NovelToon NovelToon
Time Travel Four Twins

Time Travel Four Twins

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Petualangan / TimeTravel / Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Time Travel / Anak Kembar / Barat
Popularitas:335.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Zalfa Azz

Four Twins. Mereka adalah seorang Bad Girl. Walaupun begitu, mereka adalah jenius muda. Mereka memiliki keluarga yang membuang keempatnya karena dituduh pembawa sial.

Namun siapa sangka, mereka adalah seorang pemimpin Mafia teratas di dunia yang biasa disebut sebagai Black Diamond.

Setelah mereka membalas dendam, mereka terbunuh dan terlahir kembali menjadi 4 bayi kembar di zaman kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zalfa Azz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Ayah Yang Kejam

《HAPPY READING》

.

.

.

.

Semua yang ada disana mendengar gumaman Letta hanya terkekeh melihat anak dan Ayah yang saling mencari keberadaan masing masing.

Mereka pergi ke ruangan tempat Raja Albert dan Raja kerajaan Shin berada. Sesampainya di sana 4A langsung masuk tanpa memperdulikan pengawal yang akan mengumum kan kedatangannya.

"Hormat kami pada Yang Mulia Raja"ucap Mereka berempat membungkuk.

Orang orang yang berada disana pun terkejut dengan kedatangan 4 gadis kecil yang imut dan lucu itu apalagi saat memberi salam pada Raja.

"Ka.. kalian?"ucap Raja Albert terkejut.

"Hehe Ayah"ucap Keempatnya cengengesan.

Raja Albert berjalan dengan cepat kearah 4 anak kembar nya yang telah dicarinya itu. Sedangkan Letta dan saudara nya meringis pelan melihat wajah Raja Albert yang merah padam dan berjalan kearah mereka.

'Pasti Ayah sangat marah, ohh habis lah riwayat ku' batin keempat nya.

Saat Raja Albert sampai tepat didepan anak anak nya, dia langsung memeluk keempat gadis kecil itu dan berceloteh memarahi keempat anaknya yang nakal itu.

"Dasar anak anak nakal!! kalian membuat Ayah khawatir saja!! bagaimana jika saat perjalanan kalian di ganggu oleh bandit atau binatang buas!! anak anak nakal apa kalian ingin Ayah kalian ini terkena serangan jantung karena kalian hah?! anak kecil yang nakal!! saat di Istana kita nanti Ayah akan menghukum kalian!! Dasar anak anak yang nakal" cerocos Raja Albert seraya memeluk keempat gadis kecil itu.

Yang ada disana juga sangat terkejut dengan perubahan ekspresi dan juga sikap dari Raja Albert saat bertemu anak nya. Bagaimana mungkin seorang Raja yang kejam dingin dan tak tersentuh menjadi cerewet saat bertemu anak nya, pikir semua orang yang berada di ruangan itu.

"Emm Ayah bisakah kau tidak menyebut ku anak nakal? lihat lah sudah berapa kali Ayah menyebut anak nakal dalam satu paragraf"ucap Linna dengan polosnya.

Letta, Lenna dan Lunna hanya menepuk kening nya kesal. Coba bayangkan jika orang tua kalian marah dan kalian malah mengomentari hal yang menjengkelkan.

"Eh? Ayah tak usah dengarkan Linna, Ayah kami kesini untuk bertemu Ayah jadi jangan marah ya?"ucap Letta memasang wajah memelas nya diikuti oleh saudara kembar nya.

Sedangkan semua orang yang melihat raut wajah yang sangat imut itu gemas sendiri. Rasanya ingin mencubit pipinya saja, pikir semua orang yang berada disana.

"Baiklah Ayah tidak marah lagi tapi berjanji lah jika tidak akan mengulangi nya lagi"ucap Raja Albert menghela nafas sabar.

"Ya!"jawab mereka cepat.

"Tapi tetap saja ada hukuman yang menanti kalian"ucap Raja Albert tersenyum misterius.

"Ayah!!"seru mereka berempat.

"Apa?!"ucap Raja Albert yang telah sadar jika mereka menjadi pusat perhatian dari semua orang yang berada di ruangan itu.

Empat A mengerucut kan bibirnya kedepan dan berjalan keluar dengan menghentak kan kakinya saat telah di depan pintu mereka berhenti.

"Ada apa? mengapa berhenti?"bisik Linna ikut berhenti melihat Letta yang berhenti mendadak.

"Perutku sangat lapar"bisik Letta seraya memegang lalu mengelus perutnya.

"Bukan kau saja tapi aku juga"bisik Lenna dan Lunna.

"Kalian kenapa berhenti?"tanya Raja Albert yang telah duduk di kursi nya disampingnya Raja kerajaan Shin.

Mereka berempat berbalik bersamaan lalu berjalan kearah Ayah nya dengan wajah malunya.

"Ayahh"ucap Lenna tersenyum malu.

"Apa?"tanya Raja Albert. Sebenarnya mereka yang berada di ruangan itu mendengar bisikan bisikan dari keempat nya saat didepan pintu. Pasalnya saat berbisik suara keempat nya seperti berbicara biasa.

"Ayah kami lapar"ucap Letta blak blakan dengan wajah datarnya.

"Oh? lapar? mengapa kalian tidak berburu sekalian?"tanya Raja Albert menyindir.

"Baiklah Ayah kami akan berburu ayo"ucap Letta lalu menyeret kembaran nya.

Raja Albert terkejut dengan perkataan Letta yang akan berburu padahal ia hanya ingin menyindir dan membuat anak anak nakal nya tidak seenaknya lagi.

"Kau ini ya tidak pernah berubah walaupun sudah memiliki banyak anak"ucap Raja Shin menggeleng kan kepalanya melihat anak dan Ayah yang saling berargumen.

"Kejarlah mereka atau kau akan menyesal" lanjut Raja Shin. Memang Raja Shin dan juga Raja Albert sahabat dari kecil.

Raja Albert berlari keluar dan berniat untuk menghentikan anak kembar nya namun dia sudah terlambat karena Letta dan saudara kembarnya telah berada di hutan terdekat.

Ditempat 4A

"Ayah sangat kejam"gerutu Linna dan Lunna yang sedari tadi tidak berhenti.

"Bisakah kalian diam? aku sudah sangat lapar"ucap Lenna kesal.

"Mengapa tidak mengambil makanan instan dari ruang dimensi saja?"tanya Letta seraya memakan Po* mie ditangan nya.

Saudara kembarnya yang melihat itu kesal bukan main, bayangkan saja mereka sangat lapar dan lupa jika memiliki banyak makanan yang tak akan pernah habis di ruang dimensi dan Letta malah makan tanpa mengingat kan mereka juga duduk dengan nyaman di bawah pohon.

Ketiga nya pun berdecak kesal lalu mengambil makanan dari dalam ruang dimensinya dan memakan dengan rakus.

"Pelan pelan saja tidak akan ada yang akan merebut makanan kalian" ucap Letta setelah kenyang. Dan mengambil keripik kentang untuk cemilan.

Setelah mereka selesai makan, mereka bingung ingin berbuat apa karena telah sangat kenyang dan ya jika mereka kenyang maka akan sangat malas.

"Hei bagaimana jika kita berburu untuk dibawa ke Istana?" tanya Letta.

"Untuk apa?"tanya Lunna.

"Agar mereka tidak meremehkan kita lagi jadi kita harus berburu sebanyak banyak nya ya ga?"ucap Letta.

"Baiklah ayo itung itung kita latihan fisik"ucap Lenna.

"Oh aku lupa, bagaimana dengan kakak Kesatria tampan kita? kita menginggalkan mereka di Istana"ucap Linna.

"Sudahlah ayo berburu"ajak Letta.

Disisi lain

Dua pemuda tampan berpakaian Kesatria sedang dalam mode kesal nya karena Tuan Putri mereka yang berburu tanpa mengajak mereka.

"Bagaimana keadaan Tuan Putri? Apakah mereka baik baik saja?"tanya salah satunya.

"Pasti Tuan Putri baik baik saja, apa kau lupa saat kita diserang para bandit dan mereka melawannya tanpa sisa yang hidup."ucap yang lain nya.

"Ya waktu itu kita yang akan melawan nya tapi mereka mencegah dengan alasan mereka ingin berolahraga raga"ucap salah satunya.

"Tapi setelah itu kita dihadang lagi dengan bandit gunung dan yang melawan adalah kita karena Tuan Putri berkata jika mereka malas"ucap nya lagi.

"Hah itu sebabnya kita tak perlu mengkhawatirkan mereka"ucap kedua nya bersamaan.

Tanpa mereka sadari Raja Albert dan Raja kerajaan Shin berada dibelakang mereka dan mendengar semuanya.

Raja Albert dan Raja kerajaan Shin terkejut dengan pembicaraan mereka. Sungguh!! mengapa bisa ada anak kecil berumur 5 tahun yang bisa menghabisi para bandit tanpa sisa.

Antara percaya dan tidak percaya!! itulah yang mereka pikirkan. Tapi jika itu benar, itu artinya 4 anak kecil itu sangat jenius.

Jika dipikirkan lagi mereka juga percaya dengan kemampuan keempat nya karena bisa kekerajaan Shin dengan selamat tanpa ada yang terluka begitupula para Kesatria itu.

"Apa ini sahabatku"ucap Raja Shin.

"Aku tidak pernah tahu jika anak anak perempuan ku belajar beladiri"ucap Raja Albert dengan pandangan menerawang.

"Ya bagaimana pun juga mereka masih sangat kecil tapi sudah sangat berbakat, pasti mereka mempunyai guru yang sangat hebat"ucap Raja Shin mulai tertarik dan ingin salah satunya menjadi menantu masa depannya.

"Aku bahkan tidak tahu jika mereka belajar beladiri apalagi mempunyai seorang guru dan satu lagi, aku tahu apa yang kau pikir kan itu. Jangan pikir aku tidak tahu jika kau ingin salah satu dari putri ku untuk menjadi menantu mu"ucap Raja Albert panjang lebar dengan dingin dan datar.

"Hahah kau akhir akhir ini sudah bisa bicara panjang rupanya"ucap Raja Shin terkekeh.

Kedua pemuda yang tadi berada di depan Raja pun menoleh mendengar orang yang sedang berargumen dibelakang mereka.

"Hormat kami Pada Yang Mulia Raja Albert dan Yang Mulia Raja Shin"ucap mereka kompak lalu membungkuk.

"En bukan kah kalian ini.."

1
Flower B.w
ngga ada lanjutannya kah ini Thor
Murni Dewita
👣
Gak punya nama
lanjut dong thor
W_E_Pratiwi15
lanjut thor smngt!
Liz Ghanduur
alurnya tertata rapi, aku suka alurnya dan cara berbicara nya
uni
kakak di sini ngga ada naga dan Phoenix 🤔
mimi) ♣←
Luar biasa
mimi) ♣←
sumpah gemesin banget tuh dua orang 😊😅😅
orihara
Permisi Author, numpang promote!

Ayo mampir dan baca novelku, judulnya "We Are Monsters!"

Terimakasih Author dan semuanya! xd
azka aldric Pratama
smgttttttttttt Thor,di tunggu up nya 👍👍👍
azka aldric Pratama
para bocil pada kabur ap gk ada yg nyari di istana 🤔🤔🤔🤔
azka aldric Pratama
blm blz dendam ke mantan keluarga,malah dah metong 🥺🥺
azka aldric Pratama
mampir LG di karyamu Thor 👍👍👍
Isabel Hartono
lanjut
PutriLin
ini gak up lagi kah,aku udh tunggu dari beberapa bulan lalu🥲🥲
Ahmad Daud
tthor
Ahmad Daud
thhor
Ahmad Daud
thoor
Ahmad Daud
thor
Ahmad Daud
author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!