Karena sebuah kesalah pahaman memisahkan mereka tapi di pertemukan kembali di saat yang tak terduga.
Delia dan Leon kisah mereka yang belum terselesaikan kan akhir nya di pertemukan kembali lewat seorang anak kecil.
Apakah kisah cinta mereka akan berakhir bahagia ? atau menemukan pasangan hidup masing-masing !.
Cerita ini cuma halu semata ya, untuk menghilangkan jenuh othor jadi semoga suka😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angel Dy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rutinitas
Ini lah yang aku senang jika sudah berangkat kerja, Aku tak pernah merasa bosan karena bisa mendengarkan canda tawa dan celoteh para anak muridku yang menggemaskan dengan semua kepolosan mereka.
Belum lagi jika di antara mereka ada yang sedang bertengkar atau mendebatkan hal-hal kecil dan bertanya akan banyak hal yang ingin mereka ketahui yang terkadang bagi kita orang dewasa tidak penting,
Tapi karena rasa ingin tahu mereka yang besar itu terlihat menakjubkan.
Dengan mereka semua juga aku bisa menghilangkan rasa penat dan jenuh akibat status jomblo akut ku ini,
Sebenarnya bukan tanpa sebab aku masih menjomblo sampai selama ini.
Karena aku masih mengharapkan seseorang yang aku pun tau bahwa dia tak mungkin kembali, Karena hal ini pula pun para sahabatku protes karena aku masih mengharapkan sesuatu yang tak mungkin bagi mereka.
Setelah lama memperhatikan para murid ku yang bergantian di antar oleh para orang tua mereka sampai ke kelas,
Aku pun melihat jam tangan yang menandakan sudah saat nya bel tanda masuk kelas.
Setelah membunyikan bel aku pun bergegas keluar kelas untuk masuk ke kelas B5 untuk mengajar para murid kesayangan ku di sana.
"Assalamualaikum anak-anak semua." Ucapku sambil mendudukkan diri di kursi dan langsung memperhatikan mereka satu-persatu
"Wa'alaikum salam ibu guru." Jawab mereka semua
"Sebelum kita mulai belajar nya kita baca doa dulu ya anak-anak biar tambah pinter." Setelah itu aku pun memimpin doa untuk mereka semua dan setelah nya melanjutkan pembelajaran sambil berdiri mengawasi mereka menggambar.
"Ibuk gambar Vivi bagus gak buk." Kata salah satu muridku sambil menunjukkan hasil gambarannya
"Pinter nya bagus kok nak cuma kurang rapi karena keluar garis nya." Sambil menunjukan cara menggambar setelah mengelus kepalanya
"Ibuk... ibuk yang aku juga bagus gak..?" Berganti dengan murid lain nya bertanya dan aku memberikan arahan
"Bagus juga kok, gambar kalian bagus semua. Selesaikan gambar nya ya habis itu kumpulin ke depan biar ibuk kasih nilai buat di bawa pulang hasil gambaran kalian." Sambil duduk kembali mengawasi mereka sambil memberikan nilai bagi yang sudah mengumpulkan gambarnya.
🍃🍃🍃
Setelah itu tak lama bel sekolah berbunyi tanda istirahat dan mereka semua berhamburan keluar untuk makan di kantin sekolah bagi yang di temani pengasuh nya dan ada yang sudah duduk manis di kelas memakan bekal mereka.
"Mbak saya pesen nasi goreng ya sama es jeruk tolong anter ke ruangan nanti." Setelah memesan aku pun kembali ke ruangan
"Permisi buk Delia ini pesanan mau letakin dimana..?" Rupanya pesanan ku telah sampai di ruangan
"Letakin di meja itu aja mbak makasih ya nanti kaya biasa aja ambil langsung ke ruangan saya." Setelah aku berkata itu pelayan pamit undur diri dan aku pun langsung makan karena sudah lapar
Tanpa terasa setelah selesai jam istirahat bel masuk berbunyi tanda para murid untuk melanjutkan pelajaran lagi.
Di jam terakhir seperti ini aku biasa nya akan mengajak mereka bernyanyi atau pun menghafalkan doa-doa agar bisa mereka terapkan.
Setelah lebih dari satu jam pelajaran berjalan akhir nya bel berbunyi lagi tanda jam nya untuk pulang sekolah,
Setelah memimpin doa aku pun menyuruh mereka berbaris agar bisa menyalamiku satu-persatu untuk pulang.
🍃🍃🍃