NovelToon NovelToon
KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

Status: tamat
Genre:Petualangan / TimeTravel / Transmigrasi / Fantasi Wanita / Cinta Beda Dunia / Raja Tentara/Dewa Perang / Perperangan / Duniahiburan / Time Travel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:447.5k
Nilai: 4.6
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Di kehidupan sebelumnya dia hidup di alam semesta yang penuh dengan peperangan, dia adalah seorang dewa perang yang melakukan teleportasi menjadi seorang gadis yang memiliki nama yang sama dengannya. Keluarga dari pemilik tubuh yang asli ini sangat kacau, dia adalah seorang anak angkat yang bekerja di industri hiburan, tetapi reputasinya sangat buruk.

Akankah Indira berhasil merubah kehidupan Sang Artis??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Merasa tidak puas dengan penampilannya membuat Indira merasa tertekan. Sebagai seorang yang tidak pernah mengalami kekalahan dalam hidupnya membuat jiwa sang Dewi perang tidak terima jika dirinya harus kalah dalam challenge tersebut.

Ia kemudian memantapkan hatinya untuk tampil kembali di  panggung utama. Ia terpikir untuk menampilkan permainan pedang terbaiknya untuk memikat hati  juri dan para  Netizen.

Saat para juri sedang  memberikan penilaian kepada tiga Bintang tamu yang sudah tampil lebih dulu,  Indira justru menemui staff bagian properti.

Ia yakin hanya staff bagian propertilah yang bisa memberikan apa yang ia butuhkan.

Setibanya di ruang staff properti gadis itu langsung menyampaikan maksud kedatangannya. Tentu saja para staff tercengang mendengar permintaan Indira tersebut dan menertawakannya. Bagaimana tidak bukan hanya satu atau dua pedang yang ia minta. Tidak tanggung-tanggung Indi meminta 40 kilogram pedang sekaligus untuk menjalankan aksinya.

"Apa yang akan kau lakukan jika kami benar-benar memberikan 40 kilogram pedang padamu?" tanya seorang staff

"Aku akan memainkannya," jawab Indira dengan santai

"Sungguh, ah yang benar saja, mana mungkin gadis lemah seperti dirimu bisa memainkan pedang seberat empat puluh kilogram?" jawab salah seorang crew properti

"Kita lihat saja nanti aku akan membuktikannya. Kalian  bisa mengeluarkan aku dari challenge ini jika aku tidak bisa membuktikan omongan ku ini," tantang Indira penuh percaya diri

"Ok Deal!" jawab salah seorang staff langsung menjabat tangannya.

Indi begitu bahagia saat para crew akan memberikan sejumlah pedang yang ia minta.

Gadis itu menunggu dengan sabar di ruang tunggu.

Tidak lama beberapa orang crew membawakan beberapa pedang dan diberikan kepada Indi.

"Wah yang benar saja, apa tidak ada yang lain?" tanya Indi mengernyitkan keningnya

"Hanya itu yang kami punya,"

"Kalau cuma segini, aku tidak akan bisa memukau para penonton dan Juri. Apa kalian tidak punya lagi?" tanya Indira

"Hanya itu saja, lagian apa benar kau bisa memainkan pedang-pedang itu??"

Indira segera mengambil pedang itu begitu mendengar ucapan staff properti. Gadis itu kemudian melompat dan memainkan pedangnya hingga membuat para crew tercengang.

"Sekarang apa kau masih belum percaya?" tanya Indi mengalungkan pedangnya ke leher salah seorang staff properti

Karena ketakutan lelaki itu langsung mengangguk. "Ya aku percaya," jawabnya ketakutan

Indi segera melepaskan pedangnya. Bola matanya seketika bergerak mengikuti salah seorang Crew yang memasuki ruangan itu dengan membawa properti drama kolosal.

Indi tersenyum saat melihat sebuah pedang besar yang mereka bawa. Ia segera merebut semua properti yang dibawa olah staff properti dan membawanya lari keatas panggung.

"Tenang saja aku akan mengembalikannya!" seru Indi berlalu pergi.

Sementara itu Arkan dan ketiga talent pria sudah menentukan pilihan mereka  bersiap menemui host acara.

Indira segera i naik ke stage utama dengan membawa puluhan pedang di tangannya.

Tentu saja penonton yang masih menunggu pengumuman para juri dibuat tercengang olehnya.

Mereka terus bertanya-tanya apa yang akan dilakukan oleh Indira dengan pedang sebanyak itu.

Bukan hanya penonton yang penasaran namun juga para talent pria yang  tak berkedip menatapnya dari layar kaca.

"Apa yang akan dia lakukan dengan pedang-pedang itu??" 

"Dasar tak tahu diri, apa dia sengaja meminta simpati para juri dengan kekuatan fisiknya. Ah dasar mental kuli!" 

Tidak sedikit para penonton yang mencemoohnya saat ia naik ke atas pentas.

Bahkan mereka juga meneriakinya Untuk turun, hingga melemparinya dengan kertas.

Namun Indi tetap tak bergeming dan tetap berdiri tegap di atas panggung. Hingga dua orang sekuriti terpaksa naik keatas pentas untuk menyeret gadis itu turun dari panggung atas permintaan sang Sutradara.

Di luar dugaan, Indi segera menarik pedangnya dan segera memainkannya didepan sekuriti itu.

Ia menyeringai saat kedua sekuriti itu mencoba menarik lengannya. Indi terus mengelak dan menghindari keduanya hingga membuat mereka geram. Gadis itu sengaja memanfaatkan kemarahan kedua sekuriti itu untuk menunjukkan kepiawaiannya bermain pedang kepada penonton. Alih-alih menghindarinya , ia justru mengibaratkan keduanya sebagai dua orang penjahat yang harus ia lawan. Indi yang begitu gesit  dan energik berhasil membuat para penonton terpukau dengan aksinya saat melawan dua sekuriti itu. Kedua sekuriti yang ketakutan segera turun dari atas panggung, begitu Indi berhasil mengalungkan pedangnya di leher keduanya.

Sebagai seorang Dewi Perang, bermain pedang bukanlah hal baru bagi Indira. Dengan penuh percaya diri wanita itu memainkan pedang-pedang itu seperti seorang akrobator profesional pada sesi selanjutnya.

Melihat aksi memukau Indi, membuat para kameramen yang sudah mematikan kameranya kembali menyalakan kameranya. Begitu Pula dengan para crew lainnya yang langsung menyalakan kembali lampu panggung hingga membuat penampilan Indira semakin megah dan elegan.

Bukan hanya memainkan pedang dengan akrobatik, ia bahkan menunjukkan kemampuannya memainkan pedang saat menghadapi ribauan pasukan musuh  di medan perang dengan begitu apik dan energik.

Bahkan untuk lebih menghipnotis  para penonton ia sengaja meminta seorang penonton untuk menjadi volunteer dalam aksinya.

Ia menjemput dua orang volunteer laki-laki dan perempuan dari tribun penonton dan membawanya naik keatas panggung.

Ia kemudian memberikan sebuah apel kepada laki-laki tersebut dan menyuruhnya untuk meletakannya diatas kepala.

Tidak lupa ia meminta volunteer lainnya untuk menutup matanya dengan sebuah kain yang sudah disediakan oleh crew. 

Diiringi alunan musik mendebarkan dan wajah ketakutan sang  volunteer, Indira segera melakukan aksinya. Dengan begitu tenang dan penuh percaya diri Indi berhasil membelah apel itu menjadi dua bagian sama besar tanpa melukai sang volunteer.

Suara tepukan bergemuruh memenuhi seluruh ruangan studio. Bukan hanya para penonton yang memberikan standing uplouse kepada Indira namun juga para Crew yang begitu terpukau dengan penampilannya.

Bahkan tanpa disadari Susan juga memberikan standing uplouse kepada Indira dengan mulut menganga.

"Terimakasih!" seru Indi membungkukkan badannya. Ia begitu puas dan bangga saat para penonton menyukai pertunjukannya. 

Tidak lupa ia berterima kasih kepada para volunteer yang sudah membantu aksinya dan mempersilakan keduanya untuk turun dari atas panggung.

Semua penonton ramai-ramai membicarakannya. Tidak banyak dari mereka yang langsung memberikan komentar positif padanya. Beberapa orang penonton bahkan mengunggah aksinya di media sosialnya.

Bukan hanya penonton yang ramai mengomentari penampilan Indira, para bintang tamu pria yang sekaligus menjadi juri juga mengomentari penampilannya. Tentu saja mereka dibuat bingung dengan penampilan Indira tersebut,  terlebih bagi mereka yang sudah memberikan vote untuk talent lain.

Meskipun tidak mungkin bagi mereka  merubah pilihannya kepada Indira namun mereka tetap mengakui jika penampilan Indira adalah yang terbaik dari ketiga peserta sebelumnya.

Melihat penampilan Indi yang begitu memukau membuat Susan begitu frustasi.

1
sahabat pena
kelamaan di acara reality show nya thor. kapan indi jadi pemeran film action
sahabat pena
aduh kasian senjata mkn tuan
sahabat pena
Luar biasa
sahabat pena
makanya jgn sombong suzan diatas langit masih ada langit
Ahmad Risqi
Luar biasa
Arsen Desentria Chaostra Nava
jangan cuma merobek mulutnya aja nona sekalian di cincang aja badannya kalo perlu saya bantuin bawa 1 batalion tempur sekalian
umaru-chan
masak dewi perang gugup,setahuku dewi perang itu tegas dan percaya diri.
Aya Vivemyangel
Agak bingung tadi , teleportasi shrusy dlakukan scr sadar n orgy msh hidup n tetap pd tubuhy , kalau timetravel perpindahan roh yg brti tubuh asli pemilik jiwa dah meninggal ,,, baca lagi tryt seorg Dewi yg teleportasi , okelah dewi punya kekuatan suka" dia 😂😂😂
Mampir n lanjut baca lg thor 👣👣
Hanna
udah tamat nih kak?
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy dan Love My Stepbrother 😄
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
aq baca udah sejauh ini masih ngga paham dengan alurnya
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
trnyata ke posesifan fans ke idola bukan d dunia nyata z dunia novel juga gtu 🙄
Myn
semangat trus kak
Rihan Jamaien
bisik bisik apa ya Indi kok Bridev jadi memerah mukanya jangan sampai ide konyol Indi☺️☺️
Rihan Jamaien
apes arkan ga ada buktinya🙈🙈🙈😂😂😂
Rihan Jamaien
ok lanjuuuuutt👍
Rihan Jamaien
itu si Arkan harusnya di kasih minuman biji mahoni sama rebusan brotowali yg paitnya ga ketulungan😡😡
Rihan Jamaien
aduh susan si ulet keket cari gara gara aja😠😠😠
Rihan Jamaien
Arkan Arkan pengecut 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Rihan Jamaien
kena epes tuh para crew😂😂😂
Rihan Jamaien
Tuh kaya Indira pinter
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!