NovelToon NovelToon
Penguasa Daratan Merah

Penguasa Daratan Merah

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Spiritual / Reinkarnasi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:27.6k
Nilai: 5
Nama Author: Man Gervis

Penguasa Daratan Merah

Menceritakan tentang seorang Raja Daratan Merah yang diincar oleh ketiga dewa agung, karena membawa ramalan buruk tentang mereka.


Zhen Wu yang mengetahui tentang ancaman itu, mencoba melawan mereka dengan segala kemampuannya. Dia menggunakan sebuah skill khusus yang hanya dia sendiri yang memilikinya, skill tersebut bernama Jiwa Neraka. Skill yang dapat mampu memanggil para Hantu dan mayat hidup yang sudah mati.


Namun karena kecerobohannya, dia pun terbunuh oleh ketiga Dewa Agung tersebut. Untungnya dia bisa memanfaatkan kelengahan para dewa, dan berhasil membawa jiwanya ke alam dunia bawah.


Zhen Wu yang telah berhasil berpindah tubuh, kini mulai bertekad akan membalas dendam terhadap para dewa yang mengincarnya, dan membuat ramalan yang ditakuti oleh mereka menjadi kenyataan.


*diusahakan update 2 chapter sehari atau lebih

*maaf jika masih terdapat banyak kekurangan, nantinya akan terus saya perbaiki.


terima kasih sudah membaca 😁

ig : @man_gervis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Man Gervis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chp 6 : Kelicikan Zu Chong

Zu Chong langsung mengubah sikapnya, dari yang sebelumnya marah menjadi lebih sopan.

"Ehm... Kita bisa membicarakan ulang tentang resep ini. Namun kalau boleh tau, siapa nama tuan muda?" tanya Zu Chong sopan.

"Ohh... Ada apa ini? Kenapa anda merubah sikap. Padahal sedari awal saya tidak dipersilahkan untuk memperkenalkan diri," tanya Zhen Wu yang masih mempertahankan nada bicaranya yang sopan.

"Janganlah marah tuan muda. Benar kata anda tadi, saya kurang lembut dalam memperlakukan tamu. Maka dari itu, mari kita mulai dari awal lagi. Saya Zu Chong, manager dari serikat dagang Bangau Putih. Saya tertarik dan ingin membeli resep pil yang anda tawarkan." Zu Chong tersenyum lembut saat menatap Zhen Wu di depannya.

"Namaku Zhen Wu, aku berasal dari keluarga Zhen. Mari bahas intinya saja, berapa harga yang anda tawarkan untuk resep pil ini?"

Zu Chong memandang Zhen Wu dengan serius, "Jadi tuan dari keluarga Zhen ya. Baiklah, 30 koin perak, aku hanya bisa memberikan harga segitu," ucap Zu Chong sambil menutup mata.

"25 koin perak dan beberapa bahan herbal, sekaligus sebuah tungku Alkimia. Ini daftarnya. Bagaimana?" Zhen Wu menyerahkan sebuah kertas catatan.

"Sepakat! Pelayan siapkan semua yang ada di dalam daftar ini." Zu Chong merasa senang karena bisa meraup untung dari Zhen Wu.

"hehe... kau masihlah anak anak. Masih terlalu jauh untukmu melawanku dalam urusan dagang," batin Zu Chong senang.

Mata uang di dunia ini menggunakan koin, yaitu koin Emas, perak, dan tembaga. 1 koin emas sama dengan 100 koin perak, sedangkan 1 koin perak sama dengan 10 koin tembaga. Dan kalau 1 koin emas, itu sama dengan 1000 koin tembaga.

Tidak berapa lama, datanglah pelayan yang membawakan herbal dan sebuah tungku alkimia. Pelayan itu kemudian memberikannya kepada Zhen Wu.

"Ini dia herbal serta tungku alkimia yang anda inginkan. Dan ini 25 koin perak, yang sudah kita sepakati tadi." Zu Chong memberikan semua barang itu pada Zhen Wu.

"Senang berbisnis dengan anda." Zhen Wu mulai berdiri dan bersiap pergi.

"Sama sama tuan, jika ada lagi barang yang ingin anda jual, silahkan datang ketempat kami," ucap Zu Chong yang tersenyum licik.

Zhen Wu langsung pergi dan tidak menggubris kata kata terakhir dari Zu Chong.

Pintu pun tertutup, hanya tersisa Zu Chong dan kepala pelayannya. Kepala pelayan itupun penasaran dengan resep pil yang di jual oleh Zhen Wu. "Tuan maaf apabila saya lancang. Tapi resep pil apa itu, hingga membuat tuan ingin menukar beberapa herbal dengan tungku alkimia serta 25 koin perak. Padahal itu hanya resep pil kelas satu peringkat rendah."

"Haha... Kau harus lebih banyak belajar lagi. Akan ku jelaskan, ini kemungkinan adalah resep pil milik Keluarga Zhen. Aku tahu keluarga itu sudah lama hancur dan pastinya mereka menyuruh anak itu untuk menjual resep pil ini." Zu Chong kemudian memperlihatkan resep pil itu.

"Para Alkemis diluar sana sangat suka dengan resep pil yang belum pernah mereka lihat. Kau tahu kan apa artinya?" Zu Chong menatap kearah pelayan tersebut.

"Ohh aku tahu tuan, jadi ini pasti adalah resep pil yang belum pernah dibuat oleh alkemis sebelumnya." Pelayan itu mencoba menebak pertanyaan Zu Chong.

"Tepat! serikat dagang kita akan untung banyak jika bisa memberikannya kepada para alkemis. Nantinya aku akan meminta mereka menurunkan harga obat mereka yang kita beli, agar serikat dagang Bangau Putih di cabang kota Kuzu milikku ini, bisa lebih banyak menghasilkan uang."

Zu Chong sangat senang dengan apa yang nanti dia dapatkan. Namun pelayannya kembali bertanya kepada Zu Chong.

"Tapi tuan, anda tahu dari mana jika resep pil itu asli. Bisa saja kan orang itu menipu kita. Dan kalau benar seperti itu, bukankah kita yang akan mengalami kerugian saat ini?"

"Tenanglah, aku tahu dia tidak menipu kita. Sebelum meninggal, Kakekku dulunya adalah seorang Alkemis. Dia pernah mengajarkanku banyak hal tentang alkimia. Walaupun saat itu aku tidak terlalu berbakat, tapi setidaknya aku jadi tahu cara meracik pil dan membedakan berbagai macam herbal. Maka dari itu, saat aku melihat resep pil ini, aku tahu bahwa ini adalah resep pil asli. Dan ini adalah pil Penghangat Tubuh, yang kemungkinan milik keluarga Zhen." Zu Chong mulai tersenyum dengan penuh kemenangan.

Zu Chong merasa berhasil, karena telah menipu Zhen Wu dengan mengatakan bahwa resep pil miliknya hanya seharga 30 koin perak. Padahal Zu Chong yakin, dia bisa mendapatkan keuntungan yang setara dengan 10 koin emas.

...***...

Diluar serikat dagang Bangau Putih, Zhen Wu mulai keluar dari pintu masuknya. Dia kemudian mencari sebuah penginapan yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil.

Zhen Wu tidak ingin terlalu mencolok untuk saat ini, karena dirinya yang masih belum bisa menerobos ke ranah Penempaan Tulang.

Setelah beberapa waktu, Zhen Wu menemukan penginapan yang terlihat cukup sederhana. Dia pun masuk kedalam sambil membawa kantung berisi herbal dan tungku alkimia.

Karena Zhen Wu belum memiliki uang yang lebih, dia belum bisa membeli cincin ruang.

Cincin ruang adalah sebuah cincin yang memiliki sebuah dimensi tersendiri, gunanya agar memudahkan seseorang untuk menyimpan barang dalam jumlah yang banyak.

Zhen Wu kemudian di sambut oleh seorang pelayan penginapan. "Ada yang bisa dibantu tuan?" tanya pelayan itu.

"Aku ingin memesan satu kamar untuk satu malam." jawab Zhen Wu.

"Baik, 8 koin tembaga."

Zhen Wu menyerahkan satu koin perak ke tangan pelayan itu. "Kembaliannya untukmu saja."

"Terima kasih atas kedermawanan tuan." Pelayan itu tersenyum sambil memberikan kunci kamar untuk Zhen Wu.

Hari sudah mulai gelap, Zhen Wu mulai masuk ke kamarnya. Untungnya penginapan ini tidak terlalu ramai, jika tidak, Zhen Wu akan menjadi pusat perhatian orang orang, karena membawa tungku alkimia dan bahan herbal dalam jumlah banyak.

Sesampainya dia didalam, Zhen Wu mulai mengunci pintu dan langsung membuat pil yang akan digunakannya untuk menerobos.

"Awal yang sangat bagus. Hanya karena resep pil yang aku tulis, aku bisa dengan mudah mendapatkan sumber daya ini. Padahal waktu aku masih di Daratan Merah, pil itu hanya digunakan sebagai permen penghilang rasa ngantuk. Dan setiap orang sudah sangat bosan dengan rasanya, hingga menjadi tidak berguna lagi." Zhen Wu melihat semua barang yang dibawanya.

Pastilah obat itu tidak terlalu berguna seperti yang dikatakan oleh Zhen Wu. Karena Kultivator yang sudah berada di atas ranah Sang Murid, sudah bisa untuk tidak tidur selama berhari hari, bahkan berminggu-minggu.

"Hmm... Tapi sepertinya pil yang akan dihasilkan oleh resep itu akan sangat berguna di dunia ini. Apalagi banyak sekali kultivator yang belum mencapai ranah Sang Murid. Jadi kemungkinan besar pil ini nantinya akan laku keras. Huff... Sepertinya aku membuat kesalahan, haha...." Zhen Wu menertawakan dirinya sendiri, karena menurutnya resep pil yang dia jual pastinya akan menjadi perbincangan hangat di ranah alkimia nanti.

Namun dia tidak marah atau kecewa karena telah menjual resep itu, melainkan lebih tertantang dengan keadaan dunia yang dia tinggali sekarang ini.

Zhen Wu mulai meramu pil yang akan dia gunakan untuk menerobos.

Dahulu Zhen Wu adalah seorang Alkemis tingkat 13, dia dikenal sebagian orang dengan julukan Tangan Dewa Obat.

Dia menjadi Alkemis, dikarenakan para hantunya tidak ada yang memiliki kekuatan khusus penyembuhan. Maka dari itu, mau tidak mau Zhen Wu harus belajar untuk menjadi seorang alkemis, agar dapat menutupi sebagian kelemahannya.

Butuh 450 tahun agar Zhen Wu bisa menjadi Alkemis tingkat 13, yang membuatnya mendapatkan julukan Tangan Dewa Obat. Karena berhasil membuat berbagai macam pil dan telah menyembuhkan banyak orang.

Setelah 1 jam meramu pil, akhirnya Zhen Wu berhasil membuat dua pil kelas satu peringkat tinggi.

"Bagus, ini sudah lebih dari cukup untuk menerobos ke ranah Penempaan Tulang." Zhen Wu memegang pil yang aromanya telah memenuhi kamarnya. Pil itu sangatlah sempurna, hingga tidak memiliki kecacatan sama sekali.

Tanpa berlama lama Zhen Wu langsung menelan pil tersebut. Dia takut jika aroma pil itu menyebar ke seluruh penginapan, nantinya dapat menimbulkan masalah yang baru padanya.

Setelah pil itu ditelan, Zhen Wu mulai berkultivasi, agar bisa menerobos ke ranah Penempaan Tulang.

Butuh delapan jam Zhen Wu dapat bisa menerobos. Dia kini telah naik menjadi ranah Penempaan Tulang tahap awal.

"Akhirnya aku bisa naik ke ranah Penempaan Tulang. Ini saatnya untuk memanggil satu hantu ku." Zhen Wu kemudian menutup kembali matanya dan berkata sesuatu. "Penjara jiwa, terbukalah!"

Zhen Wu berhasil membuka kembali segel jiwa para hantunya. "Bagus, akhirnya telah terbuka." Zhen Wu masih dalam posisi duduk bersila. "Siapapun, keluarlah dari Jiwa Neraka!" perintah Zhen Wu yang membuat ruangannya terlihat bergetar.

Di ruangan kamar tersebut, nampak sebuah retakan dimensi dari arah depan. Satu sosok perempuan keluar melalui celah retakan tersebut.

Sosok yang tingginya sekitar 155 cm, dengan rambut panjang berwarna ungu dan mata merah gelap. Sosok itu terlihat cukup menyeramkan, karena seluruh tubuhnya penuh dengan bekas luka dan noda darah.

Tak lama kemudian, sosok hantu perempuan tersebut langsung tunduk dan berkata dengan suara yang lembut. "Lama tidak bertemu, tuan. Zi Li datang untuk membantu."

Selanjutnya>>>

1
herry bjb
ceritanya terlalu detail..beserta penjelasannya..membuat alur lambat juga membosankan karena banyak hal yg gak penting
GV: Siap, makasih atas saran nya, kak. Kedepannya akan saya perbaiki terus.
total 1 replies
herry bjb
banyak keterangan yg bertolak belakang dengan alur atau adegan cerita serta terlalu banyak keterangan yg di ulang
Roeney Putri Kelinci
sllu ditunggu updatenya..sehat sllu
GV: Siap, maksih banyak kak, sudah selalu support selama ini🙏

Saya juga akan berusaha terus untuk update. hanya saja kelemahan saya saat ini masih susah untuk bisa update chp lebih banyak dari sehari, bahkan satu chp per hari saja masih cukup sulit, padahal alurnya udah ada dari awal sampai akhir.

Target saya minimal bisa update tiap hari atau paling tingginya 3 atau 4 chp sehari, jadinya saya akan berusaha terus untuk bisa mengupgrade kecepatan menulis saya dalam sehari.

Sekali lagi terima kasih banyak kak atas supportnya selama ini, berkatnya saya jadi semangat terus untuk update lanjutan ceritanya.
total 1 replies
herry bjb
kok mcnya mengandalkan hantu untuk kekuatannya...
GV: Sebenarnya tidak selalu mengandalkan kekuatan hantunya juga. Karena mc-nya memiliki cukup banyak kemampuan bawaan yang dia dapat selama dirinya hidup di alam atas.

Hanya saja mc-nya saat ini mengambil tubuh dari seseorang yang memiliki akar spiritual biasa, jadinya akan butuh waktu yang sangat lama untuk meningkatkan kultivasinya.

Maka dari itu, kekuatan dari para hantunya ini (kemungkinan) besar bisa membantunya mempercepat dan memudahkan jalannya selama dia berada di dunia bawah. Jadinya dia wajib untuk meningkatkan terus ranah kultivasinya, demi membuka kembali semua kemampuan khusus tersebut.


Terima kasih banyak sudah membaca🙏
total 1 replies
arfan
semangat up terus bos
GV: siap, mkasih atas dukungannya🙏
total 1 replies
Al^Grizzly🐨
Semangatt dan lanjutkan
Al^Grizzly🐨
Mantap..lanjutt...kalau bisa ambil jadi anak buah saja...supya ada yg tingkatannya lebih tinggi dr mereka...dan bisa membuat senjata tanpa campur tangan Mc...
GV: siap, chp selanjutnya sementara di tulis, kak👍
total 1 replies
Al^Grizzly🐨
Sin jian yg di tolong...malah menfitnah mc..sekte iblis...
Al^Grizzly🐨
Semangatt thor
GV: siap, makasih banyak dukungannya kak🙏
total 1 replies
Al^Grizzly🐨
aku kira dah lupa..betul juga kata mc..keluarga akan curiga jika dia pulang sudah bisa berkultivasi..kirain thor lupa keluarganya.
Al^Grizzly🐨
kasian ayah dan ibu mc...menunggu yg sudah lupa akan keadaan keluarganya drumah...ini harusnya author yg salah...mc kan punya ingatan tentang keluarganya..harusnya dia kembali dulu...setelah bertemu keluarganya br berpamitan untuk melihat dunia luar...nanti ini aku baca Novel tubuh yg di ambil alih orang lain dan punya ingatan asli...tapi sudah lupa keluarganya..thor yg salah atau lupa.?
Pena Fantasy: Hai, kamu!!.
Aku ada rekomendasi Novel baru nih buat kamu yang suka baca Novel Bergenre Fantasi, apalagi kalau suka tentang petualangan atau balas dendam. :)
Walaupun masih puluhan bab, tapi mungkin cerita ini bisa memenuhi selera kamu sebagai pembaca novel :)
total 1 replies
Al^Grizzly🐨
..kasian keluarganya sudah di lupakan kelaparan..karena persediaan bahan makanan sudah menipis.
Al^Grizzly🐨
hanya namanya saja Dewa Agung...tapi hatinya seperti Iblis..mereka tdak mau punya saingan..yg kelak bisa membuat kedudukan mereka sebagai Dewa Agung terancam...jadi para Dewa kecil yg jadi ancaman di bunuh.
Mahlubin Ali
kalau begini harus baca 2x dong. dan itu bukan flashback.
Mahlubin Ali
ini flashback apa cuma cerita? kok sampai detail pengulangan dialognya.
GV: Gabungan kak. Maaf jika isi dari narasi saya kurang bagus dalam menceritakan alurnya, soalnya saya juga masih nyari gaya narasi yang cocok.

Dan untuk pengulangan dialognya, disini saya hanya ingin menceritakan tentang POV dari para hantunya, seperti pertengkaran dari kak beradik Zhen Ming/Feng, atau Shi Siong yang menyadari seseorang yang mengikuti mereka, jadinya saya merasa membutuhkan dialog itu kembali.


Cuma pas dipikir-pikir lagi, sepertinya dialog ini memang terlalu panjang dan tidak terlalu berguna. Kedepannya akan saya kurangi yang seperti ini, makasih banyak kak sudah komen🙏
total 1 replies
Filan
ada kata yang hilang. ketika bandit tersebut...
GV: waduh. Maaf, beberapa hari yang lalu baru direvisi ulang ini novel😅 dan tanpa sadar ada kalimat yang terhapus. Nanti saya perbaiki ulang🙏
total 1 replies
Filan
Biasanya ada dunia lain yang tingkat kultivasinya lebih tinggi gila-gilaan. Bahwa yang tertinggi di dunia itu adalah yg terendah di dunia sana
GV: 👍👍👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
Filan
Thor, mikirin misi utama tokoh nggak? apa yang ingin dia capai selain dari yang terkuat?

Tokoh villain nya kapan muncul ya? Semoga villainnya cukup keren dan sebanding. Jangan ngebadut. Jadi perjuangan MC lebih terasa gitu. Ga melulu OP.
GV: Tokoh utama pasti memiliki tujuan lain selain menjadi kuat. Dan ini bakal ada hubungannya dengan masa lalu.

Woh, kalau untuk Villain utama sih, aman👌 Cerita ini juga sudah saya buat Outline nya, jadinya semua plotnya udah terarah.

Tapi sepertinya masih cukup lama buat main Villain nya muncul.
total 1 replies
Filan
Dulu pasti dia merasa bosan yah udah ga punya lawan tanding. Sekarang bersenang-senang kembali lagi ke bawah, menikmati proses merayap ke puncak.
Filan
ya ampun... setahun penuh? Paling sedikit 24 jutalah (kalau hitungan per orang)
GV: 2 koin emas = 200 koin perak = 2000 koin tembaga

harga makanan paling murah berkisar di 2-5 koin tembaga.

Untuk masyarakat kalangan bawah, harga makan dalam sehari cukup 5 koin. Artinya dalam setahun mereka bisa menghabiskan 1825 koin tembaga.

Hmm... mungkin ini seperti ini perhitungannya 😅
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!