NovelToon NovelToon
Pewaris Dalam Bayangan

Pewaris Dalam Bayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Persahabatan / Action / Romantis
Popularitas:252
Nilai: 5
Nama Author: Hime_Hikari

Semua orang melihat Kenji Kazuma sebagai anak lemah dan penakut, tapi apa jadinya jika anak yang selalu dibully itu ternyata pewaris keluarga mafia paling berbahaya di Jepang.
Ketika masa lalu ayahnya muncul kembali lewat seorang siswa bernama Ren Hirano, Kenji terjebak di antara rahasia berdarah, dendam lama, dan perasaan yang tak seharusnya tumbuh.
Bisakah seseorang yang hidup dalam bayangan, benar-benar memilih menjadi manusia biasa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hime_Hikari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 – Api di Dalam Diri

Ruangan kerja Kazuma mendadak hening kembali, yang terdengar hanya suara detik jam dingin. Menandakan betapa tegang suasana yang terjadi di ruangan itu. Kazuma menatap  putranya lekat-lekat, pandangannya tajam seperti sebuah sebilah pisau. Tetapi dibalik dingin itu, ada rasa kegetiran, kecewa dan juga sedikit rasa sakit, karena mendengar jawaban yang Kenji lontarkan.

“Kenji!” teriak Kazuma dengan suara yang terdengar berat dan rendah, “kamu tidak mengerti apa yang kamu bicarakan.”

“Aku sangat mengerti, Papa!” potong Kenji cepat. Suaranya bergetar, namun matanya tegas. “Dunia yang Papa jalani itu … penuh darah, penuh kebohongan, penuh rasa benci akan satu sama lainnya. Aku tidak akan mau hidup didalamnya!”

Kazuma meletakan rokoknya di asbak. Asap tipis melayang di udara, menambahkan kesan suram di ruangan yang hanya diterangi lampu redup itu. “Kenji biar aku beritahu tahu kalau dunia ini, adalah dunia yang menjaga kita untuk tetap hidup, kau pikir kekayaan, keamanan dan nama keluarga ini itu semua datang dari mana?”

Kenji menggertakkan giginya. “Aku tidak peduli dengan semua itu! Aku tidak butuh kekayaan yang datang dari rasa takut orang lain!”

Kazuma menatap Kenji dalam diam selama beberapa detik. Napasnya berat, lalu ia berdiri perlahan, melangkah tenang tetapi mengintimidasi, mendekat ke arah Kenji.

“Kenji,” kata Kazuma pelan, tapi dengan nada yang menusuk.

“Kau boleh membenciku, tapi jangan pernah kamu menghina jalan yang telah selama ini  aku bangun untuk melindungimu,” kata Kazuma kembali.

Kenji mengepalkan tangannya. “Melindungiku? Papa bilang untuk melindungiku? Papa pikir dengan menyuruh orang mengawasiku selama di sekolah itu salah satu bentuk perlindungan? Aku yang setiap hari menjadi bahan ejekan, dan menjadi bahan olok-olok, dan Papa malah ingin aku menjadi seperti mereka yang suka menyakiti dan mengolok-olok orang lain!”

“Cukup, Kenji!” suara Kazuma meninggi untuk pertama kalinya. Gema suaranya memenuhi ruangan kerjanya. Tatapan mata Kazuma dan Kenji saling bertemu, dua bara api yang berbeda sumbernya, tetapi tetap sama panasnya.

Kenji menatap Kazuma dengan marah, dada naik turun cepat. “Aku sudah cukup! Aku sudah cukup menanggung semua ini, Papa?! Aku sudah pernah bilang kalau aku tidak mau menjadi penerus mafia?! Aku bukan seperti Papa!”

Kazuma hanya terdiam, kedua tangannya mengepal di kedua sisi tubuh. Untuk sesaat, dibalik wajah kerasnya tampak terlihat rapuh. Tetapi hanya sesaat. Ia kembali menegakkan badannya, lalu ia menatap kembali ke arah anaknya dengan dingin dan tajam. “Kau akan mengerti kenapa aku melakukan semua ini suatu hari nanti Kenji. Dunia ini tidak seindah seperti apa yang kau bayangkan selama ini, Kenji. Di luar sana, semua orang yang tampak lemah hanya akan diinjak. Aku tidak ingin kau menjadi korban lagi seperti orang-orang itu.”

Kenji menggeleng keras. “Tapi kalau harus menjadi kuat tidak berarti harus menjadi monster!” teriak Kenji. “Kalau kekuatan itu membuatku kehilangan diriku sendiri,dan  orang yang kusayangi,  lebih baik aku tetap lemah untuk selamanya saja!”

Kazuma melangkah maju, suaranya rendah tapi penuh tekanan. “Kau pikir dengan cara menolak semua ini, kau bisa akan bisa melindungi dirimu sendiri? Dunia ini  tidak akan pernah  berhenti untuk menghancurkanmu hanya karena kau menolak untuk melihatnya!”

“Aku tidak peduli!” Kenji menjerit. “Aku tidak mau jadi bagian dari dunia Papa!”

Keheningan kembali menyelimuti ruangan itu. Kenji berdiri di sana, napasnya tersengal. Matanya mulai berkaca-kaca. Kazuma yang melihat itu hanya menatapnya, tapi kali ini sorot matanya berbeda, bukan marah, melainkan kecewa dan lelah.

beberapa detik kemudian, Kenji berbalik, membuka pintu dengan keras hingga terdengar suara dentuman berat. Ia langsung keluar dari ruangan tersebut tanpa melihat ke arah

Kazuma.

“Kenji!” panggil Kazuma, tapi anak itu tidak berhenti. Melihat Kenji yang sudah keluar dengan cepat dan berat. Kenji menutup pintu dengan keras.

Kazuma menatap pintu itu lama, hingga ruangan kembali sunyi. Asap rokok yang tadi masih tersisa kimi melayang perlahan, seolah menggambarkan hawa dingin yang tersisa di antara mereka.

Ia akhirnya menghela napas panjang. “Anak itu …,“ ucap Kazuma pelan, suaranya nyaris seperti sedang berbisik. “Ia masih bisa melepaskan bayangan itu.”

Kazuma masih menatap meja kerjanya, tepat di atas meja kerjanya tergeletak sebuah foto lama, dimana dirinya bersama dengan seorang wanita muda yang tersenyum hangat, dan seorang anak kecil berumur lima tahun yang sedang dia gendong. Walaupun foto itu tampak kusam, tapi masih terlihat sangat jelas.

“Kenji …,” bisiknya lirih. “Andai saja kau tahu, semua yang kulakukan ini bukan untuk membuatmu seperti diriku, tetapi untuk mencegah agar kamu tidak kehilangan segalanya seperti dulu.”

Kazuma duduk perlahan, sambil memijat pelipisnya yang berdenyut. Hatinya berperang antara naluri sebagai papa yang ingin melindungi, dan naluri sebagai pemimpin yang tidak bisa menunjukan kelemahannya.

Dan malam itu, setelah langkah Kenji sudah benar-benar menghilang, Kazuma kembali menatap kosong ke arah jendela.

Hujan turun secara perlahan, mengenai kaca dengan ritme yang lembut. Kazuma menatapnya lama, lalu kemudian berbisik lirih. “Kau boleh saja membenciku sekarang, Kenji … tapi suatu hari nanti, kau akan tahu kenapa aku ingin kau menjadi kuat.”

Sementara itu, di kamarnya Kenji duduk di tepi ranjang dengan napas yang tersengal. Amarahnya perlahan mulai berubah menjadi tangisan yang selama ini ia tahan mati-matian. Kenji menatap kedua tangannya yang dulu digenggam hangat oleh mamanya, tetapi sekarang tangannya kini mulai bergetar kembali karena emosi.

“Kenapa Papa selalu memaksaku untuk jadi seperti dirinya?” pikirnya dengan getir. “Kenapa dia tidak pernah bisa melihat … aku yang hanya ingin hidup normal, aku hanya ingin kehidupan yang tenang seperti orang-orang pada umumnya.”

Jauh di dalam hatinya, ada suara kecil yang tidak bisa ia abaikan, suara yang mengatakan bahwa mungkin, semua kata-kata yang papanya katanya itu ada benarnya. Bahwa dunia memang tidak akan pernah berhenti untuk menyakitinya dan menyiksanya, dan salah satu cara untuk bertahan. Ia perlu berlatih untuk menjadi seorang yang lebih kuat agar dapat melawan rasa takutnya itu sendiri.

Malam ini, Kenji tidak ingin memikirkan itu semua permintaan yang Kazuma untuk bisa menjadi seperti dirinya, ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya, dan membiarkan air matanya itu jatuh untuk pertama kalinya setelah sekian lama tidak ia keluarkan, karena selama ini Kenji selalu menahannya.

Kembali ke Kazuma yang masih ada diruang kerjanya yang tampak sunyi, ia masih duduk terdiam, menatap langit malam yang saat ini sedang diguyur hujan. Ia berharap suatu hari nanti, anak yang ia lindungi dengan darahnya sendiri dan dosa itu, bisa Kenji mengerti kalau cintanya begitu besar untuk melindunginya.

“Apa coba panggil dia saja ya.”

1
Glastor Roy
yg bayak tor up ya
Glastor Roy
update
Glastor Roy
up
Glastor Roy
update ya torrr ku
Hime_Hikari: hallo kak di tunggu saja kak untuk update terbarunya
total 1 replies
putri baqis aina
Teruslah menulis dan mempersembahkan cerita yang menakjubkan ini, thor!
Hime_Hikari: Terima kasih kak 😁😁
total 1 replies
Ryner
Author, kapan nih next chapter?
Hime_Hikari: Ditunnggu saja ya kak

Terima kasih kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!