NovelToon NovelToon
Dicintai Seorang Gangster

Dicintai Seorang Gangster

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:417.5k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

"Bantu aku, maka aku akan mengingat kebaikan mu ini!" Ujar seorang pria yang menodongkan sebuah senjata ke perut Laela.

Mata Laela tentu saja membelalak lebar.
"Ba... baik!" jawab Laela gugup.

Apa jadinya jika perjalanan liburan sekolah Laela malah membuatnya bertemu dengan seorang bos mafia yang baru saja terluka dan melarikan diri dari para pembunuh bayaran yang mengincar nyawanya?

Setelah menolong pria itu, bagaimanakah cara pria itu membalas kebaikan yang ia janjikan pada Laela?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Zubaidah langsung berlari ke arah pintu ketika melihat cucu perempuan semata wayangnya berdiri di sana dan memanggilnya.

"Nenek!" panggil Laela.

"MasyaAllah Laela, apa yang terjadi. Kenapa baru sampai?" tanya Zubaidah panik sambil memeluk dan memeriksa Laela dengan teliti. Apa dia terluka atau tidak.

"Kereta yang di tumpangi Laela di bajak para penjahat nek, kami sedang menyelidiki nya. Memang ada beberapa orang yang kabur dari kereta karena takut, ada yang terluka juga. Tapi syukurlah Laela tidak terluka!" jelas Arman yang mengikuti dari belakang Laela.

"Kalian itu kerjanya apa sih? penjahat dari mana itu, black apa itu terus saja membuat resah di kota ini. Tapi kalian para petugas masih saja belum mengurung mereka semua...!" Zubaedah malah mengomeli Arman yang merupakan seorang petugas polisi.

Arman hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Dia mana berani membantah Zubaidah.

"Bibi, tugas polisi bukan hanya mengurusi para penjahat itu. Sulit juga menangani mereka, Arman hanya punya dua bintang di bahunya. Dia sudah menangkap mereka, tapi petugas yang punya bintang yang lebih banyak malah melepaskan mereka. Aku sih tidak menyalahkan Arman bi!" sela Saman yang baru masuk.

"Kamu hanya bawa tas kecil ini?" tanya Zubaidah yang tidak mendengarkan Saman dan fokus pada tas yang di bawa Laela.

"Aku ketakutan nek, seorang wanita berlari ke ruangan ku. Saat alarm kereta berbunyi, dia bilang ayo lari, ada banyak penjahat, bahkan dia bilang temannya sudah di lecehkan oleh para penjahat itu. Aku tanpa pikir panjang lompat saja dari kereta mengikuti wanita itu, sayangnya lari ku tidak secepat dia. Aku malah ke sasar di hutan!" jelas Laela.

Apa yang dikatakan Laela tidak sepenuhnya benar, tapi tidak sepenuhnya juga bohong. Arman yang sejak kecil mengenal Laela hanya tersenyum melihat kaki Laela yang menyilang. Kaki kiri Laela berada di belakang kaki kanannya dengan posisi menyilang. Arman tahu kalau Laela seperti itu, tandanya dia sedang berbohong.

Atau kalau dia sedang posisi duduk, maka Laela akan menggaruk sikunya dari arah belakang punggung. Itu juga adalah tanda kalau dia berbohong. Hanya kedua orang tuanya dan juga Arman yang tahu kebiasaan unik Laela itu.

Zubaidah merasa sangat sedih mendengar cerita cucu kesayangan itu. Zubaidah mengusap lembut kepala Laela.

"Sayang kasihan sekali kamu, kamu pasti lapar ya. Sekarang cepat pergi mandi. Ganti pakaian mu. Di kamar mu kan banyak pakaian mu, yang kamu tinggalkan waktu itu. Pakai itu lalu segera ke meja makan. Oke!" seru Zubaidah dan langsung di balas anggukan kepala oleh Laela.

Laela pun segera pergi ke kamarnya. Dan Zubaidah pun mendekat ke arah Arman.

"Kau bilang akan bertugas di kota N, kenapa masih berada di sini?" tanya Zubaidah dengan nada serius.

Dia bahkan berkata sambil mengangkat dagunya sekilas ke arah Arman. Membuat pemuda berusia 26 tahun itu menunduk sekilas sebelum menjawab pertanyaan dari Zubaidah.

Zubaidah memang seperti itu, wajahnya terkesan galak. Dan sia selalu berkata ketus pada orang asing atau yang belum dia kenal. Jangankan orang asing, pada orang-orang yang dia kenal saja bicaranya selalu ketus. Kalian tahu bunda Corla, nah kurang lebih Zubaidah mirip dengan bunda itu. Yang kalau bicara nadanya galak. Tapi sebenarnya hatinya baik.

Bentuk tubuh mereka juga mirip, Zubaidah meskipun sudah lebih dari setengah abad usianya. Tapi dia sangat rajin olahraga, hingga badannya masih sangat bugar. Dia bahkan bisa bela diri. Catat itu.

Arman pun mengangkat kepalanya dan memberanikan diri melihat ke arah Zubaidah.

"Ayah dan ibu bilang, paman Abdul Kodir dan bibi Almira akan datang. Jadi aku akan pindah tugas setelah urusan disini selesai...!"

"Urusan apa?" tanya Zubaidah ketus.

"Mereka bilang akan membicarakan masalah yang waktu itu... !"

"Masalah yang waktu itu apa?" tanya Zubaidah menyela ucapan Arman lagi dan lagi.

"Nenek, yang waktu itu. Sekarang kan Laela sudah lulus sekolah, ayah dan ibu ingin membicarakan pertunangan kami!" jelas Arman.

Zubaidah pun terkekeh. Dia lalu menepuk bahu Arman.

"Hei Arman, kamu itu seorang polisi. Malu lah kamu sama bintang di bahu mu ini kalau bicara saja masih takut-takut begini!" tegur Zubaidah.

'Aku kan takut hanya sama nenek saja!' batin Arman.

Arman hanya tersenyum, dia benar-benar tidak bisa menangani Zubaidah dengan mudah. Salah bicara sedikit saja, dia akan di ajak berkelahi. Dan kalau berkelahi sudah pasti Arman kalah. Mana mau dia melawan wanita, apalagi sudah tua.

"Kamu benar, tunggu beberapa hari lagi. Sampai anunya Ringgo kering!" ucap Zubaidah lalu meninggalkan Arman yang hanya mengangguk patuh.

Setelah kepergian Zubaidah, Saman mendekati Arman.

"Nah, Arman. Gunakan waktu beberapa hari di sini untuk membuat Laela jatuh hati padamu!" ucap Saman menasehati Arman.

Arman hanya mengangguk dan tersipu malu.

"Baik paman!" jawabnya singkat.

***

Sementara itu di sebuah rumah yang sangat megah. Seorang pria masuk dengan menggunakan sepeda motor. Jangan tanya dapat darimana sepeda motor itu. Tentu saja hasil meramp4s milik orang lain di jalan tadi.

Pria itu adalah Kabir. Dengan keadaan yang memang seperti itu adanya. Pakaian yang lumayan berbau tak sedap karena basah dan kering di badan akibat menceburkan diri ke sungai bersama dengan Laela.

Dia masuk ke dalam rumah setelah membanting begitu saja motor yang tadi dia kendarai. Motor seorang pemuda yang dia pukul hingga pingsan di jalan.

"Tuan...!" sapa beberapa orang yang berseragam hitam putih dan ada yang membawa senjata laras panjang di tangannya.

Kabir tidak menjawab orang-orang itu, langkahnya tertuju ke satu pintu. Dan langsung membukanya.

Seorang pria paruh baya berambut putih langsung berdiri dari tempat duduknya yang sangat mewah dan besar, meskipun itu sofa single. Seperti sebuah singgasana.

Pria itu langsung merentangkan tangannya menyambut kedatangan Kabir.

"Kabir, anakku. Aku tahu kau pasti selamat!" ucapnya sambil tersenyum senang.

Kabir langsung menghampirinya dan memeluknya. Pria paruh baya itu menepuk punggung Kabir beberapa kali.

"Bagus nak, aku juga yakin kamu punya kabar baik untuk kudengar bukan?" tanya pria itu lagi.

Kabir menarik dirinya dan menjauh dari pria itu. Dia meraih sesuatu dari kantong celananya dan memberikannya pada pria tua itu.

"Ini kunci loker bank SS, loker nomor 92. Semua emasnya ada di sana!" jelas Kabir.

Pria tua itu langsung meraih kunci yang Kabir berikan. Dan lagi-lagi memeluk Kabir.

"Bagus nak, kamu memang anakku yang tidak pernah mengecewakan aku. Sekarang temui lah ibumu. Dia pasti sangat merindukan mu!" ucapnya melepaskan Kabir dari pelukan nya.

"Baik ayah!" sahut Kabir dan segera pergi dari tempat itu.

***

Bersambung...

1
syh 03
seru ih..berasa ntn film si cowok naik ke balkon demi nemuin cewenya 😊
syh 03
cinta segi tiga ini mah 😆
syh 03
aga laen emang laela ini..kita mah trauma klo ketemu hewan buas dia mah bahagia 😅
Noer Row_ling: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
syh 03
bnyk bgt istrinyaa ampun dahhh 😒
mei
ceritanya seru tp sayang endingnya kurang memuaskan, ortu laela diboyong ke LN..lalu kabar ibunya kabir sendiri??

thanks ya atas karyanya
+52
plok2nya ga ada 😗😗😗
Noer Row_ling: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Duh kenapa Laela ninggalin bukti,Kenapa buang semua sampah2 itu terlebih dahulu sebelum pergi...
Qaisaa Nazarudin
Lha kalo mau kabur ya kabur aja sendiri,Ngapain ngajak Laela..
Noer Row_ling: ho'oh ya kan 🤭
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Lagi tegang-tegangnya aku baca malah langsung ngakak,Kenapa harus jepit bulu ketiak? bukan bulu hidung?? 🤣🤣🤣😜😜
Noer Row_ling: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Umur 19 tahun baru lulus SMA?? ku anggap Laela masuk sekolahnya lambat, Seharusnya 19 tahun itu udah kuliah, seumuran anak gadis ku..
Mampir Thor 🙋
Noer Row_ling: ho'oh telat dia masuk SD nya 🤭
total 1 replies
Ran Aulia
ceritanya bagus, seru, tegang, komedi, romantis juga terharu 😍😍😍😍😍
terimakasih author

👍👍👍👍👍👍
Ran Aulia
👍👍👍
Ran Aulia
😂😂😂😂😂 refleks bacanya berirama
Sandisalbiah
sangat memuaskan
Sandisalbiah
happy ending.. tp gak puas krn pengenya lihat Laela hidup bahagia dgn Kabir sampe punya beby gitu.. makasih thor.. karyamu luar biasa...
Sandisalbiah
sumpah.. part ini terlalu banyak bawang 😰😰.. tengah malam awak nagis diem² ..hahh. thor.. tega bannget... sport jantung awa di buat..
Sandisalbiah
ternyata Arman sangat egois.. dia tau dan peka akan oerubahan Laela tp dia mengabaikanya... benarkah yg dirasakanya terhadap Laela itu cibta atau hannya sekedar obsesi dan ambisi utk memiliki Laela.. krn cinta sejati akan mengiklaskan yg tercinta utk bahagia walau bukan dgnnya.. seperti cinta Kabir kpd Laela kan?
Sandisalbiah
kanapa harus mementingkan nama baik Abdul kodir.. kamu seorang ayah, tdkah hatimu tersentuh melihat penderitaan putrimu... dia yg lebih mudah tp bersikap dewasa demi kalian para orang tua dgn mengesampingkan ego dan mengorbankan rasa cintanya... tp kau.. ayahnya terlalu mementingkan ego dan nama baik... dasar konyol.. semoga kau tak menyesal saat hal buruk benar² terjadi pd Laela..
Sandisalbiah
alibi Kabir sangat bagus sehingga dpt mematahkan kecurigaan Maaz adnan.. dan Zulaika.. semoga ada yg bisa membungkam mulut sampahnya..
Sandisalbiah
wow.. jgn bilang Kabir menikahi Kaira saat dia gak sadar..? gak sah dong kan gak ada walinya... krn bukan ayah Kaira yg menikahkan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!