jendela.

Di dalam ruangan kamar, pengawal setianya telah menunggu dengan cemas. "Yang Mulia." Dia berlari menyerat jubah emas yang ia kenakan. Setelah Kaisar Xiao Chen kembali. "Apa anda menghadapi masalah? Kenapa sampai matahari terbit anda baru kembali."

Dia duduk di atas tempat tidur dengan menarik napas dalam. Baru menghembuskannya keluar di saat pantasnya telah menyatu dengan ranjang. Perlahan dia membuka baju yang ia kenakan. Sehingga memperlihatkan bekas luka yang telah mendapatkan perawatan.

"Siapa yang telah membuat anda terluka seperti ini, Yang Mulia?" Pengawal Zhu Wan menatap khawatir.

"Kediaman Paman Raja terlalu ketat dan sulit di tembus. Aku mendapatkan luka ini setelah melawan dua puluh penjaga tersembunyi yang ada di sana. Mereka terlalu kuat bahkan satu orang bisa melawan sepuluh prajurit terlatih," ujar Kaisar Xiao Chen.

1
Dian Haerani
sudah jatuh cinta sejatuh-jatuhnya pada sang selir fenomenal ini, tapi jalan mereka tidak mudah semoga kekuatan cintanya dapat meruntuhkan semua penghalang itu...
semangat dan sehat terus kak 🤲
Sri wulandari: siap kk. 🌹❤️🤗
total 1 replies
Susilawati
lanjut thor
Susilawati
kaisar benar2 sdh jatuh cinta sekarang, tapi sayang nya yg dicintai nya bukan orang yg sama.
Susilawati
wow bagus selir Yu, kalo orang lain bisa bermain licik maka bals mereka dgn kelicikan juga
Ai
ayo kaisar xiao chen yakinkan istrimu kalau km bnr2 mencintainya
Ai
bagus.. aku suka selir yu yg hebat 💪
Dian Haerani
semangat selir yu, seperti othornya selalu berusaha untuk update diantara kesibukan kehidupan nyata dan dunia halu ini /Determined//Determined/
thanks Thor, lanjut
Sri wulandari: siap kk. 🤗
total 1 replies
Susilawati
ayo lanjut lagi thor 👍
Susilawati
semangat selir Yu, tunjukkan pada ayah mu yg jahat itu kalo kamu bukan boneka yg bisa di mainkan dan atur seenaknya.
Ai
ayo selir yu kamu hrs menjadi lbh kuat gunakan otak dan latih otot mu.. 💪
Dian Haerani
hehehe jadi ingin tau mode cemburu kaisar yang mulai bucin, jika mendengar pertemuan selir tercinta dengan sang mantan /Chuckle/
Ai
ayo semakin kuat selir yu pake licik jg gpp jgn terlalu lurus 🤣
Susilawati
lanjut thor
Susilawati
apa rencan selir Yu sebenarnya
Susilawati
cie cie kaisar ternyata bisa juga cemburu
Dian Haerani
hidup adalah pilihan, apapun itu akan menghasilkan resiko yang harus dihadapi dan menjadikan kita hancur atau kuat, itulah warna kehidupan jadi tetap semangat menjalani jangan pernah menyerah juga putus asa, karena takdir itu pasti datangnya /Determined/
Susilawati
kaisar gelisah karena sedang kangen selir Yu
Ai
ayo selir yu jadilah kuat tp jgn cm mengandalkan otot.. kekuatan otot tanpa otak itu bodoh.. cerdas dan kuat itu baru top bgt💪
Ai
kalo suka tuch ngomong kaisar jgn diem diem bae salah phmkan jadinya😄
Dian Haerani
cemburu artinya cinta, meskipun istilah itu umum tetap aja jadi terasa manis saat sang penguasa begitu lemah dihadapan sang pujaan hatinya /Chuckle/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!