NovelToon NovelToon
Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:698.6k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

BERTAHUN-TAHUN DIANGGAP MANDUL, TERNYATA ITU ADALAH JEBAKAN SUAMI DAN ORANG KETIGA. SETELAH MENGETAHUI KEBENARANNYA, AKU PUN MULAI MEMBALAS DENDAM!

Demi menikahi Lavanya, Aditya tega memberikan obat anti-ovulasi kepada Kemuning, agar tidak pernah bisa punya anak. Aditya juga memanipulasi hasil tes kesuburan Kemuning.

Namun, takdir berkata lain ketika kecelakaan menimpa Kemuning. Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau ada zat berbahaya di dalam rahimnya.

Dengan bantuan Arkatama, Kemuning menyusun pembalasan kepada Aditya dan Lavanya. Membuat mereka merasakan pembalasan yang tak disangka-sangka.

Niat ingin menguasai harta milik Kemuning, yang Aditya dapatkan malah gigit jari.

Akankah rahim Kemuning bisa subur kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Bab 16

Langkah Kemuning terseok-seok saat mendengar mertuanya pingsan dan di bawa ke puskesmas oleh tetangganya. Walaupun dia marah kepada Bu Ratih yang sering menyakiti hatinya, dia masih punya tanggung jawab sebagai menantu. Terlebih lagi Aditya saat ini sedang berada di dalam penjara.

"Mau apa kamu ke sini?" tanya Bu Ratih begitu Kemuning masuk ruang rawat.

Wanita paruh baya itu rupanya sudah sadar. Dia melotot penuh kebencian terhadap menantunya.

"Aku dengar ibu pingsan," jawab Kemuning, tenang.

"Ini semua gara-gara kamu!" teriak Bu Ratih sambil menunjuk kepada Kemuning. "Tega sekali kamu memenjarakan suamimu sendiri!"

Kemuning bergeming di tempatnya tak membalas ucapan Bu Ratih. Dia juga tidak menunjukan rasa bersalah atau pun bersikap arogan. 

"Cepat kamu cabut laporan itu. Keluarkan Aditya!" jerit Bu Ratih seperti orang yang tidak waras.

"Aku tidak akan pernah mencabut laporannya," ucap Kemuning tegas, lalu tersenyum tipis. "Karena Mas Aditya dan Lavanya pantas mendapatkan hukuman atas perbuatannya itu!"

"Pergi kamu dari sini!" Bu Ratih menunjuk ke luar ruangan itu. "Kamu bukan menantuku lagi!"

Mendengar itu Kemuning tidak sedih. Justru dia tersenyum, merasa senang. 

***

Berita tentang perselingkuhan dan penggerebekan Aditya semakin meluas. Nama Aditya sebagai juragan ayam potong yang dulu dihormati, kini disebut dengan nada sinis.

Bu Ratih tidak tinggal diam. Dengan wajah tegang dan langkah tergesa, ia mondar-mandir di depan ruang tunggu kantor polisi. Sejak Aditya di penjara, dia beberapa kali  menghubungi kerabatnya, meminta bantuan. Beruntung mendapatkan respon.

“Pokoknya Aditya harus keluar! Ibu enggak terima anak ibu diperlakukan kayak penjahat!” kata Bu Ratih dengan suara bergetar, antara marah dan panik.

“Kita harus sewa pengacara,” ucap salah satu kerabat Bu Ratih.

“Benar juga,” gumam Bu Ratih yang baru kepikiran hal itu. “Kalau begitu kita harus punya banyak uang untuk membayarnya.”

Keluarga besar pun mulai turun tangan. Mereka pun mengumpulkan uang. Bu Ratih sampai menjual semua perhiasan dan mobil milik Aditya yang baru dibeli tahun lalu.

Kemudian mereka mencari pengacara terbaik yang bisa mereka bayar. Segala cara ditempuh untuk mengeluarkan Aditya.

Beberapa hari kemudian, seorang pengacara bernama Burhan, datang menemui Aditya. Dia datang dengan penuh rasa percaya diri.

“Kami akan ajukan penangguhan penahanan,” kata Burhan singkat, namun tegas. “Tapi kamu harus mengikuti semua arahan ku.”

Aditya tersenyum dan mengangguk cepat. Untuk pertama kalinya sejak ditahan, ada secercah harapan di wajahnya.

Keluarga Lavanya pun melakukan hal yang sama. Mereka bekerja sama dengan Bu Ratih dan memberikan uang walau sedikit karena habis untuk pengobatan Pak Bagus yang terkena serangan stroke ringan.

Proses penangguhan tahanan itu tidak instan. Harus mengajukan berkas. Jaminan yang disiapkan. Lalu, melakukan negosiasi. Setelah melalui prosedur yang panjang dan melelahkan, penangguhan penahanan Aditya dan Lavanya pun dikabulkan.

Hari itu, pintu sel terbuka. Aditya melangkah keluar dengan wajah kusut, tetapi sorot matanya berubah. Itu bukan penyesalan, melainkan kemarahan yang dipendam.

Di luar, Bu Ratih langsung memeluknya erat dan tangisannya pun pecah. Ini air mata kebahagiaan.

“Adit, anak Ibu ... kamu enggak apa-apa, kan?” tanya Bu Ratih disela isak tangis dengan suara yang bergetar. Kedua tangannya menangkup wajah Aditya.

“Aku enggak akan tinggal diam, Bu,” gumam Aditya pelan. “Semua ini gara-gara Kemuning.”

Nama itu keluar begitu saja dari mulut Aditya penuh kebencian. Karena laporan istrinya ke polisi, sudah menghancurkan nama baiknya.

Tidak jauh dari sana, Lavanya juga keluar, dijemput oleh orang tuanya. Bu Dewi menangis melihat kondisi putrinya, sementara Pak Bagus hanya diam dengan wajah tegang, duduk di kursi roda.

“Akhirnya kamu bisa bebas,” ujar Bu Dewi tersedu-sedu sambil memeluk anak perempuannya.

“Kemuning harus membayar mahal atas perbuatannya kepadaku!“ desis Lavanya dengan mata memerah menahan amarah.

Bukannya menyesali perbuatannya kemarin, Lavanya justru menyimpan dendam dan kemarahan kepada Kemuning.

“Semua ini karena wanita mandul itu,” ucap Bu Dewi lirih, matanya memerah. 

Kabar bebasnya Aditya dari tahanan menyebar cepat, jauh lebih cepat daripada kabar saat ia ditangkap. Bukan karena kebenaran yang menang, melainkan karena uang yang berbicara. 

“Harta Bu Ratih habis dijual untuk membebaskan anaknya dari penjara,” ucap seorang wanita paruh baya memakai daster hitam.

“Ya, mau bagaimana lagi ... Aditya itu anak satu-satunya. Pastinya Bu Ratih akan melakukan segala cara untuk membebaskannya,” timbal wanita memakai daster merah.

“Menurutku, Aditya itu tidak tahu diri,” celetuk wanita berdaster biru. “Punya istri baik, malah selingkuh sampai zina. Terus Bu Ratih juga terlalu menuruti Aditya. Apa pun keinginannya selalu dikabulkan.”

Bukannya rasa simpati dan dukungan, diberikan warga kepada Bu Ratih dan Aditya, mereka malah menghujat.

Hari itu, Kemuning datang ke rumah Aditya dengan langkah pelan. Selama ini rumah itu selalu terkunci karena tidak ada penghuninya. Wanita itu tidak berniat tinggal lagi di sana, dia hanya ingin mengambil beberapa barang miliknya yang tertinggal. 

Namun, begitu Kemuning menginjakan kakinya di teras, suara Bu Ratih sudah lebih dulu menyambutnya.

“Kamu masih berani ke sini?” Nada suara wanita paruh baya itu begitu tajam, penuh kebencian yang tidak lagi disembunyikan.

Kemuning diam sejenak. Ia menatap ibu mertuanya, mencoba mencari sisa-sisa kehangatan yang dulu pernah ia rasakan. Namun, kini tidak ada, yang tersisa hanya kebencian.

“Aku cuma mau ambil barangku, Bu,” jawab Kemuning pelan.

“Barang?” Bu Ratih tertawa sinis. “Kamu itu sungguh enggak tahu diri! Sudah mandul, enggak bisa kasih keturunan, masih mau ngerepotin anakku lagi!”

Dulu, kata-kata seperti itu bisa membuat Kemuning menangis semalaman. Namun sekarang, ia hanya berdiri diam. Rasa sakit, tentu saja ada, tetapi tidak lagi melemahkan dirinya

Dari dalam rumah Aditya keluar. Wajahnya terlihat lelah dan kusut, tetapi bukan karena penyesalan, melainkan marah karena harga dirinya yang terluka.

***

Sambil menunggu update bab berikutnya, yuk, baca juga karya temanku ini.

1
antha mom
Aditya,, kalau ada perempuan yang mau Kamu ajak selingkuh,,itu namanya perempuan yang nggak benar, perempuan yang mau enaknya aja,ada uang abang sayang nggak ada uang abang di tinggal kabur 🤣🤣, nikmatilah hasil perselingkuhan mu Aditya 😄😄
niktut ugis
bukan berbahagia karena anaknya Lavanya meninggal tapi itu lebih baik buat kelanjutan hidup baby.. semoga takdir baik mulai menyelimuti Lavanya
niktut ugis
mewek baca cerita Steve tapi celetukan Arya bikin mata melotot.. tolong kemuning atau arka bantu q ketok kepalanya Arya 😡😂
niktut ugis
Arka coba buka otak Arya isi nya apa 😂😂😂
niktut ugis
Aryaaaaa ya ampun 😡😂😂😂
ayu cantik
bagus
Yani Suryani
makannya punya mulut dijaga sering ngerendahin orang sekarang mulutnya perot kan
Yani Suryani
syukurlah tak kirain baru ketemu dimatiin, ternyata ada solusi lain
Steven semangat ya buat sembuh
aku baca udah tamat gak tau akhirnya gimana soalnya walau komen pun sudah selesai ceritanya
ini hanya sekedar meninggalkan jejak, walau ceritanya sudah selesai tapi masih ada pembaca yg baru nemuin cerita ini
semangat juga buat kak Santi dengan karya" yg 👍
🌸 Sunshine 🌸: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Yani Suryani
lah masak mati Stevennya kan orang kaya berobat diluar negri siapa tau ada yg donor, setelah itu berteman dengan Arya biar gak kesepian 🤭
Yani Suryani
disaat air mataku ikut menetes karena Steven ehhh ada iklan Arya yg bikin ngikik
Yani Suryani
apapun yg terjadi sama orang tua anak yg jadi korban, walau hidup bergelimang harta dan dibesarkan ibu kandungnya sendiri tapi justru hidup Arya lebih bahagia karena berlimpah kasih sayang, sedang Steven di hidup dalam kesunyian dan menyedihkan
Yani Suryani
kalau sekolah bisa antar jemput itu Arya bisa saja diculik, tapi bisa jadi kemuning jadi sasaran
kok jadi tegang tapi suka ceritanya bukan lagi bucin"an lagi jadi makin seru dan ada gregetnya,biasa cerita awal konflik habis itu bucin" hingga selesai tapi ini beda jadi lebih menarik ceritanya 👍
Yani Suryani
ingat dia yg membuangmu,dia datang cuma mau memanfaatkan mu Arya,yg keluarga sesungguhnya ya kakakmu itu
Yani Suryani
ya ampun ikut tegang, kalau jaman dulu mungkin orang bisa hilang dengan mudah tapi sekarang beda jaman, semua bisa viral dan cepat terbongkar
Yani Suryani
lah kayak Adit gini bangkit dan menyesali perbuatannya, berusaha untuk menjadi lebih baik setelah apa yg terjadi, Adit jika sukses lagi jangan sombong jangan sok, tapi jadi rendah diri itu buat kamu tambah sukses
niktut ugis
jalang Lavanya beneran cari mati
Ila Lee
bagus aditya mula kn baru bertaubat jgn lagi berbuat dosa pasti tuhan akan memurahkan rezeki MU jadi yg lebih baik 💪💪💪💪
Ila Lee
akhirnya ketemu mantan Aditya sama kn kemuning dengan diri MU yg tidak kuat iman mudah tergoda
Ila Lee
pergi kemna cari kemuning sesal dulu pendapatan sesal kemudian tidak berguna nasi sudah menjadi bubur 😭😭😭😭
Ila Lee
jalani ajer dulu kemuning tak semestinya pacaran akan bahagia aku juga dijodoh n.kn cuma kenal 2 bukan langsung nikah Alhamdulillah sekarang sudah 30 tahun menikah Thor jadi yg lepas biar menjadi masa lalu aku yakin arkatama lelaki yg baik terima kemuning ❤️❤️❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!